NovelToon NovelToon
Singa Jantanku

Singa Jantanku

Status: tamat
Genre:Time Travel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:68.4k
Nilai: 5
Nama Author: cucu@suliani

Meyra merasa sangat aneh karena kini dia berada di sebuah pulau yang dia tidak tahu entah di mana, sejauh mata memandang hanya ada lautan saja.

Setelah dia mencari tahu, ternyata Meyra terdampar di dunia lain. Demi bisa kembali ke bumi, dia rela menerima tawaran untuk menikah dengan siluman singa jantan yang dia temui di sana.

"Apakah aku bisa pulang ke bumi jika menikah denganmu?"

"Tentu saja, aku juga bisa membantumu untuk mengungkapkan kejahatan yang menimpa ayahmu."

Bagaimana kisah selanjutnya?

Langsung kita kepoin yuk.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permintaan Sebelum Pergi

Liliana terus saja menundukkan pandangannya, dia benar-benar tidak berani untuk menatap wajah suaminya, William.

William terlihat begitu kaget, emosi, kesal dan juga kecewa dengan apa yang dia dengar dari bibir istrinya tersebut.

Dulu dia tidak pernah ingin menikah, karena menurutnya menikah hanya akan membuat dia terikat dan tidak bisa bebas lagi.

Namun, setelah dia melihat calonnya adalah Liliana dia begitu tertarik dan langsung jatuh hati terhadap perempuan muda yang mampu menggetarkan hatinya itu.

Maka dari itu dia begitu bersemangat untuk menikah dengan Liliana kala itu, sayangnya selalu rasa kecewa yang dia dapatkan setelah menikahi Liliana.

Setiap kali dia menatap netra Liliana yang berwarna hitam pekat, tidak pernah ada rasa cinta di sana. Tidak pernah ada rasa kasih dan juga sayang.

William hanya melihat ada rasa takut, rasa menghargai dan rasa enggan di dalam netra istrinya itu. Sebisa mungkin dia selalu berusaha untuk menaklukkan hati istrinya tersebut.

Sayangnya setiap kali dia berusaha untuk menaklukkan hati istrinya, setiap kali pula Liliana seakan menolak dirinya.

Maka dari itu hanya emosi yang selalu timbul di dalam hatinya, selalu luapan emosi yang William tunjukkan terhadap Liliana.

Bahkan, ketika dia berencana untuk bersikap lembut pun dia akan bersikap kasar jika sudah di hadapan Liliana.

Bukan karena benar-benar keinginan dari dalam hatinya, tapi karena sikap yang selalu ditunjukkan oleh Liliana terhadap dirinya.

"Jadi, apa maumu sekarang, Liliana?" tanya William.

Setelah dari tadi William hanya diam saja, akhirnya dia pun menyentak Liliana kembali. Karena Liliana tidak kunjung berkata apa pun terhadap dirinya.

Liliana terlihat terlonjak kaget kala William berkata dengan nada yang sudah naik satu oktaf, padahal tadi William terdengar sangat lembut saat berbicara dengan dirinya.

Namun, dia sangat paham jika William berkata seperti itu. Mungkin saja dia kesal karena dirinya sejak tadi diam saja, dia benar-benar bingung harus berkata seperti apa.

Dia juga sangat bingung harus memutuskan seperti apa jalan yang dia tempuh, dia takut apa yang dia putuskan malah salah dan menyakiti keduanya.

"Jawab Liliana, katakan apa yang kamu inginkan. Jangan hanya diam saja, apa kamu ingin terus kita sama-sama tersakit" tanya William dengan nada yang mulai melembut.

Liliana memberanikan diri untuk menatap wajah William, dia begitu kaget karena kini wajah William terlihat basah dengan air mata.

Suaranya nampak tegar, tapi air matanya terlihat berurai. Itu menandakan jika hati William sangat rapuh, William menyembunyikan kesedihannya, sakit hatinya dan rasa kecewanya dibalik wajah yang dia tunjukkan.

Mengetahui jika Liliana sebelum menikah dengan dirinya sudah bersuami bahkan sudah memiliki anak, itu artinya jika pernikahan yang mereka jalani selama ini tidak sah.

"Jawab Liliana, katakan apa yang kamu inginkan? Aku akan mengabulkan apa pun keinginanmu," kata William.

Selama ini William selalu mendapatkan apa yang anda inginkan, tapi kali ini dia akan melepaskan apa yang dia punya. Karena memilikinya pun terasa percuma, hanya menyakiti dirinya saja.

"Aku... aku--"

Kembali Liliana terdiam, dia bingung harus berkata apa. Dia sangat takut jika itu hanya gertakan saja, dia takut jika pada kenyataannya William tidak hanya akan memarahi dirinya.

Namun, lelaki itu akan memukuli dirinya sampai tak berdaya. Karena William tidak terima dengan apa yang sebenarnya terjadi.

