NovelToon NovelToon
Jodoh Mungil Om CEO

Jodoh Mungil Om CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Komedi / Tamat
Popularitas:216.1k
Nilai: 5
Nama Author: Penulis amatir

Slow Up, kalo sabar boleh masukkan ke daftar favorit kalian 😁

Meski sudah di lecehkan dua kali oleh laki-laki lain, Bian Anggara masih tetap menikahi wanita mungil nya!

Kalian yang tidak suka cerita pelecehan, jangan mampir, karena kali ini pemeran utama nya mengalami dua kali pelecehan.

CEO Casanova yang cenderung egois bahkan lebih mengarah ke PSIKOPAT VS CEO perjaka yang sudah matang memiliki sifat bak MALAIKAT.

Action dikit dikit ada tapi tidak banyak, karena lebih banyak romantis nya. Tokohnya di bawah ini.

❤️Bian Anggara, CEO tampan yang hampir berusia 31 tahun tapi masih perjaka, laki-laki itu berniat menyudahi kesendiriannya, setelah melihat gadis cantik yang langsung menempati pikiran dan hatinya.

❤️Qirani Virginia, gadis 16tahun cantik berwajah sedikit bule tinggal di panti asuhan, kecantikan nya mampu menggaet dua CEO tampan sekaligus.

🧡Syahrizal Bramantyo, 23tahun, seorang Casanova ketampanan, rayuan, kekayaan, menjadi magnet bagi lawan jenisnya.

Seperti apa seeehh kisah mereka? Yuk Baca!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Penulis amatir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kartu nama

Setelah berhasil membuat Rizal tak lagi mengejar Qiran, Arga mulai mengejar calon Nyonya nya, pemuda berdarah preman itu menolehkan kepalanya ke kanan dan kiri, mencari cari wanita cantik milik Tuan nya.

Dan ternyata Qiran tengah menangis di halaman parkir klinik sederhana itu, tentu saja Arga harus mencoba menenangkan Nona nya terlebih dahulu, meskipun sebenarnya merayu wanita bukan keahliannya, sebab sesungguhnya, Arga hanya tahu cara berkelahi saja.

"Em, Nona, Nona tidak apa-apa kan?" tanyanya sambil menyentuh sedikit pundak wanita itu.

"Antar aku pulang sekarang Mas! aku merindukan ibuku." ucap Qiran yang masih terisak.

"Iyah, mari, aku antar."

Setelah itu keduanya memasuki mobil Arga dan segera berlalu dari klinik sederhana tersebut, Qiran sempat melirik ke spion luar, dan melihat Rizal menatap nanar berlalunya mobil hitam mengkilap milik Arga.

Status Qiran dan Rizal sudah bukan kekasih lagi, mereka sudah bisa di katakan mantan kekasih, sebab Qiran benar-benar sudah tidak mau lagi berurusan dengan laki-laki yang menurutnya munafik, meskipun sebenarnya dalam hati Qiran masih ada rasa sayang tulus untuk Rizal, pemuda yang selama ini memperlakukannya dengan baik.

Setibanya di panti Arga langsung pamit pulang tapi tidak lupa untuk menugaskan beberapa orang yang akan bersiaga di sekitaran panti. Yah, meskipun sampai detik ini Bian masih belum berani menemui Qiran, tapi laki laki dewasa itu masih perduli dengan wanita singgel yang bukan gadis ini.

Sampai di dalam, sudah pasti Qiran di interogasi lagi oleh beberapa pengurus panti, tapi kali ini, Qiran sudah lebih mudah mencari alasan yang lalu di percayai.

...----------------...

Malam harinya di tempat lain, di rumah utama anak kedua Hilman yang lahir dari isteri keduanya, Molly Arkana baru saja menerima pesan teks dari sang Papi.

📥 Sayang, besok malam datang ke rumah Papi yah, akan ada seseorang yang melamar Lila adik mu.

📤 Siapa Pi?

