NovelToon NovelToon
My Secret Lover

My Secret Lover

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Aliansi Pernikahan
Popularitas:130.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: senja_90

Sheeva terpaksa menerima perjodohan yang direncanakan kedua orang tuanya. Suatu hari, dia memergoki Amaar tengah bercumbu mesra dengan seorang perempuan yang tak lain adalah sekretaris calon tunangannya itu. Merasa terhina, dia melabrak mereka dan mengancam akan memberitahu Damian bahwa pria pilihannya itu adalah lelaki berengsek. Namun, Amaar bersikap santai seakan tak merasa takut sebab tahu jika Damian tidak mudah percaya begitu saja tanpa ada bukti nyata.

Sheeva yang kesal pergi meninggalkan ruangan CEO dan meluapkan keluh kesahnya itu kepada Azam, sopir pribadi gadis itu. Akibat sering bertemu membuat benih cinta muncul di hati keduanya. Hingga akhirnya mereka memutuskan menjalin kasih di belakang orang tua dan calon tunangan Sheeva.

Lalu, bagaimana perjalanan cinta mereka? Akankah berakhir bahagia walau banyak ujian datang menghadang? Apakah orang tua Sheeva setuju saat mengetahui bahwa putri mereka menjalin kasih dengan seorang sopir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon senja_90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Birthday Party

Sebuah pesta super mewah digelar di sebuah ballroom hotel bintang lima terkemuka di ibu kota Jakarta. Ratusan tamu undangan berikut para wartawan telah memadati ruangan yang sudah didekorasi sedemikian rupa. Pesta tersebut berkonsep serba merah jambu yang mana warna tersebut sering dikaitkan dengan sisi feminin bagi seorang wanita.

Sebuah lampu kristal berukuran besar menggantung di tengah ruangan ballroom yang mampu menampung sekitar lima ratus tamu undangan. Dekorasi yang cantik dengan salur-salur dan pot-pot bunga warna senada semakin menambah keindahan acara pesta ulang tahun tersebut. Kue ulang tahun bertingkat lima yang dipercantik dengan bunga-bunga berwarna putih tampak begitu menggugah selera.

Bak putri dalam negeri dongeng, gadis berusia dua puluh enam tahun tampak begitu mempesona. Gaun panjang dengan bagian bawah dihiasi bulu-bulu yang membentuk sosok angsa. Headpiece tiara didesain khusus oleh desainer terkenal di Asia membuat anak bungsu dari dua bersaudara membuat para tamu undangan tak mampu mengedipkan mata karena saking terpesona oleh kecantikan gadis berparas jelita.

"Happy birhday, Sheeva, sahabat terbaik gue. Semoga di usia yang ke 26 tahun ini lo semakin dewasa dalam menyikapi hal apa pun. Karir di dunia hiburan semakin cemerlang, rezeki terus deras mengalir ke rekening. Seandainya lo terkenal bukan hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri, jangan pernah lupain gue, sahabat sejati lo dari kita masih ingusan. Gue akan marah kalau sampai lo lupain persahabatan kita yang udah berjalan selama sebelas tahun ini."

Sheeva terkekeh pelan mendengar ucapan Mila. Satu-satunya sahabat terbaik yang selalu ada di saat suka maupun duka.

Merangkul pundak sang sahabat dan berkata, "Mana mungkin gue melupakan persahabatan kita, Mil. Kita udah seperti perangko yang tak dapat terpisahkan. Thanks ya, lo udah repot datang di acara ulang tahun gue." Sepasang mata almond mulai berkaca-kaca mengingat kembali kenangan masa lalu yang telah dilaluinya bersama Mila. Gadis cantik di sebelahnya itu dengan setia menemaninya casting ke sana tanpa mengenal lelah.

Bisa dikatakan kalau Mila merupakan salah satu orang penting dalam karir Sheeva sehingga bungsu dari dua bersaudara menjadi artis dan foto model terkenal tanah air.

Di saat Sheeva tengah mengenang masa lalu, Mila pun tampak sedang mengingat perjuangannya mendampingi sang sahabat. Tanpa ditemani kedua orang tua mereka, dua gadis itu keluar masuk gedung pencakar langit guna menghadiri panggilan casting. Bahkan dia pernah dimarahi habis-habisan karena ketahuan bolos sekolah oleh kedua orang tuanya.

