NovelToon NovelToon
Calon Makmum Putra Kyai

Calon Makmum Putra Kyai

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: zhin

manaf yang cuek dengan lingkungan sakitar mulai merasa kan perasaan aneh yang tidak pernah bisa dia uraikan.
bertemu dengan alwi dalam sebuah kecelakaan membuat dia banyak berkorban dan menutupi jati dirinya.
apa manaf akan dapat mengungkapkan perasaanya. dan tetap kokoh dengan prisipnya yang tidak akan pacaran

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zhin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Olimpiade Matematika Nasional.

Suasana sudah mulai rame peserta dari sekolah lain sudah datang. nafik sudah nampak siap dengan agenda perlombaan. ada teori yang terdiri dari 30 soal yang sulit . lalu sesi tanya jawab dan praktik juga.

ahirnya beberapa babak di lewati.ada pula seleksi peserta. dan mengeliminasi peserta dengan nilai di bawah setandar. alhamdulillah seleksi awal semua teman nafik lolos tidak sia sia alwi membimbing mereka.

juri juri berasal dari beberapa universitas dan beberapa ahli dibidangnya. nampak nafik serius dan tindak gugup sama sekali. diapun mengajarkan teori teori dengan lancar dan lugas. bahkan keterangan itu yang tidak ada dalam buku taupun pernah di terangkan alwi sebagai pembimbing.

--------

"apa di sekolah dia juga nakal.....?" tanya alim yang duduk dengan alwi.

"tidak menurutku dia anak pendiam" nilai alwi mengenai sikap nafik.

"kau berarti belom mengenalnya....." alim menatap sahabatnya duduk di kursi penonton bersama .

alwi melihat alim seksama. ya mereka teman saat mondok di kediri dan kuliah di semarang. juga lulus dari maroko tapi alim lebih dulu lulus.

"dia gadis cengeng yang. masih ada lagi ceroboh, sering buru buru dan bawel minta ampon....." urai alim menujukan kekurangan sang adik pada sahabatnya. alwi tersenyum mendengar uraian itu.

"tapi banyak kelebihannya.... melakukan rutinitas sama setiap hari tampa bosan...... ku kira dia tak pernah lelah sampai ku lihat saat pelajaran tilawah...... di nampak tidur dengan nyaman duduk tersembunyi dari temen nya. ide jailku pun keluar untuk mengerjainya .....aku suruh teman di dekatnya untuk menbagunkan kemudian kusuruh baca dan meniru sediri..... malah aku yang di bikin malu mendengar bacaan indahnya......." crita alwi saat mengajar kiri para santriwati.

"ha....ha.....ha.... apa kamu tak tau dia kori ternama dan termuda" jelas alim

"saat itu aku taktau..... kemarin malam baru tau.....ha....ha.....ha....." jawab alwi teksin

" lalu bagai mana. ....?" alim masih penasaran

"setelah itu ...saat aku ngajar kori kubiarkan saja tidur....." jawab alwi pasrah

"dasar anak itu.... sebenarnya ayah sudah larang dia mondok lagi. kalopun sekolah atau kuliah kami ingin dia dirumah....." alim menghela nafas panjang

alwi menangkap keresahan di dalam wajah sahabatnya. alim pon menceritakan perihal tentang nafik. dia sudah hafit dari usia 7tahun. sejak itu dia ingin mondok padahal keluarganya ponya podok sendiri. pondok yang sama besarnya dengan pondok mambaul ulum. dengan santri ribuan. tapi sang putri memilih mandiri tidak di manjakan dengan hormat yang berlebihan tapi kepintaran tidak bisa di tutupi. dia selalu ungul dalam pelajaran apa pun.

"tapi kenapa dia berubah sekarang. .....?" alwi ingin mengorek segalanya.

"karena ibra...." beo alim.

"ibra..... sepupumu yang tadi.,?" alwi kaget

"iya.... liamemang paling dekat dengan ibra..... sikap lenjeh ibra pun membuat lia nyaman. selama ini hunungan mereka baik tak ada masalah kedekatan kakak adik yang wajar. ... tapi karena bibi ibu ibra meng harap lain ingin menyatukan ibra dan lia." cerita alim panjang lebar.

"lalu arang tuamu......?" alim penasaran.

"tentu saja menolak..... tapi tanpa tau penjelasan ayah. lia marah dan pergi. sikapnya pada kami pon berubah canggung....." crita alim.

"jadi hal itu yang membuatmu sedih selama ini bidadari..... akan kah aku mampu menjadi pengobat lukamu......" gumam alwi dalam hati.

''sekarang hubungan lia dan ayahmu. ...?" alwi ikut menyebut lia seperti pangilan saat di rumah.

