NovelToon NovelToon
Maira And The Bad Boy

Maira And The Bad Boy

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:703.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Merpati_Manis

"Turun!" titah seorang pemuda pada pengendara mobil yang baru saja dia tabrak. "Kamu bisa mengendarai mobil enggak, sih?"

"Maaf ya, Mas. Masnya yang salah, tetapi kenapa Mas yang nyolot?" Gadis berhijab tersebut menatap sang pemuda, tanpa rasa takut.

Pertemuan tidak sengaja antara Maira dan Yudhistira di jalan raya yang sepi karena pemuda tersebut menabrak mobil Maira ketika gadis berhijab itu hendak pulang ke rumah, akankah membawa perubahan positif bagi pemuda yang saat ini tengah mengalami broken home setelah ditinggal mati oleh sang mama?

Simak kisah mereka dalam novel; Maira and The Bad Boy

🌹🌹🌹

Best ... jangan lupa dukung kisah bungsu dari keluarga Rehan Alamsyah ini, ya 🥰🙏🙏

Yang baru saja mampir di lapakku, simak kisah emak dan bapak dari Maira, dalam novel; Ketulusan Cinta Nabila 😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Merpati_Manis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Indera Perasa Cinta

"Yud, abang mau bicara sama kamu. Ayo, kita masuk!" ajak Kevin seraya merangkul pundak Yudhistira yang baru saja turun dari motor sport-nya.

Kevin sempat mengerutkan dahi, kala pertama kali berdekatan dengan Yudhistira karena aroma asap rokok yang tertinggal di pakaian Yudhistira begitu menyengat tercium olehnya.

Kevin mencoba membaui dengan seksama, mencari-cari aroma lain yang barangkali dapat tercium, tetapi putra sulung Daddy Rehan tersebut tidak menemukannya dan Kevin merasa sangat lega.

Kevin khawatir, jika Yudhistira terjerumus ke dalam hal yang negatif dengan mengkonsumsi minuman keras atau narkoba. Beruntung hanya ke rokok pelarian pemuda yang sedang berjalan bersamanya saat ini, hingga masih cukup mudah bagi Kevin untuk bisa menghentikan kebiasaan baru pemuda itu.

"Sejak kapan, kamu merokok, Yud?" tanya Kevin penuh perhatian.

Yudhistira hanya membalasnya dengan senyuman dan tidak ingin mengatakan apapun. Dia masih merasa kesal karena dianggap sebagai pecundang.

Tunggu-tunggu, tapi ada benarnya juga apa yang dikatakan Kevin tentangnya, bukan? Dia adalah pecundang yang lari dari kenyataan. Dia pecundang karena tidak dapat menerima takdir hidup yang menimpanya.

Yudhistira menghela napas panjang, memikirkan kembali perjalanannya selama beberapa minggu ini setelah kepergian sang oma.

'Benarkah oma akan sangat kecewa melihatku seperti ini? Benarkah Mela juga kecewa dan dia masih menyimpan rasa itu untukku, setelah sekian minggu aku abaikan?' batin Yudhistira bertanya-tanya.

"Tidak masalah kalau hanya untuk mengusir penat, Yud, asal jangan sampai kecanduan yang dapat mengakibatkan kesehatan jadi terganggu dan merugikan diri kita sendiri," imbuh Kevin, mengurai lamunan Yudhistira.

"Enggak, kok, Bang. Hanya sebagai teman aja, di kala sepi," balas Yudhistira kemudian yang sudah mulai mau berbicara.

Kevin menepuk-nepuk pelan punggung kokoh Yudhistira, untuk menunjukkan rasa simpati dan perhatiannya.

"Kalau merasa kesepian, main-mainlah ke rumah. Junior kangen sama kamu dan nanyain kamu terus," bujuk Kevin yang berusaha merangkul kembali jiwa Yudhistira yang beberapa waktu ini menjauh dan seperti sulit untuk direngkuh.

Pemuda yang saat ini penampilannya semrawut itu, kembali tersenyum. Teringat akan putra mahkota Kevin yang sangat tampan, cerdas dan super aktif, hingga membuat siapa saja kewalahan jika berbicara dengan anak berumur lima tahun tersebut.

Mereka berdua kemudian menapaki anak tangga halaman rumah megah keluarga Bisma dan menuju ruang tamu.

"Ada Bang Bayu," sapa Yudhistira, masih cukup ramah di antara rasa kecewanya terhadap takdir hidup yang dia alami.

