NovelToon NovelToon
The Destiny Of A Princess

The Destiny Of A Princess

Status: tamat
Genre:Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Acha08

(Proses revisi)

Takdir yang berubah membuat beberapa kejadian tak terduga datang menghampiri.

Kecelakaan Pangeran yang tidak tahu apa penyebab pastinya hingga ia mengalami lupa ingatan, membuat ku tidak bisa berbuat apa-apa.

Aku hanya bisa berharap bahwa dia akan baik-baik saja. Namun naas, setelah Pangeran mengingat semuanya dia malah membunuh ku yang merupakan cinta pertamanya.

Tak hanya sampai di situ saja. Setelah kematian ku, bangun-bangun aku sudah berada di masa lalu tepatnya saat sebelum kejadian Pangeran di serang.

Akankah kali ini aku bahagia? Terlebih, mengulangi waktu yang pada dasarnya membuat ku muak dan ingin mengakhiri hidup ku sekali lagi.



#Dilarang Mengcopy Cerita#

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acha08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 21

Dalam ruangan, Agnasia terus memegang tangan Marry yg belum juga sadar.

Sampai dia putuskan untuk keluar menenangkan pikirannya yg kacau sejak tadi.

Dia keluar menutup pelan pintu kamar Merry dan turun kebawah. Jika pikiran Agnasia sedang kacau, jalan keluarnya hanya berjalan-jalan saja agar pikirannya jadi lebih tenang.

Setelah sebagian kediaman sudah Agnasia telusuri, dia lalu melewati pintu depan kediamannya. Saat Agnasia keluar dia mendapati Pangeran Dellion yg sedang menatap gerbang dengan tatapan kosong.

"Sedang apa dia di depan gerbang?" Agnasia putuskan untuk mendekati Pangeran. Saat akan sampai Pangeran segera berbalik dan akan masuk kedalam kereta kudanya.

"Yang Mulia pangeran? Ada apa anda kesini?" Ucap Agnasia sebelum Pangeran pergi.

Dellion lalu terhenti dan berbalik perlahan menatap Agnasia. Sempat dia tidak bisa berkata apa-apa dan hanya diam.

"Saya hanya lewat saja" ucap Pangeran, Agnasia menatapnya tidak percaya.

"Pangeran tidak berbohongkan?" Ucap Agnasia.

"Kau menuduhku?!"

"Bukan menuduh tapi bertanya saja. Apa saya tidak boleh bertanya?" Jelas Agnasia yg membuat Pangeran terdiam lagi. Sebenarnya Agnasia sudah tahu Pangeran berbohong karena saat pangeran berbohong telinganya pasti akan memerah.

"Apa yg kamu pikirkan sampai melihat ku seperti itu!" Bentak pangeran Dellion, Agnasia lalu menggeleng. Dan berbalik pergi.

"Tu-tunggu! Kamu tidak sopan padaku. Harusnya kamu mengundang ku masuk kedalam dan menjamu ku" langkah Agnasia terhenti mendengar perkataan Pangeran.

"Tadi kata Pangeran, anda hanya lewat saja, bukan kesini kan? Jadi saya tidak akan menjamu Pangeran." Ujar Agnasia sambil menatap lurus Pangeran.

Terdengar suara Dellion yg berdecak kesal, tapi dia tetap menahannya dan berbicara kembali.

"Aku kan tunangan mu, harusnya kamu menjamu ku." Jelas Pangeran karena tidak ingin harga dirinya ternodai.

"Baru kali pertama anda menganggap saya sebagai tunangan, Pangeran." Sedikit wanita itu tertawa tidak percaya pada pangeran Dellion.

'Apa-apaan ini? Sekarang rencana apa yg dia buat?'

Melihat Dellion yg sepertinya sudah tidak bisa berbicara lagi, Agnasia lalu dengan sopan memanggil Pangeran masuk kedalam kediamannya dan menyuruh para pelayan menjamu Pangeran dengan segala hormat.

...💐💐💐💐...

Dalam ruangan Pangeran hanya diam saja sambil sedikit melirik setiap sudut ruangan tamu.

"Apa Yang Mulia Pangeran tidak merasa nyaman di dalam ruangan tamu? Mau saya bawah ke taman belakang?" Ucap Agnasia, memecahkan kecanggungan.

"Tidak ini saja sudah cukup, bagaimana dengan pelayan mu?" Tanya pangeran

"Dia masih juga belum sadarkan diri, saya juga sangat khawatir."

Agnasia menunduk, dia sangat sedih melihat keadaan Merry saat ini, walaupun dia hanya seorang pelayan tapi baginya Merry itu seperti Kakak perempuannya.

