NovelToon NovelToon
Change Me

Change Me

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Action / Teen School/College / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:63k
Nilai: 5
Nama Author: Dsmbr happier

Hanna Az Zita Abdullah. Gadis ceria dan penuh semangat itu seketika menjadi gadis dingin datar dan tertutup gara-gara dia kehilangan sosok yang paling berharga dalam hidupnya.

Kemudian dia pindah ke Yogyakarta, membuatnya bertemu dengan orang yang mampu mengubahnya seperti sedia kala. Siapakah dia? Bagaimana dia merubah Zita menjadi gadis yang periang dan melupakan kenangan bersama seseorang yang telah meninggalkan Zita?

Baca kisah perjalanan masa remaja yang seru
di sini.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dsmbr happier, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua puluh

Zita keluar dari kamar mandi, Ia terkejut saat melihat Ibunya masih duduk di tepi ranjang kamarnya. Ia menormalkan keterkejutannya dan melangkah keluar untuk berganti pakaian.

"Mama keluar Zita mau ganti baju" ujar Zita.

"Kamu malu ada Mama sayang?"

Zita menghela nafasnya. Mengambil baju di lemari kemudian masuk ke ruang ganti. Naya masih duduk memperhatikan putri semata wayangnya itu. Tak lama Zita keluar dari ruang ganti dengan setelan santai nya.

"Sini dulu Zi, Mama obatin luka kamu ya?" Naya menepuk ranjang di sampingnya. Zita melangkah pelan dan duduk disana.

Naya menaikkan kaos Zita keatas, menumpahkan obat ke tangannya lalu membalurkan ke punggung Zita dengan perlahan. Zita menggigit bibir bawahnya menahan sakit.

"Kok bisa kaya gini kenapa?" Zita masih diam.

"Kamu cerita dong sama Mama Zi. Mama sekarang udah punya banyak waktu buat kamu, Mama sudah memutuskan untuk resign dari pekerjaan. Maafin Mama selama ini ya sayang?" ujar Naya lembut.

Zita tersenyum miring, "Baru sekarang Mama sadar? setelah Kakak udah nggak ada baru Mama sadar? percuma Ma, nggak bakal merubah apapun!"

"Zi--"

"Udahlah Ma, Zita mau istirahat" Zita berdiri.

Naya menatap wajah dingin putrinya. "Ya sudah kamu istirahat" Naya beranjak pergi namun sampai di depan pintu ia berbalik lagi.

"Mama bakal berusaha buat jadi orangtua yang baik buat Zita. Besok Mama ke sekolah kamu" setelah mengucapkan itu Naya benar-benar keluar dari kamar Zita.

Zita menatap nanar pintu kamarnya. "Maafin Zita Ma--maafin Zita" gumamnya sambil merosot lemas ke lantai.

Keesokan harinya Naya datang ke SMA Nusa Bangsa karena surat dari sekolah. Ia mengetuk pintu ruang BK pelan.

"Masuk!" teriak orang dari dalam.

Naya memutar kenop pintu dan mendorongnya masuk. Ia melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan.

"Permisi, saya mau bertemu dengan Bu Fitri"

"Silahkan duduk Bu, anda Ibu Naya Riana kan?" ucap Bu Fitri sambil tersenyum ramah.

"Iya benar" Naya duduk di sofa yang memang disediakan untuk tamu sekolah.

"Sebenarnya apa yang terjadi dengan Zita, apa dia berbuat buruk disini?" Bu Fitri tersenyum.

"Bukan hal yang buruk sebenarnya. Saya hanya bingung dengan sikap nya selama ini. Saya takutnya dia berbuat lebih buruk, makanya saya ingin mengenal lebih jauh lagi tentang Zita dari Bu Naya."

"Zita memang berubah menjadi pribadi yang tertutup sekarang" Naya berujar lirih.

"Saya sudah pernah bertanya sendiri pada Zita tentang masalah yang sedang dia hadapi, tapi Zita tidak mau terbuka sedikitpun dengan saya. Sehingga saya memanggil orangtuanya, barangkali ada yang mau bercerita, itu yang ada di pikiran saya"

"Maafkan anak saya Bu, ini semua memang salah kami, orangtuanya. Bertahun-tahun saya dan suami hanya fokus pada pekerjaan dan bisnis. Hingga suatu saat Kakak nya meninggal karena insiden perampokan, dia sangatt merasa kehilangan."

Naya menjeda ucapannya, "Zita menyalahkan kami atas peristiwa tersebut. Sejak hari itu, dia bersikap ketus dan dingin kepada kami. Bukan kepada kami saja, tetapi semua orang. Dia masih belum bisa menerima kenyataan itu" imbuh Naya sambil tertunduk.

Bu Fitri menatap Naya lekat. Ia seakan ikut merasakan apa yang dirasakan oleh wanita paruh baya di depannya ini.

"Bu Naya yang tabah, semua adalah cobaan supaya kedepannya bisa lebih baik lagi. Ini cuma masalah waktu, Zita mungkin masih butuh waktu untuk menerima semuanya. Saya akan terus dampingi Zita di sekolah, Bu Naya tenang saja" Bu Fitri memegang tangan Naya menyalurkan kekuatan.

Naya tersenyum, "Terimakasih Bu Fitri. Terimakasih atas bantuannya."

...****************...

Sepulang sekolah Zita menuju ke ruang ekskul karate untuk latihan. Seperti biasa, ia berlatih bersama dengan Rizky.

"Selamat sore, semua!" sapa Pak Willy.

"Sore!" jawab seisi ruangan kompak.

