NovelToon NovelToon
Pembalasan Sang Mafia Wanita

Pembalasan Sang Mafia Wanita

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Balas Dendam / Mafia / Kultivasi
Popularitas:69.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nani O Miteiru?

Time Travel? Ke tubuh putri sampah? Lalu diknianati oleh keluarganya hingga meninggal? Yang benar saja!

Karena sekarang Xia Yu, seorang mafia wanita dari zaman modern yang mengisi tubuh ini maka jangan harap mereka yang mengkhianati dan memperlakukan pemilik tubuh ini dengan buruk akan selamat dari pembalasannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nani O Miteiru?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebagai Sesama Manusia dari Dunia Lain dan Ledakan dari Kantong Doraemon

Cuplikan sebelumnya :

"Baiklah, saya rasa tidak ada ruginya untuk menerima tawaran anda. Tetapi jika saya nanti memiliki keluhan atau sebagainya, apakah anda siap mendengarkan saya?" Katanya saat itu dengan blak-blakan.

Tentu saja hal itu membuat sudut bibir Xia Yu, Xiao Yu dan Xiao San benar-benar tertarik.

......................

"Tentu saja kau dapat menyampaikannya. Master bukanlah seorang yang tak mau menerima kritikan dari orang lain. Setelah kau bersama master, pasti kau akan merasa sangat berterimakasih karena dia telah membiarkanmu untuk mengikuti dirinya." Xiao San yang menjawabnya dengan nada sombong.

Orang itu mendengus melihat kelakuan Xiao San, tetapi ia tetap mengulurkan tangannya dan mengucapkan namanya. "Kalau begitu kalian bisa memanggilku Akira. Semoga ke depannya kita bisa saling memahami dan memberikan simbiosis mutualisme alias saling memberi keuntungan ya. Ngomong-ngomong Nona, berapa umurmu? Sepertinya anda terlihat muda, tetapi anda juga terlihat dewasa di lain sisi?" Ia juga menyipitkan matanya ketika bertanya mengenai umur Xia Yu.

"Ah kau benar, kau bisa memanggilku Xia Yu. Aku sendiri agak lupa pastinya berapa umurku, kalau tidak salah sepertinya sekitar 16-17 tahun. Hm. Sepertinya yang tepat 17 tahun lebih beberapa bulan." Ia memikirkan umur Xia Yu dengan tepat, setidaknya perhitungan kalender antara di sini dan di dunianya dulu tidak terlalu berbeda sehingga dia tak terlalu pusing memikirkan berbagai hal yang berkaitan dengan tanggal.

"Wah masih terhitung muda ya, tapi rasanya aura anda bahkan melebihi umur anda sendiri."

Ucapan Akira membuat Xia Yu agak bingung. Sebenarnya Xia Yu dan yang lain telah menyembunyikan aura mereka hingga selain orang yang memiliki tingkat kultivasi yang sama dengannya tak akan menyadari dia memiliki aura yang begitu kuatnya. Namun mengapa Akira dapat merasakannya? Bahkan tidak seperti siang tadi saat ia dan Xiao Yu memeriksa ruangan ini dan secara tak sengaja mengeluarkan aura mereka, saat ini justru ia dan yang lain tak terkontaminasi pemicu apapun yang dapat menyebabkan mereka secara tidak sengaja mengeluarkan auranya.

Itu berarti hanya ada satu kemungkinan, sepertinya tingkat kultivasi dia tidak kurang dari Xia Yu yang saat ini berada di tingkat batas alam tahap awal. Mungkin saja ia berada di tahap manifestasi tahap akhir atau bahkan tingkat batas alam tahap menengah atau akhir? Setidaknya di antara itu.

Tiba-tiba lamunannya Xia Yu dibuyarkan oleh Xiao Yu yang bertepuk tangan. "Wah, baru kali ini ada yang berani mengatakan hal seperti itu kepada master. Ah tidak, saya sebenarnya cukup terkejut anda bisa menyadari ini Tuan Akira." Katanya.

"Memangnya selama ini tak ada yang menyadarinya?" tanyanya lagi penuh selidik.

