NovelToon NovelToon
Surga Baruku

Surga Baruku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:64.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: choirul amaliyah

seorang wanita yang masih muda berusia 21 tahun harus merasakan sulitnya rumah tangga. suami yang sangat ia cintai hilang ketika menjadi relawan peperangan di palestina.

shania namanya. Ternyata ia mendapat sebuah surat dari suaminya yang mengatakan apabila dalam waktu 3 bulan tidak ada kabar maka dinyatakan jatuh talak dua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon choirul amaliyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

"Mau kemana lagi kak? kakak gak kasihan lihat aku jadi janda hah?" Shania berteriak karena Zu berjalan menjauhinya.

Shania terjatuh, ia lelah dengan semua ini. Ia menangis tersedu-sedu sambil membenamkan kepalanya diantara dua lulutnya.

"Aku dimana ini? Bahkan disaat sulit seperti ini kak Zu tega meninggalkan aku. Apa memang rasa cintanya sudah hilang?"

Shania menoleh kekanan dan kiri mencari keberadaan suaminya. Tapi Zu tak kunjung datang.

"Hei kenapa kamu menangis lagi Shan?"

Suara itu....

"Ah tak mungkin kak Zu bersamaku tadi dan tak ada yang lain." gumamnya.

"Sudah selesai sedihnya?"

Shania menoleh kebelakang, ia masih tak percaya pria itu berdiri dibelakangnya. Senyum itu.... Ahhh sangat tampan.

"ke... kemana suamiku?"

"Suami? " ia tampak bingung.

"Zu yang kau maksud?" lanjutnya. Shania mengangguk.

"Dia sudah pergi dan dia berpesan padaku untuk menjagamu"

Shania kaget. ia menekan kepalanya frustasi. Zu benar-benar pergi darinya. Tanpa ucapan pamit atau sebuah ciuman.

"kak Zu jahatttt" Teriaknya sambil memeluk tubuhnya.

"jangan kalau berkata seperti itu. Zu juga merasa tersiksa dengan semua ini. percaya kau pasti kuat"

Shania yang awalnya tertunduk mulai mengangkat wajahnya. Ia menatap pria yang akan menjaganya nanti.

"Bajumu.... " ucap Shania menggantung. Baju yang digunakan Shania juga pria itu sama.

Pria itu tersenyum dan duduk disebelah Shania.

"Mungkin memang kita berjodoh"

"Astagfirullah"

Ia melirik jam diatas nakasnya. Waktu menunjukkan saatnya solat tahajjud. Ia mengelus dadanya. jantungnya berdegup sangat kencang. Entah hal apa yang akan terjadi.

Shania segera mengambil air wudhu dan sholat.

"Ya Allah pertanda apa ini? Apakah ini isyaroh ku untuk menerima lamaran kak Fahri? Apa kak Zu sudah benar-benar tak menginginkanku lagi?"

Setelah sholat, Shania membuka qurannya. Ia memulai memurojaah quran sambil menunggu waktu subuh.

*****

Tiga hari sudah berlalu. Ini adalah hari dimana Fahri akan merasa menjadi orang paling bahagia atau orang paling sedih.

Setelah bangun sholat tahajjud biasanya ia akan lanjut tidur lagi, tapi kali ini tidak. Ia tak bisa tidur dan menahan kantuknya sampai pagi menjelang.

"Cici kira-kira gimana kalau kamu tinggal sama kak Shan" tiba-tiba Fahri menanyakan hal itu pada bocah polos yang tak tau apapun. Cici yang awalnya makan roti tiba-tiba diam, ia mencerna semua pertanyaan Fahri.

Pengasuh Cici yang duduk disebelah bocah itu kaget, tapi kemudian menyinggung senyum. Dugaannya benar sekali jika Fahri mencintai Shania. Dari cara memandangnya saja sudah beda, apalagi sekarang ia mengatakan hal itu.

"Ahhhh ternyata orang ini bisa jatuh cinta juga" gumamnya dalam hati.

"kak Fahri mau kemana?" tanyanya sedih. Fahri langsung berjongkok didepan Cici dan memegang dua pundaknya.

"Kamu sayang kan sama kak Shan?"

Ia mengangguk.

"Ya udah suatu hari nanti kak Shan akan tinggal bersama kita" katanya. Cici langsung memeluknya senang.

"Semoga saja jika ia menerimaku" lanjutnya lagi dengan suara bergumam.

Pagi ini Fahri pergi ke kantor. Ia langsung menuju ruangan khusus Ceo. Semua berkas-berkas telah terkumpul dimejanya itu pertanda banyak pekerjaan hari ini.