Apakah Mila menyesal pernah membuat papa dan mamanya marah-marah? Jawabannya tentu saja tidak. Dia justru bahagia karena pengorbanannya tergantikan dengan diterimanya Sheeva menjadi model di salah satu agensi terkenal tempat sahabatnya bernaung sekarang. Dan kini karir Sheeva semakin meroket hingga didepak menjadi BA salah satu produk kecantikan yang berkantor pusat di negara Prancis.

Menggigit bibir bawah menahan ledakan asa. Mengerjapkan mata beberapa kali berusaha agar buliran kristal tak membasahi pipi. "Ah elah, cuma duduk manis doang di kursi penumpang masa iya repot sih. Udah ah, gue mau nyicipin cake buatan Tante Salwa dulu." Menyodorkan kado ke hadapan Sheeva. "All the best for you, Bestie." Kemudian melangkah menuju meja yang diatasnya tersedia aneka ragam jenis makanan dan minuman yang menggiurkan lidah.

Di antara banyaknya tamu undangan, satu di antaranya adalah Azam, sopir pribadi Sheeva yang malam ini terlihat berbeda dari biasanya. Tubuhnya yang tegap dibalut kemeja lengan panjang warna biru soft dipadu celana panjang terbuat dari kain membuat penampilan pria itu terlihat memesona. Walaupun outfit yang dikenakan bukanlah merupakan brand terkenal, tetapi aura ketampanan pria itu terpancar hingga membuat sepasang mata Sheeva tak dapat berkedip sedikit pun.

"Sheeva? Papa meminta kita menyapa salah satu teman kuliahnya yang kini menetap di Amerika. Ayo, kita temui beliau!" ajak Daniel kepada sang adik. Akan tetapi, adik tersayang bergeming sedikit pun.

Daniel melambaikan tangan ke depan wajah Sheeva, tapi lagi dan lagi gadis itu menunjukan hal serupa. Lantas dia mengikuti ke mana arah pandangan Sheeva tertuju.

"Dasar adik tidak punya akhlak. Mentang-mentang ada lelaki lain kini dia melupakanku. Baru dua bulan berpisah dengan mudahnya berpaling dariku. Benar-benar menyebalkan!" gerutu Daniel. Kesal karena pesonanya tak lagi mampu mengalihkan dunia Sheeva.

"Apa Azam setampan itu hingga membuat matamu tak berkedip sedikit pun?" bisik Daniel sambil menepuk pundak Sheeva pelan.

Tubuh Sheeva berjingkat akibat terkejut dan refleks melayangkan telapak tangan ke wajah Daniel. Beruntungnya sang CEO perusahaan dengan sigap menangkap tangan adik tercinta.

"Sheeva! Kamu mau menampar wajah tampanku ini, heh!" sembur Daniel tidak percaya akan tindakan yang baru saja dilakukan Sheeva.

"Kakak!"

Rahang Sheeva terbuka lebar. Bola matanya yang jernih terbelalak sempurna. Sunggung tidak menduga jika dia nyaris mencelakai kakak satu-satunya.

"Maafin aku, Kak. Aku tidak sengaja, tadi Kakak membuatku terkejut hingga nyaris menampar wajahmu. Sekali lagi, maafin aku." Ada nada penyesalan dari setiap kalimat yang terucap. Wajah Sheeva berubah pucat akibat terlalu fokus menatap Azam yang sedang sibuk membantu para pelayan.

Daniel mendengkus kesal. "Wajar saja sih kalau kamu terkejut, lah wong sedari tadi matamu itu terus memandangi Azam. Lihat, air liurmu bahkan berjatuhan."

Sheeva mengusap sudut bibirnya menggunakan telapak tangan. Terus mengusapnya dan baru berhenti saat mendengar suara kekehan berasal dari Daniel.

Sadar bahwa dia sedang dijaili kakaknya, Sheeva menghentikan aksinya. Lalu menatap geram pada pria di sebelahnya.

Memukul dada bidang Daniel. "Iih, Kakak malah ngerjain aku. Menyebalkan sekali, sih!" gerutu Sheeva sambil terus memukul.

Daniel semakin terbahak dibuatnya. Ekspresi wajah Sheeva saat sedang kesal begitu menggemaskan membuat pria kelahiran tiga puluh tahun ingin terus menggoda sang adik.

"Lagian kamu itu kenapa sih dari tadi melamun terus. Sedang memikirkan apa? Azam, kah?" tanya Daniel sambil menurunkan tangan Sheeva dari dadanya. "Kakak perhatikan hubunganmu dengan Azam begitu dekat seperti bukan atasan dan bawahan. Apa ... kalian punya hubungan khusus?"

