NovelToon NovelToon
Sekolah Kok Menikah

Sekolah Kok Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

Alfina dan Alfino teman masa kecil yang selalu bertengkar jika berada di dalam satu kelas.

Fina mempunyai tambatan hati bernama Choki, sedangkan Fino memiliki Anjani, hubungan itu tidak berarti sama sekali ketika kedua orang tua memaksa mereka untuk menikah muda.

Fina membuat perjanjian setelah pernikahan, Jika disekolah menjaga jarak, jika dirumah berperan layaknya pasutri. Tujuan Fina buat janji karena untuk melindungi Fino dari gangguan Choki.

Pada akhirnya perjanjian yang Fina buat seakan masuk ke perangkap nya sendiri. Fina semakin di ganggu oleh Choki, sedangkan Fino semakin dekat dengan Anjani.

Apakah Fina bertahan dengan janji yang sudah ia buat, jika kalau tidak bertahan bagaimana kisah mereka membina sebuah pernikahan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 06.

Selepas Rahma dengan Niko pulang, kini Fino dalam keadaan tidak menguntungkan, sebab Fina sudah sangat kecewa dengan Fino yang lancang menyebarkan rahasia pernikahannya.

Pintu kamar yang terkunci diketuk oleh Fino, berharap dari dalam Fina membukakan pintu kamar untuk Fino.

Sayangnya Fina tidak merespon. Situasi itu terus Fino lakukan sampai ketukan pintu yang ke tujuh.

Disini Fina langsung membuka pintu. Bukan untuk mempersilahkan Fino masuk ke dalam nya, tapi untuk menyerahkan bantal, guling dengan selimut. "Kamu gak boleh tidur di kamar, tidur aja di sofa ruang tamu!, saya paling enggak suka kamu bocorin rahasia pernikahan kita!" Begitu pinta Fina dengan nada tinggi, lalu ia menggebrak pintu kamar saat menutupnya.

Yasudah lah apa boleh buat. Ini juga karena ulah nya sendiri. Tapi dengan ini Fino cukup bernapas lega, sebab di sekolah Anjani akan diurus oleh Niko, sedangkan Choki akan diurus oleh lima pengawal nya. 'Kita lihat saja, di sekolah nanti berapa lama Fina akan menjaga jarak dengan saya' Dalam hati Fino dengan senyum tipisnya.

Jam sudah menunjukkan pukul setengah lima pagi. Fina bangun lebih dulu dari pada Fino.

Gadis itu melihat Fino masih tertidur di atas sofa. Rupanya Fina benar-benar benci karena Fino sudah membocorkan rahasia pernikahan nya. Bukti nya gadis itu sama sekali tidak bergerak untuk membangunkannya, tapi ia menaruhkan selimut di atas tubuhnya ketika melihat pria itu sedang menggigil.

Sampai Fino benar-benar bangun sendiri. Ia pun kaget saat melihat ponsel yang terlihat jam sudah menunjukan pukul setengah tujuh. Sedangkan masuk sekolah pukul tujuh pas.

Fino mengalihkan pandangannya ke tubuh Fina yang sudah rapih dengan seragam sekolah. "kenapa kamu tidak membangunkan saya?!" Tanya Fino dengan kesal.

"Dih ya suka-suka sih" Jawab Fina.

"Astaga" Fino memilih tak mau marah-marah pagi ini, ia mengusir selimut yang ada di atas tubuhnya.

'Tapi bentar?' Fino terdiam mengingat kalau semalam selimut itu sudah ia lipat dengan rapih di dekat meja tamu. Lalu ia mendelik ke wajah Fina yang sudah sarapan nasi uduk buatan nya. Niatnya ingin bertanya apa dia yang taruh selimut untuknya atau tidak? Tapi Fina lebih dulu berkata-kata.

"Cepat sana mandi, itu saya sudah siapkan sarapan untuk kamu, saya mau berangkat ke sekolah duluan"

"Jangan dulu berangkat pakai motor, kamu belum bisa mengendarai motor." Titah Fino.

"Enggak, saya berangkat sekolah sama Rahma, nanti dia kesini."

"Yaudah"

"Pulang sekolah saya mau pergi sama Rahma buat beli bahan kerja kelompok yang kurang, kamu nanti tunggu di rumah." Kata Fina.

Fino tanpa menjawabnya lagi, ia bangkit dari sofa untuk bersiap melakukan rutinitas pagi harinya sebelum berangkat ke sekolah.

**

Karena datang ke sekolah terlambat lebih dari sepuluh menit. Fino beralasan kalau jalanan sedang macet. Guru BK tak mau mengelak, membenarkan kota metropolitan ini setiap pagi banyak sekali pengendara yang akan pergi untuk berangkat kerja. Apa lagi di jakarta pusat penduduk nya sangat tinggi.

"Silahkan kamu tunggu pelajaran pertama di kelas kamu selesai, baru kamu bisa masuk" Kata guru itu.

Gerbang sekolah sangat terlibat jelas dari kelas Fino yang ada di lantai dua. Rahma dari tadi mendelik ke arah jendela kelas. "Kamu tadi gak bangunin Fino apa?"

