Aluna harus rela pergi meninggalkan suami yang dicintai nya .Setelah kecelakaan yang menimpa suaminya.Dengan paksaan dari sang ibu mertua ,yang memang tidak pernah menyukai nya . Aluna hidup sebatang kara sejak kematian ibu nya .
Yang membuat ibu mertua nya memandang rendah nya . Hingga kecelakaan itu merubah hidup nya . Dimana Dia harus di paksa menandatangani surat perceraian .Hanya untuk menyelematkan nyawa suami nya.
Setelah sang suami menjalani operasi,Aluna meninggalkan nya tanpa menoleh .
"Maaf kan aku Daren ,Semoga kau bisa menjalani hidup dengan baik ." Bisik Aluna ditelinga suami nya sebelum sepenuhnya melangkah pergi .
Hanya saja tanpa sepengetahuan keluarga suami nya ,Daren .Aluna tengah hamil . Sanggup lah Aluna berpisah dengan Daren . Bagaimana dengan Daren setelah dia tersadar . Tidak mendapati istri yang dicintai nya berada di samping lagi .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dyna Asma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perhatian Darren kepada Star
" Ini sudah siang sebaiknya kita makan siang terlebih dulu .Star kapan bersinnya akan hilang .?" Abraham kembali angkat bicara lagi .
"Tunggu 5,4,3,2,1,.....Done . " Seru Star sambil melihat jam yang melingkar di tangan nya . "Maaf ...uncle itu hanya sambutan dari ku saja ." Lanjut nya sambil memegang tangan Darren yang kini telah kembali duduk di kursi roda .
" Boy berapa jenis racun yang ada di Rubik mu.?" Tanya Darren dengan lembut membelai kepala Star .
" Eemm ... yang ini hanya ada 3 mungkin . Dan yang ini paling ringan . Dan aku masih punya banyak , sebagian aku sendiri yang membuat nya . Dan yang lain nya di buatkan kakek Lin ." Jelas Star dengan senyum cerah.Seakan yang di bicarakan nya hanya sebuah cerita biasa .Tubuh Michael bergetar ketakutan mengingat racun yang baru saja di hirup nya .
" Star .... Bagaimana cara mu melakukan nya .?" Michael bertanya wajah penasaran dengan bocah kecil ini.
" Eemm ... aku membongkar dan memasang yang lagi dan menambah beberapa lubang disana. Yang aku isi dengan racun ,jika salah bergerak maka racun itu akan keluar ." Star menjelaskan nya dengan ceria . siapa pun tidak akan melihat adanya keraguan . Wajah itu begitu polos sehingga tidak akan membuat orang lain curiga .
" Bagus , anak Daddy memang yang terbaik .Nanti ajari kamu untuk membuat yang lain nya ."Sahut Darren dengan senyum bangga.Andai saja Aluna melihat apa yang di lakukan sepasang anak dan ayah ini . Sudah pasti akan kembali mengaum marah .
" Benar kah dad...?" Tanya Star dengan mata bersinar cerah .
" Tentu ,asal jangan sampai membuat mom khawatir .Juga jangan asal meledakan sesuatu . Apa lagi saat kita berada di kota besar nanti . Itu akan membahayakan banyak orang yang tidak bersalah ." Darren pelan pelan menjelaskan nya . Bagiamana pun Selama ini putra nya tinggal di desa juga kota kecil . Apa lagi seluruh kota berada dibawah kekuasaan Lincoln . Dan bisa di bilang kota ini miliki pribadi mereka .Hanya pemerintah kota yang tahu tentang kenyataan itu.Lalu siapa yang berani menyentuh putra nya . Maka tidak salah jika dia dijuluki leluhur kecil di tempat ini.
"Emmm,aku tahu Dad. Tapi jika orang jahat boleh kan dad...?" Tanya Star dengan mata berkedip .
" Tentu ,,jika kamu dalam bahaya ." Jawab Darren . Pria itu begitu telaten menjelaskan ini dan itu . Apa pun yang di tanya kan Star yang begitu aktif . Bahkan bocah itu tidak segan menggunakan bahasa asing .Untung saja kedua pria yang bersama nya mengerti bahasa yang itu .
" Hah ,pantas saja guru disini menyerah untuk memberi nya mata pelajaran ." Gumam Michael dengan cemberut . Anak itu begitu mudah bertanya dengan menggunakan bahasa asing .
" Wah ,Daddy hebat .... " seru nya dengan senyum gembira .
" Bukan itu harus Daddy kuasai jika ingin bisa berbisnis dengan mereka .Boy ,dari mana kamu belajar bahasa asing ini.?" Darren bertanya dengan senyum lembut.
" Dulu saat aku berusia 3 ,ada seorang pria yang datang kesini . ada aku belajar dari nya,dia orang yang hangat ." Jawab Star dengan mengingatnya .