📥 Syahrizal Bramantyo, yang beberapa bulan lalu di resmikan sebagai direktur utama itu. Kita juga sempat menghadiri peresmian nya.

Molly berkerut kening mengingat kembali wajah laki-laki yang pernah beberapa kali ia temui "Syahrizal? apa orang yang ganteng itu yah?" gumamnya, matanya menatap lekat wajah Axel dan Alexa yang sudah terlelap tidur di ranjang milik si kembar.

"Ada apa Yank?" bisikan seksi yang mengalun tepat di telinga nya, dari belakang seseorang memeluk nya mesra. Itu Farrell Naeyandra, suami Molly, ayah dari cucu kembar Hilman.

"Ini, Papi tadi SMS, katanya Lila mau di lamar sama Syahrizal, yang beberapa bulan lalu di resmikan sebagai direktur utama, kamu, kenal gak Rell?" tanya Molly melirik ke arah suaminya yang masih memeluk nya dari belakang.

"Syahrizal Bramantyo maksud mu?" tanya Farrell dan Molly mengangguk.

"Tentu saja kenal, dia masih muda, baru lulus kuliah langsung di jadikan direktur utama, Om Pram memang sudah sangat mempercayai anak keduanya itu dari masih kuliah. Dia pemuda yang cerdas, tapi..." Farrell menghentikan kalimat nya tapi melanjutkannya dengan menggigiti leher isterinya.

"Tapi apa?" Molly membalikkan badannya menghadap ke arah suaminya yang terlihat protes karena aktivitas romantis nya terhenti.

"Dia play boy! Penjahat wanita, semua orang juga tahu itu." Farrell berucap ketus.

"Hah? play boy?"

"Tapi, semoga saja setelah sama Lila, dia bertaubat, seperti kamu yang berubah hangat setelah bersama ku" tambahnya berharap.

"Kebiasaan bermain wanita itu biasanya berlanjut sampai tua Yank, kemungkinan taubatnya sangat kecil. Berbeda dengan kebiasaan lainnya." sanggah Farrell.

...----------------...

Kemudian esok malamnya, keluarga besar Hilman dan Pram bersatu dalam acara lamaran dari Rizal yang ditujukan pada Lila. Meskipun awalnya menolak, tapi pria yang sudah terbiasa hidup serba ada itu takkan mampu jika harus hidup mandiri tanpa fasilitas dari ayahnya, apa lagi baru beberapa bulan ini, Rizal menjabat sebagai direktur utama. Takut di coret namanya sebagai ahli waris, alasan Rizal mau menikahi Lila.

Dan dari banyaknya keluarga yang hadir, hanya Bian dan Arga saja yang tidak menunjukkan batang hidungnya, sebab laki-laki tampan itu belum menyetujui penyatuan Lila dan Rizal. Bian masih teguh pada pendirian nya, bahwa Lila akan lebih bahagia tanpa laki-laki bejat seperti Rizal.

Mungkin benar yang Bian pikirkan, sebab sedari tadi Rizal terus menerus menekuk wajah tampannya, senyum manis yang biasanya ia kembangkan untuk merayu wanita, sungguh tidak terlihat lagi.

"Kamu bisa senyum sedikit tidak Zal?" Pram menyenggol siku puteranya.

"Papah tahu sendiri aku tidak menyukai pertunangan ini, lalu apa harus tersenyum di balik ketidak nyamanan ku hh?" Rizal menjawab dengan suara yang sangat pelan hanya ayahnya saja yang mendengar.

"Papah tidak mau tahu! sekarang tersenyum lah seperti saat kau meniduri nya! atau aku batalkan pertunangan ini, dan langsung menendang mu dari rumah ku!" pekik Pram menggertak.

Dan senyum manis yang di buat buat pun mekar di bibir sensual Rizal, sesungguhnya Pram jarang sekali marah, tapi laki-laki paruh baya itu tak pernah main-main dengan ucapannya.