"Dengarkan aku, Liliana. Pernikahan yang kita jalani tidak sah, sekarang... saat ini juga... kita resmi berpisah. Lagi pula untuk apa diteruskan?" tanya William dengan hati yang teramat sakit.

Liliana terus saja menatap wajah sendu suaminya, rasa bersalah karena tidak bisa berbuat baik selama menjadi istri dari William menyeruak ke dalam dasar hatinya.

"Jika aku tahu hubungan kita tidak sah dari awal, aku pasti akan melepaskanmu, Liliana. Lagi pula kamu itu punya mulut, kenapa tidak menolak sejak awal?" tanya William

Liliana terlihat kaget dengan apa yang ditanyakan oleh William, karena jika di jujur dari awal tidak mungkin dia mau menyalurkan dana yang besar pada perusahaan milik ayahnya.

Dia juga tidak menyangka jika William akan melepaskan dirinya dengan sangat mudah, padahal dia sempat menyangka jika William akan mempersulit keadaan, mengingat akan sikap William yang selama ini selalu tempramen.

Muncul rasa bersalah, rasa sesal, rasa kasihan dan juga rasa tidak enak hati di dalam diri Liliana.

Dia benar-benar tidak menyangka jika saat ini akan tiba, padahal sejak dulu dia selalu berpikir jika William akan melepaskan dirinya bukan karena hal seperti ini.

Namun, dia mencari pasangan lain sebagai alasan melepaskan dirinya. Sayangnya sejak dulu William begitu mencintai Liliana, karena dia berpikir jika Liliana adalah wanita yang begitu baik walaupun tidak bisa melaksanakan kewajibannya dengan baik.

Karena walaupun Liliana tahu kekurangannya, dia tidak pernah protes terhadap dirinya. Bahkan, Liliana tidak pernah mencari seorang pria untuk menjadi pelariannya.

"Tapi, aku tidak bisa pergi begitu saja pergi dari kamu," kata Liliana.

Rasanya dia begitu berat untuk meninggalkan William, walaupun dia tahu jika William sangat kasar jika berada di hadapannya.

Namun, dia juga sangat paham jika William melakukan hal itu karena dirinya yang memang tidak bisa menerima William. Dia tidak bisa menyisakan ruang sedikit saja di hatinya untuk William.

"Kenapa kamu tidak bisa pergi begitu saja dariku? Pergilah yang jauh, kejarlah kebahagiaanmu bersama dengan anak dan suamimu. Aku paham sekarang, kenapa kamu mendekati Lion. Karena Lion itu adalah putra kandungmu, kan?" tanya William.

Liliana terlihat mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengiyakan, karena pada kenyataannya Lion memanglah putranya.

"Tapi, bagaimana kamu tahu jika Lion adalah putraku? Karena kemarin saja kamu malah menyangka jika Lion adalah selingkuhanku," kata Liliana.

Dia mengingat kembali kalah William begitu marah saat dirinya memeluk Lion, bahkan William menyangka dirinya adalah wanita yang sangat genit dan murahan.

"Awalnya aku pikir kamu genit, tapi setelah melihat wajah kalian sangat mirip aku jadi paham. Maaf jika selama kita menikah aku tidak pernah bisa memberikan keturunan kepadamu, karena aku memang mandul," kata William dengan perasaan perih saat mengatakan hal tersebut.

Liliana langsung memeluk William, baru kali ini dia memeluk suaminya itu dengan perasaan yang sangat tulus. Perasaan bersalah yang luar biasa dan dengan perasaan sakit.

Ya, baik Liliana ataupun William keduanya sama-sama merasakan sakit yang luar biasa. Hal itu bisa terjadi karena William selalu mengharapkan cinta dari istrinya.

Namun, tidak terbalas. Begitupun dengan Liliana, dia selalu berusaha untuk menerima suaminya. Namun, sayangnya tetap saja hanya nama Lucas yang terukir di dalam hatinya.

"Maafkan aku mas karena selama ini aku tidak bisa menjadi istri yang baik untuk kamu," kata Liliana dengan tulus.

Mendengar apa yang dikatakan oleh Liliana, William tertawa. Lalu, dia melerai pelukannya. Dia menatap wajah Liliana dengan lekat, dia elus pipi wanita itu dengan sangat lembut.

"Tidak usah meminta maaf, toh pernikahan kita juga tidak pernah sah," kata William seraya mengecup pipi Liliana dengan lembut.

"Maaf, sekali lagi aku minta maaf," kata Liliana penuh sesal saat melihat raut wajah William yang terlihat bersedih.

"Tidak apa-apa, aku saja yang terlalu percaya diri. Oh iya, Liliana. Sebelum aku pergi untuk meninggalkan kamu, bolehkah aku memintanya?" tanya William.

