NovelToon NovelToon
Cinta Mas Sepupu

Cinta Mas Sepupu

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Nikah Kontrak / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:99.5k
Nilai: 5
Nama Author: Melaheyko

Saat Larisa ketahuan hamil, pihak keluarga syok dan juga tak menyangka.

Larisa dituntut untuk jujur siapa pria yang sudah menghamilinya sampai mencuat satu nama pria yang tak lain saudara sepupunya sendiri.

Setelah menikah hubungan Bassta dan Larisa semakin ricuh, jauh dari rukun dan tenteram. Bassta juga sudah memilih perempuan lain yang jauh di atas Larisa yakni Jema, tetapi Jema belum tahu bahwa pria yang dia cintai sudah beristri.

Dalam niat yang begitu besar, Larisa ingin mengubah rumah tangga hambarnya menjadi rumah tangga yang harmonis. Sementara Bassta sudah mengatur dan meniatkan perpisahan setelah bayi yang dikandung Larisa lahir.

Terombang-ambing dalam rasa kecewa dan juga bimbang atas perasaannya, Larisa dihadapkan pada sosok pria yang berusaha dia lupakan tetapi malah mendadak muncul dan mengaku ingin bertanggung jawab.

Lantas, apakah Larisa akan kembali ke pelukan pria berinisial J atau bertahan dengan Bassta yang mulai menyadari ketulusannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melaheyko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bassta Berkhianat

Mondar-mandir di atas balkon kamarnya. Menunggu sembari melipat tangan di depan dada. Larisa dengan setia dan juga dengan perasaan cemas terus melirik ke pintu gerbang. Suaminya belum juga pulang. Entah apa yang terjadi, dia merasa tidak enak hati. Perasaan risau yang dia rasakan dia yakini bahwa akan ada kejadian yang tidak mengenakkan.

Dalam kerisauan hati yang dia rasakan, mendadak suara dering ponsel dari kamarnya menarik perhatian. Larisa bergegas mendekat, melihat siapa yang menelepon. Namun ternyata, yang meneleponnya kini bukanlah orang yang dia khawatirkan.

“Iya, Nay?” ucap Larisa.

“Lagi ngapain kamu, Ris?” kata Nayla dengan enteng kemudian Larisa melangkah kembali ke balkon.

“Lagi diem aja. Kenapa? Atau itu—keluarga aku sama ibu kamu ribut lagi?” Suaranya meninggi, dan Nayla merespons dengan gelak tawa.

“Eh, bukan. Santai, Ris. Aku juga udah sering ngingetin ibu aku biar nggak terus-terusan gangguin keluarga kamu. Nggak ada apa-apa kok, aku cuman mau ngasih tahu kalau hari Minggu aku sama Nenden mau ke rumah kamu. Boleh, nggak?” balasnya dan Larisa mengembuskan napas panjang.

“Syukurlah kalau nggak ada yang aneh-aneh. Aku takut. Nanti aku minta izin dulu sama Bassta, ya, Nay.”

Larisa menengok lagi ke bawah, tetap, suaminya belum juga pulang.

“Oke! Oh iya, gimana kamu sama Bassta?”

Larisa terdiam cukup lama, hanya embusan napasnya yang Nayla dengar.

“Ris?” Nada suara Nayla berubah, tahu betul jika Larisa tidak menjawab, pasti ada kejadian aneh lagi dengan rumah tangga Bassta dan Larisa.

“Ya sama kayak sebelum-sebelumnya. Mungkin bakalan makin rusuh karena sekarang pacarnya udah balik. Sekarang aja dia belum pulang. Tadi pagi juga aku males kalau sampe papasan sama dia, ya aneh masa aku dikira macam-macam sama temennya,” tutur Larisa dan Nayla di seberang sana langsung menurunkan kedua kakinya dari tempat tidur. Penasaran apa yang terjadi kali ini di dalam rumah tangga sahabatnya.

“Temennya yang mana?”

“Itu, mas Hanung. Dia baik, dia nganterin aku pulang karena kita nggak sengaja ketemu di jalan tapi Bassta nuduh aneh-aneh. Terlebih lagi dia ngira kalau aku main gila sama mas Hanung, aku juga masih punya harga diri tapi emang kesalahan yang lalu nggak bisa dilupain begitu aja. Itu jadi alasan Bassta buat terus-terusan mengecam aku sama bayi ini.” Larisa bercerita dengan suara serak, Nayla terdiam mendengarkan dengan perasaan tak enak.

“Begitu banget, ya, sih Bassta. Atau jangan-jangan....” Nayla berhenti dan Larisa menjauhkan ponsel dari telinganya, mengira sambungan terputus. “Aku yakin Bassta cemburu.”

“Apa?” sahut Larisa lantang. Lekas dia bekap mulutnya ketika sadar bahwa sekarang sudah sangat malam.

