Bercerita tentang Seorang pria dingin yang bernama Erlando Santiago dan gadis kaya raya bernama Callista Maureen Carl.
Er adalah pengusaha muda yang sangat sukses. Diusianya yang muda dia sudah menjadi miliarder muda.
Cal seorang putri tunggal dari pengusaha kaya raya dibidang real estate. Cal magang di perusahaan Er untuk menyelesaikan skripsi kuliahnya. Hidupnya yang glamour dan penuh kemewahan serta suka berpesta membuat Er memandanganya sebelah mata.
Er tidak tahu bahwa dibalik hidup Cal yang telihat sempurna, ternyata Cal memiliki masa lalu yang membuatnya memiliki jiwa yang tidak sehat.
ig author @zarin.violetta
(Proses revisi puebi dll)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#23
"Dasar Max gila..dia pikir kami sedang berbulan madu?' , pikir Er.
"Lalu, kau mau pakai kemejaku lagi?", tanya Er.
"Kau pasti punya sweater kan..aku pakai itu saja", ucap Cal yang terlihat masih memakasi bathrobe besar milik Er.
Cal langsung membuka lemari Er tanpa izin Er. Lalu mengambil sweater berwarna hitam milik Er. Lalu memakainya di kamar mandi.
"Kau tidak tidur Er?", tanya Cal yang sudah ada di ranjang. Sedangkan Er masih sibuk di meja kerjanya memeriksa berkas bekas untuk besok.
"Aku masih sibuk, tidurlah", ucap Er yang tetap fokus dengan pekerjaannya.
Tak berapa lama, Cal pun tertidur pulas.
Er sudah mengirim pesan pada Tuan Carl tentang membawa Cal untuk tinggal bersamanya. Dan Tuan Carl hanya memperingatkan Er agar menjaga putrinya dengan baik karena dia tidak bisa melarangnya. Tuan Carl akan melakukan segalanya untuk Cal.
Setelah menyelesqikan pekerjaannya, Er membuka bajunya dan naik ke ranjang. Dia memakaikan selimut pada Cal, tetapi Cal menendang selimutnya karena Cal tidak suka memakai selimut.
Bukan karena apa Er memakaikan selimut pada Cal. Tetapi karena kaki mulus Cal sangat terekspose dan membuat Er sedikit merasa terganggu. Sweater yang dipakai Cal naik sampai pas dibawah bokong Cal. Er adalah pria normal jadi dia takut sewaktu waktu hilang kendali melihat Cal seperti itu.
'****', umpat Er dalam hati.
Dan akhirnya Er tertidur dengan posisi membelakangi Cal.
Er terbangun di pagi hari dan jogging di halaman rumahnya yang luas. Sedangkan Cal masih tertidur pulas.
"Cal..bangunlah..kita berangkat kerja", ucap Er pelan membangunkan Cal.
"Er...tidak bisakah kita libur hari ini?", jawab Cal dengan suara serak dan mata yang nasih terpejam.
Lama menunggu Cal tetap tidak beranjak dsri ranjang. Lalu Er menggendong Cal ke kamar mandi.
"ERRRR!...mengapa kau selalu begini?", kesal Cal.
"Kau benar benar menyebalkan Cal".
"Aku sudah mengatakannya padamu kemarin..dan kau sudah tidak bisa mundur..aku tidak akan pergi dari rumahmu..aku akan menyiksamu selamanya Er".
"Ck..cepatlah..aku tidak mau terlambat, jika terlalu lama aku akan memandikanmu", ancam Er.
"Sssshhhhhh....", kesal Cal.
Cal memakai pakaian kerja formal yang dibelikan Max. Meskipun bukan seleranya tapi not bad lah untuk Cal karena masih terhitung buatan designer terkenal.
Cal dan Er berangkat ke perusahaan bersama sama. Itu membuat para pegawai melihat ke arah mereka. Tapi mereka berdua cuek menanggapinya.
Hari ini Er memberi tugas yang lumayan banyak pada Cal. Tugas yang sebelumnya belum pernah Cal kerjakan.
"Apa dia sengaja membuatku tinggal dirumahnya agar aku bisa melakukan tugas sebanyak ini?" , gerutu Cal.
Er hampir seharian berada diluar karena banyak pekerjaan yang harus diurus. Kepergiannya keluar kota beberapa hari meninggalkan banyak sekali pekerjaan penting.
Menjelang malam Cal pulang bersama Max. Er masih belum kembali ke rumahnya dan Cal ditemani oleh beberapa pelayan didalam rumah Er.
Meskipun tidak bersama Er, tapi Er tetap memantau Cal dari jauh karena banyak yang mengawasi Cal atas perintah Er.
Cal makan malam sendiri dan setelah itu langsung menuju kamarnya. Setelah pelayan memastikan bahwa Cal sudah tidur, mereka kembali ke paviliunnya.
Cal sebenarnya belum tertidur, hanya berbaring saja di ranjang. Lalu Cal mengambil tasnya dan mengerluarkan sebotol obat.