NovelToon NovelToon
Salah Tanggung Jawab

Salah Tanggung Jawab

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: devi oktavia_10

Terlukanya hati Istri dan Anak saat Ayahnya memilh lebih memperhatikan kebahagian saudara dan keponakannya, dan mengabaikan tanggung jawabnya kepada istri dan anak anaknya.


"Sedikit sedikit uang sedikit sedikit yang kalian minta, kalian pikir saya ini mesin pencetak uang." Bentak pak Galih kepada anak sulungnya yang minta uang bayar SPP.


"Ini lagi mama kalian nggak becus jadi ibu, taunya cuma nadang doang, nggak bisa usaha cari uang, bisanya cuma mengemis sama suami." hina pak Galih kepada sang istri.


Ingin tau kelanjutannya, ikuti terus cerita mamak ya..... 😘😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon devi oktavia_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Tujuh Belas

"Selamat ya Ares, kamu memang luar biasa kamu kembali juara di lomba matematika ini, dan kembali lanjut ke nasional, bapak bangga sama kamu." ucap Pak Yusuf menjabat tangan anak didiknya dengan sangat erat, di matanya terpancar binar bahagia.

"Terimakasih pak, semua juga berkat bapak, klau bukan bapak membimbing ku, belum tentu aku akan sampai di titik ini." balas Ares merendah.

"Kamu ini, selalu saja bisa membuat bapak senang." kekeh pak Yusuf memukul gemes bahu Ares.

Ares pun ikut terkekeh.

"Sebaiknya kita berfoto di sana, bapak ingin mengirimnya ke grup sekolah, dan juga kepada ibumu, dia pasti sedang menunggumu dengan cemas." ajak pak Yusuf menunjuk spanduk perlombaan yang sedang Ares ikuti.

Ares mengangguk dan mengikuti saja guru Matematikanya itu.

Bu Soraya menerima pesan dan memperlihatkan sang anak juara satu tingkat kabupaten lansung berucap syukur dan matanya berkaca kaca, rasa haru dan bangga menyeruak di dalam dadanya.

"Maa Syaa Allah..." ucap bu Soraya menatap hpnya.

"Ada apa? " Tanya, bu Rini melihat wajah tak biasa sahabatnya itu.

"Ares menang Rin." ucap bu Soraya dengan air mata sudah bercucuran di pipinya.

"Alhamdulillah.... " ucap bu Rini ikut bahagia mendengar berita itu, dia lansung memeluk bu Soraya.

"Ayo kita bikin syukuran kecil kecilan untuk penyambutan Ares." ajak bu Rini semangat.

Bu Soraya mengangguk... dan mengikuti bu Rini ke dapur.

"Bu ada orang mencari ibu." ucap salah satu karyawan Soraya.

"Ada di mana dia? " tanya bu Soraya lembut.

"Menunggu ibu di warung. " ucapnya lagi.

"Baiklah, suruh tunggu sebentar, sebentar lagi saya ke sana." ucap bu Soraya yang berjalan ke arah keran untuk membersihkan tangannya yang kotor.

Di tempat lain, Pak Galih syok melihat tagihan pembayaran laundry.

"Haaa.... Kenapa bisa semahal ini, kan cuma mencuci dan gosok." protesnya tidak terima.

"Mahal dari mana pak, cucian bapak kan 30kg di kali RP 8000 sama dengan RP 240.000, itu sudah murah loh pak, itu kita masih hitung harga lama, mulai hari ini cuci gosok harganya naik jadi 10k." ucap si mbak yang bekerja di laundry.

"Ya sudah, saya bayar." ucap pak Galih dengan berat hati, sungguh dia tidak menyangka klau mencuci baju itu harga segitu, klau setiap minggu dia cuci di tempat laundry apa tidak akan bertambah banyak pengeluarannya.

Setelah mengambil laundry-an nya, pak Galih pulang ke rumah ibunya dengan langkah lesu.

"Kenapa muka kamu lesu kaya gitu, Lih? " tanya bu Hindun.

"Cucian segini aja kok mahal banget biayanya." keluh pak Galih.

