NovelToon NovelToon
Untuk Kamu 2 ( Cinta Terindah )

Untuk Kamu 2 ( Cinta Terindah )

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: NaraY

Yara adalah seorang wanita cantik namun teramat lugu dan sedikit ceroboh karena didikan dari sang papa Randy juga kelembutan mama Naya ( Tokoh 'Untuk Kamu' ). Yara juga punya seorang adik yang begitu sayang padanya. Yang selalu melindunginya.

Berbanding terbalik dengan lelaki yang di temui Yara. Lelaki ini begitu tegas dalam hidupnya. Kehidupan masa lalunya yang kelam membuatnya berprofesi sama seperti papa Yara. Tidak ada masa kelam dalam hidupnya yang tidak pernah di cobanya. Mulai dari berantem, tawuran, mencuri, geng motor, menyentuh narkoba ( tanpa mengkonsumsi ), minum minuman keras, tato tidak permanen, dan Pecinta wanita. Dialah Rivaldi Alfario.

Hanya satu ulah kenakalannya yang tidak pernah dia coba. Hingga tanpa alasan mencintai Yara tanpa syarat dalam sifat kerasnya.


cover by pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Hujan

Rival berlari masuk ke dalam ruangannya setelah kembali dari makan siang di rumah. Hujan tiba tiba turun dengan deras dan petir menyambar. Rival mengibaskan sisa air dari wajah dan seragamnya

Bagaimana istriku di rumah sendirian? dia pasti takut.

Rival melihat langit yang mendung gelap. Kalau hujan begini istrinya pasti menampung air karena beberapa bulan ini air sangat sulit di tempatnya.

Rival masuk ke ruangan dan meletakkan tas kecilnya yang basah terkena hujan. Rival membuka dan mengeluarkan seluruh isinya.

"Ini Khan hasil lab Yara beberapa bulan yang lalu" gumam Rival membuka dan membacanya. Di antara semua hasil negatif, ada satu hasil positif disana. Rival mengambil ponselnya dan mengirim gambar untuk mengetahui hasil dari pemeriksaan lab tersebut pada Lettu Anjar lettingnya yang paham tentang kesehatan.

Lettu Anjar : Lah..ini test sudah ada tiga bulan yang lalu bro. kenapa baru tanya. Pamer atau ngerjain nih?

Lettu Rival : Udah jawab aja. Apa ada yang serius? Gue telat bacanya nih.

Lettu Anjar : Gila lu bro, emang nggak perhatikan bentuk fisik istri lu sendiri. Coba ada perubahan apa?

Lettu Rival : Gemukan dikit sich. Terus terang belakangan kalau gue lagi kejar setoran ada yang ganjel gitu.

Lettu Anjar : Lu **** bro, nggak peka sama sekali.

Lettu Rival : Ngomong jangan berbelit belit..

Lettu Anjar : Eelaahh.. Bini lu hamil bro.. kalau di hitung sampai sekarang ya kurang lebih sudah mau 4 bulan lah. Lebih jelasnya bawa saja ke dokter kandungan.

Rival melotot jantungnya berdetak kencang membaca pesan terakhir dari Anjar. Sungguh ia tidak mengira akan mendapatkannya secepat ini. Air matanya menetes karena terlalu bahagia, akhirnya yang di nantikan selama ini hadir juga.

Rival tersentak mengingat istrinya yang pasti sedang menampung air kalau sedang hujan begini. Rival berlari menerjang hujan ke arah parkiran Batalyon dan menaiki motornya dengan kencang.

"Ada apa dia itu, seperti di kejar setan" gumam Danyon yang mengintip Rival dari jendelanya.

------

Rival tiba di rumahnya. Ia memarkir motornya dengan asal dan berlari masuk rumah. Yara mengangkat ember yang lumayan besar ke dalam rumah. Karena terlalu berat langkahnya tidak seimbang dan ia terpeleset di sana.

Yara meringis menahan sakit terutama di perutnya. Rival terbelalak melihat Yara yang duduk menahan nyeri

"Ya Allah dek, gimana kamu ini?? nggak hati hati" ucap Rival panik.

"Mas kok pulang lagi?"

"Rindu kamu" Rival berucap asal, mengecup bibir Yara sekilas, air matanya menetes di sela tetesan air dari rambutnya. Rival membantu Yara untuk berdiri, tapi Yara sangat kesulitan.

"Perutku sakit sekali mas" Yara meringis sampai menangis. Rival yang cemas segera mengangkat Yara menuju kamarnya. Yara terus memperhatikan raut wajah Rival yang berbeda.

"Ada masalah apa mas" Yara ikut tidak tenang.