"Tenanglah, Galen sedang menyelidik khasus ini lebih lanjut." Ucap Pangeran sambil meneguk teh dengan santai.

"Begitu ya... saya sangat berterima kasih, Pangeran ternyata menghawatirkan masalah ini."

"Tentu saja, ini adalah masalah kekaisaran mana mungkin aku diam begitu saja." Ucap Pangeran sambil menatapku, aku mengangguk menyutujuinya.

Pangeran memang melupakan ku, tapi dia tidak pernah berubah sejak dulu.

Sikapnya yg selalu peduli walaupun rakyat melihatnya sebagai Pangeran yg tegas dan dingin. Di balik itu banyak hal yg tidak di ketahui oleh mereka.

"Aku sering menganggap mu aneh." Ucap Pangeran. Aku menatapnya penuh pertanyaan atas perkataannya tadi.

"Aneh? Apa maksud Pangeran?"

"Kamu tidak tahu? Yg pertama tatapanmu padaku seperti, berbeda-beda. Ada kalanya tatapan yg dingin tertuju padaku, berbeda halnya saat sedang memikirkan sesuatu kamu melihatku sangat lembut. Apa-apaan itu?!"

Jelas Pangeran sambil meninggikan suaranya pertanda dia terlihat tidak mengerti semua.

"Itu mungkin perasaan Pangeran saja, tatapan ku tetap sama seperti sebelumnya."

Setelah selesai berbicara, Pangeran segera bangkit berdiri.

"Lebih baik aku pergi saja!"

"Oh silahkan Yang Mulia Pangeran" Ucapan ku Dellion lalu mengepalkan kedua tangannya dan pergi, aku mengikutinya sampai di depan pintu tiba-tiba dia berhenti.

"Terima kasih." Ucapnya lalu pergi dari hadapan ku. Aku terdiam menatap kepergiannya, sungguh aneh.

'Kenapa semenjak aku di hidupkan jadi seperti ini?'

Pangeran yg sudah berada di dalam kereta kuda, merasa perasaan khawatir itu Perlahan menghilang karena sudah melihat wanita itu.

"Syukurlah dia baik-baik saja" ucap Pangeran sambil menatap Agnasia dari dalam kereta, dia lalu menyuruh kusir untuk berangkat kembali ke kerajaan.

...💐💐💐💐...

Setelah aku selesai dengan latihan berpedang, segera aku membersihkan tubuhku karena sudah terasa sangat kotor.

Pelayan yg membantuku sekarang berbeda, entah kapan Merry membuka matanya. Aku harap bisa secepatnya agar kekhawatiran ku bisa hilang.

Malam ini aku meminta izin untuk tidak makan bersama dan ingin tidur dengan cepat. Ku baringkan tubuh keatas tempat tidur menunggu saatnya mata akan tertutup untuk beristirahat dan masuk kedalam dunia mimpi.

Dalam tempat dan ruangan yg sama seseorang sedang melihat Agnasia yg tertidur dengan nyenyak.

'Aku harus melaporkan ini pada ketua'

...💐Kekaisaran Ango💐...

Seorang pria yg masih belum juga tertidur hanya bisa duduk sambil menatap keluar jendela. Malam ini di tempatnya sedang hujan deras, petir menyambar diikuti suaranya yg terdengar menakutkan di telinga.

Dia menatap pergelangan tangannya.

Langit malam yg berhujan itu membuat pria yg bernetra merah mengingat akan kejadian yg dulu.

Dia tersenyum layaknya sedang masuk kedalam momen kejadian malam itu.

Masih sangat membekas, dalam ingatannya. Darah segar yg menggenangi lantai kamar, teriakan ketakutan bersamaan dengan suara tangis anak kecil, saat itu semuanya tidak bisa di lupakan.

Dia melihat wanita di depannya yg sedang menahan sakit karena sebentar lagi dia akan mati.

Wanita tersebut menopang tubuhnya agar bisa bangkit, dia lalu membuat sebuah lambang agar Kaisar Nick tidak bisa bergerak.

"K-au-akan mati--ditangannya-sama-seperti yg kamu-laku-kan pada-ku-!" Wanita itu lalu membacakan sesuatu dan menyentuh tangan kanan Kaisar Nick. Wanita itu lalu terjatuh ke lantai karena luka sobek yg ada padanya.

Kaisar Nick yg tidak percaya apa yg di lakukan wanita di depannya, ia segera pergi saat kekuatan wanita itu menghilang karena dia juga mendengar seorang yg mendekat.

