NovelToon NovelToon
Perjuangan Aisyah

Perjuangan Aisyah

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:102.7k
Nilai: 5
Nama Author: Hnislstiwti.

Jamuan makan malam sudah selesai di hidangkan oleh Aisyah, Paman dan Bibi nya pun sudah ada disana dan hanya menunggu sang tamu.
Hingga tak berselang lama, datanglah tamu yang sudah mereka tunggu sejak tadi.
Namun siapa sangka, disanalah mulai petaka untuk Aisyah.

Aisyah harus menelan pil pahit bahwa dia akan di nikahkan oleh sang Paman dengah Pria tersebut.
Tak ada penolakan ataupun pertanyaan bersedia ataupun tidak untuk Aisyah.

Bagaimana Aisyah menghadapi nya? Apalagi Aisyah tidak tau bahwa dia di jadikan penebus hutang oleh sang Paman? Dan dia juga akan di jadikan ladang balas dendam oleh pria tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hnislstiwti., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 Aisyah dan Karin

Beberapa Bab ini akan menceritakan Aisyah dan Karin dulu ya gais☺

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Pagi ini, Kota Kalimantan Utara terlihat sedang di guyur hujan sejak malam tadi.

Aisyah dan Karin yang awal nya akan pergi pun memilih untuk berdiam diri di dalam Rumah.

"Kalau siang hujannya reda, kita kesana saja langsung"

Aisyah menganggukan kepala sebagai jawaban pada Karin, pada akhirnya keduanya memilih menonton televisi saja.

Deg.

Deg.

Jantung Aisyah berdebar kencang kala melihat berita di televisi, disana menayangkan Polisi yang mengamankan Rumah Lukman karena terdapat beberapa obat terlarang disana.

'*Kami tidak tau dimana pemiliknya berada'

'Yang pasti, dia sudah lebih dulu diamankan oleh orang yang tepat yang sudah bekerja sama dengan kami'

'Semoga kasus begini tidak terulang lagi, apalagi di kalangan pembisnis*'

"Pasti Tuan muda yang sudah menyekap Lukman, karena hanya dia saja yang berani melakukan itu"

Karin terus saja berkomentar dengan sebagian kecil terdapat umpatan juga.

Dan Aisyah hanya bisa diam saja, dia memperhatikan televisi dengan tangan yang terus mengusap lembut perut nya.

Drrtt.

Drrrt.

Ponsel Aisyah bergetar dan hal itu sontak saja membuatnya kaget,

"Siapa Aish?"

Karin menatap Aisyah yang tak kunjung mengangkat panggilan tersebut.

"Sebentar ya"

Aisyah kemudian menjawab panggilannya dengan sedikit menepi dari ruang keluarga.

Hingga cukup lama dan dia kembali lagi dengan wajah sumringah nya.

"Ada apa? Kenapa kamu senyum-senyum begitu?"

Karin yang penasaran pun semakin penasaran saat melihat Aisyah yang datang-datang dengan senyum di wajah cantik nya.

"Kata Bu Doko, besok ada arisan di Rumah nya dan dia minta pesanan red velvet 5 box, Karin"

"Alhamdulillah"

"Alhamdulillah"

Karin memeluk Aisyah sebentar, kemudian dia mengecek stok bahan dan barang yang lainnya.

"Bagaimana? Apa semuanya lengkap?"

Aisyah ikut serta masuk ke dapur, dia melihat Karin yang sedang sibuk memperhatikan beberapa stok.

"Aman, kita bisa membuatnya nanti dini hari"

Karin tersenyum lega karena semuanya aman, kalau tidak dia dan Aisyah tidak mungkin menerobos hujan deras begini untuk membeli bahan.

"Karin, bagaimana kalau kita bikin bakso? Aku seperti melihat ada beberapa bahannya"

Karin langsung menganggukan kepala dengan semangat, mereka memang butuh amunisi untuk menghangatkan tubuh mereka.

Keduanya langsung saja berkutat di dapur, kehamilan Aisyah ini tidak membatasi ruang gerak nya ataupun makanan apa yang harus dia makan.

Pokoknya hamil Aisyah tidak rewel dan membawa kebahagian bagi nya.

Aisyah dan Karin saling mengerjakan beberapa untuk membuat bakso sempurna.

Karin hanya menyiapkan bahan dan juga membantu sebisa nya, karena memang dia tidak paham.

