NovelToon NovelToon
Gadis Simpanan Sugar Daddy

Gadis Simpanan Sugar Daddy

Status: tamat
Genre:Poligami / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:97.7k
Nilai: 5
Nama Author: Winda Lestary

kisah seorang gadis yang terpaksa menjadi simpanan Sugar Daddy demi bisa mendapatkan jaminan hidup layak setelah keluarga nya di kucilkan oleh keluarga besar mendiang sang ayah,mula nya kehidupan gadis bernama Ayana itu serba berkecukupan,tapi setelah ayah nya meninggal, seluruh aset kekayaan almarhum di kuasai oleh sang adik yang rakus akan harta kekayaan kakak nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Winda Lestary, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 22

"Kamu ngapain di sini Ay? "

Regan menengok kanan kiri memastikan tidak ada orang yang menghampiri Ayana, dia tampak sendirian,Ayana juga terlihat jauh berbeda dari Ayana yang dulu, penampilan nya begitu menawan dengan rambut pirang dan pakaian seksi nya.

"Ayana?"

Regan kembali memanggil Ayana sebab ia hanya terdiam tanpa menjawab.

" aku buru-buru Rey. "

Ayana tampak gelisah dan gugup setelah Regan mengetahui bahwa itu adalah diri nya, apa lagi dengan penampilan seperti ini, jelas membuat Ayana semakin canggung.

" tunggu.! aku belum dapat jawab apa-apa dari kamu Ayana.!"

Regan berusaha meraih tangan Ayana, namun Luna ke buru datang dan memanggil nya dari jarak kira-kira lima langkah kaki orang dewasa.

Regan berdesis kesal saat usaha nya mengejar Ayana harus terhenti karena kedatangan Luna.

"lho kok kamu lama banget aku tunggu'in, kamu kenal gadis itu?"

Luna menatap Regan dengan tatapan penuh kecurigaan.

" eng-enggak.!"

jawab Regan terbata sembari menggelengkan kepala. Luna menarik nafas kesal lalu pergi menuju mobil Regan, tampak Regan masih terdiam di tempat itu sembari menyaksikan kepergian Ayana dengan mobil mewah nya. "Ayana punya mobil? bahkan dia, secepat itu dia kaya? atau selama ini, sebenarnya dia anak orang kaya?"

batin Regan berargumen demikian penuh teka teki.

" kamu masih mau di situ atau pulang.!"

Luna yang sudah ngambek sejak melihat Regan bersama prempuan tadi hanya berdiri di samping mobil Regan sambil melipat kedua tangan nya di atas dada.

"eh iya pulang,! kita pulang.!"

Regan berlarian kecil menuju mobil nya.

" udah dong jangan cemberut muluk ah, keriput tuh kulit nya."

Regan mencolek pipi Luna dengan genit.

"udah ah males. "

Luna yang sudah terlanjur kesal segera membuka pintu mobil dan masuk begitu saja. Regan menyusul dari pintu sebelah nya.

"kita jalan-jalan ya nanti malam, biar kamu gak marah lagi. " bujuk Regan sambil menghidupkan mesin mobil nya.

"hem." sahut luna singkat.

"gitu aja cemburu. " lirih Regan ngedumel.

Ayana yang tiba di kontrakan langsung membuang tas nya ke atas tempat tidur, ia tak habis fikir mengapa bisa bertemu Regan di tempat itu, Ayana duduk di bibir ranjang mengacak rambut nya frustasi, entah ini perasaan cemburu atau apa? Ayana tak mengerti, yang pasti hati nya terasa di tusuk duri saat melihat kejadian tadi, Regan ternyata sudah memiliki pacar, jadi selama ini Regan tidak pernah memiliki perasaan pada nya.

Ayana berniat pulang ke Jakarta setelah di telpon berkali-kali oleh Om Wijaya, karena sudah hampir seminggu Ayana tidak pernah pulang dengan alasan sibuk oleh tugas kuliah nya.

sore hari nya Ayana tiba di apartemen, ia segera masuk dan menemui sugar daddy nya itu.