"Bro, darimana saja?" tanya Bayu tanpa basa-basi.

"Sampai jamuran kami nungguin Lu yang enggak pulang-pulang. Udah kayak Bang Toyib aja, Lu," imbuhnya, mencoba mencairkan suasana yang terasa sedikit kaku.

"Masih mending Yudhis, lah, Bang, cuma semalam. Bang Toyib 'kan tiga kali lebaran," balas Yudhistira yang mulai bersikap biasa dan mencoba membalas candaan Bayu.

Pemuda itu kemudian duduk di hadapan Bayu dan Kevin.

Ya, Yudhistira memang sudah akrab dengan Kevin dan sahabat-sahabatnya karena sebelum musibah itu menimpa, Maira sering mengajak Yudhistira ke kantor Kevin seperti saran kakaknya Maira tersebut.

Di sana, Yudhistira sempat belajar banyak hal pada Kevin tentang dunia usaha, juga pada Bayu selaku asisten pribadi Kevin.

Yudhistira terkadang juga ngobrol bersama Dion dan Rahman jika kedua sahabat, sekaligus saudara Kevin tersebut yang saat ini sudah menjadi bos di perusahaan masing-masing, memiliki waktu luang dan mereka berdua sedang main di kantor Kevin.

Banyak hal positif yang Yudhistira dapatkan dengan berkumpul bersama keluarga Maira. Belum lagi jika di akhir pekan Yudhistira dipaksa oleh sang oma untuk ikut berkumpul bersama keluarga besar Antonio, maka semakin banyaklah ilmu serta pengalaman baru yang didapatkan oleh pemuda itu.

Termasuk pengalaman menikah di usia muda.

Mengingat hal tersebut, Yudhistira tersenyum dikulum. Sebab, pernah terbersit dalam pikirannya untuk meminta pada sang oma agar melamar Maira untuknya sebelum tragedi itu terjadi.

'Aku enggak yakin sekarang, apakah mimpiku itu akan bisa menjadi nyata?' Wajah Yudhistira yang tadinya tersenyum, kini menjadi mendung.

Kini, semua itu hanya tinggal kenangan semata. Sang oma telah pergi untuk selama-lamanya dan bagi Maira, dirinya hanyalah pemuda berandalan.

Kata-kata itu yang selalu diingat oleh Yudhistira dan terpatri di dalam memorinya.

"Malah bengong! Kesambet tahu rasa, Lu!" Suara Bayu, mengurai lamunan Yudhistira.

Pemuda berambut gondrong itu tersenyum. "Enggak melamun, kok, Bang. Hanya merenung," kilah Yudhistira.

Hening, sejenak menyapa ruang tamu kediaman keluarga Bisma.

"Abang ke sini mau ketemu Yudhis?" tanya Yudhistira mengurai keheningan.

"Benar, Yudh. Daddy, Mommy, dan kami semua mengkhawatirkan kamu karena kamu menghilang begitu saja. Terutama Mela." Kevin menatap dalam netra Yudhistira, hendak mencari tahu reaksi pemuda di hadapannya.

Yudhistira menghela napas berat. "Sampaikan maaf Yudhis pada Om Rehan dan Tante Billa, Bang. Yudhis tidak bermaksud membuat beliau berdua khawatir. Yudhis hanya ingin merenung sejenak," ucapnya.

"Minta maafnya hanya pada Daddy dan Mommy aja, nih? Pada Mela, enggak minta maaf?" cecar Bayu.

Yudhistira hanya melirik sahabat Kevin tersebut dan tidak ingin menanggapi.

Kevin yang mengerti kekesalan dan kekecewaan Yudhistira terhadap sikap sang adik yang seolah tidak memberikan kesempatan dan waktu pada Yudhistira untuk menjelaskan, mengangguk mengerti.

"Kalau dari cerita Mela, abang rasa wajar jika dia marah dan kecewa sama kamu Yud karena sahabat kamu yang notabene kesehariannya selalu bersama kamu, membenarkan perkataan gadis teman kamu itu." Kevin kembali menatap Yudhistira, mencoba menyelami pikiran pemuda di hadapannya.

"Asal kamu tahu, Yud. Meskipun Mela kecewa dan marah sama kamu, tetapi dia juga yang malam itu langsung meminta pada Om Alex untuk menyelidiki Awang dan dua teman gadismu," imbuh Kevin, membuat netra elang Yudhistira, terbelalak.

"Benarkah, Bang?"

