NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Kondektur

Mengejar Cinta Kondektur

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Konglomerat berpura-pura miskin / Tamat
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Shizi

Mengisahkan seorang perempuan yang bernama Alea, dengan pekerjaan sebagai seorang tukang parkir. Alea, tomboy dan pemberani serta tukang rusuh, seperti layaknya lelaki. Tiba-tiba menyukai Aliando yang seorang kondektur Bus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shizi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BU NILAM KE PASAR

Dengan terpaksa, mau tidak mau Ali pun mengiyakan. Akan ajakan dari bu Nilam yang memintanya untuk mengantarkan ke pasar.

"Ando siap-siap dulu, Ma." Jawab Ali pada bu Nilam yang sekarang berdiri diambang pintu.

"Baiklah, sekarang Mama akan turun dan akan menunggu kamu di bawah.

Tidak berapa lama kemudian.

Ali sudah berada di luar dan bersiap untuk mengantarkan mama nya belanja, setelah membongkar baju-baju yang berada di dalam lemari.

" Ma, ayo." Ali pun memanggil bu Nilam yang berada di teras depan rumah, untuk mengajaknya segera berangkat.

"Yuk." Bu Nilam pun akhirnya masuk juga ke dalam mobil.

"Ma, ini mau belanja di mana?" tanya Ali karena ia tidak tahu bu Nilam akan belanja di pasar mana.

"Pasar Sentul, karena itu yang tidak terlalu jauh." Jawab bu Nilam.

Untuk sesaat Ali diam, dan tengah memikirkan kalau pasar itu kan dimana Alea bekerja. Dirinya masih tidak terlalu kuat jika harus melihat wanita itu, karena merasa bersalah sudah menolaknya tempo hari.

Perjalanan dari rumah ke pasar memerlukan satu setengah jam, dan kini mereka sudah sampai di pasar tradisional.

"Ando! Kamu tunggu apa ikut Mama masuk," tawar bu Nilam pada Ali.

"Iya Ma, Mama ngomong apa?" mendengar Ali yang bertanya membuat bu Nilam berpikir, kalau Ali sedang melamun. Sedari tadi dia hanya diam, tidak merespon mamanya.

"Apa kamu sedang ada masalah di telinga? Masa iya. Deket gak denger dan malah bertanya," ujar bu Nilam pada Ali yang sedikit gelapan, saat dirinya ditanyai.

"Eh, Mama. Kenapa harus bilang gitu sih, efek lama gak bawa mobil makanya agak terasa aneh." Jawab Ali sedikit tersenyum.

“Mama kira apa.” Terlihat kelegaan dari raut wajah bu Nilam, saat Ali mengatakan jika dirinya sedikit kaku.

“Terus kamu mau nunggu di sini atau–.”

“Ali nunggu saja.” Dengan secepat kilat Ali langsung menjawab.

Bukan dirinya tidak mau masuk. Hanya saja ia belum siap jika harus melihat wajah Alea.

“Ya sudah kalau begitu,” kata bu Nilam.

“Ma, aku tunggu sambil cari warung kopi ya.” Sebelum bu Nilam masuk ke dalam pasar, Ali sempat berpamitan untuk mencari warung, dan itu membuat bu Nilam menatap tidak percaya dengan sang putra.

“Terserah.” Tidak ingin membuang waktu lebih lama lagi, bu Nilam langsung pergi, meski dalam hatinya sedang bertanya-tanya.

Setelah itu Ali benar-benar pergi ke warung dan itu sengaja dilakukannya. Untuk menghindar dari pertemuannya dengan Alea.

Setengah jam telah berlalu, dan bu Nilam sudah berada di jalan untuk menunggu Ali, yang tak kunjung datang untuk menjemput. Namun, siapa sangka jika hal itu membuatnya apes, dan tiba-tiba.

“Toloooong, copet!” bu Nilam berteriak karena tasnya menjadi incaran para preman.

Tiba-tiba saja.

Bugh.

“Huh dapat, jangan jadi preman jika tingkat kejahatanmu kurang.” Alea tersenyum pada dua preman tersebut.

“Dasar bocah. Apa kau bosan hidup karena sudah berurusan denganku,” kata preman yang berdiri.

“Cuih … Hidup masih nikmat kok dibuat bosan,” gerutu Alea.

“Sepertinya dia memang mau menantang kita! Lebih baik beri sedikit pelajaran supaya tidak ikut campur urusan kita,” kata preman yang masih berusaha untuk bangun akibat begalan Alea. Sehingga preman yang membawa tas itu terjatuh di aspal.

