Alexa Olive J adalah gadis cantik yang terkenal dengan sikapnya bar-bar, pintar, dan seorang ketua geng motor yang terkenal bernama Black Rose.
Alexa merupakan anak bungsu seorang pengusaha terkaya di Benua Asia. Alexa mempunyai kakak satu tahun diatasnya.
Alexa menyembunyikan identitasnya didukung oleh Keluarganya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dipa06, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22
Di kamar villa keluarga jonshon Olivia yang sudah terbangun pagi tadi tertidur kembali gara-gara Stanley mengusap punggung nya membuat dia kembali tidur.
Stanley terbangun karena sinar matahari yang menyinari kamar villa mereka. Stanley membawa Olivia ke pelukan nya agar tidak terkena sinar matahari.
" Hmmmm " Olivia terusik dalam tidur nya dan perlahan matanya terbuka pertama kali dia lihat ada Stanley yang memberikan senyuman manis nya.
" good morning" suara serak Olivia yang baru bangun tidur.
" too sayang" balas Stanley sambil mencium kening Olivia. Olivia menutup matanya.
" sekarang jam berapa " kata Olivia
" jam 10 pagi sayang" Stanley tidak mau melepaskan pelukannya.
" lepas dulu Stanley" Olivia berusaha melepaskan pelukan mereka.
" tidak" Stanley tidak mau melepaskan pelukannya malahan dia menghirup aroma vanilla bercampur sedikit setrobery dari rambut Olivia yang membuat nya candu.
" Stanley aku mau ke kamar mandi" kata Olivia dengan berat hati Stanley melepaskan pelukan mereka
Dengan cepat Olivia masuk ke kamar mandi agar Stanley tidak berubah pikiran nya. sedangkan Stanley menggeleng kepalanya melihat tingkah laku dari sang tunangan begitu takut nya dia di tarik kembali.
Stanley mengambil bajunya dan berjalan keluar kamar menuju dapur membuat sarapan untuk Olivia.
Olivia yang keluar kamar mandi pun tidak melihat Stanley di sana. Olivia menyusul ke bawa untuk mencari Stanley.
Olivia melihat Stanley di dapur sambil memasak nasi goreng dengan pelan-pelan Olivia berjalan menuju Stanley.
Stanley yang merasa pergerakan di belakangnya ingin berbalik badan tapi Stanley mencium aroma dari Olivia yang membuat dia candu tidak jadi membalikkan badannya dia ingin tahu apa yang akan di lakukan oleh Olivia.
Dengan berani Olivia memeluk Stanley dari belakang dan Stanley tersenyum akan apa yang di lakukan oleh Olivia. tangan kiri Stanley memegang tangan Olivia yang memeluk nya.
" masak apa " tanya Olivia menyandarkan kepalanya di punggung tegak Stanley
" Nasi goreng." kata Stanley sambil memasukkan nasi kedalam kuali.
" harum " Olivia menghirup aroma dari nasi goreng yang membuat perut nya berbunyi.
" sebentar lagi masak. kamu tunggu di meja makan saja " kata Stanley yang mendengar suara perut dari gadisnya.
Olivia yang malu dengan bunyi perutnya pun segera melepaskan pelukannya kepada Stanley. Olivia berjalan dengan muka merah menahan malu pun pergi menuju meja makan. Stanley yang melihat wajah Olivia memerah merasa gemas dengan tingkat Olivia yang malu-malu.
Stanley yang merasa masakannya sudah masak pun membawa ke meja makan. dia pun duduk di samping Olivia.
" ayo makan " kata Stanley yang mengambilkan makan untuk Olivia dan di terima oleh Olivia
" enak " kata Olivia tidak jelas mulutnya penuh dengan nasi goreng
" telan dulu sayang" tegur Stanley yang takut Olivia tersedak
" iya " kata Olivia sambil mengambil air minum untuk nya.
" pelan-pelan tidak ada yang minta " kata Stanley yang melihat Olivia begitu lahap memakan masakannya.
Olivia memberikan jempol kanannya tanda mengerti dan Olivia kembali makan dengan Santai. Stanley tersenyum melihat Olivia bertingkat apa adanya di depannya.
" kenyang" kata Olivia memegang perutnya yang hampir penuh.
"minum " Stanley memberikan susu kepada Olivia.
Olivia mengambil susunya agar segera meminumnya.
" Stanley setelah ini kita kemana " tanya Olivia
" kamu maunya kemana " tanya Stanley kembali.
" kemana yah" kata Olivia sambil berpikir yang membuat Stanley gemas dengan cara Olivia berpikir.
