NovelToon NovelToon
Mencintai Mantan Kakak Ipar

Mencintai Mantan Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Dosen / Duda / Cintapertama / Enemy to Lovers / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:32.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: OctaviaF

"Salahkah aku jika mencintai orang dewasa?"
ucap Yuna Callista Elbert, seorang gadis berusia 19 tahun. Gadis itu mengaku telah jatuh cinta dengan mantan kakak iparnya bernama Marvin bahkan sebelum Marvin menikahi kakaknya.

Namun, di tengah semangat nya berusaha mendapatkan hati Marvin, tiba-tiba ia mendapati kabar bahwa sang kakak akan kembali rujuk dengan pujaan hati nya.

Bagaimana kelanjutan ceritanya? Yuk baca guys.. kita ikuti bagaimana alur Yuna memperjuangkan cintanya.

Selamat membaca ~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon OctaviaF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Leo pun melepas sentuhannya, dan bertanya kenapa Yuna bersikap demikian. Yuna akhirnya menceritakan semuanya.

"Jadi, kau meluapkannya kepadaku?" ujar Leo yang tampak tenang memandang Yuna.

"Maafkan aku, Leo. Jika kau ingin berhenti tidak apa-apa. Tinggalkan saja aku," ucap Yuna yang memalingkan pandangannya. Leo pun menyentuh helaian rambut Yuna.

"Aku tidak akan meninggalkan mu," lirih Leo dan kembali mencumbui pipi hingga bagian leher Yuna.

Suasana pun memanas, Leo yang tadinya sempat mengontrol nafsunya kini lepas kendali, semua karena dorongan dari Yuna yang membuat Leo melakukan nya.

"Apa kau yakin ingin melakukan nya denganku?" Leo memastikan Yuna.

"Apa salahnya melakukannya dengan calon suamiku," ucap Yuna sembari memegang pipi Leo dengan kedua tangan nya. Dengan berbalut selimut mereka berdua pun melakukannya. Malam yang panas mereka lalui hingga lelah dan tertidur.

***

Sinar pagi kini memenuhi ruangan Yuna, belum ada yang terbangun dari tempat tidur baik Yuna maupun Leo. Hari itu adalah hari senin dan sudah saatnya Yuna pergi ke kampus. Sang ayah pun pergi mencari Yuna, karena semalam Yuna lupa mengunci pintu, sang ayah pun membuka kamar Yuna dan sangat syok dengan pemandangan dalam kamar tersebut.

Melihat mereka dalam balutan selimut yang sama membuat sang ayah terdiam dan pelan-pelan kembali menutup pintu kamar Yuna. Dari balik pintu, Pak Ega terdiam dan menggerutu.

"Kenapa kedua putriku tidak ada yang waras?" gerutu pria tua itu dan lalu pingsan. Yuri yang melihat ayah tergeletak di depan kamar Yuna segera menolong dan membaringkannya sofa dekat kamar.

"Apa yang terjadi?" Yuri bingung kenapa ayahnya pagi-pagi pingsan. Tidak lama kemudian, sang ayah tersadar dan langsung menanyakan Yuna kepada Yuri.

"Apa Yuna sudah bangun?" tanya Pak Ega.

"Oh iya, bukan kah ini waktunya ke kampus? Kenapa ia tak kunjung keluar kamar?" ucap Yuri dan langsung menghampiri Yuna. Sang ayah pun sempat melarangnya tetapi itu hanya membuat Yuri semakin penasaran. Akhirnya, pak Ega menyuruh nya untuk pelan-pelan membuka pintu, karena bingung dengan sikap ayahnya, Yuri langsung membuka kamar dan ya, Yuri terdiam tanpa ekspresi melihat Yuna yang masih tertidur di pelukan Leo dengan balutan selimut yang sama.

Yuri pun kembali ke ayahnya. Dan mengatakan,

"Sepertinya Yuna punya boneka baru yang tampak nyata, itu sebabnya tidurnya sangat nyaman," ucap sang kakak dengan polosnya. Pak Ega pun menghela nafas.

***

Beberapa saat kemudian, Yuna terbangun dan terkejut melihat kamar nya sudah penuh cahaya matahari. Dengan sergap ia mencari ponselnya dan melihat jam yang menunjukkan pukul 8.10 pagi.

"Astaga, sudah jam 8!" Kejutnya lalu melihat Leo yang masih lelap.Yuna pun juga kaget dan segera membangunkan Leo.

"Leo, bangun...." lirihnya sambil memukul kecil pipi Leo.

Pelan-pelan Leo membuka matanya karena merasakan pukulan kecil dari Yuna.

"Leo, udah jam 8!" lanjut Yuna.

Mendengar itu, Leo terkejut dan langsung terbangun. Mereka sangat gugup, niat hati bangun shubuh sebelum mereka semua terbangun eh sekarang malah jam 8 bangunnya. Yuna pun menyuruh Leo untuk cepat berpakaian. Leo sempat melihat ponselnya dan ia mendapati 30 panggilan tak terjawab dari Marvin.

"Bagaimana jika nanti kita ketahuan?" ucap Yuna pelan-pelan.

"Ketahuan ya udah, tinggal jujur aja," jawab Leo sambil tersenyum tipis.

Yuna langsung menatap tajam Leo, Leo yang sangat percaya diri dengan gampangnya ingin langsung keluar kamar. Namun, Yuna melarang nya dan membuka sedikit pintu kamar memperhatikan sekitar.

"Aman!" ucap Yuna yang langsung menggandeng tangan Leo untuk mengantarnya pulang. Namun, suara Yuri di tengah ruang tamu menghentikan langkah Yuna dan Leo.

