NovelToon NovelToon
Bukan Wanita Penggoda

Bukan Wanita Penggoda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Poligami / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: vi_via

[ SEDENG REVISI ]

Jika cantik, molek dan berpenampilan sexy, membuat kalian berpikir yang tidak tidak tentang diriku dan sahabat sahabatku! Dengan bangga aku katakan.

~ 🍁Jangan pernah menilai sesuatu hanya dari sampulnya saja, karna sesuatu yang di lihat mata belum tentu sesuai dengan isinya! 🍁~

Penampilan kami memang menggoda di tapi kami bukan wanita penggoda.


~~🍁Devina Aldira🍁~~


Penasaran seperti apa isi ceritanya yuk mampir, jangan sungkan ya bagi 👍💖⛥
.

Jangan lupa komentarnya biar aku lebih baik lagi dalam menulis.


Maaf ya jika banyak typo maklum aja baru belajar 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vi_via, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab21

Sesuai permintaan Devi, Dede, Kila, Arya dan Reza pun meninggalkan ruangan itu, entah rahasia apa yang ingin ia katakan,! Sehingga menyisakan orang orang tertentu untuk mendengarkannya.

Lee menatap Devi sedikit ragu, apa yang ingin di ceritakan Devi!, rahasia apa yang di maksud emaknya ini, apa rahasia 5 tahun yang lalu, tetapi itu tidak mungkin, Devi bukan lah orang yang terbuka akan masalahnya, jika dia ada masalah pun harus di paksa dulu baru dia mau untuk bercerita dengan mereka.

" Semoga ini bukan rencana untuk terlepas dari Aksel dan keluarganya! batin Lee , manik indahnya terus menatap tubuh Devi yang masih terduduk di hadapan mama aisya.

" Apa rahasia ini yang membuatnya tak ingin di dekati siapapun termasuk diri ini" batin aksel.

" Semoga dengan menceritakan rahasia itu hubungannya dengan Aksel semakin membaik" batin Gilang.

Semua orang yang ada di ruang itu menatap kearah Devi dengan pikirannya masing masing, ada rasa penasaran yang besar akan maksud ucapan Devi tentang sebuah rahasia yang akan iya ucapkan nanti.

Mama Aisya menatap Devi, tangannya mengelus dengan lembut kepalanya seraya berkata" apa yang ingin kamu cerita kan, ceritakan kepada kami, kami semua siap mendengarkan".

Devi yang mendengarkan pinta Mama Aisya pun menarik nafasnya sejenak" hhhhmmmmhuuuff" sebelum memulai ucapannya.

" Sebelumnya Devi minta maaf, dan berterima kasih kepada Om, Tante dan yang lainnya, karena sudah mau meluangkan waktunya untuk mendengar cerita Devi" ucapnya menatap setiap orang yang ada di ruangan itu sebelum memulai ucapannya kembali.

" Jujur sebelumnya aku sudah mengenal anak Om dan Tante, jauh sebelum gilang mengenal Nana, bukan hanya sekali dia meminta untuk kita menikah, tetapi aku selalu menolaknya Tante , Om! alasannya karena aku belum siap untuk berumah tangga.,"

" Satu minggu yang lalu, aku sudah memikirkan matang matang untuk menerima lamarannya, tetapi hati aku sakit Tante, aku merasa di permainkan sama anak Tante dan Om" ucap Devi mulai mengeluarkan air mata kepalsuan.

" Apa maksud ucapan mu itu haaaaa" ucap Aksel membentak Devi.

" Aks diam biar dia selesai kan dulu ucapannya." ucal Papa Bastian kepada aksel" lanjutkan ucapan mu nak" pinta papa bastian"

" Apa yang sudah di lakukan Aks, sampai kamu sakit hati dengan anak Tante ini" tanya Aisya

"Begini Tante, Om tepatnya waktu itu hari senin lebih tepatnya senin kemarin, malamnya Devi di telpon sama Aksel, tante, katanya di ngak enak badan dia minta Devi untuk datang apartemennya., karena Devi khawatir Devi langsung ke apartemennya yang ada di jalan XXX," ucapan Devi terpotong ucapan Mama Aisya yang menanyakan kelanjutannya.