" kita ke kebun teh yuk. sudah lama tidak kesana. " ya Olivia sering kesini untuk melihat orang memetik daun teh.
" oke. ayo bersiap" kata Stanley membawa Olivia ke kamar untuk membersihkan badan mereka.
" itu " kata Olivia membalikkan badannya
" belum di cuci " Olivia sambil menunjuk bekas makan mereka.
" biarkan saja. pelayan villa yang akan membersihkan nya. " kata Stanley membawa Olivia menuju kamar.
" baju aku gimana Stanley" Olivia baru ingat di tidak membawa baju ganti
" itu sudah aku siapkan" kata Stanley yang memberikan tas belanja yang di dalamnya lengkap dengan keperluan Olivia
" sana mandi. aku akan mandi di kamar sebelah" Stanley keluar kamar sambil membawa tas belanja yang satunya lagi.
Olivia masuk ke kamar mandi sambil membawa tas belanja yang di berikan oleh Stanley tadi. tidak butuh waktu lama Olivia selesai bersiap di segera keluar sambil membawa tas selempang nya.
" ganteng" kata Olivia yang melihat penampilan Stanley yang mengunakan baju santai tidak menggunakan jas untuk pergi ke kantor.
" kamu juga cantik" kata Stanley sambil mencium pipi Olivia.
" ayo " ajak Olivia dengan semangat
" kita mau naik mobil atau berjalan kaki" tanya Stanley
" jalan kaki biak sekali olahraga" kata Olivia
"oke " kata Stanley sambil membawa tangan Olivia untuk dia Pengan.
Di perjalanan di kebun teh banyak warga kampung berbisik membicarakan mereka dan ada sebagian orang yang kenal menyapa mereka berdua.
" pagi Aden Eneng " sapa tukang kebun teh kepada Stanley dan Olivia
" pagi paman " kata Olivia menyapa tukang kebun
Stanley hanya diam tidak tertarik untuk menjawab sapaan dari orang lain maka dari itu Olivia yang membalas sapaan tersebut dia tahu Stanley sangat dingin kepada orang lain kecuali kepada orang tuanya dan Olivia sendiri.
" Eneng lagi libur nya " kata bapak Sigit Tukang kebun teh.
" iya pak " kata Olivia
" mari pak " Olivia permisi kepada pak Sigit sambil mengangguk kepala
" senang" kata Stanley yang melihat Olivia begitu senang melihat hamparan teh di dekatnya. Olivia menanggung kepalanya Tanda dia senang ke sini
" Aa ganteng " Stanley dan Olivia melihat siapa yang memanggil Stanley.
seorang gadis desa mendatangi mereka berdua sambil ingin memeluk Stanley dengan cepat Stanley menghindar sehingga tidak jadi di peluk.
" kenapa sudah lama tidak main kesini" Eli nama gadis desa itu dia merupakan anak penjara villa keluarga Jonshon.
" Aa kesini kangen yang saya Eli " Eli tersebut berbicara tidak menghiraukan keberadaan Olivia.
Olivia yang merasa tidak dianggap pun menarik Stanley untuk pergi dari sana.
" kamu apa-apa Sik tarik AA ganteng kamu mau pergi sana jangan bawa AA ganteng aku"
Olivia yang ingin melepaskan tangannya dari Stanley pun tidak bisa Stanley yang menahan dengan erat tangan Olivia.
" lihat siapa yang pengan " kata Olivia memperlihatkan tangan nya yang di gandeng oleh Stanley.
" aa ganteng tepasi tangan dia. lebih baik gandeng tangan aku aa " kata Eli yang ingin melepaskan gandeng tangan Stanley kepada Olivia.
" jaga sikap loe " kata Stanley dengan dingin dia tidak suka ada yang memegang tangan nya Sembarangan.
" ayo sayang kita pergi dari sini " ajak Stanley sambil menggandeng tangan Olivia agar tidak lepas
" ayo " kata Olivia.
Olivia mengejek Eli dengan memperlihatkan perhatian Stanley kepadanya. Eli pulang dengan marah dia tidak akan menyerah untuk mendapatkan perhatian dari aa ganteng.
Eli ingin pergi ke villa tempat aa ganteng menginap dia tahu pasti ibu dan bapak pergi ke sana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
gimana cerita Alexa.
nantikan cerita seru lainnya.
hanya di sini oke
jangan lupa di baca
like share and komen
kenapa dengan alexa
mau kek gimana
percuma ngejelasin. toh pikiran kamu hanya ada Naura Naura dan Naura.
tapi typo masih ada ,
dan ada kata² yg pas .
typo nya ya Thor,,,
asik bgt netizen nya🥰🥰