Dengan hati-hati Yuna menoleh ke arah suara itu. Perasaan nya syok melihat sang kakak yang diam-diam memperhatikan mereka.

"Ka-kakak?!" ucap Yuna.

"Bagaimana Leo, apa rumahku nyaman?" goda Yuri kepada Leo.

"Kakak, jangan katakan pada ayah," lirih Yuna yang memelas kepada kakaknya. Yuri pun mengatakan bahwa ia tak perlu repot mengatakan kepada ayahnya dan mengarah kan tatapan matanya ke arah yang berada di belakang mereka.

Leo pun mengikuti arah mata Yuri dan terkejut melihat bahwa pak Ega sedang berdiri di belakang mereka sembari membawa secangkir teh.

"Apa kau mau teh?" ujar sang ayah yang posisinya sudah diketahui.

Yuna semakin kaget melihat ayahnya ternyata juga ada disana.

"Bukan kah ini waktunya ayah bekerja kenapa ayah masih di rumah?" tanya Yuna.

"Menunggu kalian," jawab tegas pak Ega.

Yuri pun mendekati Yuna dan mengatakan,

"Lain kali, jangan lupa kunci pintu kamar!" goda Yuri kepada adiknya lalu tersenyum.

Yuna terdiam tidak bisa mengatakan apapun, melihat tingkah Yuna yang demikian. Percakapan pun diambil alih Leo. Dengan tenangnya Leo menggenggam tangan Yuna dan tersenyum.

"Maafkan saya, Pak Ega. Anda boleh marah kepada saya tetapi jangan terlalu marah kepada Yuna. Ini salah saya karena tidak dapat mengontrol diri," ucap Leo.

Pak Ega pun menepuk bahu Leo dan menyuruh mereka untuk duduk terlebih dahulu.

"Dalam kasus ini, kalian berdua lah yang bersalah," tegas sang ayah.

Keduanya pun terdiam. Leo mengatakan kepada Pak Ega bahwa Pak Ega tak perlu khawatir, mau bagaimana pun Leo akan menikahi Yuna. Itu adalah kesepakatan mereka. Leo juga menambahkan bahwa ia akan menikahi Yuna di waktu yang sama dengan Yuri. Dengan artian lain mereka berniat menikah dalam waktu dekat.

"Jadi, Yuri kapan kalian akad?" tanya Leo.

"Besok siang," jawab tegas Yuri. Yuna dengan kagetnya tidak menyangka bahwa Marvin secepat itu menyetujui pernikahan nya dengan Yuri.

"Oke kalau begitu, kami juga akan akad besok siang," jelas Leo sembari menggenggam tangan Yuna.

"Heh?! Apa!!" Yuna terkejut dengan keputusan mendadak Leo.

Leo hanya menanggapi dengan tersenyum.

"A-apa tidak terlalu cepat, Leo?" tanya Yuna yang menatap Leo dengan wajah yang lesu.

"Aku tidak akan memaksa mu, Yuna," Leo mencoba menenangkan gadis itu yang tampak bingung.

***

"Apa yang terjadi? Leo dan Pak Ega tidak hadir pagi ini," gerutu Marvin yang sudah berulang kali menelpon Leo namun, tak kunjung diterima.

Marvin pun berjalan di koridor sembari memikirkan Yuna. Dirinya benar-benar merasa bersalah kepada gadis itu, Marvin pun menjadi tidak fokus hingga menabrak salah satu mahasiswi nya.

Brak!!!

Buku yang dibawa Marvin jadi berserakan.

"Ma-maaf pak, saya tidak sengaja," ucap siswi itu yang tidak lain adalah Tiara. Marvin hanya mengangguk dan langsung mengambil buku-bukunya yang terjatuh tadi. Tiara pun berusaha membantu, ia memperhatikan raut wajah Marvin yang tampak pucat dan terlihat sedih.

"Kenapa bapak terlihat sangat pucat? Apa bapak tidak enak badan?" tanya Tiara.

Hmm... Hayo Tiara udah ketemu sama Marvin nih, kira-kira kelanjutan nya gimana yah?

Btw, si Leo udah ngebet banget pingin nikah sama Yuna🤭

Next >>>>

1
apiii
dia sinting yaa?
Oma yeni*🦋
mampir thor 🙏
www.ok
mmpir
Utayiresna🌷
tiga 🌹🌹🌹 bunga mawar merah untuk kakak, semangat selalu /Determined/
Utayiresna🌷
memang nyebelin 🤪
Utayiresna🌷
😔😔😔😔
Utayiresna🌷
bisa jadi, tapi harus hati hati
Utayiresna🌷
semoga saja ya
Utayiresna🌷
kamu pikirkan lah Leo.
Utayiresna🌷
bagus yuriuiu
Utayiresna🌷
iiihhh aku gak suka tahu si Tiara sama si Leo😭
Utayiresna🌷
ngak.. soalnya ada nyamuk banyak yang gigit
Utayiresna🌷
meski hilang ingatan setidaknya Leo masih peduli sama Yuna😁
Utayiresna🌷
eehh salah' bisanya inikan Yuna 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 aku gak konsen bacanya
Utayiresna🌷
bolehkah aku tendang si Tiara ke planet venus
Utayiresna🌷
dasar tiarra nyebelin
Utayiresna🌷
memang bisa begitu
Utayiresna🌷
tuh dengar Leo Yuna khawatir sama kamu😁
Utayiresna🌷
gak sakitkah itu😭
Bilqies
hai Thor salam kenal yaa..
aku mampir niih, jangan lupa mampir juga di karyaku yaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!