"Untuk saat ini mengingat ini kota kecil yang rata-rata tingkat kultivasi yang dimiliki seseorang paling tinggi hanya ada di tahap fondation, sangat sulit untuk merasakan aura sebenarnya yang dimiliki oleh master terlebih master memilih untuk menyembunyikannya." Lanjut Xiao Yu dengan penuh penjelasan.

"Oh begitu, berarti anda tahu bahwa saya bukanlah orang yang berasal dari sini?" Lanjutnya.

Xia Yu mengangguk, "Setidaknya aku memiliki asumsi seperti itu apalagi sepertinya kamu memiliki tingkatan tak jauh berbeda denganku." Ia mulai menghilangkan cara bicara formalnya karena merasa orang ini sedikit akrab dengannya.

"Oh kupikir kau mengetahui bahwa aku memang berasal dari dunia lain." Gumamnya kecil. Sayangnya gumaman itu dapat didengar dengan jelas oleh mereka.

Seketika mereka tercengang mendengarnya. Ah Xia Yu tak mengharapkan ia akan mendapat teman seperjalanan di sini. Tentu dia sangat senang. Begitu pula dengan kedua hewan kontraknya yang masih mengambil bentuk manusia itu, mereka kaget dengan pernyataan dari Akira itu.

Tak bisa menahan dirinya lagi, Xia Yu segera mengeluarkan apa yang dipikirkannya "Tunggu dulu apa jangan-jangan kau adalah Akira si ilmuwan Jepang yang tergila-gila meneliti virus itu?" Ia mengingat bahwa di dunianya sebelumnya memang ada seorang ilmuwan yang berasal dari Jepang dan tergila-gila dengan virus.

Memutar bola matanya ia menjawab segera "Ya kau benar, aku sungguh tak menyangka akan meninggal karena virus yang kuteliti sendiri di usia yang terbilang cukup muda. Hei 35 tahun itu masih muda bukan?"

"APA? Kau masih 35 tahun? Kupikir karena ilmuwan setidaknya kau sudah berumur 50 tahun lebih." Xia Yu semakin kaget mendengarnya. Oh dia yang meninggal di usia hampir 30 tahun sebelumnya merasa sudah agak tua. Sementara lelaki ini mengatakan usianya 35 tahun cukup muda! Ah ia sakit kepala mendengarnya. Meski begitu, benar jug yang dia katakan. Karena selama ini di otak Xia Yu yang namanya ilmuwan apalagi ilmuwan gila macam Akira itu sudah berumur setidaknya 50 tahun. Makanya ia tak pernah menaruh perhatian padanya, apalagi ia memang tak terlalu menggeluti bidang itu.

Seakan tersadar akan sesuatu ia yang tadinya membuka mulutnya untuk membalas ucapan Xia Yu secara langsung, malah menutup kembali mulutnya dan memposisikan dirinya dengan serius di hadapan Xia Yu. "Hei, tunggu dulu. Mengapa kau bisa mengetahui diriku yang dulu itu?" Matanya menyipit tajam.

Dengan senyum lebar, Xia Yu kembali menjawab dengan antusias, "Karena aku juga sama sepertimu. Perkenalkan namaku adalah Xia Yu, si mafia wanita yang selalu berurusan dengan pihak berwajib tapi selalu berhasil menghindarinya." Xia Yu memperkenalkan dirinya dengan penuh kebanggaan.

"Oh astaga kau lah si Xia Yu yang terkenal itu? Aku tak menyangka kita akan dipertemukan seperti ini. Aku sering melihat namamu terpampang di berita. Haha." Ia tertawa dan menjabat tangan Xia Yu dengan hangat.

Ah mereka akhirnya menemukan yang senasib. Untunglah kedua hewan kontrak itu sudah mengetahui masa lalu Xia Yu sehingga tidak terlalu bingung untuk memahami apa yang terjadi. Mereka hanya terdiam membiarkan kedua orang itu bernostalgia. Setidaknya mereka telah mendapatkan si ahli medis untuk keperluan mereka. Dan lebih bagus lagi dia saling kenal dengan master sehingga persentase pengkhinatan akan semakin diperkecil. Begitulah kira-kira isi pikiran mereka.