“Bassta cembokur!” kata Nayla. “Dia cemburu. Seburuk apa pun sikap dia sama kamu, tapi kamu kan sekarang istrinya. Getaran-getaran tak terima istrinya dekat-dekat sama pria lain pasti ada,” kata Nayla dan Larisa menggeleng-geleng kepala.

“Jangan menciptakan harapan semu buat aku, Nay. Bukan itu alasannya. Itu nggak mungkin dan nggak bakalan pernah kejadian, Bassta cuman nggak suka karena status suami-istri di antara kami. Dia mengira aku main-main sama cowok lain setelah menariknya masuk ke lubang masalah. Padahal, sedikitpun aku nggak ada niatan begitu.”

Nayla senyum-senyum di tempatnya.

“Si Bassta itu emang gengsian banget kayaknya, ya. Sekarang dia punya pacar yang cantik, yang seksi tapi tetep aja kamu sekarang istrinya. Sekarang Bassta begini kita nggak tahu di depan apa yang bakalan terjadi,” tutur Nayla penuh keyakinan.

Larisa menggeleng, mengurut keningnya yang cenat cenut. Ia tak mau hanyut pada sebuah harapan yang mustahil semacam itu, bahkan Bassta sendiri yang bilang bahwa dia akan diceraikan setelah melahirkan. Hanya itu yang Larisa percayai karena hanya itu yang nyata di hadapannya.

“Percaya sama aku, Ris,” pinta Nayla.

“Enggak ah,” kata Larisa dengan enteng kemudian dia melihat kedatangan mobil suaminya. “Sudah dulu, ya. Dia pulang.”

“Oke,” kata Nayla lalu tak panggilan berakhir.

Di bawah, Bassta mendengus melihat Larisa memerhatikannya. Kemudian pria itu melangkah masuk ke dalam rumah dan Larisa juga melangkah meninggalkan balkon.

***

Bassta mendengus ketika sesampainya dia di lantai dua, ada Larisa yang sudah menunggunya.

“Kenapa jam segini baru pulang? Apa nggak bisa ngasih kabar supaya yang di rumah nggak khawatir?” ucap Larisa dan Bassta hanya diam menatapnya.

Larisa melangkah lebih dekat, tangannya berayun untuk menyentuh pipi suaminya. Ingin memastikan bahwa pria itu baik-baik saja, tetapi belum jemarinya sampai di atas kulit pria itu, tangannya sudah ditangkis dengan begitu kasar.

“Nggak usah pegang-pegang, deh. Nggak usah banyak tanya, sok perhatian,” kecam Bassta dan Larisa mengalihkan pandangannya sejenak. Tahan, walaupun hatinya terasa diremas mendengar ucapan suaminya yang tidak ada bagus-bagusnya.

“Apa aku perlu jujur kalau aku sehabis pergi dengan Jema? Nggak mau sekalian nanya aku sama dia ngapain aja. Mau tahu?” tantang Bassta dan Larisa menunduk sedih.

“Aku cuman takut kamu kenapa-kenapa di jalan. Terserah juga kamu mau ke mana sama siapa, mau ngapain juga terserah,” tandas Larisa jengkel dan Bassta terbahak, mengejek.

“Oh, ya? Nggak ada niat lagi buat cari perhatian di saat aku bersama dengan Jema atau sekarang kamu berhenti karena sudah ada Hanung?” katanya dengan memajukan langkah yang membuat Larisa mundur menjauh.

Larisa memandang tak percaya. “Jangan bawa-bawa orang yang nggak ada sangkut pautnya dengan masalah kita, Bass. Aku nanya apa kamu jawabnya ke mana-mana. Kamu mabuk?”

Bassta mendengus kemudian melepas jas dan melemparkannya tepat ke wajah Larisa. Larisa gelagapan, melepaskan jas itu dari wajahnya. Aroma khas langsung bisa dia menciumnya, aroma parfum perempuan di jas suaminya. Larisa diam, meremas apa yang dia pegang dan Bassta mengacungkan jari telunjuk penuh peringatan.

“Aku nggak mau debat lama-lama sama kamu, Ria. Dan juga bilang sama adik kamu Nurani jangan macam-macam kalau nggak mau aku kasih pelajaran,” katanya dan Larisa mengangkat wajahnya.

“Apa hubungannya sama adik aku? Setelah mas Hanung, kamu bawa-bawa adik aku, apaan sih?” sentak Larisa dan Bassta menatap tajam.

“Waktu aku sama Jema tadi, ada Nurani. Kasih tahu dia jangan bocor!” keras Bassta meminta dan Larisa langsung diam mendengarnya. Bingung dan takut Nurani mengadu.

Merasa sudah selesai, Bassta melangkah ke depan pintu kamarnya. Larisa menoleh dan berseru keras.

“Kamu juga, Bass. Apa kamu bisa lebih waspada, cari tempat yang aman untuk ketemuan sama Jema.”

