Arina gadis SMA yang sangat nakal dan susah diatur tiba tiba berubah saat kedua orang tuanya memindahkannya keluar kota. Ia gadis yang tak pernah mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya.
Sehingga pada akhirnya iya bertemu dan membuat masalah dengan seorang CEO yang dingin, angkuh nan tampan.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RISNA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 21
" kalau memang loh enggak mau bicara enggak apa apa tapi kau harus ingat Rin kalau Dafa itu bukanlah cowok yang baik baik " kata Putri.
" hmm " Arina yang selalu menghindar dari topik pembicaraan itu.
Setelah mereka bertiga merasa lelah dengan kekacauan dan keseruan yang mereka buat sendiri akhirnya mereka tertidur dan berhasil menemui mimpi mimpi yang indah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari demi hari Arina lewati dengan semangat. Capek, lelah, bosan selalu dirasakannya tapi demi mempertahankan hidupnya iya relah bekerja paruh waktu.
Sangat banyak perubahan yang terjadi dalam hidupnya salah satunya adalah berakhirnya hubungan antara dia dan Dafa sang kekasih. Sekarang ia sudah duduk dibangku kelas 3 SMA.
Kerja paruh waktu adalah kegiataan yang harus dilakukannya selain sekolah sebab sudah tidak ada tempatnya untuk bersandar dan bermanja manja. Kebiasaan kebiasaan buruk iya semasa dulu berlahan iya tinggalkan. Dulunya iya menghabiskan waktu dengan bermain main dan menghamburkan uang orang tua yang tidak memperdulikannya dan hanya memberinya berupa materi tanpa adanya kasih sayang. Dulunya iya hanya bermain main dan bermalas malasan apalagi jika sudah masuk sekolah, ia selalu bolos jika ia tak menyukai pelajaran yang sedang berlangsung. Tapi semua kebiasaan kebiasaan yang sudah menjadi sumber kesenangannya dimasa itu berlahan iya tinggalkan.
Berbeda dengan pria yang super duper gagah, tampan nan dingin rupanya selalu uring-uringan setiap hari, pikiranyya selalu bercabang memikirkan seseorang yang sudah lama tak pernah iya temui. Seberusaha apapun dirinya untuk tak mengingatnya lagi tapi hatinya berkata tidak. Ya dia adalah Arnan yang tak bisa melupakan gadis kecil yang selalu iya rindukan selama satu tahun ini. Satu tahun telah berlalu setelah iya memutuskan untuk menetap sementara di Belanda untuk menetralkan pikirannya.
Perasaan yang sama juga dirasakan oleh Arina, setiap harinya ia selalu merindukan sosok om yang selalu menemaninya, sosok pria dewasa yang selalu ada saat iya merasa sedih dan kesepian. Tapi sekarang sudah tak ada lagi tempatnya bersandar dan bercerita jika iya merasa sendiri kecuali dengan kedua sahabatnya. Memutuskan hubungan dengan Dafa kekasihnya adalah hal yang terbaik untuk Arina karena setelah iya memergoki Dafa dengan gadis lain sedang bercumbuh di kamar hotel saat itu jugalah Arina langsung memutuskan segala hal yang berkaitan dengan Dafa. Bahkan mengingat namanya saja sudah cukup membuat Arina muak.
Berurusan dengan setumpukan berkas merupakan hal yang selalu dilakukan oleh seorang Arnan Wijaya yang perkasa itu. Baginya itu semua adalah hal yang mampu membuatnya menjadi apa yang ia inginkan dan tentunya dapat menghasilkan pundi pundi uang. Setiap hari bahkan setiap saat ia rupanya tak pernah lepas dari pekerjaannya seakan akan pekerjaannya itu adalah hal dari segala hal yang harus iya lakukan. Sama seperti yang ia lakukan sekarang, tapi meskipun begitu iya rupanya tak terlalu fokus karena pikirannya begitu bercabang cabang.
Rasa penasarannya akhirnya membuat ia mencari informasi mengenai gadisnya yang selama ini iya tidak ingin ketahui lagi. Untuk mendapatkan informasi yang cepat dan akurat tentu saja iya pasti bisa mendapatkannya hanya dengan menyuruh semua orang orang kepercayaannya.
Hanya dengan beberapa hari saja iya akhirnya mendapatkan semua informasi mengenai hal yang terjadi pada gadis kecil yang selama ini iya sukai. Marah kesal hanya itu yang iya rasakan saat ini setelah mengetahui jika selama ini ternyata adiknya menyerupai buaya darat iya buaya darat. Rasa marah yang begitu memburuh membuat iya seperti menjadi pria yang kerasukan setan. ( entah setan apa😂 ). Ia menghamburkan semua barang barang yang ada diruang kebesarannya itu untuk melampiaskan segala kemarahannya sehingga sang asisten dan sekertarislah yang menjadi korban. Semua barang barang yang melayang saat itu juga mengenai Salim sang asisten dan Lina sang sekertaris. Sehingga sang korban meringis kesakitan😆😂.
" wah bangk*k nih bos " ujar Salim yang terus mengelus ngelum keningnya.
" hm kayanya lagi kerasukan nih pak bos kita " bisik Lina yang juga kesakitan di bagian lengannya.
" tapi kerasukan setan apa coba? " jawab Salim yang balik bertanya kepada Lina.
Arnan yang melihat mereka berdua asik berbisik bisik pun langsung menggebrak meja yang berlapis kaca. Emosinya bertambah ketika melihat dua manusia yang begitu saja masuk keruangannya tanpa mengetuk pintu. Lina yang melihat bosnya semakin marah membuat tainya seperti ingin brojol.
Salim yang sudah biasa dengan hal seperti itu membuat iya terlihat biasa biasa saja tapi berbeda dengan sang sekertaris yang baru pertama kali melihat bosnya itu seperti singa membuat muka yang ayu itu pucat pasih. Salim yang melihat muka pucat sekertaris Lina pun menahan tawanya yang sudah mau meledak karena takut sang bos kembali mengamuk yang entah apa penyebabnya.
HY READERS KU SAYANG MAAF SEKALI KALU BANYAK KESALAHAN DALAM PENULISAN APALAGI KALAU BERTELE TELE.
Maklumlah ini karya pertamaku
Selamat membaca semoga selalu suka😙😙😙