NovelToon NovelToon
Pernikahan Karena Dendam

Pernikahan Karena Dendam

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Obsesi / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Zinnia Azalea

"Aku harus menikahi Maura dan membalaskan dendamku kepadanya," Dave mengepalkan tangannya geram setelah ia dinyatakan bebas dari jerat hukum yang menderanya.

Beberapa waktu lalu, dalam keadaan mabuk, Dave menabrak seorang pemuda dan meninggalkannya terkapar seorang diri.

Leo adalah ayah dari Maura yang juga seorang jaksa yang menyelidiki kasus tabrak lari Dave. Leo menyuruh Maura untuk mendekati Dave dan mendapatkan barang bukti agar Dave bisa dijebloskan ke jeruji besi.

"Aku akan menceritakan semua rahasiaku kepadamu, tetapi dua hari lagi kita harus bertunangan," ucap Dave yang sudah tergila gila pada Maura. Tanpa ia sadari, Maura merekam semua ucapannya.

Bagaimanakah kisah cinta antara Dave dan Maura Sanggupkah Dave balas dendam kepada wanita yang masih ia cintai?

Cover Source : Pinterest.

Setting tempat : Paris, Perancis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zinnia Azalea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tertipu

Maura segera membuka gerbang rumahnya, ia melambaikan tangan saat Dave melajukan mobilnya meninggalkan Perumahan Montmartre. Maura segera berjalan dengan menenteng buket bunga  dan boneka yang diberikan Dave dengan perasaan berbunga-bunga. Entah mengapa, ia belum pernah merasakan hatinya sehangat ini.

"Maura pulang!" Maura membuka pintu dengan perasaan yang riang. Tanpa menunggu jawaban dari ayah dan ibunya, ia segera masuk ke kamar dengan bersenandung kecil. Tampak Jaksa Leo dan istrinya saling pandang karena merasa heran dengan tingkah puterinya yang tak seperti biasanya.

Setelah mencuci tangan dan menggosok gigi, Maura segera merebahkan tubuhnya di atas kasur yang berspray warna pink polos itu. Ia segera mengambil boneka yang diberikan Dave, bibirnya membentuk sebuah senyuman. Di acak-acak bulu teddy bear itu dengan gemas, lalu dipeluknya boneka itu.

"Dave mungkinkah kau orang yang baik? Mengapa sekarang aku tidak yakin kau orang jahat?" Gumam Maura seraya melihat boneka Teddy Bear itu.

"Nak?" panggil Jaksa Leo dari pintu.

"Masuklah, Dad! Pintunya tidak dikunci," seru Maura sambil dengan masih merebahkan tubuhnya.

"Kau dari mana saja ? Jam segini baru pulang ke rumah!" Jaksa Leo mulai menintegorasi putri semata wayangnya itu.

"Aku mengelilingi kota Paris, Dad. Aku sudah pergi dengan Dave."

"Apa kau melupakan misi kita?" Jaksa Leo mendudukan dirinya di tepi ranjang Maura.

"Maksud Daddy?" Maura berbalik bertanya, ia segera bangun dari rebahannya.

"Apa kau melupakan misi kita untuk menyeret orang yang sudah menabrak Razel? Apa kau sudah mempunyai rasa untuk Kang Dave?" Jaksa Leo tampak melihat tajam kepada Maura.

"Entahlah Dad! Saat bersama Dave, dia selalu berusaha melindungi Maura. Dia pria yang baik Dad," sahut Maura penuh pembelaan.

"Kau sudah termakan olehnya, Nak! Dia baik padamu karena dia sedang mengincarmu."

"Tapi saat bersamanya, Maura bisa menilai dia orang baik Dad."

"Orang baik tidak akan meninggalkan orang yang ditabraknya sampai dia harus kehilangan mimpi-mimpinya!!" Jaksa Leo mulai meninggikan suaranya.

"Maksud Daddy?" Maura terlihat tidak mengerti.

"Besok kita pergi ke  Europeen Hospital untuk melihat kondisi Razel!!" Ajak Jaksa Leo seraya meninggalkan kamar Maura.

Maura segera merebahkan tubuhnya. Ia begitu bimbang. Di satu sisi Maura menilai Dave adalah sosok pria yang baik. Akan tetapi, di satu sisi juga ia teringat selalu akan perintah ayahnya. Perlahan bulir air mata menetes dari mata Maura. Entah mengapa hatinya menyimpan keraguan yang sangat besar untuk menjebak Dave. Karna menurutnya Dave adalah laki-laki yang baik dan bertanggung jawab. Maura segera menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya, perlahan ia segera memejamkan matanya untuk mencoba mengistirahatkan tubuh dan pikirannya yang sudah lelah.

 

 

**

 

 

"Kalian mau pergi ke mana sepagi ini?" Sophie bertanya dengan keheranan melihat Jaksa Leo dan Maura sudah berpakaian rapi. Biasanya hari minggu seperti ini suami dan anaknya akan betah berlama-lama di tempat tidur, apalagi hari ini salju turun lumayan tebal.

"Kami akan ke  Europeen Hospital menjenguk Razel!" Jawab Jaksa Leo.

"Ya sudah, ayo sarapan dulu!" Sophie menarik kursi meja makan untuk suaminya.