"Maafkan kebodohanku ya dek, mas baru tau kalau disini ada anakku" Rival berlutut menciumi perut Yara. Yara menjadi sangat sedih dan mengira Rival sedang bercanda karena memang suaminya itu sangat menginginkan anak darinya.

"Iya mas" Yara menjawab singkat dan sendu, tapi bukan kebahagiaan yang ia rasakan melainkan memikirkan suaminya.

Rival mengusap, melihat perut Yara yang baru ia sadari memang ternyata sedikit lebih besar dari awal mereka menikah dulu. Rasa sedih kembali menguasai hatinya.

"Aku gemuk ya mas?" Yara merasa tidak nyaman dengan pandangan Rival.

"Nggak sayang, biarpun gemuk mas tetap cinta" senyumnya sambil mengelus perut Yara. Tak ada yang menandingi rasa bahagianya saat ini. Jika Allah sudah berkehendak, pasti akan terjadi.

***

"Kamu pikir mas bohong kemarin bilang kalau kamu hamil?" Rival mendengus kesal heran dengan pemikiran istrinya.

"Aku pikir mas berkhayal karena aku tidak bisa memberimu anak" Yara menunduk merasa bersalah.

"Memangnya kamu nggak merasakan apapun dari perutmu, gerakan anakmu, mualmu?" bentak Rival tanpa sadar.

Yara menunduk dan menangis, Yara merasa bodoh karena memang dia tidak merasakan apapun. Yara hanya mengira itu adalah gejala asam lambungnya yang sedang meningkat.

"Maaf mas sudah membentakmu, tapi masalah seperti ini harusnya kamu paham sayang. Kasihan donk anak kita" sifat Rival yang kadang keras seketika luluh melihat air mata istrinya. Rival menarik napas panjang lalu membuangnya

"Aku tau kamu begitu polos sayang, Karena itu aku sangat menyayangimu. Aku sangat menginginkannya sayang, juga ingin kamu sehat. Bagaimana jika aku tidak bisa selalu di dekatmu, jadi jagalah dirimu sebaik mungkin" Pelukan Rival membuat Yara menjadi berfikir dan bertanya tanya tentang seberapa tingkat kebodohannya selama ini.

Yara masih menunduk hingga napasnya sesak. Tak sedikitpun Yara berani menatap Rival.

"Pandang suamimu!!!" Rival mengarahkan wajah Yara agar menatapnya.

"Aku menyayangimu tanpa syarat dan apa adanya. Aku terima dengan semua keadaanmu. Mudah mudahan kamu sabar menghadapiku juga...suamimu ini sangat mencintai kamu" Rival mengecup sayang bibir manis Yara.

.

.

1
Sari Ana
bukannya David cinta pertamanya ya??🤔🤔
Nuraisyah
David datang stlh menikah
Endang Kuswarin
Lumayan
Novi Lyani
part paling paling paling bikin aku 😭😭😭
ᴹᴮ𝓕𝓐𝓜✿ Hafizh N. F. F 💞
Luar biasa
Al Fatih
akhir kisah yg tak terduga,, 😭😭😭😭😭
Al Fatih
ya Allah.....,, mama Yara beneran pergi kah Kaka 😭
Al Fatih
apa itu Azizah anaknya Fahira yaaa,,,
Al Fatih
baru dari kisah papa mamanya Yara,, sekarang lanjut k kisahnya Yara...
BeQty
Luar biasa
Olivia Utri
bgs
mudahlia
wkwkwkkwkwkk
Anonim
👍
Windarti08
sumpah masih aja keluar nih air mata di bab ini😭😭😭
ceritanya bagus banget... keren aku suka Kak Nara 👍👍👍❤❤❤
Windarti08
part ini menguras air mata lebih banyak daripada part sebelumnya😭😭😭😭😭😭😭
tega sekali kau Thor... memisahkan Rival dengan Yara.
jadinya sad ending ya cerita ke 2 ini 😢
walaupun aku udah baca beberapa bab awal di cerita ke 3 yg udah tau klo Yara meninggal, tetap aja nangis dan ada rasa gak rela😭
Windarti08
ya Allah... bacanya sambil berlinang air mata 😭😭😭😭😭
Windarti08
Yara udah punya firasat mau pergi jauh.....
Windarti08
etdah bocah... ular welang dibilang belut... itu bukan mainanmu Cil.....🤦‍♀
dasar anak king cobra, gada takutnya sama ular🐍 😅😅
Windarti08
gak bisa bayangin, anak kecil mainan lingerie, dijadikan sayap Batman, dan lari-lari di dalam masjid🤣🤣🤣
Windarti08
haish... dikata gampang apa bikin wajik?🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!