"Rahma jangan keras-keras bicaranya" Bisik Fina.

"Eh iya maaf" Rahma memelankan suara, agar teman sekelas lain tidak curiga kalau Fina dengan Fino sudah tinggal di satu atap yang sama.

"Saya benci banget sama Fino gara-gara semalam sudah bocorin rahasia" Bisik Fina.

"Cuma karena itu doang?" Rahma terkejut. Ia jadi kasihan pada Fino.

Sesekali Fina mendelik penasaran ke tempat Fino berada, pria itu malah lanjut tidur di teras masjid bagian luar. "Ya ampun...!"

Hingga pelajaran matematika sudah selesai, Fina mendelik lagi ke tempat Fino berada, ia langsung pergi dari kelasnya ketika melihat Anjani mendekat ke sisi suami nya.

Kebetulan saat ini kelas Anjani terbilang jam kosong. Guru yang mengajar di kelas Anjani mendadak tidak bisa hadir ke dalam kelas.

"Fin bangun Fin" Anjani menepuk-nepuk pipi Fino. Berharap kalau ia bangun dari tidurnya.

Yang diharapkan beneran terjadi, Fino bangun tanpa Anjani tepuk lagi pipi nya.

"Kamu kok bisa ada disini?" Tanya Fino lalu mengambil posisi untuk duduk dan menatap wajah Anjani.

"Saya yang seharusnya tanya, kenapa kamu bisa tidur disini?" Tanya balik Anjani.

"Enggak apa-apa"

"Kamu terlambat sekolah lagi?"

"Iya"

"Setelah putus sama saya bukan nya nambah benar malah makin nakal aja sih kamu?!" Kata Anjani dengan kesal.

Fino tersenyum tipis. "Kenapa kamu masih perhatian dengan saya?"

Anjani menghela nafas panjang yang terasa menyakitkan hati, lalu ia memegang telapak tangan Fino untuk bicara serius. "Itu karena saya masih sayang sama kamu Fin, sebetul nya saya gak rela kamu pacaran sama Fina"

"Saya gak pacaran sama Fina" Kata Fino. Gak salah sih dengan ucapan nya, lebih tepat nya Fino sudah menikahi Fina, bukan memacari.

Tepat setelah Fino bicara, Fina datang dengan tampang senyum nya yang paling mendalam.

Karena sudah ada perjanjian untuk menjaga jarak di sekolah. Fino pergi dari masjid itu. Ia meninggalkan Anjani, dan juga meninggalkan Fina.

Fina memilih mengekor di belakang Fino dari pada ribut sama Anjani.

Mata pelajaran kedua di kelas Fino adalah olahraga. Materi pelajaran kelas mereka yaitu lompat tinggi.

Kelas Fina dengan Fino menjadi tontonan dari kelas yang jam nya lagi kosong, mana lagi kalau bukan kelas sembilan C —yang diisi oleh Anjani dengan Choki.

Mereka berdua saling menyemangati mantan pacarnya yang sedang berolahraga.

Fina begitu risih dengan teriakan dari Choki, tapi saat Fina menoleh ke wajah Fino, pria itu malah mengumbar senyuman setelah Anjani berteriak memanggil nama nya.

Pada kenyataan nya.

"Gila sih, Anjani beneran gak bisa move on dari kamu.. Berhubung situasi nya sudah seperti ini, saya akan kasih tau kamu sesuatu tentang perasaan saya ke Anjani Fin" Kata Niko ke Fino.

"Apa tuh?" Tanya Fino penasaran.

"Ini semula saat saya pertama kali berteman dengan Anjani di umur lima tahun. Selama dua belas tahun saya memendam rasa suka untuk Anjani, selama dua tahun saya nahan sakit ketika Anjani punya pacar. Disaat itu saya terpukul sadar, saya sudah jatuh cinta dengannya" Kata Niko.

"Kamu teman kecil Anjani?" Tanya Fino.

"Iya, tapi dia sudah benci dengan saya" Jawab Niko.

"Kalau dia benci dengan kamu cari tahu alasan nya apa, terus minta maaf dengan tulus, siapa tau dia memaafkan kamu" Kata Fino, lalu ia senyum saat di tatap Anjani.

"Kalau dipikir benar juga, selama ini emang saya pengecut selalu menghindar kalau tidak sengaja berpapasan sama Anjani" Gumam Niko seraya menatap senyuman Anjani yang tampak manis. Tapi sayangnya senyuman itu teruntuk Fino.

Fino membisik Niko. "Saya bantu kamu untuk rebut hati Anjani bro, saya janji"

"Serius Fin?"

"Coba lihat tatapan saya, apa saya sedang becanda?"

Niko menatap Fino, sepertinya ia serius dengan hal itu. "Baiklah"

Tbc,

1
Queen Aisyah
dijodohin ama Fina malah sok jual mahal, maunya di jodohin sama mama ya Jan🤭
Queen Aisyah
janur kuning sudah melengkung kali An, kalau kau tau nangis pasti/Sweat/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!