"Memang segitu harganya, lagian kamu minta aja si Soraya mencuci pakaian kamu lagi, ngapain harus nge Laundry, nggak tau diri banget jadi istri." omel bu Hindun.

"Soraya masih marah sama aku bu, bahkan seharian saya di rumah." adu pak Galih yang tidak tau klau istrinya itu mempunyai usaha warung makan.

"Dasar istri durhaka, bisa biaanya dia nggak melayani kamu, lalu dia kelayapan kemana seharian." ucap bu Hindun Emosi.

"Entah lah, aku nggak tau." keluh pak Galih merebahkan kepalanya di sandaran sofa.

"Gimana bu, apa perusahaan kami bisa bekerja sama dengan catering ibu, kami minta buat pagi makanan ringan 500 porsi, makan siang 500 porsi, dan menunya setiap hari minta di ganti, biar karyawan kami tidak bosan." ucap urusan dari perusahaan Abadi Jaya.

Mata bu Soraya berbinar ucapan dari urusan Abadi Jaya itu, sungguh dia tidak percaya usaha yang baru saja dia rintis ini, berkembang secepat ini, baru beberapa minggu perusahaan dari suami bu Rini yang bekerjasama dengan nya, dan sekarang datang lagi perusahaan Abadi Jaya, perusahaan yang lumayan ternama di kota ini.

"Klau boleh tau, bapak tau dari mana ya, warung kami ini? " tanya bu Soraya kepo.

Utusan Abadi Jaya itu tersenyum lembut, lalu menjawab pertanyaan bu Soraya. "Bos kami pernah datang suatu jamuan, dan kebetulan jamuan itu memakai catering ibu, dan bos kami merasa cocok dengan menu yang ibu buat, lalu meminta alamat catering ibu ke tuan rumah." sahutnya.

Bu Soraya mengangguk tanda mengerti.

"Gimana bu, apa bisa, klau bisa, kita mulai kerjasama di awal bulan." ucap urusan Abadi Jaya.

Dengan mantap bu Soraya menyanggupi permintaan klien barunya.

"Bismillah... Kami bisa, tapi bagaimana dengan sistem pembayarannya.? " tanya bu Soraya.

"Syukur lah, besok kami datang untuk membuat surat kontrak kerja kita selama satu tahun." ucapnya.

"Baik Pak, terimakasih sudah percaya dengan catering kami." ucap bu Soraya.

"Klau begitu kami permisi dulu." ucap pak Tono.

"Makan siang dulu pak, kebetulan sudah waktunya makan siang." tawar bu Soraya. Dan bu Soraya memberi kode kepada karyawannya, agar membawakan makanan yang sudah bu Soraya minta sediakan tadi.

"Wahhh.... Terimakasih banyak bu." ucap Pak Tono tersenyum ramah.

"Sama sama pak, silahkan di nikmati hidangannya, saya tidak bisa menemani, karena masih ada kerjaan yang harus saya kerjakan." ucap bu Soraya sopan.

"Baiklah kalau begitu." ucap pak Tono tak kalah hormat.

"Siapa yang datang, Ya? " tanya bu Rini menatap sahabatnya yang terlihat sangat bahagia, dia yakin ada kabar bahagia yang di bawa oleh sahabatnya itu.

"Orang dari perusahaan Abadi Jaya, mereka mau kerjasama dengan catering kita." ucap bu Soraya berkaca kaca.

"Maa Syaa Allah.... Kapan di mulai? " tanya bu Rini ikut berkaca kaca, sungguh hatinya ikut senang mendengar berita bahagia itu.

"Besok mereka datang lagi, untuk membawa kontrak kerjasama selama satu tahun, dan kemungkinan akan di mulai awal bulan depan." ucap bu Soraya.

"Bearti dua minggu lagi, bearti kita butuh tambahan karyawan untuk beberapa orang lagi." ucap bu Rini.

"Kamu benar, kita butuh tambahan karyawan, mau cari dimana ya, dengan waktu mepet begini." keluh bu Soraya mengetuk ngetik dagunya.

