NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Wanita Depresi

Terjerat Cinta Wanita Depresi

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Angst / Tamat
Popularitas:298.5k
Nilai: 5
Nama Author: oniya

Mencintai seorang wanita yang mengalami gangguan jiwa. Mendapatkan, kemudian kembali kehilangan. Lalu kembali bertemu, tetapi wanita itu sudah berstatus sebagai Istri pria lain.

Setelah mengetahui kalau Leon bukanlah pria baik-baik, mampukah Lorix merebut kembali wanitanya?

Spin Of : Terjerat Ranjang Hangat Si Culun Seksi❤️

Follow Ig Author : @Oniya_99

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

"Berdasarkan sample darah yang sebelumnya saya ambil kemudian saya lakukan ekperimen. Hasilnya adalah Nona menderita penyakit kanker darah stadium akhir atau biasa disebut leukimia stadium 4," terang Dokter membuat Gyana membulatkan matanya sempurna.

Air mata menumpuk semakin banyak di pelupuk matanya, dan saat ia berkedip, air mata itu tumpah ruah. Gyana tak bisa menahan kesedihannya. Gyana tersenyum pilu, hebat sekali takdirnya. Belum juga ia teguk bagaimana rasanya kebahagiaan, kini sudah diberikan penderitaan lainnya. Hamil sudah menjadi penderitaan buruk baginya.

Namun, ia salah. Tak cukup sampai di situ saja, rupanya Tuhan sudah menyiapkan penderitaan yang lebih keji lagi. Ia menderita penyakit kanker darah, penyakit yang paling mematikan di dunia. Dan parahnya, itu sudah stadium akhir. Di mana tak lagi banyak kesempatan untuknya sembuh.

Adil sekali Tuhan padanya. Haruskah ia diberikan penderitaan bertubi-tubi tanpa diberikan kesempatan untuk menyicipi kebahagiaan lebih dulu. Kebahagiaan usai melewati ujian-ujian dalam hidupnya.

Depresi yang ia idap belum sepenuhnya pulih. Tapi, Tuhan sudah memberikannya penyakit baru, yang bahkan lebih mematikan lagi. Kenapa tidak Tuhan cabut saja nyawanya sekalian? Kenapa harus membuatnya merasakan banyak kesakitan lebih dulu? Sebenarnya, dosa apa yang sudah ia lakukan hingga dibuat menderita sedemikian rupa.

"Stadium akhir, apakah itu artinya saya akan segera mati, Dokter?" tanya Gyana seraya tersenyum miring dengan pipi yang dibanjiri air mata.

"Saya bukan Tuhan yang bisa tahu kapan Nona akan mati. Saya hanya manusia biasa yang hanya bisa membantu sebisa saya, selebihnya Tuhan yang mengatur."

"Untuk itu, saya akan memberikan dua pilihan pada Nona. Pertama, Nona gugurkan janin itu agar Nona dapat melakukan pengobatan, bila melakukan kemoterapi dan sebagainya Nona akan memiliki banyak kesempatan untuk sembuh. Atau yang kedua, Nona bisa tetap mempertahankan janin itu, tapi nyawa Nona terancam. Di pilihan yang kedua ini, Nona tinggal percayakan segala kepada Tuhan karena yang maha kuasa pasti akan memberikan keajaibannya," lanjut Dokter membuat Gyana langsung terisak pilu.

"Apakah penyakit ini berbahaya bagi janin saya hingga harus digugurkan?" tanya Gyana dengan suara bergetar.

"Jawabannya tidak. Kanker darah atau leukimia tidak akan menyerang janin. Tapi, pengobatan sejenis kemoterapi yang akan Nona jalanilah yang membahayakan janin yang ada di dalam kandungan Nona."

"Kalau begitu, saya akan tetap mempertahankan janin saya, Dokter." tegas Gyana yakin.

"Saya menghargai keputusan yang Nona ambil. Tuhan pasti tersenyum melihat semangat Nona menjaga titipannya dengan baik. Saya akan berdoa semoga Tuhan memberikan yang terbaik untuk Nona dan calon bayi. Kalau Nona mau, saya akan menyarankan beberapa pengobatan yang masih aman untuk dilakukan." Dokter memberikan semangat dan dukungan pada Gyana. Dia sangat menghargai keputusan yang Gyana ambil.