Bassta langsung memutar tubuh mendengarnya.

“Kenapa ngatur? Ya terserah aku dong!”

“Karena keteledoran kamu, Nurani tahu tentang kamu sama Jema. Terus gimana?” rengek Larisa seraya mendekat.

“Nggak tahu! Pikirin aja sendiri.” Bassta membuka pintu, kakinya sudah masuk tapi Larisa menarik lengannya.

“Aku bingung jelasin sama Nuraninya gimana,” kata Larisa hampir menangis.

“Awas, ah! Aku capek!” Terus menepis tangan Larisa sampai akhirnya ia masuk kemudian membanting pintu.

Larisa membeku di depan pintu. Matanya terpejam kemudian terbuka dalam keadaan berkaca-kaca. Jika Nurani mengadu kepada orang tuanya bagaimana? Adiknya itu masih polos. Jelas Nurani akan berpikiran bahwa Bassta berkhianat.

1
Oee Hafiza
mbak kok gak lanjut???
Alyazia Yazuy: apa udah end tah kk author crita nya aq penggemar karya" mu dr novel crita nya asma
total 1 replies
Roudhotul Jannah
bagus... rekomendasi
🏡⃟ªʸNOLAN👀༄⃞⃟⚡¢ᖱ'D⃤ ̐Kᵝ⃟ᴸ
masih ditunggu lohh, Thor..
🏡⃟ªʸNOLAN👀༄⃞⃟⚡¢ᖱ'D⃤ ̐Kᵝ⃟ᴸ : entah kemana nih othornya? pdhl gi seru. klo pindah knp gk kasih tau? kn kita jd kehilangan jejak 😢
total 2 replies
Instagram: Melaheyko
assalamu'alaikum semuanya, cerita ini belum tamat ya tapi ada kendala jadi aku gak bisa update dulu. untuk sementara, aku publish cerita yang lain sambil nunggu naskah cerita ini selesai. Cek profil buat baca cerita baruku yaitu Syahdunya Cinta Pertama. semoga suka
Pipit Bawon
lhooo kok uda di lebel "end" ya ? pindah tempat ta kak mela karya nya ?
Pipit Bawon: Terimakasih uda di jawab mbk mela...sekarang uda sembuh mbk mel ? semoga selalu di beri kesehatan buat mbk mela n kluarga...Aamiin,,,semangat trs utk berkarya mbk...
total 2 replies
🏡⃟ªʸNOLAN👀༄⃞⃟⚡¢ᖱ'D⃤ ̐Kᵝ⃟ᴸ
othor pa kbr?
semoga sehat2 ya
masih setia menunggu kabarmu
🏡⃟ªʸNOLAN👀༄⃞⃟⚡¢ᖱ'D⃤ ̐Kᵝ⃟ᴸ
mas sepupu blum nungul 🤔🤔🤔
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
sookoorlah budu amat nasib Jema kan semua tercipta dari ulah Jema sendiri yang sok dan semena-mena sama orang lain.. Rasain akibatnya
SUMI 🐊🐊
Innalillahi HP nya
SUMI 🐊🐊
maklum negara berbunga y 😂
SUMI 🐊🐊
nah loh bapak² nya Jema kebawa²🤭
SUMI 🐊🐊
utg cuma ngomong dlm hati y Bass🤣🤣
SUMI 🐊🐊
uyel Nay uyel 😂😂
@Hαиıтα 🍀⃝⃟💙
dih sultan mulut nya melebihin ketikan netizen
🏡⃟ªʸNOLAN👀༄⃞⃟⚡¢ᖱ'D⃤ ̐Kᵝ⃟ᴸ
rasain kmu, Jema. salah sendiri dulu lebih milih karir & populeritas. tau sendiri kekasihnya itu laki2 yg nyaris sempurna. udah ganteng, tajir pula. nyesel kn sekarang kmu dicuekin Bassta... makanya jgn kelewat pede jd perempuan. kmu emang cantik paripurna, tapi sayangnya Bassta keburu married duluan 🏃🏃🏃💨💨💨
⸙ᵍᵏoᷡuͦbᷡliͣer༄༅⃟𝐐
biarkan si jema terpuruk biar keluar lagi emosional nya
G°°Rumai§ha°°🌵
Good looking kalo kelakuan minus ya buat apa 😅
G°°Rumai§ha°°🌵
Oohh senangnya dalam hati, liat si Jemma gilaa 🤣🤣🤣
G°°Rumai§ha°°🌵
Semoga aja Nurani sama ibu nya nginep sirumah Bassta atau paling gak pulangnya malem lah biar makin kelabakan itu si Jemma, trus ntar makin ribut deh sama Bassta 🤣🤣🤣
Ratu Tety Haryati
Artis yang suka buat masalah tapi tak kuat menghadapi hujatan netijen akibat ulahnya sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!