"kenapa sih Om nyuruh aku pulang?"

Ayana yang baru saja tiba di depan pintu lift sudah menggerutu kesal sambil melepas sepatu nya.

Om Wijaya sudah menunggu Ayana di ruang tamu dengan antusias, padahal baru beberapa hari mereka tidak bertemu, tapi rasa nya begitu lama bagi Om Wijaya.

"kenapa sih sayang kok ngomel-ngomel."

pria itu langsung menghampiri Ayana lalu memeluk nya erat. entah mengapa saat Om Wijaya memeluk nya, Ayana selalu terbayang sosok Regan, ia begitu mencintai laki-laki itu,tapi kenyataan justru membuat nya harus kehilangan Regan.

kedua nya berjalan menuju ruang tamu beriringan. Ayana langsung membuang diri ke atas sofa, hari ini terasa begitu melelahkan bagi Ayana meskipun ia tidak melakukan pekerjaan apa-apa. tidak lama suara telpon nya berdering, rupanya itu panggilan dari mama nya.

Ayana meminta Om Wijaya untuk diam sejenak selama ia menerima panggilan tersebut, Om Wijaya pun mengangguk nurut sambil duduk di sebelah nya menyimak pembicaraan mereka.

" iya ma, kenapa?"

tanya Ayana yang langsung membuka obrolan.

"enggak kok nak, mama cuma mau nelpon aja kangen, ngomong-ngomong kapan kamu pulang, sudah lama rasanya kamu tidak pulang menjenguk mama dan adik-adik mu, apa kamu enggak kangen?"

suara Bu Dini terdengar sendu seolah menahan tangis di ujung telpon sana.

" pengen kok ma, Ayana juga kangen banget sama mama."

Ayana mendongak ke atas berusaha menahan air mata nya agar tidak tumpah.

"InsyaAllah minggu depan Ayana pulang, ma. " lirih nya sembari mengusap air mata yang tidak lagi dapat terbendung. setelah mereka mengobrol panjang lebar, selama hampir satu jam, akhirnya panggilan berakhir karena Ayana beralasan hendak beristirahat setelah lelah seharian bekerja. pria yang duduk di samping nya hanya terdiam memainkan jari jemari nya seperti anak kecil, Om Wijaya sudah menahan hasrat nya untuk bercinta dengan Ayana sejak tadi.

"sudah? "

tanya nya menoleh ke arah Ayana.

"kenapa sih Honey?"

Ayana membelai wajah Om Wijaya yang membuat pria itu sontak menggigit ujung bibir nya.

" dih genit."

Ayana terkekeh melihat kelakuan bayi besar nya itu.

"Ayok ah udah gak tahan, udah seminggu ini gak berdendang."

Om Wijaya memainkan alis mata nya naik turun. Ayana terseyum lantas meraba bagian dada om Wijaya yang bidang dan datar. tanpa pikir panjang pria itu langsung membopong Ayana masuk ke dalam kamar, mereka menghabiskan separuh malam dengan bercinta sepuas nya.

_

sementara itu, kerinduan Bu Ayu pada suami nya begitu mendalam, di sisa-sisa hidup nya beliau sangat ingin rumah tangga nya harmonis seperti dulu, tapi nyata nya pak Wijaya begitu banyak berubah, bahkan sudah hampir setahun beliau tidak pernah pulang menemui Bu Ayu,Sore itu Bu Dini menyempatkan mampir menjenguk Nu Ayu di rumah nya.

"Assalamu'alaikum.!"

suara prempuan terdengar dari pintu utama, Mbok Sumi tergopoh-gopoh lari menuju pintu sembari membenahi rambut nya.

" Waalaikum salam.! eh Bu Dini, mari silahkan masuk. "

"anu-Mbok, Bu Ayu nya ada?"

" ada Buk di dalam, sebentar saya panggilkan, mari silahkan duduk. "

Mbok Sumi pergi ke kamar Bu Ayu guna memberitahu bahwa di ruang tamu ada Bu Dini. tak lama Bu Ayu datang menemui Bu Dini yang duduk dengan pakaian alakadar nya.