Berkali-kali Fahri mengecek hpnya. Ia berharap ada sebuah notif dari Shania. Ia khawatir kalau Shania sampai lupa janji dan belum melakukan sholat istikhoroh. Berarti artinya ia harus menunggu lagi.

"Ahhh Shania kau membuat konsentrasiku rusak hari ini" gumam Fahri sambil mengusap wajahnya.

Benar-benar konsentrasinya terganggu. Fahri mengambil hpnya. Ia melihat lagi dan tak ada apapun.

"Ahhh mungkin aku harus menikmati minuman dingin agar pikiranku jernih" gumamnya.

"Assalamualaikum broo" Seorang pria masih menyelonong keruang Fahri dan hal itu sudah biasa jadi ia tak marah.

"Waalaikum salam Reza, tumben kesini siang bolong"

"Gue mau ngajak lo makan siang bareng. Dan emmm....nih" Ia meletakkan sebuah undangan pernikah. Fahri kaget karena memang Reza teman akrabnya dan tak pernah sekalipun ia melihat Reza dekat dengan cewek.

"Siapa yang nikah woy?"

"Bacalah! lo ceo masih aja tanya" sergap Reza.

Fahri kaget, memang benar temannya satu ini akan melangsungkan pernikahan bulan depan.

"Wuiiihhh selamat yahh. Gak nyangka gue"

Mereka melanjutkan mengobrol sambil menikmati makanan di restoran terdekat. Tapu nyatanya walaupun kedatangan sahabatnya secara mendadak tak mampu membuatnya tenang akan Shania. Ia masih gelisah dan butuh kepastian dari wanita itu.

"Ahh.... Apa mungkin Zizah memberitahu masa lalunya dengan diriku. Ahhh aku benar- benar membencinya"Asumsi Fahri. Entah kenapa ia berprasangka jika Zizah menjadi penghambat hubungannya dengan Shania.

Setelah makan Fahri langsung kembali ke kantornya, begitupun Reza. Ia mengerjakan semua perkerjaan dan akan pulang lebih cepar. Rencana Fahri akan langsung ke rumah Shania karena ia sudah tak sabar lagi.

Saat ia mengemasi semua pekerjaannya dan siap pulang tiba-tiba.

Drtt..

Drtt..

Drtt..

Assalamualaikum kak. Aku rindu Cici. bawa dia kerumah ya! aku ingin makan malam bersamanya (Shania)

Fahri mengerutkan dahi, tak biasanya Shania mengirim pesan secara padat dan jelas seperti itu. Ups! itu masih belum jelas, bagaimana hubungan mereka?

Ahhh....

Fahri mulai frustasi, dia bilang akan menjawab dalam waktu tiga hari tapi hari ini? ia malah mengajak Cici makan malam bersama.

Ohh beruntungnya jadi Cici bisa dipeluk dan dicium Shania, batin Fahri.

Ia mengemasi semua barang dan segera pulang. Bagaimanapun hari ini ia harus mendapat jawaban, walaupun pahit sekalipun.

Selepas Sholat magrib ia sudah siap dengan pakaian kokonya. Entahlah hari ini rasa ingin menggunakan koko dan sarung tak lupa ia mengenakan kopyah.

"Kau menyesal jika menolakku" gumam Fahri narsis didepan cermin, ia terkekeh mendengar ucapannya sendiri.

Cici juga sudah siap. Mereka masuk mobil bersama, tanpa ditemani pengasuh Cici. Fahri yakin kalau ada Shania bocah itu lebih memilih Shania daripada pengasuhnya.

"Setelah ini kita akan bertemu kak Shan ya?" tanya Cici yang duduk disebelah Fahri. Tak lupa ia memasangkan sabuk pengaman itu agar Cici tak jatuh.

"Iya. kau yang tenang disana. Bang Fahri ada urusan sama kak Shan" kata Fahri. Ia sedikit keras hari ini. Entahlah kadang Fahri suka iri pada Cici yang mendapat perhatian lebih dari Shania.

Sesampainya didepan gerbang, pak satpam langsung membukakan pagar. Ia masuk dan menyapa pak satpam terlebih dahulu. Ia turun dengan menggandeng Cici, tak lupa ia membawa sebuah bingkisan untuk calon mertuanya, jika diterima😢.

Tok...

tok...

tok....

"Assalamulaikum"

"Waalaikum salam" jawab orang dibalik pintu. Fahri yang sedikit takut dan gugup mulai mengangkat kepalanya. Ia tercengang melihat wanita cantik itu.

Ia menatap Shania tanpa berkedip. Sangat cantik dengan gamis berwarna navy dan kerudung senada.

" Ya Allah jadikanlah dia benar-benar bidadariku" doa Fahri didalam hati.