Ketika mereka sedang asyik mengobrol, tiba-tiba salah seorang dari ras lain yang berada di bawah pengawasan Xiao San memanggil Xiao San lewat alat komunikasi yang ia tinggalkan. Karena mereka tidak membuat kontrak dengan Xia Yu maka mereka tak dapat memanggil atau mengobrol melalui telepati seperti yang selalu dilakukan oleh Xiao Yu dan Xiao San terhadap Xia Yu selama ini. Itu berarti selama mereka di luar, semua yang ada di dalam kantong doraemon tak akan dapat mendengar dan melihat percakapan mereka yang di luar. Meski diberikan alat komunikasi, namun hanya akan aktif jika si penerimanya mengiyakan. Seperti yang saat ini terjadi.

Bip. Bip. Bip.

Sebelumnya Xiao San dan juga Xiao Yu memang memberikan masing-masing kelompok 1 alat komunikasi yang bisa digunakan untuk saat-saat tertentu seperti keadaan darurat. Sehingga mereka pun memberikan wejangan juga setelah memberi alat itu kapan sebaiknya alat itu digunakan, sebelum mereka pergi.

Mengingat mereka telah paham dengan segala wejangan yang diberikan, Xiao Yu dan Xiao San cukup yakin bahwa sesuatu telah terjadi menyebabkan mereka menghubungi melalui alat komunikasi ini. Sehingga mau tak mau mereka harus menyela obrolan master dengan kawan barunya itu.

"Master, maafkan kami yang mengganggumu. Tapi sepertinya ada sesuatu yang darurat telah terjadi." Sela Xiao San dengan penuh ketegasan.

Xia Yu yang melihat keseriusan di mata mereka berdua tentu langsung berdiri tegap dan berkata, "Apa yang telah terjadi wahai kedua sahabatku?"

"Kami telah memberikan alat komunikasi pada 'mereka' sebelum kami tinggalkan. Namun kami juga sudah memberitahu bahwa gunakanlah alat itu jika benar-benar ada sesuatu yang darurat. Dan 'mereka' telah mengerti itu, tapi sekarang alat itu telah berbunyi. Berarti ada sesuatu yang terjadi di 'dalam sana'." Jelas Xiao Yu mengambil alih penjelasan Xiao San.

Mendengarnya Xia Yu langsung bangkit berdiri. Di sebelahnya Akira kebingungan dengan tingkah mereka yang ada di satu ruangan dengan dirinya ini. 'Mereka' siapa yang dimaksud? Lalu di 'dalam sana' juga apa?

Melihat kebingungan di wajah rekan barunya membuat Xia Yu tersenyum simpul, dan menarik tangannya. "Ayo, ikuti kami saja terlebih dahulu dan kau akan mengerti kemudian," katanya.

Kemudian dengan menarik tangan Akira, Xia Yu, Xiao San dan Xiao Yu berlari menuju pintu kamarnya. Namun apa yang ada di balik pintu bukanlah ruang tengah dari rumah yang ditempatinya selama ini tapi sebuah alam liar dengan sebuah bangunan di tengahnya.

Meski masih dengan kebingungan yang melanda mereka, ia memilih untuk tetap diam dan mengikuti mereka yang terus berlari ke arah sebuah bangunan hingga sampai lah mereka di sebuah tengah ruangan yang ternyata ruang terbuka. Bahkan ada semacam pohon dan juga aliran sungai di sana. Semakin tercenganglah Akira dibuatnya.

Ada yang aneh, karena semakin mereka mendekat ke sana semakin jelas ada sebuah asap yang mengepul entah dari mana karena sumber berasalnya asap itu tertutup hutan. Selain itu ia dapat melihat banyak manusia dengan telinga hewan dan juga memiliki ekor berlarian ke sana kemari. Rasanya baru kali ini Akira melihat ras seperti ini secara nyata. Bukannya tidak pernah, tapi dia hanya pernah melihat hal-hal seperti ini lewat game yang iklannya suka bermunculan di sepanjang jalan menuju laboratoriumnya dulu.