Mata Sheeva melotot dibuatnya. "Kakak jangan bicara sembarangan deh! Mana mungkin kami punya hubungan khusus. Hubunganku dengan Mas Azam hanya sebatas teman biasa, tidak lebih. Jadi singkirkan pikiran negatif itu dari benakmu, Kak."

Menarik napas panjang dan berat, lalu Daniel berucap, "Lebih dari sekadar teman pun tak masalah. Menurutku dia pria baik, sopan santun dan sangat menghargaimu sebagai seorang perempuan. Pokoknya memenuhi kriteria adik iparku."

"Beberapa hari belakangan ini kakak terus memperhatikan sikapnya kepadamu, dia begitu perhatian dan berusaha keras membuatmu nyaman. Kakak yakin jika dia menjadi pendamping hidupmu maka rumah tangga kalian kekal abadi selamanya," sambung Daniel.

Sheeva memicingkan mata tajam. "Jadi maksud Kakak, Kakak setuju jika kami menjalin kasih, begitu?"

Dengan cepat Daniel menganggukan kepala. "Benar. Walaupun dia hanya seorang sopir, tapi kalau hatinya baik dan setia, kenapa tidak? Kakak sama sekali tak keberatan jika punya adik ipar seorang sopir toh di mata Tuhan kita semua sama."

"Tapi ... bagaimana dengan Papa dan Mama? Apa mereka mau menerima Mas Azam sebagai kekasihku?" tanya Sheeva ragu.

"Kalau itu-"

Belum selesai Daniel berbicara, Damian telah lebih dulu menyela percakapan mereka.

"Sheeva, sudah waktunya tiup lilin. Ayo maju ke depan dan kita mulai saja acara intinya!" ajak pria paruh baya itu. Sheeva dan Daniel mau tak mau harus menghentikan percakapan mereka dan menuruti perintah sang papa.

Di atas panggung, Sheeva berdiri di apit kedua orang tua serta kakak tercinta. Satu buah pisau berada di tangan. Gadis itu bersiap memotong kue usai menyanyikan lagu 'selamat ulang tahun'.

Akan tetapi, saat ujung pisau telah menyentuh puncak kue ulang tahun dan Sheeva bersiap memotong kue tersebut, tiba-tiba suasana ballroom hotel berubah ricuh. Jepretan kamera disertai bisikan halus terdengar di telinga Sheeva. Lantas, gadis itu mendongakan kepala demi melihat ada apakah gerangan hingga membuat fokus para tamu undangan terpecah.

Iris mata coklat itu melebar saat melihat dua orang manusia melangkah anggun di tengah karpet merah. "Mau apa mereka kemari?" ucap Sheeva seraya mengeraskan rahangnya.

...***...

1
falea sezi
lanjut donk
falea sezi
bodoh harusnya di pecat aja kasih biaya operasi operasi anak nya tp harus pecay
Daf Riss
yooo
Daf Riss
mantap tur. ceritanya
Nurmala Sianipar
kapan dong sambungannya, kmanakah engkau thor, sakitkah/tdk sanggup lagi otakmu nerusin cerita ini, saya berharap thor msh hidup.
🍃Istri Jackson Wang🍃: 🤣🤣 Insha Allah mulai besok sdh aktif lagi ya kak. doakan semoga otor sehat2 di tengah gempuran flu dan batuk yg melanda.
total 1 replies
timin
iri dengki dan kurangnya bersyukur terhadap apa yg telah kamu capai sehingga kamu merasa tak pernah puas
Sari Supriyanti
Semangat up nya thooor... 💪💪
hermi isrokhyati
jbjb-
sheila
Sheva goblok....orang jahat kok di maafin
Airoh Hasna
kasian thor
jangan pisahin mereka
biarkan mereka bersatu
Sri Sulis
bagus ceritanya
Muna Junaidi
Tersenja senjalah diriku thor😂😂
Inah Sarinah
lanjut thor seru gimana lanjutanya,,,penasaran
SRI WAHYUNI
mungkin s Azam orkay yg nyamar jd sopir
SRI WAHYUNI
hrus d rekam slagi msih pda tidur tlanjang dsar oon s va y
$uRa
salam..baca ahh
Airoh Hasna
lanjutkan thor
bagus ceritanya
Citra
lanjut thoor
Baek chanhun
lebay, harusnya bersyukur bahwa
Azam bukan orang miskin, sudah
tua berpikir seperti bocah,
nantinya sama amar mau bahwa
sudah berselingkuh dan celap celup
sana sini
Citra
pasti Fabian itu azam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!