NovelToon NovelToon
Restart: Mafia Second Chance

Restart: Mafia Second Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / TimeTravel / Mafia
Popularitas:92.1k
Nilai: 5
Nama Author: Archer Sagitarius

Erwin seorang pecundang berhasil berpacaran dengan gadis cantik di sekolahnya. namun saat mereka pulang kencan gadis itu di bunuh oleh sekelompok mafia. hal itu pun membuat Erwin berusaha memperkuat diri, dan lima tahun kemudian ia kembali ke masa lalu menggunakan mesin waktu pamannya. tujuan Erwin adalah menyelamatkan pacarnya sekaligus menghancurkan mafia tersebut karena dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Archer Sagitarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Adu Tembak!

Setelah berhasil membunuh ketua kelompok dua, Erwin langsung menarik pistol dari tangan ketua kelompok dua dan langsung menembak kepala ketua kelompok satu yang masih terpaku di belakang-nya.

Kedua ketua kelompok itu mati seketika dan membuat para anggota yang melihat hal itu langsung terdiam seketika. mereka semua hanya bisa menatap kematian ketua kelompok mereka dengan tatapan yang tidak percaya dan setelah itu ekspresi mereka langsung berubah menjadi kesal dan langsung berteriak keras serta menembaki Erwin secara bersamaan.

Erwin yang melihat hal itu masih saja sempat-sempatnya tersenyum licik. setelah itu ia langsung bersembunyi di balik dinding.

Sementara para anggota itu tampak bergerak maju ke arah Erwin. namun pergerakan mereka terhenti di karenakan tembakan dari Rogo dan dua pegawai-nya tepat mengenai beberapa anggota Elang Hitam.

Akhirnya para anggota Elang Hitam membagi kelompok untuk menyerang Rogo dan pegawai-nya, lalu ada juga yang menyerang dua pria misterius yang baru datang itu, dan kelompok terakhir menyerang Erwin yang saat ini tampak memasuki koridor gedung yang sebelum-nya ia masuki.

"cepat kejar pembunuh itu!!" teriak salah satu dari anggota Elang Hitam memerintahkan teman-temannya.

Setelah itu, anggota Elang Hitam yang memerintahkan teman-nya itu kini langsung menghubungi anggota Elang Hitam lain-nya untuk datang membantu mereka karena mereka yang di tugaskan kini banyak yang gugur.

"cepat kirim bantuan! jika tidak kita akan kehilangan jejak mereka di sini!" ucap salah satu anggota itu dengan buru-buru.

"tcih.... kenapa Rogo baru bergerak sekarang?!" ucap Erwin yang sedang berlari dengan wajah yang tampak kesal. "seperti-nya dia merencanakan sesuatu!" timpal-nya dengan cepat.

Saat ini, Rogo dan kedua pegawai-nya itu sedang sibuk mengatasi beberapa kelompok Elang Hitam yang bergerak ke arah mereka.

para anggota kelompok Elang Hitam yang menyerang tempat ini adalah orang-orang terpilih yang memiliki kemampuan bertarung yang tidak seperti anggota lain-nya. mereka yang datang saat ini jauh lebih kuat dari orang-orang yang sebelum-nya di bunuh oleh Erwin.

"mereka ini benar-benar keras kepala!" ucap Muru yang sedari tadi mengomel dengan keadaan.

"diamlah! tetap fokus pada lawan-mu!" ucap Bosu memerintah.

"yang terpenting kita sudah mengamankan jalan keluar rahasia, jadi sekarang kita hanya perlu membunuh yang ada di sini. jika kita terdesak, barulah kita kabur lewat jalan rahasia itu!" tegas Rogo yang masih terus menembak.

Di sisi lain, Erwin tampak sedikit kewalahan menghadapi beberapa orang yang sedang mengejar-nya.

saat ini ia bersembunyi di sebuah ruangan yang berisikan benda-benda yang sudah lama tak terpakai.

"tchi.... jumlah mereka yang mengejar-ku sekitar 7, sisa-nya sedang berhadapan dengan Rogo dan dua pria misterius itu." ucap Erwin pelan sambil menstabilkan pernafasan-nya.

Tak lama setelah itu, tampak anggota Elang Hitam berjalan di depan pintu ruangan itu. namun mereka hanya melewati pintu itu tanpa berhenti.

Erwin yang melihat hal itu langsung segera keluar dari sana dan langsung menarik pelatuk pistol-nya dan melakukan tembak-kan beruntun.

tembak-kan Erwin mengenai setidak-nya empat orang. akan tetapi hanya dua orang yang berhasil ia buat tewas.

Para anggota yang menyadari hal itu langsung berbalik badan dan langsung menembaki Erwin.

namun dengan cepat Erwin kembali masuk ke dalam ruangan yang ia masuki sebelum-nya.

Melihat hal itu, lima anggota Elang Hitam yang tersisa langsung bersiap untuk menyerang Erwin di dalam ruangan itu.

"apa kalian berdua masih bisa melanjutkan?!" ucap salah satu anggota yang melihat kedua teman-nya yang terkena tembakan di lengan dan di kaki.

"ya kami masih bisa lanjut!" ucap kedua-nya dengan lantang.