Mereka terus berlari ke arah asap itu datang. Di saat itu juga, para ras lain itu-ah susah sekali menyebutnya, batin Akira. Kenapa tidak ia panggil saja Demi-Human? Sepertinya lebih cocok, baiklah para Demi-Human itu yang tadinya berlarian menjauhi asap, ketika melihat mereka mendadak berlari ke arah mereka semua.

Melihat itu Xia Yu dan yang lainnya berhenti dan memilih menunggu para Demi-Human itu menghampiri mereka. Ketika mereka sudah berkumpul di sekeliling Xia Yu, mereka menundukkan sedikit kepalanya sebagai bentuk hormat yang diperintahkan Xia Yu. Akira sudah cukup kaget dengan semua yang terjadi sejak dia bertemu Xia Yu dan yang lainnya sehingga untuk yang satu ini sepertinya ia mulai terbiasa mengingat memang di dunianya terdahulu memang penghormatan seperti ini lebih disegani.

"Apa yang terjadi?" Tanya Xia Yu pada mereka. Mereka saling pandang, sebelum akhirnya salah seorang wanita yang memiliki telinga dan ekor seperti rubah maju ke depan dan menjelaskannya pada Xia Yu dan yang lainnya.

"Jadi begini, Nona. Sebelumnya kami masih melakukan aktivitas seperti biasa dibagi menjadi dua. Ada kelompok yang berkultivasi dan ada kelompok yang membangun rumah kami. Tetapi beberapa saat yang lalu dari arah air terjun itu tiba-tiba saja terdengar suara ledakan lalu munculah asap itu. Sementara beberapa dari kami yang sedang berkultivasi di dekat sana menjadi terluka ringan terkena ledakan tiba-tiba itu karena memang sepertinya asal ledakan berada jauh ditengah air terjun sehingga yang diluar air terjun hanya terkena sedikit saja. Meski begitu, kami cukup bingung mengobatinya karena obat yang selama ini kita gunakan tidak lagi efektif menangani beberapa orang yang mengalami pendarahan, Nona." Jelasnya dengan mata yang berkaca-kaca.

"Astaga aku tak menyangka akan seperti itu. Baiklah untuk sementara begini dulu. Kamu," tunjukknya kepada si wanita rubah yang memberikan penjelasan tadi itu, "tunjukkan jalan ke mereka yang terluka karena ledakan itu pada Akira. Biar Akira yang mengobati mereka. Tenang saja, ia seorang alkemis dan pastinya mengerti dunia medis seperti yang kita butuhkan untuk saat-saat seperti ini." lanjutnya dan menunjuk Akira untuk mengikuti gadis eh wanita tadi.

"Sementara kamu, tunjukkan pada kami tempat ledakan itu terjadi." Sekali lagi Xia Yu menunuuk salah seorang di antara mereka.

"Ah jadi aku pergi dengan Demi-Human ini, Xia'er?" Tiba-tiba saja pertanyaan Akira membuat ia teringat belum mengatakan apapun pada dirinya. Tapi sepertinya dirinya cukup memahami situasinya.

"Apa? Demi-Human?" Tanya Xia Yu.

"Ya, aku rasa lebih baik kita menyebut mereka dengan seperti itu agar tak sulit bukan?" Akira kembali bersuara.

"Hahaha. Kau benar. Baiklah terserah kau saja. Aku sendiri belum mengurus nama untuk mereka." Lanjut Xia Yu yang kemudian beranjak pergi meninggalkan Akira menuju air terjun, tempat ledakan itu terjadi. Sementara Akira sudah diseret kembali oleh wanita bertelinga dan berekor seperti rubah itu.