"Maaf bu, saya dengar ibu mau cari karyawan ya." sela karyawan bu Soraya.

"Iya, kamu punya kenalan nggak, saya maunya yang jujur dan cekatan kerjanya, dan saya tidak butuh dia tamatan apa, yang terpenting dia pekerja keras dan jujur itu sudah cukup." ucap bu Soraya.

"Ada bu teman saya, memang ibu butuh berapa orang? " tanya karyawan bu Soraya itu.

"Untuk sementara saya butuh 2 orang dulu." sahut bu Soraya.

"Baik bu saya punya teman dua orang, dan kebetulan mereka pernah kerja catering di kota sebelah."

Bu Soraya mengangguk tanda mengerti, "Suruh datang besok, biar saya bisa melihatnya lansung." ucap bu Soraya.

Bersambung.....

1
Mimin Mintarsih
akhirnya sadar juga. tp pasti akan kambuh lg ketika denger dojtrin dr ini fan adek perempuannya.
Azda Syafril
wkwkwwkkk..pa galih bis kena siraman rohani dikantornya Bu Soraya... alhmdlh dah sadar eaaa AWS sadar ny cuma sementara doang.. kena semprot ibunya berulah ge.... diceraikan bus Soraya tau rasa lho pa galih . 🤭🤣
lelah
Bu Soraya ambil aj tu uang pak galih, km simpan dgn amplop nya jgn km pke, jadi NT klu pak galih dan keluarga nya merendahkan klkm LG km lemparkan aj ke muka mereka uang yg PK galih kasih, klu keluarga nya pak galih datang marah ke km Soraya jgn mau diam lagi lawan mereka semua
Marifatul Marifatul
ko dikit sin......
yg bnyyyykkkk doooongggg
Shee_👚
lagi mode insyaf bu, dah selagi masih baik manfaatin aja. siapa tau tar berubah lagi jadi reog tinggal tendang keluar sekalian😂
Shee_👚
baru segitu aja kamu dah girang, selama ini kemana aja galih. terlalu dengerin omongan ibu sesat kamu itu sampai kamu meninggal surga yang sesungguhnya😏
Shee_👚
hah ko ya aku kalau jadi bu Soraya bakalan nangis😭
hal yang dah gak pernah terjadi sekarang di rasakan lagi. tapi apa semua akan kembali kesemula atau dah terlambat??
Shee_👚
pokoknya kalau kumat lagi buang aja, ganti bapak baru😂
Shee_👚
gibran pokoknya lope lope aku sama keberanianmu😘😘😘

gimana galih, anak yang masih kecil aja paham duwit yang kamu kasih tak seberapa, tapi sakit ya luar biasa karena uang itu
Shee_👚
justru gibran mewakili isi hati yang lain bu, tak apa aku suka🤭
Shee_👚
bagus kalau sadar, semoga aja beneran sadar. awas kalau sadar hanya sehari aku santet beneran😏
Shee_👚
gibran aku padamu😂
kaka mu tak berani nanya, tapi kamy luar biasa berani😘
Shee_👚
telat galih, ares dah gak butuh duwit daru kamu😏
Shee_👚
habis ketabrak kayanya otaknya jadi agak lain emang🤣🤣🤣
Shee_👚
ternyata kamu sadar juga kalau bodoh😏
Ma Em
mungkin pak galih sadar karena mendengar Omelan teman nya dikantor makanya akhirnya pak galih sadar , semoga sadarnya tdk sementara saja dan menjadi seterusnya sayang pada anak dan istrinya dan bertanggung jawab memberi nafkah yg pantas dan layak untuk istri dan anak anak nya bkn kepada saudara dan orang tuanya .
Muft Smoker
yx semoga pak galih bnr2 berubah ,, sebelum semua ny terlambaat
Marifatul Marifatul
yg bnyyyykkkk wkwkkkk 🥰
Shee_👚
pengin banget liat galih di gugat cere sama bu soraya gimana🤣
pucat pasi atau serangan jantung🤭
Shee_👚
selamat berjuang, semoga aja kali ini kamu beneran sadar.
jangan sampai nyesel nanti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!