NovelToon NovelToon
Single Daddy

Single Daddy

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Duda / CEO / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial
Popularitas:37.3k
Nilai: 5
Nama Author: kristikitt

Antares Bagaskara atau yang akrab dipanggil Ares adalah seorang pria tampan dan kaya, yang baru saja bercerai dengan istrinya. Ia memiliki seorang anak laki-laki bernama Arkanio Bagaskara.

Antares atau yang akrab dipanggil Ares harus diperhadapkan dengan perceraian karena perselingkuhan istrinya. Disisi lain ia bertemu dengan Anita yang merupakan babysitter dari anaknya. Percikan asmara pun muncul diantara keduanya? Namun, semua itu tidaklah mudah. Lantas bagaimana seorang duda beranak satu memperjuangkan cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kristikitt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20 - Reason

Hubungan gue dan Kak Ares emang baik-baik ajah sih. Tetapi, Kak Ares terus ngode buat mau nikah. Sebisa mungkin gue gak merespons kode dari dia. Gue belum mau nikah dulu.

Kak Ares itu tipe orang yang gak gampang nyerah. Seperti halnya pagi ini. Setelah selesai mengantar Arka, gue berncana buat ke pasar. Eh, si bapak malah ikut. "Gak kerja apa?" Tanya gue.

"Tenang ajah, yang punya perusahaan kan aku."

"Idih, sombong."

Saat gue sedang asyik milih sayur, dia bisikin gue. "Udah bisa nih jadi istri, kapan mau nikah?" Gue gak membalas, gue pura-pura gak dengar ajah.

"Oh.. pura-pura gak denger." Kata Kak Ares yang sama sekali gak gue gubris.

"Mbak." Panggil Kak Ares kepada tukang sayur didepan gue. Si mbak pun menoleh, "Kenapa Mas?"

"Istri saya cantik yah? Aaaaa...!" Ucapan Kak Ares secara spontan meembuat gue menginjak kakinya. Rasain lu!

"Aduh non, jangan kasar-kasar sama suaminya." Ucap mbaknya.

"Ini bukan suami saya kok mbak." Bantah gue.

"Maklum mbak, istri saya lagi PMS, jadi suka marah-marah." Itu suara Kak Ares yang membuat gue mendelik.

"Oalah. Kasian masnya, gak dikasih 'jatah' dong beberapa hari ini." Mata gue terbelak mendengar ucapan mbaknya. 'Jatah' apaan? Nikah juga belom!

...***...

"Yang.. masih marah?" Tanya Kak Ares saat kita sudah berada didalam mobil, dalam perjalanan pulang. Dia memang sengaja gue diemin. Bodo amat! Siapa suruh bercandanya gituh.

"Aduhh.. sayang aku ngambek nih ceritanya?" Gue gak membalas, gue malah memalingkan muka kearah jendela.

"Yang..." Panggil Kak Ares yang sengaja gue abaikan.

"Yaudah aku minta maaf yah." Ucapnya

"Tau ah!" Balas gue ketus.

"Sayang..." Kak Ares manggilnya lembut banget, akhirnya gue pun menoleh.

"Bercandanya gak gituh lah Kak." Ujar gue.

"Yaudah gak bercanda seperti tadi lagi, Sayang." Ucap Kak Ares. "Tapi kalo kita udah nikah benaran yah." Dia malah ketawa.

"Ah sama ajah." Ucap gue.

"Makanya nikah yuk. Biasanya kan cewek tuh yang ngebet pengen nikah, tapi cowonya masih gak mau. Eh, malah ini kebalik. Aku maunya nikah, eh kamunya belum mau."

"Gini kak. Tanggungan aku itu besar. Adek aku kan kuliah kedokteran, biayanya besar. Kalo aku nikah, terus kuliah adek aku gimana?" Kata gue frustasi. Gue akhirnya mengutarakan alasan sebenarnya gue gak mau nikah dulu.

"Sampai rumah kita omongin ini yah." Kata Kak Ares dengan wajah serius.

Sesampainya dirumah, Kak Ares gak langsung ngomong sama gue karena tiba-tiba dia dapat telepon dari sekretarisnya. Dengan demikian, maka ia terpaksa harus pergi. Ada meeting mendadak katanya. Antara lega dan enggak. Gue lega karena itu artinya kita harus menunda obrolan penting tersebut. Namun disisi lain gue juga merasa enggak tenang, seharusnya kami segera membicarakan hal ini. Ah, entahlah.

...***...

Udah hampir 10 malam dan Kak Ares masih belum pulang. Tadinya gue udah berniat buat tidur, tapi mata gue sama sekali gak bisa terpejam, gue masih memikirkan Kak Ares. Ketika tepat jam 10, gue mendengar mesin mobil Kak Ares, itu artinya dia sudah pulang.

"Loh belum tidur, Yang?" Tanya Kak Ares. Gue bisa melihat dengan jelas raut kecapean pada wajahnya.

"Tungguin aku?" ia menebak.

"Aku gak tenang soalnya." Jawab gue jujur.

"Aku mandi bentar dulu yah, baru kita ngomong." Ujar Kak Ares, yang gue jawab dengan anggukan. Dengan segera ia pun melesat menuju kamarnya. "Kakak udah makan?" Tanya gue tepat sebelum Kak Ares masuk kamar. Hal itu membuat Kak Jinhyuk menoleh kearah gue. Dia tersenyum, "Duh perhatian banget sih. Aku pengen cepet-cepet nikahin kamu deh." Sebelum gue sempat membalas ucapannya, Kak Ares sudah terlebih dahulu menutup pintu kamar.

