NovelToon NovelToon
Ms. Alara

Ms. Alara

Status: tamat
Genre:Berondong / Romansa / Tamat
Popularitas:349.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: santy puji

Sering dijuluki perawan tua ditengah gencarnya pernikahan dini di kalangan masyarakat, hal itu sudah terbiasa bagi Alara, seorang guru bahasa inggris yang mengajar di salah satu sekolah swasta ternama. Usianya yang sudah menginjak 32 tahun namun masih enggan untuk menikah, bahkan untuk sekedar dekat dengan lelaki saja Alara rasanya sungkan. Alara menyingkirkan hal asmara dalam hidupnya. Kebenciannya pada pernikahan bermula ketika rumah tangga kedua orangtuanya hancur. Ayahnya mematahkan hatinya.

Apakah Alara akan tetap teguh dengan pendiriannya yang tidak ingin menikah, disaat takdir mempertemukannya dengan seseorang yang tak terduga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santy puji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih Bujangan

"Istri yang mana?"

"Ya yang di rumah lah, memangnya punya istri berapa?"

Adam terkekeh, "Satu aja belum punya Ra, nggak ada sampai berapa."

"Jangan bohong dong. Masa istrinya nggak di akui." Alara masih pada keyakinannya jika lelaki tampan kaya raya itu sudah memiliki istri, bahkan anak.

Adam menghela nafas, ia mengeluarkan ponselnya lalu membuka galeri foto. Setelah itu menunjukan pada Alara foto keluarganya yang terdiri hanya dirinya, ayah, ibu serta kakak lelaki dan istri dari kakak lelakinya.

"Oh_"

"Masih belum percaya?" Adam lalu memperlihatkan KTP nya. Ah kok jadi sebegitunya menjelaskan, padahal Alara bukanlah siapa-siapa saat ini. Entahlah besok nanti.

Adam lalu mengajak Alara duduk lebih dulu, sebelum pulang gadis itu harus tenang agar tidak menggalau di jalanan.

"Kamu kenapa sih sukanya kekerasan begitu, Ra?" tanya Adam ketika sedang duduk berdua dengan Alara, masih direstoran tadi dan tempat duduk yang sama, yang di duduki Alara dan Alula.

"Terus harus lembek gitu, menghadapi mereka yang kaya syaiton? aku udah lewati fase yang cuma bisa nangis, memendam semuanya, itu nggak guna ternyata. Aku sadar, nggak boleh lembek. Mereka terlalu kejam untuk kita baikin." Alara meluapkan emosinya di depan Adam, lelaki itu tampak santai, sedikit demi sedikit mulai tahu kemarahan Alara ditujukan untuk siapa.

"Kan aku udah bilang, takut yang kamu pukul tidak terima, nanti bagaimana kalau lapor polisi." Adam kembali mengingatkan perihal begitu berbahayanya sebuah kekerasan.

"Aku nggak apa-apa, asalkan ibu baik-baik aja."

"Justru itu, kalau kamu sayang ibu, harus dijaga dengan baik, kalau nggak ada kamu, ibu mau sama siapa?"

Alara terdiam sejenak, perkataan Adam ada benarnya juga. Tapi hati ini terlalu sakit sehingga tidak bisa berpikir sejauh itu.

"Bantu aku, please." Alara jadi teringat kejadian di hotel waktu memergoki Donita dengan bule calon suami Alula.

"Bantu apa?"

"Tolong jadi saksi buat ungkap kebusukan calon suami Alula. Kalau bisa, mintain juga cctv-nya, please." Alara begitu berharap jika lelaki yang ada di hadapannya mau membantunya.

"Tadi udah nampar kamu lhoo."

"Ini nggak sakit, akan lebih sakit kalau keduanya menikah lalu berpisah. Kasihan adikku nanti."

Adam tersenyum tipis, Alara yang begitu arogan ternyata berhati emas. Sudah disakiti masih ingin menyelamatkan adiknya dari lelaki mokondo.

"Tapi Ra, orang yang sedang jatuh cinta itu biasanya jadi tuli dan buta." Adam tidak yakin jika Alula akan membatalkan pernikahannya setelah melihat bukti.

"Coba dulu aja, yang terpenting sudah berusaha."

"Imbalannya apa?"

"Astaga, udah kaya kamu pak, yang benar saja minta imbalan sama aku yang rakyat jelata ini. Sungguh terlalu." Alara mengerucutkan bibir, sebal dengan Adam.

Adam tergelak, "Galak banget sih, iya iya deh nanti aku tolong."

Senyum di bibir Alara langsung mengembang. Semoga saja dengan bukti dan saksi yang jelas, Alula mau sadar dengan kekeliruannya.

"Makasih ya pak Adam, besok kalau punya ponakan atau punya anak, boleh deh les sama aku, diskon 50%."

Adam terkekeh, "50%? ih pelit banget, 100% dong."

"Ya itu mah kalau anak sendiri."

"Berarti kalau aku mau diskon 100% harus punya anak dulu sama kamu, Ra?"

"Nikah dulu pak, nikah, nggak boleh punyak anak dulu." Alara jadi salah tingkah. Kenapa obrolannya jadi kesana kemari. Adam tersenyum tipis, namun matanya tak bisa lepas memandang bu guru cantik yang ada di depannya.

1
Yogya Gudeg
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Vivo Blue
Luar biasa
RithaMartinE
luar biasa
Queen_Hijau
klw ada yg seperti mas Adam di Shopee, awak jg mw Chekout ntk ank gadis awak mak San 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
NOiR🥀
Best Ending 👍tq
Ersa
novelnya bagus, gak neko neko sat set bat bet .
Ersa
ngarep mu ketinggisn Ndre...
Ersa
laahh crazy Rich diragukan 🤣
Ersa
ahcieeee
Ersa
muka tembok gak tahu malu
Ersa
Edward ma alula pergi & hidup bareng tuh setelah dapat harta
Ersa
saat sudah miskir kere cepete ah ngaku2 sodara.
Ersa
jangan ditolongin Ra. biar jd pelajaran buat alula
Ersa
rungkay ambyar...wah gak bahaya ta🤣🤣🤣
Ersa
meski patah hati Masih bisa bisa berpuitis ya Ndre🤭
Ersa
secepatnya sebelum alula & Edward nikah ya Ra😁
NOiR🥀
🤭Andre jujur
Ersa
cieee
Ersa
saat nya ketemu Adam 🥰
Ersa
Lula Lula ntar jangan nangis ya klo sadar Hartamu di manfaatin oleh si Edward Dan Donita .. awas klo sampe sujud2 minta ditolongin Alara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!