NovelToon NovelToon
MENIKAH KARENA HUTANG

MENIKAH KARENA HUTANG

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Anak Lelaki/Pria Miskin / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:49k
Nilai: 5
Nama Author: Gentra

Arkan itu nama ku,harus rela mengikhlaskan masa muda.
Ketika orang tuaku terlilit hutang terhadap seorang rentenir akibat gagal panen.
Tante Maura seorang rentenir tersebut meminta kedua orang tua ku agar segera melunasi nya. Jangan kan untuk melunasi hutang untuk kehidupan sehari-hari pun pada saat ini kami sedang kesusahan.
Tante Maura mengajukan syarat yaitu hutang lunas asalkan aku mau menikah dengan nya.

Mau nolak kasihan terhadap kedua orang tua ku, mau terima juga sungguh nggak mungkin.
Sebab dia lebih pantas menjadi ibu ku.
Akan kah Arkan menikahi tante Maura?
Atau ada cara lain untuk membebaskan kedua orang tuanya dari lilitan hutang?

Yuk ikuti kisah nya!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gentra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 22

Di belahan bumi lainnya.

Maura sedang berjalan-jalan mengelilingi perkebunan, baru satu minggu tinggal di tempat yang baru.Maura belum mengenal beberapa tempat, bahkan perbatasan perkebunan miliknya dia belum tahu.Hanya saja dia melihat dari peta batas-batas perkebunan yang dia miliki.Hari ini dia berkunjung ke perkebunan sawit miliknya yang berada di tempat ini, beserta beberapa orang kepercayaannya yang ditempatkan di tempat ini dari dulu.

Setelah berada di perkebunan, entah kenapa buah-buahnya itu seperti kurang.Tidak seperti perkebunan yang dikelola oleh Arkan, di sana buahnya sangat lebat dan bagus-bagus batangnya terawat.

Satu minggu terakhir Maura berada di tempat ini, dia berusaha tidak mengingat Arkan.Tetapi saat melihat sawit-sawit yang tidak terawat dia jadi mengingat kembali laki-laki tersebut, yang telah memberikan pengaruh baik untuk perkebunan yang dimilikinya.

Meskipun Arkan tidak menyukai Maura, tetapi perkebunan yang diserahkan kepadanya untuk dikelola yaitu dia rawat dengan baik. Secara dia itu adalah Sarjana pertanian meskipun belum lulus tetapi dia sedikit paham tentang perawatan pertanian, jadi dia bisa mengelola perkebunan itu dengan baik.Dengan dibantu beberapa orang ahli yang bekerja bersama dengan Maura, atau mungkin saja di tempat ini tanahnya kurang bagus atau cara pupuknya salah jadi mengakibatkan sawit-sawit tersebut kurang buah.

"Kenapa ini buah-buahnya kurang seperti ini?" tanya Maura terhadap salah satu pengawas yang berada di perkebunan sawit tersebut.

"Nggak tahu Bu, padahal kami sudah melakukan pemupukan sesuai dengan ketentuan "jawab pengawas tersebut, tetapi dia dengan wajah cemas.

"Kalau perawatannya baik tidak mungkin juga buah-buahnya kurang seperti ini, apa kalian tidak melakukan perawatan dengan baik sehingga buah-buahnya kurang seperti ini pantas saja hasil panen di sini kalah besar dengan penghasilan di sana "kata Maura dengan nada bicara yang sedikit meninggi, sebab dia lihat pohon-pohon sawit seperti tidak terawat banyak dahan-dahan kering yang tidak di urus.

"Mungkin saja di sana faktor tanahnya lebih bagus, Bu," jawab pengawas tersebut yang sudah mulai gugup.

"Tanah tidak mempengaruhi, jika kalian memupuknya dengan baik dan merawatnya" kata Maura dengan nada bicara sedikit penekanan, dia tidak suka dengan cara perawatan yang dilakukan di perkebunan ini.

"Baik,Bu, kami akan melakukan perawatan dengan baik setelah ini" jawab pengawas tersebut sambil menundukkan pandangannya, sebab dia sudah takut duluan melihat kemurkaan Maura selanjutnya.

"Besok kita akan meeting semua pengawas dan pengelola perkebunan kita rubah strategi agar menghasilkan panen yang bagus!"perintah Maura terhadap pengawas yang ada bersamanya, sebab menurut maur jika dibiarkan pengelolaannya seperti ini.Akan mengakibatkan kerugian besar, dibandingkan dengan pengeluaran pupuk dan obat-obatan yang dikeluarkan untuk mengurus perkebunan tersebut.