" Ya terus apa yang membuat kamu kecewa" tanya Mama Aisya, sedangkan Aksel jangan di tanya, wajahnya su merah menahan emosinya untuk wanita yang dicintainya itu,.

" Devi sampai di apartemen Aksel, di depan pintu apartemen itu ada 2 anak buahnya yang berjaga awalnya Devi di cegah sama mereka untuk masuk, tetapi Devi berhasil meyakinkan meraka dan diizinkan masuk kedalam apartemen itu, saat masuk Devi liat ka Gilang sedang tidur di sofa, dan aku langsung mencari keberadaan Aksel, aku begitu terkejut melihat Aksel sedang berhubungan dengan wanita lain!" ucap Devi

" Kamu tidak membohongi Tante kan?" tanya Mama Aisya menatap kedua mata Devi mencoba mecari kebenaran di matanya.

" Aku tidak berbohong Tante, kau tante tidak percaya, Tante dan Om bisa bertanya kepada Bang Gilang,.

Gilang yang di mendengar namanya di sebut begitu terkejut, memang apa yang di bicarakan Devi tidak semuanya salah. tetapi jika dia berbohong, pasti masalahnya semakin panjang, dan jika dia jujur Aksel laah yang kena dampaknya.

" Kaka , Abang jawab pertanyaan Mama, apa yang di ucapkan Devi itu benar?" tanya Mama Aisya menatap secara bergantian kedua putranya itu.

Gilang yang ditatap oleh Mama Aisya, langsung menganggukkan kepalanya pasrah" Tapi Gilang bisa jelasin ma" ucap Gilang mencoba membela Aksel dan dirinya.

" Cukup Bang, Mama cuma butuh kata iya" ucap Mama Aisya membuat Gilang bungkam dan menundukkan kepalanya.

Nana yang duduk di sampingnya sungguh merasa kasihan sesungguhnya Nana bingung harus berada di pihak yang mana, di satu sisi ada sahabatnya yang sudah seperti kakaknya sediri dan di sisi lain ada calon suami dan keluarganya.

Kejadian malam itu Lee dan Nana pun mengetahuinya. itu sebabnya mereka bingung harus berbuat apa, mendukung Mak meraka atau mempermalukannya, sungguh pilihan yang sangat berat untuk Nana dan Lee, dan diam adalah solusi yang terbaik untuk saat ini.

" Tapi ma semua itu terjadi, karena dia, kalau bukan karena dia aku tidak akan mungkin tidur dengan wanita itu" ucap Aksel menunjuk ke arah Devi, Aksel mencoba membela dirinya, sesungguhnya ia sudah tak mampu menahan dirinya, mendengar kata kata Devi, apalagi melihat kekecewaan di wajah Mama dan papanya.

Jika saja wanita itu tak memporak porandakan hati Aksel, mungkin Aksel sudah menghancurkannya, sungguh batas kesabarannya sudah habis untuk mendapatkan wanita ini, tetapi bayangan wanita ini, bagaikan kaset rusak yang selalu berputar putar di kepalanya.

Aksel tak pernah segila ini menginginkan seorang wanita, bahkan banyak wanita yang merayunya untuk menjadi partner ONS, tetapi Aksel tidak peduli dengan mereka, dia akan melirik meraka di saat dia butuh saja.

" Sudah lah Aks Mama, tidak mau mendengar ucapan kamu lagi, cari perempuan yang kamu tiduri malam itu, dan bertanggung jawablah.! ucapan Mama Aisya.

" Ini semua karena kamu" ucap Aksel membentak Devi.

" Aku tau aku salah, tapi tidak seharusnya kau melakukan itu dengan wanita lain!," ucap Devi, menatap ke arah Aksel wajahnya masih terlihat sembap, sedikit senyum dan kedipan mata ia persembahkan untuk Aksel.