Lalu kedua preman itu langsung menyerang tanpa memberi aba-aba terlebih dulu, dan itu membuat Alea sedikit oleng karena serangan dadakan.

“Bocah bau kencur, ingat kamu bukan lawan kami, sekarang lebih baik serahkan tas itu!” bentak kedua preman tersebut.

“Jika kalian ingin diladeni, maka gue akan nurutin kemauan lo-lo pada.” Ucapan Alea justru mengundang gelak tawa, diantara kedua preman tersebut.

“Nantangen dia,” kata preman dengan tatto gambar tokek di lengannya.

“Kita serang.” Jawab preman satunya.

Hiaaaaa,

Bukh.

Bakh.

Sreeet.

Bukh.

Hahahaha.

“Apa kalian masih mau lagi?” kata Alea dengan wajah kemenangan.

“Tidak, ampun bocah. Kita tidak–.”

“Jangan sebut gue bocah! Apa kalian tidak pernah liat film Siva?”

“Siva, meski dia bocah dengan umur 10 tahun, tapi dia mau di panggil bocah. Hye apa kabar gue yang udah tua masih lo panggil bocah,” kata Alea berapi-api karena sematan bocah, selalu melekat di dirinya.

“Ba-ik.” Jawab kedua preman tersebut.

“Udah sana pergi! Apa kalian mau saya beri lagi?”

“Tidak Dik, kami akan pergi.”

“Dasar preman laknat kalian, sekarang pergi! Gue bilang pergi sebelum kesabaran gue habis.” Alea sangat marah dan membuat preman-preman itu, lari terbirit-birit karena saking takutnya.

Sedangkan sosok yang tidak berada jauh dari Alea. Nampak terlihat sesekali tertawa akan sikap konyol Alea.

“Ini Bu, tasnya.” Lalu Alea berjalan menghampiri bu Nilam dan memberikan tasnya pada beliau.

“Terimakasih untuk tasnya,” ucap bu Nilam.

“Tapi sebelum itu, silahkan di periksa dulu tasnya.” Ucapan Alea membuat bu Nilam langsung membuka tas mahalnya, dan itu tidak terlewatkan dari pandangan Alea.

“Tidak ada yang berkurang, oh ya ini untuk kamu ambillah.” Tidak ada yang hilang barang sedikitpun.

“Tidak Bu, saya ikhlas kok nolongin Ibu. Tadi itu saya kebetulan lewat saja," terang Alea pada bu Nilam. Yang memberikan sejumlah uang pada seseorang, yang sudah menolongnya.

"Saya ikhlas kok ngasih ini. Anggap saja ini rezeki dan tidak boleh ditolak," ujar bu Nilam pada Alea.

"Saya juga ikhlas kok, jika ingin memberikan. Berikan pada ibu yang ada di pojok sana, karena beliau memang hanyalah seorang pemulung.

1
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
lanjut
Zey ✨️
Queen mampir, semangat kak 💪💪
@Kristin
Kok GK lanjut say yang ini apa udh tamat?
Shizi🦁🦁: belium, sengaja ku kasih lebel tamat. bulan ini mau ku tambah eps kalau udah namatin sih Nara
total 1 replies
@Kristin
Semangat 💪
@Kristin
Semangat up ya
@Kristin
Alea tega bilang si Ali baba gila 😂
@Kristin
kata orang kalau sering bertengkar itu jodoh
@Kristin
Dua bunga🌹🌹 buat mu Say, 🥰 Semangat SELALU 💪...
Lina Zascia Amandia
Bertengkar trs si Ali dan Alea.
@Kristin
Semangat buat karya baru nya semoga sukses selalu
@Kristin
Kasian banget si alea seorang gadis yang sangat tangguh...
@Kristin
Biar aku aja yang nanyak ya... Alea udah makan atau belum kalau belum makan gih ksian banget kerja ya...😁
Bulan Rindu
Semangat 💪
Bulan Rindu: 🥰❤️ 💞💞🌹
total 2 replies
@Kristin
Dua Bunga 🌹🌹 buatmu mu biar tambah semangat 💪 udh sembuh belum nih...?
@Kristin
luar biasa
@Kristin
Hadir 🙋 Favoritnya Thor 🤗 rate bintang 🌟🌟🌟 🌟🌟 buat mu yang luar biasa
Lina Zascia Amandia
Dua like mendarat, smg karya yg baru kontraknya makin makin digemari pembaca.
NAIM NURBANAH
semngat
Mommy QieS
sekuntum gift 🌹 untuk mu kak😊
Mommy QieS: sama² kak
total 2 replies
Mommy QieS
sabar, Mak Ijah 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!