" Lalu dimana orang itu ...?" Tanya Michael mendekat kearah Star .
" Aku tidak tahu ,kata kakek dia sudah aman di tempat nya." Jawab Star mengangkat bahu nya .
" Lalu bagaimana kamu bisa membuat racun dan juga bom..?" Michael kembali bertanya dengan serius .
" Racun .....? " Star bergumam sambil berpikir " Tidak ada yang mengajari ,hanya saja aku sering belajar pengobatan tradisional Cina,dari kakek Lin .Jadi aku tahu beberapa herbal . Dan Jika di racik dengan benar kan jadi obat . Dan Jika kita sengaja mengubahnya akan menjadi racun ." Star menjelaskan dengan mata berkedip polos.Tapi siapa pun yang mendengar akan merinding ketakutan .
" Lalu ....?" Michael semakin mendesak bocah itu untuk berbicara. Sehingga dia bisa membuat persiapan saat di hadapan dengan bocah itu .
" Untuk bom, itu aku belajar dari ayah ." Jawab nya dengan santai . Bocah itu melompat turun dari sofa . Dan menuju kamarnya yang berada dekat dengan kamar utama.Star kembali keluar membawa sebuah kotak .
" Lion hati hati jangan menyentuh mereka sembarangan ." Suara kekanak-kanakan kembali terdengar .Tapi berbeda dengan apa yang di bawa nya saat ini.
" Ingat jangan memainkan mereka sembarangan .Itu akan menjadi berbahaya jika kau menyentuh yang salah ." Lanjut nya sambil membongkar isi kotak nya .Ini semua mainannya bocah itu dengan gerakan pelan mengeluarkan satu persatu .
Darren dan Michael hanya menatap anak itu tanpa membantu . Kerena Star juga tidak meminta mereka . Bahkan bocah itu terkesan untuk meminta kedua nya menjauh .
Saat Darren berada di desa menikmati hari yang tenang . Berbeda dengan beberapa orang yang saat ini sedang kepanasan . Akibat ulah nya sendiri ,siapa lagi jika bukan Amber dan Sarah .Kedua nya sedang menikmati makan siang nya di sebuah ruangan private . yang dimiliki salah satu restoran terbaik di kota.
" Aunty,ada apa aunty terlihat sangat marah . Apa aunty dalam masalah .?" Tanya Sarah dengan wajah tersenyum .
" Dengarkan Aunty ,kamu harus bisa merebut hati Darren . Aunty akan membantu mu sebisa mungkin . " Ucap sarah dengan begitu tegas .Sarah mengerut keningnya mendengar ini .Membuat wanita itu berpikir ada sesuatu yang salah .
" Aunty ,kamu juga tahu apa yang aku lakukan . Aku sudah melakukan semua nya ,tapi Darren masih saja begitu acuh kepada ku . Dan ,dan aunty sendiri tahu bagaimana dia mempermalukan kiat malam itu ." Sarah memasang wajah sedih . Dia merasa terhina dengan penghinaan saat itu.
" Kamu harus tangguh ,hanya dengan begitu kamu bisa menjadi nyonya muda Collen.Saat ini kamu harus bisa mengamankan status ini . Apa kau tahu kemarin di perusahaan ada anak kecil yang mendatangi Darren . Yang kemungkinan itu anak Darren .Entah wanita mana yang melahirkan nya . Jadi sebelum Darren membawa wanita itu. Kamu harus bisa membuat nya jatuh cinta kepada mu ." Amber berbicara begitu banyak .Tapi hanya kalimat terakhir yang didengar Sarah dengan baik .
" Aunty kita harus menemukan wanita itu terlebih dulu . Kita harus menghilangkan hama itu dengan baik." Sarah membujuk dengan suara geram." Tidak hanya dia yang akan menjadi nyonya Collen.Dan dia tidak akan membiarkan satu pun orang mendapatkan milik nya .
" Kamu tenang saja ,Aunty sudah melakukan nya . Kamu hanya perlu membuat Darren senang . Dan mengambil hati nya dengan begitu tidak akan ada lagi meremehkan mu ." Jawab Amber . Wanita paruh baya itu duduk dengan begitu anggun . Benar Benar menunjukan kelas nya sebagai nyonya besar Collen ." Ingat lah untuk tetap elegan dalam melakukan sesuatu .Jangan lakukan hal apa pun yang akan membuat kesalahan . Yang berakibat fatal yang akan membuat mu terluka ."Lanjut Amber melirik Sarah yang sedang meminum anggur di gelas nya .
" Tenang saja Aunty ,aku tidak akan membiarkan siapa pun mendapat tempat ku .Kau yang mendidik ku selama ini jadi mana mungkin kau tidak tahu ." Jawab Sarah menyelipkan rambut kebelakang telinga nya .Dengan gerakan yang begitu alam dan menggoda .
😃🤣🤣🤣