" Aks cukup nak, Mama sungguh kecewa dengan kamu nak dan kamu juga Bang, Mama tidak menyangka kamu akan mendukung adikmu melakukan itu."!,ucap Mama Aisya mengelus dadanya, sungguh dia sangat terkejut dengan penuturan Devi dan lebih membuatnya terkejut, Gilang juga tau dan mendukung perbuatan Aksel,.

" Ternyata ini rahasia yang di maksud nak, Devi!. ucap Papa Bastian

" Iya Om maaf," ucap Devi merasa bersalah kepada Papa Bastian dan Mama Aisya," inilah alasannya kenapa Devi tidak mau nikah sama anak om, belum nikah aja ,udah gini om, apalagi kita udah nikah nanti! maaf jika aku egois tetapi, tolong mengerti perasaan aku, tidak ada wanita di dunia ini yang mau di duakan!" ucap Devi lagi, menggenggam kedua tangan Mama Aisya.

" Maafkan Tante, Tante tidak akan memaksa kamu, semoga kamu mendapat kan jodoh yang baik ya nak" ucap Mama Aisya mengelus pipinya Devi.

" Aamiin Tante, makasih ya Tante! kalau gitu kita pamit pulang dulu ya udah malam" ucap Devi dengan tidak tahu dirinya , setelah membuat masalah untuk Gilang dan Aksel.😂😂

" Jangan nak, ini sudah malam kalian nginap dulu disini,! nanti biar Reza yang mengantar kalian besok pagi, anggap saja ini permintaan maaf Tante karena sudah memaksamu,! ucap Mama Aisya berdiri dari duduknya.

setelah meminta art untuk mengantar Devi dan yang lain ke kamar tamu, Mama Aisya dan Papa Bastian langsung meninggalkan ruangan itu.

" Sekarang kamu puass haaaa" tanya Aksel! menatap kedua manik Devi.

" Di bilang puas juga, nggak sih! ucap Devi santai.

" Jawab pertanyaan ku kenapa kamu bisa tau, kejadian di apartemen malam itu setelah kamu pergi.! tanya Aksel dengan suara yang menggelegar di ruangan itu.

Membuat nyali Lee dan Nana menciut, Gilang hanya membisu, mendengar ucapan Aksel.

.

.

.

.

Bersambung.

🍁Tinggalkan jejak ya kalau kalian suka👍

1
Alif
ngakak gue
Alif
dasar si axel pemaksa
Alif
seneng klo gk ada temen yg bermuka 2
Ran Aulia
bagus ceritanya kak. 👍👍👍👍
terimakasih ya kak , mewek aku bacanya 😫😫😫😫
Amycherylapache79: pulang
total 1 replies
Cut Risnawati
Luar biasa
Irene
suka ceritanya
Uhibbu Nasya
bgus fotonya pake aldira chena ,sama winny putri lubis keren
Rizma
saya lebih suka visual Husna
ktimbang devina
Nadira Alexa
fadli, fadil, apa faldi thor 🤣
Katherina Ajawaila
biar tau rasa aksel. bisanya bicara suami, menang banyak Anwar bro
Katherina Ajawaila
senjata nya Devi jago juga. top lah
Katherina Ajawaila
sedih thour, jgn SMP Devi meninggal donk thour, kan Devi peran utama,. disini kan sutradaranya ou thour, plase semoga Devi sembuh dan babynya selamat. yg baca juga nya ikut mata kecipratan bawang. Oke thour. 😭😭😭
Katherina Ajawaila
ya udh biar langsung di nikahin aja mm Aisah
Katherina Ajawaila
makin seru nih thour ceritanya. 😘😘😘
Katherina Ajawaila
Aksel tangan nya ngk diam sih selalu iseng aja. gimana Devi ngk kesel
Katherina Ajawaila
Aksel suka teh celup juga. repot juga . 🤭🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
Devi, jadi cewek jgn terlalu judes, ntar kena batunya langsung kaya ayam sayur deh, iya ngk thour
Katherina Ajawaila
mm Devi knp Thour ko di taro di rmh sakit jiwa
Katherina Ajawaila
bagus , ceritanya thour
Katherina Ajawaila
Aksel main gercep aja. dasar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!