"Benar, Yud," sahut Bayu. "Mela melakukan itu karena dia cinta dan sayang sama kamu," imbuhnya.

"Masak, cowok kayak kamu yang penampilannya seperti playboy sejati, enggak bisa menilai isi hati wanita, Yud?" selidik Bayu.

"Jelas-jelas si Mela itu sayang dan cinta mati sama kamu, loh, Yud. Apa iya, kamu tidak menyadarinya? Atau, kemarahan dan kekecewaan kamu yang telah menumpulkan ketajaman indera perasa cinta kamu?" lanjut Bayu seraya menatap Yudhistira.

"Mana ada indera perasa cinta?" protes Kevin, membuat Bayu dan Yudhistira kemudian tertawa.

Tawa pertama yang keluar dari bibir Yudhistira setelah kematian sang oma.

🌹🌹🌹 bersambung ... 🌹🌹🌹

1
Rini Anggraini
Luar biasa
falea sezi
meski kesel ttep panggil mas sopan bgt maira
Merpati_Manis (Hind Hastry): 😁😁 didikan keluarga, sangat besar pengaruhnya terhadap sikap seseorang, Kak ...
total 1 replies
Irni Yusnita
bagus karyanya Thor
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh apresiasinya, Kak 🥰🙏
total 1 replies
💗vanilla💗🎶
masukkk thor 😁👍
Merpati_Manis (Hind Hastry): hehehe... makasih, Kak 🥰🙏
total 1 replies
Wina Ningsih
novelnya bagus thor
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh hadir dan apresiasinya, Kak 🥰🙏
total 1 replies
zian al abasy
crtnya sllu bestt..crta malik judlny ap y mom blum ktmu ap blum ad y
Merpati_Manis (Hind Hastry): Malik nongol dikit di kisah anaknya Opa Alvian, Mak.. jufut, Aqidah Cinta
total 1 replies
zian al abasy
ko yudhis tau klo sudh ad tnda"yudhis junior hehe..
zian al abasy
iqbal gntiin om ilham perusuh ska iseng bkin greget tp kocak🤣🤣🤣
Merpati_Manis (Hind Hastry): iseng banget emang dia, selalu bikin ulah 😄
total 1 replies
zian al abasy
iqbal siap"d kunci d kmar biar gk gnggu pngntin baru🤣🤣
zian al abasy
emng pling best kluarga alamsyah
bhineka tunggal ika bnget .rukun antar besan sepupu abang klop lh brstu padu sling mndukung stu sm lain. klo ad mslh smua trselesaiakn dngan damai
zian al abasy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣anak om ilham 🤣🤣🤣🤣
zian al abasy
krya yng trbaik 💪n sehat sllu trus brkarya
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksih apresiasi dan do'anya, Mam 🤗🙏
total 1 replies
zian al abasy
ouh di sni maida blum mnikah y.mlah bru dr acra prnikahan ailea sm gilang tho..maida sm erlang
zian al abasy
kangen kbrsamaan kevin sm salma .romantisnya ngalahin daddy Reyhan .crta yng pling best ini author merpati.smbung mnymbung sprti bhineka tunggal ika..klaurga alamsyah ptut jd panutan tp syang hnya ad d dunia novel hehe.kluarga taat agama smua gk neko"adem dngernya.konglomerat tp jauh dr tinta hitam hehe .rielny ad gk y
Merpati_Manis (Hind Hastry): InsyaAllah keluarga seperti itu masih ada, Mam, meski seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami 😌
total 1 replies
zian al abasy
enak bnget hidup pandu gk mkir ank mlah senng"sndri sm istri mudanya..yah bgtulh lki"klo udh otakny ngegumpal jd ky kerbau .kasian yudhis
zian al abasy
akan ad pelangi setelah badai hujan ait mata hehe sabarrr
zian al abasy
blum tahu nie pra brandal siapa kluarga mela..psti nyesel sudh brurusn dngan kluarga alamsyah.huhh ayam kampus murhan .tnggu kjutan klian😠😠
zian al abasy
oma psti denger obrolan 2 jalang td..
zian al abasy
ktulusan hti alea udh slse ak bca sbulan lalu..smua crta author ini bgus"ak ska .bab ny gk pnjang tp jelas padat dn sat set sat set mudh d cerna dn komplit ad kocakny ad sedhny pkokny best dec smua
zian al abasy
yah bru d omong udh nongol ajh iqbal si biang ngakak hehe tp bkin seru mlah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!