NovelToon NovelToon
PUTRI ULAR YANG TERBUANG

PUTRI ULAR YANG TERBUANG

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:172.6k
Nilai: 5
Nama Author: akos

Kisah seorang anak yang di buang oleh keluarganya karena memiliki sisik hitam memenuhi sekujur tubuhnya.

Ya, Kania anak itu. Anak yang membuat orang akan takut melihatnya. Akankah dia bahagia atau terpuruk di kehidupan ini. ikuti kisahnya sampai tamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon akos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. AGNES HARMONICA.

Kicauan burung-burung saling bersautan di dahan pohon menandakan pagi sudah kembali menjemput.

Dedaunan kering berjatuhan ke bumi tertiup angin kala itu, sedikit demi sedikit embun yang melekat di rerumputan kembali menguap diterpa sang surya.

Kembali aktifitas di kediaman Bi Desi dan Kania mulai terlihat. Kania pagi itu sudah bersiap-siap hendak ke tempat kerja sedangkan Bi Desi berencana ke pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan warung yang mulai menipis.

"Ibu..., cepaten takutnya Kania terlambat ," teriak Kania dari luar rumah sambil memasang sepatunya.

"Iya sabar, ini sebentar lagi Ibu selesai nich," balas Bi Desi dari dalam kamar.

Tidak berselang lama kemudian, Bi Desi Keluar dengan dandanan lain dari pada biasanya.

Perempuan parubaya itu terlihat lebih cantik dan dan segar hingga membuat mata kecil Kania seketika membesar.

Kania mengelilingi Bi Desi dan menatap sekujur tubuhnya.

"Apa ada yang salah dengan penampilan Ibu?," tanya Bi Desi Ikut memandangi pakaian yang Dia kenakan, takutnya ada yang tak berkenan.

"Anda ini siapa?," Kania yang masih memandang Bi Desi dan sesekali memandang kedalam rumah dengan wajah serius.

"Apa-apaan ini, Kamu jangan mengerjain Ibu," tepuk Bi Desi pada punggung Kania.

"Aku tidak tahu siapa Anda, dan dimana Ibuku?, kenapa Anda yang keluar dari dalam rumah kami?,". Kania yang masih menatap serius kearah Bi Desi.

"Ibu ini Kania, Desi sulastri. Kenapa Kamu sampai lupa dengan Ibumu sendiri. Apa ada yang salah dengan sarapan pagimu hingga membuat dirimu lupa ingatan,".

"Benarkah, Anda ini Ibuku?, terus kenapa Ibu secantik ini kalah-kalah model papan atas," Kini Kania mulai tersenyum dan tertawa.

"Jadi kamu mengerjai ibu," ucap Bi Desi sambil menepuk punggung Kania beberapa Kali. Bukanya merasa sakit Kania malah semakin tertawa dan memeluk Bi Desi dengan sangat erat.

"Maafin Kania Bu, Kania benar-benar tidak percaya kalau Ibu bisa secantik ini,".

"Kamu ini pandai sekali menyanjung, tapi maaf, Ibu tidak punya uang kecil atas sanjungan konyolmu itu,".

"Kania tidak menyanjung Ibu, tapi ini kenyataan, selain memiliki hati mulia Ibu juga ternyata memiliki paras yang cantik,". Kania melepaskan pelukanya pada Bi Desi.

"Sebenarnya ibu malu disanjung seperti ini, tetapi karena kamu sendiri yang mengatakanya baiklah Ibu akan jujur-sejujurnya," Bi Desi sejenak berhenti berucap, perempuan parubaya itu menegok kiri dan Kanan siapa tahu ada orang lain disekitar mereka.

"Maksud Ibu apa?," Kania sedikit mengeryitkan dahinya.

"Sebenarnya Ibu ini dulunya adalah seorang model sekaligus artis papan atas, Ibu berpura-pura menyamar untuk menghindari para pemburu berita mendatangi Ibu," tutur Bi Desi dengan raut wajah cukup serius.

"Wow ...benarkah?," Kania menutup mulutnya dengan kedua buah telapak tanganya sakin terkesimanya mendengar penuturan Ibu Desi.

"Satu lagi yang tidak boleh kamu lewatkan, Ibumu ini sesungguhnya guru vokal dari Angnes harmonica,"

"Agnes Monica Bu,". Kania mencoba membenarkan ucapan Bi Desi.

"Nah, Itu maksud Ibu, maklumlah umur Ibu sudah lumayan jadi memorinya pun sudah mulai penuh,".

"Terus-terus," Kania semakin penasaran.

"Saat Kamu berusia satu tahun dan Ayahmu meninggal dunia, Ibu mulai hengkang dari dunia hiburan," raut wajah Bi Desi kini mulai berubah.

