Hana Ayudia Bramasta gadis cantik yg baru berusia 20 tahun, Terpaksa pergi dari rumah untuk menghindari perjodohan yg telah di atur oleh sang ayah.
Hana juga harus terpaksa mencari pekerjaan untuk membiayai kehidupannya sehari-hari dan untuk membiayai kuliahnya, Dan tampa sengaja Hana telah melamar Pekerjaan di perusahaan calon suaminya sendiri.
"Author : Baby Girl."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Baby Girl., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22.Membiasakan Diri Untuk Hidup Sendiri
"Astaga gw belum masak nasi" Ucapnya sambil menepuk jidatnya, Ia pun langsung mengambil beras dan langsung mencucinya, Kemudian memasukan nya ke dalam rice cooker,
Sambil menunggu nasi nya matang, Ia langsung membumbui ayam kemudian menggoreng nya, Tidak lupa ia juga mengulek bawang, Cabe dan juga tomat,
Beberapa saat kemudian, Semua masakan yg Hana masak sudah siap di atas meja makan,
"Hm.. Gak enak banget makan sendiri" Gumam Hana dengan lesu, Sambil mengaduk-ngaduk nasi yg berada di piring nya, Ia sesekali melihat se isi ruangan Apartemen milik nya, Yg terlihat begitu sunyi, Ini adalah kali pertama buat Hana berpisah dari ke dua orang tua nya, Andai saja sang Ayah tidak memaksa nya untuk menikah dengan laki-laki pilihan nya, pasti Hana tidak akan pernah meninggal kan rumah, Dan mungkin saat ini ia sedang menikmati makan malam bersama ke dua orang tua nya.
"huh, ini adalah pilihan ku untuk meninggal kan rumah, Jadi aku harus membiasakan diri untuk kesunyian ini"
"Ayo lah Ana, Cepat atau lambat kamu pasti bisa melewati ini semua" Gumamnya lagi dengan senyum mengembang di wajah nya, Dan Ia berusaha menguatkan diri nya sendiri.
Tidak terasa nasi yg berada di piring nya telah kosong, Ia pun membereskan meja dan membawa piring kotor ke wastafel untuk mencucinya,
"Aah.. Akhirnya selesai juga" Ucap nya sambil mengelap tangan nya yg masi basah dengan tisu,
Ia pun kembali berjalan masuk ke dalam kamarnya, "Aduh gimana caranya ya? Agar aku gak jadi nemenin pak Aryan ke rapat besok" Gumam Hana saat sudah berada di atas tempat tidur nya, Sambil memeriksa beberapa dokumen untuk rapat besok,
"Bagaimana mana kalau Ayah melihat ku? , Dan Ayah menyuruh pak Aryan untuk memecat ku, Agar aku gak punya pekerjaan, Otomatis aku gak punya pemasukan, Dan gak ada pilihan lain selain kembali ke rumah astaga" Hana terus saja berasumsi karena sangat cemas,
"Aaaa... Ayo lah otak beri aku id-," Seketika senyum lebar muncul di wajah Hana, Ia tau apa yg akan ia lakukan besok,
"Kamu memang sangat cerdas Hana" Puji nya pada diri sendiri,
"Hoaam sekarang waktu nya tidur" Ucapnya sambil merenggakan otot-otot nya dan langsung menarik selimut untuk menutupi tubuh nya,
...
Di pagi hari tepat nya jam 06-30 WIB
Terlihat Hana masi nyaman di dalam selimut miliknya, Tapi tiba-tiba tidur nya terganggu akibat bunyi dari alarm, Yg membuat dirinya terpaksa membuka mata
"Eem.. Udah jam 6" Gumam nya melihat jam, Sambil mengucek mata nya, Ia pun beranjak dark atas tempat tidur dan berjalan masuk ke dalam kamar mandi,
Beberapa menit kemudian, Hana telah keluar dari kamar mandi dengan masi menggunakan handuk kimono dan rambut yg di lilit oleh handuk kecil,
Ia berjalan menuju tempat tidur yg sedikit berantakan Dan langsung merapikan nya, Kemudian ia berjalan ke arah meja rias untuk mengering kan rambutnya dengan Hair Dryer dan memoles wajah nya dengan make-up tipis, Setelah itu ia pun berjalan menuju lemari untuk mengambil pakaian yg akan ia gunakan ke kantor.
Yg mampir baca,Jangan lupa tinggalkan jejak ya,Like ,Komen ,Favorit ,Dan Rate bintang 5⭐,Makasih🙏
Semoga Authornya selalu sehat ya dn semangat,....
tumben koq lama, udah bnyak yg nungguin lohh..
semangat yaa
lama ya up nya