"Baik, bu, saya akan infokan terhadap yang lain bahwa besok kita ada pertemuan "jawab pengawas tersebut.

Maura merasa ada yang aneh di perkebunan yang ini, apa mungkin ada hal lain yang tidak dia ketahui.Seperti pupuk dikorupsi oleh para pengawas, sebab jika pupuk-pupuk yang dibeli oleh perusahaan digunakan dengan baik maka keadaan pohon-pohon sawit tidak akan seperti ini.Maura juga bukan orang yang bodoh yang bisa ditipu begitu saja,meskipun dia tidak terlalu paham untuk mengelola perkebunan tetapi dia sedikit tahu bahwa yang mana yang kurang pupuk yang mana yang cukup.

Setelah cukup lama Maura berada di perkebunan, akhirnya dia memutuskan untuk diantar pulang.Sebab waktu sudah siang dan sudah saatnya dia kembali ke rumah.

"Baiklah jangan lupa besok kita ada pertemuan!,hari ini saya akan pulang sampai ketemu besok di kantor." kata Maura terhadap pengawas tersebut.

Akhirnya Maura meninggalkan pengawas yang masih berada di perkebunan, dia pulang bersama sang sopir.

Jarak dari perkebunan untuk sampai di rumah, tidak terlalu jauh.Hanya memakan waktu satu jam, akhirnya Maura sudah sampai di rumah di mana dia tinggal sekarang , rumah sederhana yang tidak terlalu mewah seperti yang dia tinggalkan untuk Arkan dan keluarganya.Meskipun rumah ini terlihat sangat sederhana tidak mengurangi kenyamanan Maura untuk tinggal di tempat ini.

Maura langsung turun dari dalam kendaraannya, lalu dia segera masuk ke dalam rumah untuk membersihkan tubuhnya terlebih dahulu.Setelah berada di perkebunan dan penuh debu itu, ritual Maura di kamar mandi tidak terlalu lama.Hingga pada akhirnya semuanya sudah selesai, dia berganti pakaian lalu menuju ke luar kamarnya.

di saat dia sedang menonton televisi acara kesukaannya, terdengar suara bel berbunyi.Di saat bel berbunyi karena sang pelayan sedang memasak di dapur, akhirnya Maura bangkit dari duduknya lalu berjalan perlahan menuju pintu masuk.

Maura membuka pintu.

Di saat pintu sudah terbuka, dia dikagetkan dengan orang yang berdiri tegap di hadapannya.Dia tidak menyangka bahwa orang itu akan hadir di hadapannya pada saat ini,perasaan Maura tidak karuan saat melihat orang itu.

"Kamu! "kata Maura dengan raut wajah yang kaget.

1
Adnan Khiar alatas
Arkan tu orang keras kepala,apa salah nya dengan umur sekarang banyak ko yg nikah umur perempuan nya jauh lebih tua tp kalau Nerima apa ada nya langgeng ko,Arkan tu hidup nya engga bersyukur
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
suharyantik
akhirnya mereka bersatu, kutunggu karyamu selanjutnya Thor
💞®²👸ᖽᐸ🅤ᘉᎿ🅘💞: Ada karya yg lain juga kk, coba mampir di sanah.
Yg baru juga ada, Fajar menanti Senja.

Terimakasih banyak ya kk😊
total 1 replies
suharyantik
menurut ku ada sesuatu dengan Maura untuk keluarga nya Arkan
suharyantik
mungkin nanti kamu bisa merubah Maura agar td jd rentenir LG arkam
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
semoga lama baru ketemu 🤣🤣
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
Dengan
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
dih
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
ya iyalah orang Jaka datang aja km cuekin.. apalagi ngga ada..nggak ingat lagi dah
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
mencari Maura.. mencari mau rakyat 🙈
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
setelah tiada baru terasa ya Kan... padahal kalau ada cuma di marahi,di bentak..pas nggak ada malah ada yg kurang..manusia🙈.. kalau kangen cari sampai ketemu Kan
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
begitulah adanya..saat seseorang sudah tidak di sisi baru terasa keberadaan nya
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
👍👍👍👍👍
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
peluk Maura 🤗
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
kita akan lihat bagaimana Arkan bersikap
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
pas terakhir baru lihat ya Kan..smg kamu kepincut 🤭
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
gimana ya bayangin jd Maura..biasa aja..berat apa lega🙈
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
milik mu..km di usir sama Maura🤣🤣🤣🤣rasain..
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
kelebihan kata tanda
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
yang kuat ya Maura..smg keputusan mu adalah yg terbaik
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
astaga.. segitunya Arkan.memang hati bila sudah benci seribu kebaikan juga tak terlihat..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!