Baju koko dan sarung itu? Ahhhh ternyata dia juga tampan jika berpakaian seperti ini, malah dua kali lebih tampan.

Shania segera sadar lamunannya. Ia tak ingin sampai Fahri mengetahuinya jika Shania juga kagum dengan ketampanannya.Pria itu? masih tetap melamun tanpa berkedip menatap Shania.

"Kak ayo masuk" ajak Shania kedua kalinya.

Cici menatapnya dan menggerakkan tangan Fahri. " Bang Fahri ayo masuk" teriak Cici, Fahri sadar. Ia malu sekali.

"Silahkan duduk kak. Aku panggilkan papa dulu. Dan Cici ayo ikut kak Shan!"

Cici melepas gandengan tangan Fahri. Ia lari kearah Shania dan ikut kedalam.

"Cici... cici. kau mampu menarik perhatian bidadariku" gumam Fahri.

Semenjak jatuh cinta Fahri sulit membedakan antara cinta dan kasih sayang. Kadang ia mengutuk dirinya sendiri karena sikap anehnya.

"Nak Fahri, gimana kabarnya?" Abdullah datang. Ia selesai melakukan wirid malamnya. Fahri yang awalnya main hp langsung menyimpan ponselnya disaku.

"Alhamdulillah om baik" jawabnya. Ahh ia sangat canggung berhadap dengan Abdullah.

"Pah makan malamnya udah siap" Teriak istrinya.

"Tuh makan malam udah siap. Ayo kesana" Abdullah merangkul pundak Fahri dan mengajaknya masuk keruang makan. Sepertinya Abdullah sudah menganggapnya bukan orang lain lagi.

Diruang makan sudah ada Hamidah, Shania dan Cici. Shania duduk berhadapan dengan Fahri.

" Ahhh.. kayak naik odong-odong aja deh. gerogi" batin Shania.

Hamidah mengambilkan nasi dan lauk untuk suaminya.

"Shan, Ambilkan untuk Fahri!" perintah Hamidah. Shania mengangguk. ia sangat canggung.

"Udah cukup Shan" kata Fahri.

Kemudian Shania mengambilkan untuk Cici dan dirinya.

jangan lupa like,koment dan vote yaaaa....

maaf jika ada yang salah tulis

aku cinta kalian😘😗

📷 chorul_amaliyah26

1
Yusneli Usman
maaf ya Thor....aku suka sm novel ini...ada up nya LG nggak...
Lesta Lestari
mampir di novelku ya, dijamin baper dan dapat ilmu 🤗
Lia Mekar Sari
mulai nggak ada kabar
Lia Mekar Sari
jauh dr suami tercinta memang berat
Lia Mekar Sari
ok 👍👍👍
Naniya fannonna shiners
Makin seru nih😍
Semangat terus buat author😉
Ditunggu up selanjutnya yup😘

Salam dari "UNSEEN."
Julia Savitri
he eh, up terus Thor 👍😇
Rindu Pelangi: Haii, kakak Tercinta..
Cerita yang seru ya kak..

Maaf 🙏 Numpang izin promo ya thor.. Mampir yuk ke karyaku

-Klik profilku
-Baca karyaku
"Belenggu Cinta CEO Tampan "

Jangan lupa like, coment, vote, rate dan juga saran ya..

Sekian Terimakasih 🌹
~>Syemangat <~ 😊
total 1 replies
Noorhafifah
slalu di tunggu.up nya..yaa thor...🤗 sehat slalu buat author 💪💪 💪
Author SUPERSTAR: Permisi, baca Aku (Bukan) Wanita Murahan yuk...
total 2 replies
🍾⃝⃡ ⃯sͩᴀᷝʙͧɴᷠᴀͣ•᭄͜͡
next kakak
Julia Savitri
semangat Thor, masih penasaran, kira2 Zu gugur atau knp ya Thor 🤔
Naila Putri
up lagi thor
HIATUS
bagus thoor ceritanya 😍😍
mampir juga yuk ke karya aku, kita sama2 suport rating &like ❤
Naila Putri
up lagi kak
🍾⃝⃡ ⃯sͩᴀᷝʙͧɴᷠᴀͣ•᭄͜͡
di tunggu up selanjut nya ya kak
Noorhafifah
mantap 👍
Naila Putri
up lagi thor
Khilda Faizah Agustin
lanjut thor
Nureti
Hai kak 👋
Sukses iya buat karyanya.

Jangan lupa mampir di karya pertamaku.
yang menceritakan seorang lelaki letoy yang selalu di tolak sama cwe dalam judul THE FAILED PLAYBOY.

Terimakasih 🙏
Noorhafifah
like... lanjut thor
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
salam kenal kakak

cinta pak bos hadir😘

semangat teruss💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!