Sambil menunggu Kak Ares mandi, perut gue tiba-tiba keroncongan. Gue pun memutuskan untuk membuat mie instant.

"Ngapain Yang?"

"Aduh. Kakak ngagetin ajah." Pekik gue. "Nih lagi buatin mie." Jawab gue.

Mie yang gue masak udah siap, gue pun segera menuju ke meja makan. Disana udah ada Kak Ares. Gue mendudukan diri gue disampingnya.

"Sambil kamu makan, aku ngomong yah?" Ijin Kak Ares.

"Iya." Balas gue.

"Lanjutin yang tadi pagi yah." Gue mengangguk. "Jadi kenapa belum mau nikah? Padahal kalo kamu mau, kita bisa nikah secepatnya loh." Tanya Kak Ares.

"Seperti yang udah aku bilang tadi Kak, adek aku masih kuliah. Butuh biaya besar. Kalau aku nikah secepat ini, terus siapa yang biayain kuliah dia?"

"Kan ada aku."

"Ya masa Kakak yang biayain sih? Kan gak enak kak. Adek aku itu tanggung jawab aku."

"Kalo kamu nikah sama aku berarti kamu itu tanggung jawab aku. Jadi, apa yang menjadi tanggung jawab kamu pun itu adalah tanggung jawan aku juga. Termasuk biayain kuliah adek kamu."

"Kesannya aku ngincar duit Kakak deh."

"Kalo udah suami istri, wajarlah kalau begitu. Duit suami kan duit istri, wajar dong kalau istri ngincar duit suami."

"Tapi kak, gini, aku gak mau ngerepotin kamu. Mentang-mentang aku punya suami yang kaya, terus aku seneng-seneng ajah gituh? Itu kan gak mungkin. Aku bukan tipe orang kayak gituh, Kak."

"Anita, aku serius sama kamu. Ketika aku bilang aku serius sama kamu dan aku mau nikahin kamu, itu berarti aku emang udah siap dengan segala konsekuensinya. Aku mau nikah sama kamu, berarti semua tanggungan kamu menjadi tanggungan aku juga. Dan yang paling terpenting, aku mau nikah sama kamu, karena aku benar-benar cinta sama kamu."

Gue bisa merasakan keyanikan dalam ucapan Kak Ares. Dia emang serius sama gue. Dia mau menerima gue apa adanya. Lantas saat ini gue berpikir, buat apa gue menunda jika Kak Ares sendiri udah begitu siap. Lagi dan lagi, laki-laki dihadapan gue ini berhasil menghapus keraguan yang ada dihati gue.

Kak Ares memegang kedua tangan gue, kemudian tersenyum. Gue merasa seperti ada kehangatan yang melingkupi hati gue.

"Udah kamu lanjut makan gih." Ucap Kak Ares. Ketika gue hendak melanjutkan makan gue, Kak Ares justru menggeser mangkok mie ketengah, tepat diantara gue dan dia. Dengan santainya ia menyendokkan sesuap mie ke dalam mulutnya. Gue juga melakukan hal yang sama. Tanpa kami sadari, mie yang kami makan itu panjang, dan kedua ujung berada didalam mulut kami masing-masing. Baik gue dan Kak Ares sama-sama saling berhadapan, kemudian bisa gue rasakan, dirinya semakin mendekat kearah gue. Secara refleks gue menutup mata gue.

CUP

Material kenyal dan sedikit basah menyentuh bibir gue. Gue bukan orang bodoh yang gak tahu itu apa, tentunya itu adalah bibir Kak Ares.

Wait, wait, wait! It was my first kiss. Yup, my first kiss taken by my boyfriend.

...-***-...

1
Apri
hai Thor dak ada kelanjutanya ya
Apri
lanjut dong
Fitria Sri widowati
semangat up kak, salam kenal dari si pemilik novel " romansa masa SMA" dan "your boss is mine!!! ", boleh kak mampir di novel aku😊😊
Fitria Sri widowati
sabar Nita, baru juga 2 minggu
Fitria Sri widowati
cowok idaman nih😘😘
Fitria Sri widowati
dih si Anita ngelamain aja, 🤔🤔
Fitria Sri widowati
co cuittttt
Fitria Sri widowati
YES,,, YES,,,
Fitria Sri widowati
semangat NIRES!! (nita dan ARES) 💪💪
Fitria Sri widowati
makin conplicated🤦‍♀🤦‍♀
Fitria Sri widowati
Nitaaa! pilih Ares aja sih 😁😁
Fitria Sri widowati
hhmm.... senengnya jadi Anita😁😁
Fitria Sri widowati
tuh kan,,, tuh kan,,
Fitria Sri widowati
kayaknya beneran suka si Ares, hopefully
fadhila
pilih pak duda bonus anaknya 😂😂😂
Sarini Sadjam
lanjuut donk
Sarini Sadjam
smoga si dede cepat hadir ya nita
Sarini Sadjam
biar cepet si arkan punya dede lembur trus
Sarini Sadjam
lah nita klo lo ga iklas jgn fj ajak bareng to abg genit
Sarini Sadjam
moga2 aja si sarah ga gangu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!