"Nanti saja, sayang! Kami buru-buru," tolak Jaksa Leo dengan berwibawa.

"Baiklah hati-hati dijalan ya, sayang!" Sophie mencium pipi suami dan putri semata wayangnya itu.

"Kami berangkat ya Mom?" Maura melambaikan tangan saat mobil yang dikendarai oleh ayahnya meninggalkan kediaman mereka yang asri.

"Hati-hati sayang!" Teriak Sophie sembari balas melambaikan tangan.

"Daddy, mengapa kita berangkat sepagi ini?" Maura memulai pembicaraan, memecahkan keheningan di antara mereka.

"Daddy tidak mau kau berlama-lama tertipu dengan sikap Dave kepadamu!" Ujar Jaksa Leo yang dijawab dengan decakan pelan dari bibir Maura.

Jaksa Leo segera memparkirkan mobilnya saat mereka sampai di tempat parkir Europeen Hospital.

Maura dan Jaksa Leo segera melangkahkan kakinya menuju kamar perawatan Razel, ruang VVIP 2. Maura melihat Razel yang sedang duduk di kursi roda melalui kaca kamarnya.

"Masuklah!" Titah Jaksa Leo kepada Maura. Maura segera memakai baju hijau, baju khusus untuk menjenguk pasien di rumah sakit ini.

"Razel" Lirih Maura dengan sendu.

"Siapa itu?" Tanya Razel, tampak tangannya meraba-raba semua barang yang ada diruang sana.

"Razel ini aku Maura! Apa kau tidak bisa melihatku?" Bibir Maura bergetar, ia menahan tangisnya.

"Maura kemana saja kau? Aku sangat merindukanmu. Kau di mana ?" Razel terseyum ceria seraya tangannya meraba-raba dinding kamarnya.

Maura segera berlari menghambur ke arah Razel, ia segera memeluk sahabat kecilnya itu dengan erat.

"Apa yang terjadi, Razel? Mengapa kau tidak bisa melihatku?" Isak Maura seraya tangannya menangkup pipi Razel lembut.

"Kata dokter benturan yang menimpa kepalaku cukup keras, jadi penglihatanku terganggu. Kau jangan khawatir! Pasti aku bisa melihat lagi," Razel tersenyum dengan tulus. Tangis Maura semakin kencang saat ia melihat kaki Razel tak bisa digerakkan.

"Razel apa kau tahu siapa orang yang menabrakmu?" Tanya Maura di sela isak tangisnya

"Aku tidak tau, yang aku tau mobilnya cukup mewah."

"Apa kau dendam padanya ? "

"Tidak, ini sudah ditakdirkan tuhan di hidupku. Aku hanya bisa menjalaninya dengan ikhlas, namun aku ingin hukum tetap berjalan. Aku ingin dia dihukum atas apa yang dia lakukan, Aku tak mau di masa depan dia melakukan kesalahan lagi dan lari dari masalahnya," timpal Razel dengan tegar.

"Razel?" Lirih Maura memeluk Razel sekali lagi.

"Aku tidak apa-apa. Kau jangan mengkhawatirkanku, Maura!" Razel mengelus punggung Maura lembut.

"Dave apa yang kau lakukan benar-benar keterlaluan! Kau sudah merenggut mimpi orang sebaik Razel, namun kau masih bisa bersenang-senang dan tertawa bersamaku. Lihatlah nanti apa yang akan aku lakukan padamu! Aku akan membuatmu menyesali semua yang telah kau lakukan pada Razel. Untung rasa sukaku kepadamu baru tumbuh hingga aku bisa dengan cepat menghapus rasa ini. Aku hampir tertipu olehmu," batin Maura seraya tangannya mengepal erat.

 

 

1
Rossida Sity
ingat Dave benci dan cinta itu bedax cm tipis
Yusria Mumba
semoga saja razel cepat sadar,
Yusria Mumba
Hi amiin kenapa ayah membelah anak, ny yang bersalah,
Rawin Usman
kusuka visualnya .....
Valkarin Lv
baru hadir
Vera Desi Mamahit
bukannya tadi dave nginap di rumah ortunya maura.... lah kabar bahagia ini masa ga di kasih tau sm ortunya maura .🤔🤔🤔
Kim Nari
semangat kak
nobita
awal yg menarik... like dan yg pastinya favourite
Dilawatiadnan
semoga endingnya Bagus
Author_Ay: Permisi

yuk baca kak novelku SUAMIKU 5 MILYAR

BERI LIKE, KOMEN DAN VOTE YA

JANGAN BOOM LIKE
total 1 replies
Dilawatiadnan
seru ceritanya TPI klu boleh namanya jgn panjang2
Vita Angriyanti
baru coba baca
dyve
rambut*
dyve
bahkan*
dyve
pada*
Partiah Yake
bagussssssss
TiEn Lee
suka bgt sama alurnya, dari terpaksa menikahi alula sampai mampir disini
Aisyah Wachs
Dalam kasus ini aku tidak suka dengan sikap Papanya Maura yg libatkan anak demi popularitasnya, begitu juga Maura, menikam dari belakang orang yang tulus menyayanginya
Rhenii RA
Biasanya kalau cumlaude dikasi selempang dan bucket bunga juga gak sih?
rizkijr
keren thorrr👍👍👍👍👍👍👍👍
rizkijr
terima kasihhh thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!