Setelah hari itu, dia terus saja mencari jalan untuk keluar dari kutukan tersebut. Bahkan dia membuat perjanjian terlarang hanya untuk mendapatkan kekuatan agar dia tidak mati sesuai kutukan.

Kaisar Nick mengepal tangannya erat, entah kenapa saat mengingat kenangan itu amarahnya selalu tidak terkendali.

Mulai dari saat itu Kaisar membuat rencana menghancurkan Putri Agnasia secepatnya.

"Mariana... " Ucap Kaisar dengan pelan tapi masih tersisa sedikit rasa kesal dalam perkataannya.

"Wanita bodoh! Kenapa! Kenapa kau malah berubah!! kau malah memberi kutukan padaku!" Pria itu tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Dia lalu berbalik dan menghilang dalam gelapnya malam.

...💐Kekaisaran Aegeus 💐...

Dalam mimpi pangeran Dellion, dia bersama dengan wanita yg tidak dia kenal di samping kirinya. Lalu di samping kanan Dellion ada Kaisar yg sedang duduk.

Saat matanya melihat kedepan, betapa terkejutnya dia mendapati tubuh seorang wanita yg tergantung dan sudah tidak bernyawa.

Sangking kurusnya wanita itu, perlahan-lahan tubuhnya berputar dengan bantuan Angin yg bertiup. Saat dia melihat siapa yg di gantung

Deg!!!

"Tidak mungkin!"

1
Wynne a.m
kak maaf, ini kok ceritanya lama" sudut pandang dari karakter Agnasia saja ya?
padahal di chapter awal, sudut pandang dari penulis yg tau segalanya
ceritanya bagus, tapi bacanya jadi aneh
>AY<
siapa jodohnya agnesia?
>AY<
kaisar ango yg jahat namanya nick,
dia yg membunuh ibunya agnesia.
kucing itu bawahannya yg menyamar.
mengadu domba.
pangeran kena sihir hitam.
kudu bner" di baca teliti klo gak, susah mengerti alurnya
Nurlaila Mahlil
cerita yang sangat menarik
lisya_024
/Grin/
ega lestaluhu
maaf thor, tolong diperbaiki lagi kalimat percakapan karakternya, huruf miring hanya dipakai untuk kata penting atau percakapan dengan nada berbisik dan pemikiran pemeran. untuk percakapan biasa ada baiknya menggunakan huruf biasa saja kak
ega lestaluhu
maaf kak author, awalnya aku kira cuma sepenggalan percakapan aja yang pake 'huruf miring' eh ternyata semua percakapan pake huruf miring. sedikit saran revisi kak, huruf miring baiknya dipakai saat percakapan dalam nada tertentu seperti berbisik atau ucapan pemikiran si pemeran, supaya sesuai dengan tata bahasa dan aturan kalimat percakapan, biar lebih enak dibaca kak. sekian, mohon author jangan tersinggung dengan sedikit banyaknya komen orang tak dikenal ini🙏🙏
Jjlynn Tudin
jangan2 pangaeran di sihir Cirin
Dev..
keren dan seru banget ceritanya thor..berasa ikut terjun dlm ceritanya😍👍
Eda Eda
👍
Sulati Cus
menarik
Murni Murniati
agnesia ini masih bodoh, tak mau cerita sm skli, biar bisa dibantu, tak mau ambil pengalaman dr apa yg pernah terjadi
Murni Murniati
napa doa tak nanya sama snow soal lambang kuno itu
Murni Murniati
pdhl udah dkasih kesempatan masih bodoh dia, tak berpengetahuan luas
Murni Murniati
berarti mereka krn sihir gelap bgtu
Murni Murniati
mknya dulu dia mati mgkn krn sihir gelap,mknya semua org tak menyukai nya,
Murni Murniati
tp jgn sampe mereka jd menikah, krn biar dia mnyesal, kan dia udah bilang dia tak akan mnyesal
Sashimi Bee
skrg ngerti kenapa bbrpa kali baca diprotes soal penulisan percakapan karena percakapan biasa ditulis percakapan dalam hati klo di novel lain/Grievance/
ega lestaluhu: maksud kamu gimana ya kak? setauku penggunaan kalimat, kata dan beberapa tanda khusus dalam novel tuh ada aturan tulisnya. untuk kata miring yang paling banyak dipakai disini, emang gak sesuai ama penulisan novel yang baik. kata miring umumnya hanya dipakai untuk kalimat tertentu saja, jadi gak sesuai kalo dipakai untuk percakapan karakter
total 1 replies
Yennie Susantie
"Pelayan! Bawa Agnasia kembali ke kamarnya. Bawah beda arti. Langkah dan Langka beda arti
sahabat pena
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!