Novel pertama! Harap Bijak dalam membaca.
Maafkan jika author mempunyai banyak kesalahan dalam menulis terutama Typo.
Nathan pria yang sudah lama melajang dan bahkan tidak ingin dekat dengan wanita, kini semuanya berubah, dalam waktu satu hari ia bertemu dengan seorang gadis yang satu kampus dengannya langsung di buat takluk oleh nya, akankah Nathan akan menjadikan nya seorang kekasih? sedangkan derajat dan kehidupan mereka jauh jika di bandingkan.
Jhonatan Fernando keturunan dari keluarga Fernando group serta pewaris tunggal kaya raya, pemilik sekolah yang elit dikotanya ia tidak menerima penolakan jika ia berkehendak.Harus menjadi nomor satu dalam bidang apapun membuat ia bersemangat untuk menyaingi semua musuhnya.
Alya Allexander
Gadis piatu yang hanya tinggal bersama ayahnya di sebuah rumah yang bisa juga di bilang tidak terlalu mewah.Ayahnya terpaksa menyembunyikan identitasnya agar teman teman Alya tidak mengetahui bahwa ia guru kesenian di sekolah.
Yuuukk ikuti kisah nyaa!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon _Nataliee💋🌹, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 21
Malam hari pun tiba,untung saja Nathan mengantar Alya pulang tepat waktu.Dengan begitu Ayah Alya tidak merasa khawatir sebenarnya Alya sudah meminta izin pada ayahnya,tetapi tetap saja jika orang tua mempunyai rasa khawatir yang besar terhadap anaknya.
Alya baru saja selesai Mandi,dia merebahkan tubuhnya di kasur dilihatnya ponsel yang sedari tadi berbunyi,menandakan ada pesan masuk.
Kening Alya sedikit berkerut melihat pesan dari Freeya yang sangat banyak.Ia sedikit menyipitkan matanya.
Freeya cantik
"Selamat malam Alya ku sayang...aku ingin memberi tahumu tentang Zea ternyata kemarin mereka di keluarkan dari sekolah dan Diva sama Dinda mereka hanya di skors lima hari! aku sangat senang akhirnya mereka pergi juga"
Pesan Dari Freyaa membuat Alya terkejut pantas saja Dinda sangat sinis menatap mereka kemarin di parkiran,Alya langsung berpikir,ia berniat menghubungi Nathan untuk membatalkan hukuman yang di berikan kepada Zea dan sahabatnya.
Alya langsung mencari kontak Nathan dan langsung menelfonnya,panggilan pertama tidak di angkat,begitupun yang kedua,Alya hampir putus asa,tetapi ia masih tetap mencoba menghubunginya.
"Hallo Nathan"
"Haii sayang, kenapa??"
"Apa benar kau mengeluarkan Zea dari sekolah?" tanya Alya tanpa basa basi.
"Kenapa? bukankah dia menyakiti kekasihku lalu apa salahnya?!"
"Ckk...tapi tidak begitu juga, itu sangat keterlaluan" decak Alya kesal.
"Menurutku itu sangat setara dengan apa yang dia lakukan kepadamu kemarin! Sudah dulu yah.Aku masih banyak pekerjaan..Love you sayang!"
Tutt!!
Setelah mengatakan itu Nathan langsung mematikan ponselnya.
Alya kesal kemudian dia langsung turun ke bawah mencari ayahnya,untuk menanyakan langsung tentang siswi yang dikeluarkan dari sekolah.
"Ayahh...!!" panggil Alya sambil berteriak.
"Iya sayang ada apa?" tanya pak Bani ia meletakkan koran yang tadi di tangannya ke meja.
"Ayah siapa nama siswi yang di keluarkan kemarin?"
"Kalau tidak salah namanya Zea" ucap Pak Bani sambil menengadahkan kepala mengingat kejadian kemarin.
Alya semakin mengerutkan dahinya ia tidak mengerti kenapa Nathan bisa sekejam itu Tidak.memiliki belas kasihan.
"Atas kasus apa mereka di keluarkan?"
"Pembullyan, memangnya kenapa Alya?apa yang membuat mu menjadi kepo seperti ini??" tanya Ayahnya sambil tersenyum.
"Aku tidak enak ayah,aku dituduh mengambil hak orang lain,dan aku sangat tidak suka itu!ucap Alya dalam hati.
"Hah? tidak ada ayah,hanya ingin tahu saja, Alya ke kamar dulu yah" pinta Alya dan di anggukki Pak Bani.
Alya berjalan dengan wajah di tekuk saat sudah sampai di kamar ia mengambil buku dan membacanya,untuk menghilangkan rasa bosan,dan juga rasa tidak enak di dalam hatinya.
Alya tidak lagi memainkan biolanya ia selalu di sibukkan dengan buku-buku yang harus dia pelajari untuk PAS minggu depan.
kemungkinan besar, Dari pengumuman sekolah,lomba kesenian akan di batalkan secara sepihak,dikarenakan juri dari Amerika serikat tidak bisa datang di karenakan ada urusan mendadak di hari yang tertentu.
~
Di rumah Nathan,ia sedang di sibukkan berkas-berkas yang ada di mejanya Perusahaannya semakin naik saat Nathan ikut andil dalam mengerjakan pekerjaan.
"Pah, ini dokumen yang sudah Nathan kerjakan,dan masih ada 2 dokumen lagi di meja Nathan!" Nathan memberikan hasil kerjanya ke papanya.
Yah untuk sekarang Arya tidak ikut dalam menjalankan tugasnya.Dia hanya ikut pada siang, dan sore.Dan pada malam hari saatnya untuk istirahat.
"Kerja bagus boy..semangatt dan jangan lupakan tugas sekolah mu." ucap Papanya sambil tersenyum bangga.
"Iyaa pah, Nathan tidak pernah lupa akan hal itu." Nathan menganggukkan kepala dan langsung keluar menuju kamar.
Nathan melirik jam yang melingkar di tangannya.Jam menunjukkan pukul 21:45, masih ada kesempatan untuk belajar pikirnya.Nathan bergegas mengambil buku untuk mapel pertama.
Dengan telaten ia membaca buku agar bisa memahami semuanya.
Nathan semangat dalam belajar,untuk kelulusan sekolahnya.Dan dia berniat langsung melamar Alya,sudah lama Nathan pikirkan untuk membicarakan hal ini pada mama dan papa nya.Tapi belum sempat di karenakan kesibukan masing- masing.
jangan lupa supportnya❤❤
please please please...... up dong kk thor
lma gak ada britanya, jdi patah hati...😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
sampai jamuran aku nunggunya 😅
buat kk thor jga kshtan, sukses n sehat sllu kk....... 😘😘😘😘
dtunggu klnjutan nathan n alya
hdiah hdiah hdia buat kk..... 🌹
lnjut lnjut lnjut lnjut