Liliana mengerutkan dahinya kala William berkata memintanya, meminta apa pikirnya. Liliana tidak paham, dia tidak tahu dengan apa yang William pinta.

Melihat reaksi dari Liliana, William tertawa. Mungkin dia harus berbicara secara langsung tanpa berbasa-basi lagi.

"Aku ingin bercinta denganmu sekali saja sebelum kita berpisah, aku mohon jangan ada keterpaksaan," kata William dengan tulus.

Setidaknya sebelum berpisah William ingin merasakan bercinta dengan Liliana dengan penuh ketulusan tanpa keterpaksaan, dia mau itu.

Wajah Liliana terlihat memerah, antara malu dan juga tidak percaya karena William meminta melakukan hal itu dengan baik-baik.

Padahal selama ini William tidak pernah meminta haknya dengan sangat baik seperti ini, dia selalu datang dengan penuh amarah.

"Aku janji ini yang terakhir, setelah ini aku akan pergi dengan perasaan tenang," kata William lagi.

Akhirnya Liliana pun menganggukan kepalanya, dia pikir tidak apa-apa bercinta sekali saja dengan William sebelum perpisahan mereka.

William terlihat begitu senang, dia langsung mengecupi bibir Liliana beberapa kali. Kemudian dia kembali berkata.

"Aku ingin percintaan kita kali ini menjadi hal yang terindah, hal terakhir yang begitu berkesan. Jangan diam seperti biasanya," pinta William.

Liliana terlihat menganggukan kepalanya malu-malu, karena ini benar-benar di luar dugaannya.

Dia kira William akan benar-benar melepaskan dirinya begitu saja, tapi ternyata tetap saja William meminta dirinya untuk bercinta dengan pria paruh baya itu.

"Ya," jawab Liliana.

William terlihat begitu bersemangat, dia dengan cepat membopong tubuh wanita yang dianggap istrinya itu ke atas tempat tidur.

Dia tatap wajah wanita yang dia cintai itu dengan Intens, tidak lama kemudian William terlihat tersenyum saat Liliana membalas tatapannya.

Karena biasanya Liliana akan memalingkan wajahnya atau menatap dirinya dengan tatapan penuh kebencian, tapu kali ini berbeda. Liliana terlihat menatap dirinya dengan tatapan yang sangat lembut, dia bahagia.

"Mari kita akhiri hubungan ini dengan bercinta, berikan aku perpisahan yang luar biasa indah," pinta William dengan tulus.

"Ehm, iya," jawab Liliana dengan wajah yang benar-benar memerah seperti udang rebus.

***

Selamat pagi kesayangan, happy weekend. Semoga kalian sehat selalu dan murah rezeky, sayang kalian semua.

1
panjul man09
kenapa up nya lama padahal ceritanya bagus 👍
panjul man09
alur ceritanya sangat menarik , membacanya , seolah olah menonton filmnya walaupun kadang ada salah tulis nama , tapi itu tertutupi dengan kemampuan penulis yg berfantasi dan saya suka dgn novel yg berlatar belakang luar negeri .
panjul man09
tante lolita mamanya roy , oh iya apa kabarnya tante liliana apa belum pulang ?
falea sezi
kok g lanjut Thor
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
mampir dan baru bisa komen sekarang
🌹🪴eiv🪴🌹
ternyata bem kelar ini cerita
far~Hidayu❤️😘🇵🇸
mujurlah pinter setelah tahu kejahatan roy
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
merya bener tuh jadi istri yg bisa membuat emosi suami turun tapi ya GK pas di jalan juga mainnya
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
tuh di kasih saran sama anak nya harus turutin lepaskan saja cowok yg kasar itu
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Alhamdulillah akhirnya ketemu sama ibu yg selalu dirindukan dan ingin di peluk dari kecil
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
wah ternyata perbedaan umur singa dan manusia sangat berbeda jauh sekali
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Liliana jadi penasaran saat lihat lion apa mungkin dia ibunya🤔
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
ternyata setelah jadi manusia Leon bisa makan apa saja
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
haha kedengarannya pas LG berhubungan untuk cuma sama bibi jika sama orang lain mungkin yg blm tau jika mereka menikah akan langsung di grebek
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
bener sih mungut di hutan ya GK merya nanti kalau jawab jujur mungkin kaget bibi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga GK salah alamat ya jika ditinggalkan merya tidur
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kasian merya di gempur terus sama Leon dan ayah Leon juga sedih karena sebentar lagi Leon akan ikut ke dunia
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
lakukan saja lah kan sudah sah juga tuh
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kalau sudah sah mah bebas merya kan juga kamu setuju menikah dengan Leon setelah itu baru kamu bisa balik ke dunia mu dan bisa bantu orang tuamu balik lagi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga setelah menikah nantinya tumbuh rasa saling mencintai dan tidak adanya perpisahan keduanya karena ini merupakan pernikahan dadakan yang menguntungkan kedua belah pihak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!