"baiklah, kalau begitu ayo kita kepung kedua sisi pintu itu lalu masuk secara bersamaan!" perintah salah satu anggota itu dan langsung di angguki oleh keempat teman-nya.

setelah itu dengan cepat mereka berdiri di tiap sisi pintu sambil mengangkat pistol mereka di depan dada.

lalu salah satu dari mereka itu mengangkat tangan kanan-nya untuk memberi kode kapan mereka akan masuk.

akan tetapi, saat anggota itu hendak melambaikan tangan-nya ke bawah agar mereka semua masuk secara bersamaan, tiba-tiba sebuah bom di lemparkan dari dalam ruangan itu dan tepat berhenti di depan mereka berlima yang hendak masuk ke ruangan itu.

Mereka berlima pun langsung terkejut bukan main, dan langsung berusaha kabur. namun karena hal itu sudah terlambat, kini mereka pun harus mati oleh ledakan bom tersebut.

Sementara itu, dua pria misterius saat ini sedang melakukan adu tembak dengan 8 anggota Elang Hitam.

mereka kini sudah menumbangkan lima anggota Elang Hitam dan hanya menyisakan tiga anggota saja.

di tengah pertempuran mereka itu, tiba-tiba mereka di kejutkan oleh suara ledakan yang berasal dari koridor yang di masuki Erwin sebelum-nya.

~DUAARRR~

Sebuah ledakan terjadi dan langsung membuat semua yang ada di gedung depan langsung terkejut seketika.

"tchi.... anak itu benar-benar gila!" ucap Rogo sambil menoleh ke arah suara ledakan itu.

"apa mungkin anak itu sudah bunuh diri sekarang!?" ucap Bosu dengan ekspresi bertanya-tanya.

"aku tidak peduli hal itu! yang jelas-nya akulah yang terkuat!!" ucap Muru dengan percaya diri sambil maju menghadapi tiga anggota Elang Hitam yang sedang menembak-nya.

Muru menggunakan tembok bahkan beberapa meja tebal di sekitar-nya untuk menangkal peluru, sehingga akhir-nya ia berhasil mendekat dan sambil menembaki tiga anggota itu hingga tewas.

"bagaimana? aku lebih menarik dari bocah itu kan?" ucap Muru sambil melipat kedua tangan-nya di depan dada setelah ia berhasil menumbangkan tiga pria itu.

"ya, sedari awal kau itu memang menarik perhatian-ku, Muru!" ucap Rogo sambil tersenyum.

sedangkan Bosu yang melihat tingkah Muru hanya bisa menatap Muru dengan ekspresi kesal yang tampak aneh.

"dasar bocah nekat!" ucap Bosu dalam hati.

Sementara itu, dua pria misterius kini berhasil melucuti senjata yang ada di tangan ketiga musuh mereka. dan setelah itu mereka pun langsung menembak kepala ketiga anggota Elang Hitam itu dan membuat tiga anggota itu mati seketika.

"hah..... tempat ini sekarang penuh dengan darah." ucap salah satu pria misterius itu sambil menghela nafas saat melihat genangan darah di lantai.

"seperti-nya anak yang tadi melakukan sesuatu yang cukup berbahaya." ucap pria misterius dua sambil menoleh ke arah suara ledakan.

"ya kau benar! padahal dia itu adalah kandidat yang sangat pas untuk misi kita." balas pria misterius satu menanggapi ucapan pria misterius dua.

"hmm." gumam pria misterius dua sambil mengangguk dan menimpali perkataan-nya. "untuk saat ini sebaik-nya kita temui Rogo untuk mengetahui masalah ini secara rinci."

pria misterius satu yang mendengar ucapan pria misterius dua hanya mengangguk dan langsung berjalan menuju ke tempat Rogo dan pegawai-nya.

1
mamanick
lanjut
harie insani putra
nyimak dan ninggalin jejak dulu ya kak....sapam kenal
Archer
up
Ady Jha
ceritanya mirip anime dari jepang tokyo revengers
Archer: coba baca sampe lanjut bang ntar bisa tahu kalo ceritanya beda jauh bang 😊😊
total 1 replies
Ady Jha
kok alur ceritanya agak" mirip ama anime tokyo revengers
Archer: kebetulan aja tuh bang....
sebenarnya nih novel dah lama gw rencanain.... cuma ada sedikit revisi dan tambahan di beberapa bab
total 1 replies
Wijaya Eyang
mantap ceritanya
Muhamad Badridin
up nya gaskeun
young minna
Balik ke masa lalu demi ayang
Archer: wkwkwk...
total 1 replies
Rachmat Hidayat
kalah atau menang yang penting tampil keren hehe
Karim Akhyar
bukan nya nama samaran nya rinson Thor?
Rachmat Hidayat
m
Your name
Nemu plot wish dong
Your name
Hadirr
Your name
Bab pertama bikin aku tertarik Thor, lanjut dah
Your name: Sama-sama Thor
total 3 replies
Fediza Syahira
lanjut... semangat...
Archer: siap kak 😁
total 1 replies
Fediza Syahira
keren... lanjut lagi.... 👍
Archer: siap kak 😁
total 1 replies
Fediza Syahira
lanjut... semangat...
Archer: makasih dukungannya kak 😁
total 1 replies
♕FiiStory_
First Comment and like 🤗.
mampir lagi kak semangat 💪 jangan lupa mampir juga ya di Chat Story'baruku 🥰 mohon dukungannya 🥰

"BoBa (Bobrok Bareng)" Nama Chat Story'nya😁
Archer: siap kak 😁
total 1 replies
Nur Hidayah
Airin modus
Fediza Syahira
lanjut thor... apa yang terjadi pada airin dan erwin selanjutnya? penasaran 😀
Archer: hhehe 😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!