"Loh kok bisa, Ibu meninggalkan dunia yang begitu glamour. Apa karena popularitas Ibu mulai meredup?,"

"Jangan salah, popularitas Ibu saat itu malah semakin bersinar. Hampir semua produser datang ke Ibu untuk mengadakan kerja sama. Bukan cuman itu, setelah Ayahmu meninggal para pria tampan baik dari kalangan artis mau pun pengusaha datang untuk melamar Ibu tapi....," kembali Bi Desi menghentikan ucapanya lalu menunduk.

"Tapi....?, pasti Ibu tidak bisa melupakan Ayah bukan? Seorang pria yang tampan dan penuh kasih sayang," Kania mengelus punggung Bi Desi.

Bi Desi tidak menjawab Dia hanya menggeleng.

"Tapi apa dong Bu....,"

Lama Bi Desi terdiam hingga seketika itu juga Dia tertawa dan meninggalkan Kania disana.

"Tapi semua itu bohong ...ha..ha..., cepat kita pergi, takutnya kamu terlambat dan Mall di pusat kota ketutup semua,".

"Hih...dasar Ibu, bisa-bisanya Aku tertipu keluguanya," Kania mengaruki kepalanya sakin jengkelnya.

"Makanya jangan mengerjai orang kalau tidak mau di kerjai, tutup pintunya dan cepatlah kemari," ucap Bi Desi yang sudah berdiri diluar pagar.

Setelah menghentikan sebuah taxi yang kebetulan lewat disana keduanya pun munuju kearah tempat kerja Kania.

Butuh beberapa menit hingga tidak tersa taxi yang mereka tumpangi berhenti di depan sebuah restoran megah.

"Guru vocal, Kania masuk dulu, kalau ada wartawan yang mengejar-ngejar atau pria hidung belang yang ingin mengganggu model internasional segera kabari Kania, biar Kania menghajarnya sampai babak belur,". Kania yang sudah keluar dari dalam mobil dengan sedikit menundukkan kepalanya di jendela mobil.

"Dasar anak nakal, pak supir cepat berangkat tidak usah dengarin Dia,". Bi Desi menepuk punggung job pak supir.

"Baik, Bu," pak supir pun kembali menjalankan kendaraanya menuju sebuah Mall.

"Salam sama Agnes harmonika ya," teriak Kania sambil cengegesan memegangi perutnya. Sepertinya gadis itu benar-benar senang mengerjai Bi Desi.

Taxi yang di tumpangi Bi Desi melaju dengan kecepatan sedang hingga tidak terasa taxi tersebut berbelok masuk ke dalam kawasan perbelanjaan yang terbesar dan terlengkap dikota itu.

Setelah membayar ongkos sesuai argo pada pak sopir, Bi Desi pun melangkah menuju ke pintu utama Mall.

👉 Terus beri coment, like dan vote terima kasih.

1
Puji Yati
ditunggu up terbaru nya kak
Kinan Rosa
itu saudara mu oon
Kinan Rosa
wah ternyata Alexa mempunyai kekuatan jahat to
Kinan Rosa
waduh gawat nih pasti itu si GINA gini

semoga saja tuan Baron bisa dengan cepat menyelesaikan urusan nya
Kinan Rosa
wah pawang Arnold dapat untung dari Kania nie Yee

apakah Arnold jodoh nya Kania 🤔
Kinan Rosa
wah ternyata Riko belum tau aja siapa Kania
dia si Dewi ular 🐍 anak mu bang🤭
Kinan Rosa
sombong Lo
tau gak ya kalau Kania itu anaknya Lidia
Kinan Rosa
oke siap kak
semangat kak
Kinan Rosa
apakah tuan Baron di suruh menikah dengan BI Desi sama mendiang istrinya 🤔
Kinan Rosa
wah Kania hebat 👏👏
sukurin lo nyonya GINA yang sombong
Kinan Rosa
jadi ingat sinetron ikan terbang
Kinan Rosa
semoga saja gak ada yang melihat waktu Kania berubah jadi ular
Kinan Rosa
Kania sayang sama tuan Baron sebab Kania masih ada hubungan darah dengan tuan Baron
Kinan Rosa
wah ternyata Kania adalah cucunya paman nya pak Baron ya
wah bisa seru ini cerita nya
Kinan Rosa
wah ternyata Kania bukan bayi sembarangan ya
semoga Kania dan bi Desi selalu di lindungi oleh ular raksasa itu
Kinan Rosa
semoga saja si Nora ketahuan oleh BI desi
Kinan Rosa
kayak nya ceritanya penuh misteri deh
aku lanjut aja ah .... semoga tambah seru
Kinan Rosa
wah siapa lagi itu si Baron dan Nora
Kinan Rosa
semoga saja vi Desi mau merawat nya
kasian bayi itu dia juga tidak mau keluar dengan kulit yang seperti itu
Aslinda Linda
ceritanya sangat bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!