'Ah, sial. Sepertinya mulai hari ini aku benar-benar akan selalu diseret-seret untuk mengikuti kemauan mereka ini. Tapi tak apalah. Jika dipikir-pikir kembali aku tak akan rugi apapun bukan? Malah justru diuntungkan. Mengingat aku bisa menemukan kawan yang sama dari dunia sebelumnya walau sebelumnya kami tak pernah saling mengenal pun. Ah mari kita nikmati saja. Apalagi dia ingin membalas dendam katanya. Aku menantikan balas dendamnya yang dapat kusaksikan dengan mataku sendiri. Hahaha.' Batin Akira.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

A/N:

***Pict : Wanita bertelinga dan berekor rubah yang pergi bersama Akira untuk saat ini. Well karena sebenernya yang ikut itu cuman satu, jadi kalau aku sih lebih menyarankan bahwa wanita itu adalah yang sebelah kiri. Tapi karena ini hanyalah cerita jadi kalian bebas membayangkannya. Mau yang kiri atau yang kanan. Atau mungkin bayangin yang lain juga silahkan. Saya tak memaksa kalian kok. Ini hanya sebagai bantuan untuk kalian memvisualkan saja. Kebetulan saya suka sama yang begini. Mungkin bagi yang suka nonton anime tak asing dengan istilahnya bukan? "Kemonomimi". Ya memang sengaja aku ambil dari sana kok.

Btw disini emang sengaja aku satuin jadi agak panjang juga kan ya? Maaf kalau jadinya membosankan.

Ah iya, disini juga ketauan kalau ternyata Xia Yu bertemu dengan penjelajah waktu lainnya, yaitu si Akira.

Gimana kalau menurut kalian?

Aku awalnya mau nulis dan publish dari pagi hari, tapi gatau kenapa sejak pagi banyak banget yang mesti dikerjain. Sampe skripsi ku aja belum ke sentuh lagi. Huhu. Jadi maaf kalo ada yang lama nungguin. Tapi untuk cerita kuusahakan update tiap hari kok, walau cuman satu bab-satu bab mungkin? Hehe.

Yang terakhir, aku mau bilang lagi sama kalian makasih banget ya udah dukung cerita ini***.

Lav yu gaes <3

1
Zeny Zen
maaf Thor jgn pakai kata2 moderen di zaman kuno Thor 👍
Ika Bella
up LG dong
Mimih Milania
lanjut donk
lina
bsa latah gtu 🤣🤣
lina
semangat bls dendam Jiang
lina
wiiih bls dendam
Ras Imin
ky,'a mending panggil nona eh thor dr pd mbak,ini ksn nama" cina bukan ido maaf cuma saran 😁🙏
Kuuhaku: oh iya makasih sarannya. aku ga kepikiran hahhaa
total 1 replies
lina
semangat nani
lina: 👍👍👍👍👍
total 2 replies
angel🧚‍♀️👼
Thor semngt 💪
Kuuhaku: wahh makasih banyak yaa iyaa👍
total 1 replies
Nagi Sanzenin
tentu saja vote-ku Minggu ini untukmu thor, wkwk
Kuuhaku: WOAHH NAGIKU SAYANGG. TERIMAKASIHHH BUANYAKKK HEHEHE
total 1 replies
Sully Cungliie
lanjut thor
Kuuhaku: wokehh. sabar yaa hehehe :v

btw makasih dah mampir :)
total 1 replies
Nagi Sanzenin
ah ah ah, bagaimana balita bisa berbicara begitu lancar wkwk 😂😂😂
Kuuhaku: mari kita bayangkan di imajinasi wkwkwk
total 1 replies
Nagi Sanzenin
gila 😂😂 adeknya semua 36, itu mau main sepak bola dua regu bisa, ehh, tiga regu bisa
Kuuhaku: iyaa masih lebih pula wkwkwk. but mereka kumpulan anak2 sih. bukan kandung semua wkwkwk
total 1 replies
Ailurophile 🐯
kak follback aku
Ailurophile 🐯: makasih kak
total 2 replies
lina
semangat
Ianatus Syafa'ah
lnjut Thor
Kuuhaku: wokehh :)

ditunggu aja yaa hehehe
total 1 replies
lina
semangat tor
lina
wawawa, pangeran mata keranjang
Nagi Sanzenin
wkwk, ouh iya, ada fitur komentar paragraf ya sekarang di mangatoon update, jadi lebih bisa garcep kalau ada typo wkwk
Kuuhaku: aku baru update dong wkwkwk
total 2 replies
Nagi Sanzenin
Bagian ini typo thor wkwk
Kuuhaku: woahh terimakasih nagii. biar ku cek kembalii
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!