" Buk Ayu apa kabar? "

tampak Bu Dini menyalami Bu Ayu dengan antusias.

"alhamdulillah Buk, di bilang sehat ya enggak, di bilang sakit, ya, seperti yang Bu Dini lihat. "

ucap Bu Ayu dengan wajah loyo.

"ngomong-ngomong sudah lama kita gak ketemu ya Buk, terkahir kapan hari? sekitar dua minggu lalu ya?"

mereka berdua asik berbincang sampai Bu Dini bercerita bahwa anak nya akan pulang minggu depan. Bu Ayu yang merasa penasaran dengan sosok Ayana meminta untuk di kenalkan.

"nanti saya kenalkan Buk, kalau boleh saya ajak saja ke sini supaya Bu Ayu gak perlu capek-capek datang ke rumah saya. "

pungkas Bu Dini.

"boleh-boleh Buk kalau misalkan Ayana nya mau di ajak kesini, saya justru sangat senang. "

mereka mengakhiri obrolan ketika waktu maghrib sudah hampir tiba dan Bu Dini pamit pulang. senja sudah mulai mengelilingi matahari di ufuk barat, Bu Dini cepat-cepat pulang menaiki sebuah angkot menuju rumah nya.

1
Erna Wati
nah kan makanya JD org jgn jahat lu bram kapok kan 👍 trimakasih bnyak thor .
Erna Wati
kapan bram sadar nya ya. goblok
Erna Wati
saya heran Lo SMA bram sudah jlas. anak nya slh masih aja di belain dasar goblok. Ayana jg slh knpa msh brtahan sama laki2 kaya bram
Erna Wati
smga intan CPT tertangkap. bram goblok.
Nana Meidian
ia tangkap aja itu intan jahat. Ayana tinggalin aja itu si Bram goblok
Nana Meidian
smga kthuan tu si intan iblis biar nyesel tu BPK nya dh mrh sama ayana
Rafly Rafly
ntar lagi kamu akan menuai apa yg telah kami lakukan sama ibu mu Azura... tungguin saja /Facepalm/
Nana Meidian
harusnya azura jg sadar biar gmna pun Ayana ibu nya. apalagi sbntar LG kmu kn jdi ibu Zura . kmu kn LG hamil buka hati kamu buat ibu kamu
Nana Meidian
smga aja intan sama Azura brubah JD sayang sama ayana
Rafly Rafly
bener bener anak kurang ajar... hidup mu bakal sengsara kerna sikapmu sama ibu mu.../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Rafly Rafly
salah sendiri ngapain minggat kok masih menyalahkan ibunya kamu Zura...itu akibat durhaka sama orang tua terlepas dari mass lalunya
Rafly Rafly
dasar anak durhaka...kamu menderita beginian juga karena ulah mu sendiri.. minggat dari rumah... setelah dapat musibah malah nyalahin emak lu.../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Rafly Rafly
itulah akibat durhaka sama ibumu...
Rafly Rafly
bocil minggat tanpa pesan.. sama cowok pula..ntar bunting mewek /Facepalm/
Ina Karlina
sama Bram aja ya ay.. kalau sama Regan kamu bakal habis sama si Luna..lebih baik pilih Bram aja dia duda sama sama bebas
Ina Karlina
lah regankan hanya anak angkat wajarlah itu juga masih mending dapat warisan..dasar si Luna wanita ular aku pengen juga dia mendapatkan karmanya karena sudah membohongi si Regan dan keluarganya
Ina Karlina
semoga aja nanti ketahuan bahwa anaknya Luna bukan anak Regan.
untuk si Sera semoga mendapatkan karma nya lagi
Rafly Rafly
sang kumbang pun mulai mengitari harumnya si janda kembang /Grin/
Rafly Rafly
ayo Regan...sikat wanita pujaan hati mu.../Tongue/
Rafly Rafly
ayo...jawab saja Ayana...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!