"Akan saya pertimbangkan Dokter, Terima kasih atas bantuannya, kalau begitu saya pamit," Gyana menyalami tangan dokter, meninggalkan banyak uang beserta tip, setelah itu Gyana langsung pergi.

Setelah kepergian Gyana, dokter menyeka air mata yang mengalir. Kala teringat akan almarhum menantu yang menderita penyakit yang sama seperti Gyana. Sebagai Dokter sekaligus mertua, dokter itu sudah melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan menantu dan calon cucunya.

Berbagai kemoterapi yang menyakitkan dilewati oleh menantunya. Tapi hasilnya nihil, ia kehilangan calon cucu sekaligus menantunya yang berjuang di akhir hidup. Untuk itulah, Dokter tak ingin memaksa pasiennya yaitu Gyana untuk melakukan kemoterapi.

Dokter itu seakan menyesal karena dahulu terus memaksa menantunya untuk tetap bertahan. Padahal, menantunya sudah mengatakan ingin menikmati akhir hidupnya dan menyelamatkan janinnya. Tapi, keegoisan membuat ia kehilangan segalanya dan menyesal selalu datang diakhir.

"Apa sudah, Nona?" tanya supir yang menunggu di luar mobil.

"Sudah, Pak. Tolong antarkan saya pulang." semula supir penasaran dan ingin bertanya bagaimana hasil tebakannya, apakah benar apakah salah? Namun, melihat wajah lesu serta air mata Gyana yang mengalir. Ia pun mengurungkan niatnya untuk ikut campur, apalagi itu adalah masalah pribadi penumpangnya.

Sedangkan Gyana hanya memeluk erat surat kehamilannya, sementara dokumen yang menyatakan tentang penyakitnya telah ia buang ke tong sampah.

Setelah sampai di unit apartemennya. Gyana meletakkan tasnya di atas meja. Surat pernyataan hamil miliknya tak sengaja keluar dari tas dan tergeletak di lantai. Seorang pria yang baru masuk melihat, mengambil dan membacanya, sedangkan Gyana pergi ke dapur untuk mengambil minuman.

PYAAAR!

.

.

.

1
Juna Dong
menarik
Muslimah Hyumyus
kau sukses membuatku ikut menangis thor😭😭😭
thisputc
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
wow, kakak othor bikin cerita sad ending😱😱😱
ini bukan gaya kakak banget, tp ceritanya tetap bagus banget..
walopun slow update banget, tp tetap mengena di hati..
nyesek bacanya kak.. 😭😭😭
poor Gyana (Aruna).. 🥺🥺🥺

oke deh lanjut lagi baca kisah "terjerat"..
sehat2 terus kak..
semangat terus untuk berkarya.. 😘🥰😍🤩
Dyah Oktina
bisa aja.. kla nenek sihir dah ikut2 ngatur... semua bisa jd dia yg buat sekanario hidup orang ..😠
bundha novita
aduh makan hati gk sih jadi gyana
Mari Anah
mengandung bawang thor😭😭😭
Mari Anah
ky y nnti gyana meninggal deh,trs bayi y d ambil&d asuh eeva sama lorix,,aku lgi ngarang crta y🤭🤭cmn author yg tau
Mari Anah
ayo lah lorix jngn nyerah bgtu,,gyana menunggu mu
Mari Anah
jangan2 gyana hamil ank lorix nih,wkt nolongn lorix kna obat perangsang🤔🤔🤔
Nurul Khairina Sitorus
Lumayan
Puji Rahayu
sbnrnya salah gyana dewek gk jujur dr awal....
nyuekin lorix...
emg enak di cuekin gntian...
Puji Rahayu
semua tersakiti gegara nenek peyott jahara noh...😈
Puji Rahayu
sbnrnya berhub.n sm lorix mlm itu mbokan....😆
Puji Rahayu
semoga itu gyana...
evi vivi🥰
hmmm
Susan Susanah
penyakit apa ya hiv
Susan Susanah
gyana hamil ank lorix
Susan Susanah
ko aku penasaran ya,,pas dokter bilang kpn terakhir hubungan,, jawab nya berapa hari yg lalu,,ginaya apa tu dia ama lorix bukan Ama leon
Susan Susanah
tu nenek memanggak punya perasaan. dia yg mandul dia pula yg kejam,,dasar nenek2mandul
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!