Sedangkan Aisyah, dia membuat kuah dan adonan bakso yang sudah jadi akan di cetak oleh Karin.

'Biasanya Ayah akan semangat kalau aku dan Bunda bikin bakso'

'Dia akan selalu memuji bakso buatan kami dengan dua jempol tangannya'

Huh.

Aisyah menggelengkan kepala dan tersengum, dia tidak boleh sedih ataupun down.

Dia harus tetap bahagia karena sang baby juga nanti nya akan bahagia.

*

Hingga beberapa saat kemudian, semua sudah selesai dan Aisyah menata di ruang keluarga.

Ya, keduanya akan memakan bakso dengan menonton film yang akan Karin nyalakan.

Hujan masih deras mengguyur Kota itu, dan Aisyah memutuskan akan esok pagi saja untuk ke luar bersama dengan Karin nya.

Kedua wanita itu menikmati bakso yang sangat lezat, Karin dan Aisyah memang jarang sekali jajan ataupun belanja ke luar.

Karena keuangan mereka sangat di jaga dengan baik, apalagi mereka juga harus menabung untuk Aisyah lahiran dan setelah lahiran.

Apalagi Karin, dia lebih menyukai Aisyah yang memasak daripada membeli.

Sesekali dia akan ke luar untuk beli makanan jika Aisyah sedang sedih ataupun lelah karena membuat cake.

'Semoga kamu bahagia dan di limpahkan rezeki yang banyak, Aish. Sudah cukup kesedihan dan kesengsaraan mu selama ini dan waktu nya kamu menjemput kebahagian yang sesungguh nya'

Karin terus saja menatap Aisyah dengan tersenyum kecil, dia menyaksikan sendiri bagaimana perempuan itu tetap berjuang bersamanya walaupun uang sudah sangat menipis.

Apalagi saat dimana keduanya baru tiba disana dan tak mempunyai pekerjaan sama sekali.

Hingga Allah menolong nya lewat tetangga yang membutuhkan cake ulangtahun dan Aisyah bisa membuat nya.

Padahal uang itu sudah sangat tipis dan untuk makan keduanya selama dua hari, namun Karin membelikan stok bahan untuk cake yang banyak dan alhamdulliah semuanya terganti dalam dua hari berikut nya.

.

.

.

.

1
Shautul Islah
endingya ga menarik sama sekali, kurang greget thor
Nurr Amirr🥰💞
Ya berpestalah sepuasmu... Tiba saatnya kamu dn keluargamu juga akan merasakan azabnya seperti mana yg Aisyah rasakan😤😤😤😤
Nurr Amirr🥰💞
Salam hangat... Aku mampir d karyamu thorrrr🥰🥰🥰🥰....
Vivin Yulistian Pradesti
lanjutin kk cerita nya
Apriani Hasanah
ksian sma aisyah
bakri Rjaya cell
lanjut Thor
Pa'tam
menarik
Risma Farna
sepertinya endingnya dipaksakan ya thor.. tpi apapun semangat ya
Risma Farna
bukannya nama bundanya Rama itu Sofia ya?? kok jadi bunda Lisa???
Risma Farna
Kok bisa Karin dpt info ya.. siapa yg masih terhubung ma Karin??? Trus knp jga mesti menghindar trus mending selesaikn dan jga Rama hanya mw munta maaf kw terima atau tdk kn itu urusan mu... drpd kmu lari2an trus... tpi terserah Aisyah sih
Risma Farna
bknnya 2 thn ya???
Sky Blue
Smngt slalu🥰🥰
Riadatul Jannah
huhu Ending ya kek gmna gto gk cocok. perlu diperpanjang neh masak ending ya biasa aja
Riadatul Jannah
ya Allah author disni sy nangis sesunggukan ngebacanya. sabar ya aish 😭😭😭
Aristiana
Up lg thor jngn cm 1 bab
Soviana
aisyah dimnakah gerangan😁
Sepriyanti Adelina
novelnya bagus tapi kenapa yg like cuma sedikit ya
Sepriyanti Adelina
lah kok tau2 Karin nikah sama Akmal..
jangan2 yg kasih informasi waktu mau kabur keluar Negri itu si Akmal🤔
Sepriyanti Adelina
menyesal telaaaaattt kamu 😡😡😡
Sepriyanti Adelina
kapok Lowe Ramaaa😡😡😡
pokoknya Jangan biarin Rama ketemu sama Aisyah dulu thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!