Setelah acara pertunangan, Rizal dan Lila akan segera menikah, tujuannya sih menghindari gosip, sebelum perut Lila membuncit, jadi Hilman sudah menentukan tanggal pernikahan, yang akan di laksanakan kurang dari dua bulan lagi.

...----------------...

Bumi terus berotasi, bulan dan bintang pun bergantian memancarkan sinarnya, ternyata secepat itu waktu berlalu, sudah satu bulan semenjak Qirani keguguran, wanita itu benar-benar sudah pulih, rasa nyeri di area pribadinya, sudah tidak lagi terasa, sebab satu bulan ini Qiran berdiam diri di panti, fokus memulihkan kondisi nya, sesekali membantu Rumana membuat roti.

Dan sudah satu bulan ini Bian sengaja tidak menemui Qiran, laki-laki dewasa itu sengaja menunggu etiket baik dari Qiran sendiri yang mungkin akan meminta maaf padanya tapi sudah satu bulan ini pula Qiran belum bisa menemukan kartu nama Bian Anggara, sebab sejatinya Qirani tidak tahu bahwa ternyata Bian masih menugaskan beberapa orang untuk mengawasinya, jika tahu mungkin sudah menanyakan alamat Bian pada orang orang itu.

Hingga tibalah saat Dewi Fortuna mulai berpihak padanya, ternyata kartu nama itu ia selipkan di sepatu lamanya yang berjejer di rak dan tak sengaja Qiran menemukannya saat bersih bersih.

"Akhirnya, ketemu juga kan kamu!" ucapnya girang, sambil menatap kartu berwarna hitam gold itu, desain kartu nama Bian memang terlihat sangat mahal.

"Bian Anggara? oh jadi namanya Bian Anggara? direkrut utama M-Food?" Qiran mengernyit saat membaca kartu nama di tangannya.

"Jadi Om itu, direktur utama? pantas saja auranya berbeda, ternyata sultan sejati dia." tambahnya.

"Oke Qiran! besok kita ke kantornya saja, kamu harus meminta maaf padanya! urusan di maafkan atau tidak terserah nantinya saja, yang penting kamu sudah berusaha minta maaf." imbuhnya bermonolog sendiri.

...----------------...

Bersambung....

1
Yani Cuhayanih
Qiran di culik oleh mafia..
Yani Cuhayanih
kasihan Qiran semoga selamat...
Dewi Asrina
wah cewek polos ni udah salah sagka
Dewi Asrina
cerita yg menyayat hati juga buat orang seneng aja punyak lakik kayak gini idaman baget
Mmh Nurpahri
lanjut
Supi
kok udah tamat sich,masih ngegantung cerita ny 😔
Supi
mampir
Sulis Tyo
tidak membosankan
Erli Ana
lanjut thor
Suliati
aQkpppp0ppql
Mami Ikii
kirain tamat nih novel ny. suka di gantung. bgs cerita ny
Eli Aryanti
Lanjut ya Thor 😍♥️♥️
Eli Aryanti
Hahaha Kebelet pipis kebelet pipiis Nada Deringnya benar benar Kocak 😂😂😂😂
Erna Pohan
semua cerita nya tdk pernah hbs
HIATUS....: Karya ini nggak kontrak KK Sayang jadi maaf enggak lanjut 😟
total 1 replies
Ria Sufi
ne cerita masih lanjutkah?
Paulina H. Alamsyah Asir
aq mampir thor.. miss you😉
Paulina H. Alamsyah Asir
luar biasa .... joss .... josss...
Dheyan💞💞💞
okkk d tnggu klnjutannn nya thorrr mudah"n smpe tamat ya jgn gantungg
Nindira
Bersama Bian kamu lebih aman Qirani,,

Kenapa kamu harus kabur.
Nindira
Gak apa-apa ya Arga jadi anak buah harus nurut walau gak tidur semalaman juga.

Semoga Qirani menolak jadi permaisurinya sicasanova itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!