"hubungan mereka membaik.... dan memang lia dijodohkan sebagai adat kebiasaan keluarga dan dia pun menerima" alim melihat kekagetan alwi saat mendengar kalo nafik di jodohkan.

deg....

deg....

deg....

tiba tiba pandangan alwi mengelap. apa sudah tak ada harapan sekarang. apa salah alwi berharap untuk memiliki nafik.

"siapa pria beruntung itu.....?" suara alwi memelan.

"yang ku tau putra taman ayah dari jakarta..... kabarnya lia pon tak ingin tau sebelom dia lulus" alim menjelaskan.

"tahun ini dia akan ikut ujian kesetaraan karena otaknya. kepsel memutuskan nafik ikut ujian kelulusan....." alwi mulai kehilangan harapan .

harapan untuk bisa menjadikannya sebagai calon makmumnya kelak.

"ujian...." alim kaget dia belom tau itu. dan sepertinya orang tuanya juga belom tau.

"sebenar nya aku tak ingin lia di jodohkan. ... aku ingin dia bisa merasakan jatuhcinta.... dan aku harap itu kamu alwi...." alim menatap penuh harap pada alwi.

"aku....kenapa..?" alwi malah bertanya bingung.

"karena hanya kau yang membuat nya kesal dan dia merasa cangung . jadi kemarin malam aku sengaja mencari kemistri atara kalian bedua" urai alim panjang lebar bercerita tentang sang adik

alwi cuma bengong mendengar cerita sahabatnya.

"aku percaya pada mu al......" alim pergi ke kamar mandi.

menyembunyikan keresahanya. sedangkan alwi diam mematung sambil melihat nafik bertahan sampai akhir.

"YA ALLAH JADIKAN LAH DIA KELAK MENJADI MAKMUMKU...... AKU TAK AKAN SANGUP JIKA DIA DI MALIKI OLEH ORANG. LAIN. ....APA PERMINTAANKU INI SUDAH KETERLALUAN....."

-------------------

di kamar mandi alim mengis tersedusedu. tapi dia sudah merasa lega dan beben sebesar gunung terasa lepas dari bahunya. beban yang ia tangung jauh dari adik tersayangnya. yang hanya ingin menjadi orang biasa.

dia sudah menitipkan sang adik pada orang yang merutnya tepat dan pantas. entah bagaimana ayah bundanya nanti itu urusan belakangan. karena menurut alim hanya alwi yang pantas dan yang mampu menggoyahkan hatinya adik nya.

.

.

..

1
Mas Slamet Amet
Lumayan
Mas Slamet Amet
Buruk
Mami Pihri An Nur
Aku suka critanya tp sulit tuk difahami bnyk kalimat atau kta2 yg Salah jd aku ngebleng heehee
Mami Pihri An Nur
Bnyak kata2 yg tak aku fahami, krn tulisanya bnyk yg Salah,, maaf ya ka
Tatik Roviani
aku bahagia bacanya Thor 😂😂
⚔️👑𝟚𝟙ℕ⚔️ 𝕁𝕦𝕞ဣ࿐༻
Bagus
⚔️👑21N
cie cie
Devi Handayani
ngidam thor😊😊
Devi Handayani
reader ya mba.... maaf raidder nya dikoreksi😊😊
Devi Handayani
jodohin aja amar dan ida thor😍😍😍
Devi Handayani
walaupun typo mu masi bertebaran thor tapi aku masi memberikan penilaian obyektif bahwa secara alur cerita karyamu ini sangat bagus mengangkat tema percintaan yg terjadi di lingkungan pesantren sungguh sangat menambah wawasan tentang adab tata pergaulan dan juga cara percintaan yg dicintai Allah SWT..... selamat thorrr kamu hebat👏👏👏👏😍😍😍😍😍😍😍😍
Devi Handayani
ya ampun sedih juga bacanya😥😥😥😥
Devi Handayani
moso hanya tidur seranjang saja.... itu nama nya tidak ber prisuamian hahahahaha😂😂😂😂😂😂😂😂
Devi Handayani
tuh kan bener suruh ngaji😌😌😌
Devi Handayani
maskawin suruh tes ngaji aja si ammar bisa ga 😁😁😆😆
Devi Handayani
nah lohhh😳😳😳😳😳😳😳
Devi Handayani: hehehehe😁😁😁😁
total 2 replies
Devi Handayani
cie cie ketemu lagi ama pujaan hati... emang klo jodoh ga bakal kemana nafik😌😌😌😌
Devi Handayani
wahh jangan jangan Alwi nih yg mau dijodohkan buat nafik🤔🤔🤔🤔
Devi Handayani
tuh kan bener..... dugaan kuu😌😌😌
⚔️👑𝟚𝟙ℕ⚔️ 𝕁𝕦𝕞ဣ࿐༻: menduga duga
total 1 replies
Devi Handayani
mau dijodohin ya nafik nya thor🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!