Zita memicingkan matanya melihat seseorang di belakang Pak Willy. Ia memutar bola matanya jengah saat mengetahui orang tersebut. "Hari ini ada anggota baru lagi disini, kalian pasti sudah mengenal dia bukan? Ya, dia Abizal!" Pak Willy memperkenalkan Bizal.

Bizal melambaikan tangan kepada seisi ruangan. Saat netranya bertemu dengan Zita, ia tersenyum dan mengacungkan jempol nya.

"Silahkan Bizal kamu boleh langsung bergabung" Bizal memilih duduk di samping Zita yang sedang menselonjorkan kakinya.

"Baiklah, sekarang saya minta dua orang praktek ke depan" semua masih saling pandang tanpa menjawab.

"Zita! Bizal! silahkan kalian ke depan!" Zita bangkit dan melangkah ke depan.

Zita memasang kuda-kuda, Bizal menatap wajah dingin Zita takut-takut.

Bugh

Zita melayangkan pukulan di pipi Bizal. Bizal yang tidak siap pun refleks meringis memegangi pipinya. "Fokus!" ucap Pak Willy.

Bizal membalas serangan Zita dengan pukulan ke perutnya, namun tangan Bizal ditepis oleh lengan Zita. Bizal kembali menyerang dengan kakinya. Zita memegang kaki kiri Bizal kemudian, Brakk-- dengan gerakan cepat ia membanting tubuh Bizal diatas matras. Bizal jatuh meringis memegangi kakinya.

"Baik, cukup! bagus Zita silahkan duduk kembali!" Pak Willy membantu Bizal bangun. "Kamu harus bisa lebih fokus lagi!" ucap nya pada Bizal. Bizal pun mengangguk lalu duduk di samping Zita kembali.

"Sebentar lagi akan diadakan pertandingan karate tahunan. Selama beberapa minggu ke depan, kalian harus berlatih lebih kuat lagi, karena akan diadakan seleksi dulu sebelumnya. Kalian mengerti?!"

"Siap, mengerti!" jawab mereka lantang. "Bagus!"

"Zi, pokoknya lo harus bisa jadi perwakilan SMA ini!" ujar Rizky sambil menyenggol sepatu Zita karena ia berada di depannya.

"Nggak minat!" balas Zita cuek sambil minum air mineral.

"Yaelah Zi, lo nggak ingat ucapan gue dulu sama lo!"

"Ucapan apa?!"

"Ck, nggak usah pura-pura lupa!" Zita mendengus.

"Inget ya Zi! lo harus dengerin ucapan gue!" ucap Rizky kembali. Zita melempar botol kosong kearah Rizky dan mengenai kepala nya.

"Berisik lo ketua!" Rizky menunjukkan kepalan tangannya pada Zita.

Bizal melihat kedekatan mereka berdua. Selama ini ia mengerti jika Rizky diam-diam menaruh hati pada Zita. Bizal mengenal Rizky sebagai anak yang tertutup dan cuek terhadap wanita, namun setelah melihatnya dengan Zita, jelas sekali terlihat dari sikapnya bahwa Rizky menyimpan perasaan pada Zita.

"Zi--" Bizal menahan lengan Zita yang hendak naik ke motornya.

Zita menoleh, pandangan mereka untuk beberapa saat bertemu, sebelum Zita membuang muka ke arah lain. "Mau apa lo?"

"Gue pulang bareng lo ya?" Bizal menunjukkan cengirannya.

"Ck, mobil lo kemana?"

"Mobil gue di bengkel, mogok tadi" balas Bizal menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Merasa terintimidasi oleh tatapan dingin Zita.

"Nyusahin ya punya temen kayak lo!"

"Wuihh gue udah dianggap temen lo nih sekarang?"

"Sejak kapan gue nganggep lo bokap gue, udah buruan!" Zita mendorong punggung Bizal. Bizal memutar tubuhnya kembali. "Apa lagi sih?!" sentak Zita.

"Tapi lo yang depan ya, gue nggak bisa naik motor ini" Bizal kembali menunjukkan cengirannya.

Zita menghela nafasnya, ia benar-benar kesal dengan cowok di depannya ini. "Nggak punya malu lo emang jadi orang!" Zita menaiki motornya dan memakai helm dengan kesal.

Bizal tertawa melihat tingkah Zita. Sebenarnya mobilnya tidak mogok, ia hanya mencari alasan agar bisa pulang bersama dengan gadis itu. Karena jika menaiki mobilnya, Zita pasti akan langsung menolaknya. "Buruan!" pekik Zita menyadarkan lamunan Bizal.

"Ehh--tunggu!" Bizal duduk di jok belakang motor Zita.

Bizal melirik Zita melalui kaca spion, pandangan Zita tampak fokus ke jalan dan melaju dengan kecepatan tinggi. Bahkan, tak jarang dia menyelip di sela kecil yang tersisa di jalan.

Bizal menggelengkan kepala, Zita benar-benar tidak takut mati. Ini adalah pengalaman pertamanya naik motor, tapi Zita malah mengendarai dengan kecepatan penuh seperti ini.

"Zi--pelanin motor lo, gue takut!" teriak Bizal agar Zita dapat mendengarnya. Bizal mencengkeram jaket Zita saat kecepatan motor itu semakin meninggi.

"Jangan kenceng-kenceng Zi!"

"Stop Zi, gue belum mau mati--gue belom nikah Zi, gue mau nikah, mau banggain nyokap gue, masih panjang Zi masa depan gue--stop Zi!" Bizal semakin mencengkram jaket Zita, bahkan sampai memeluk pinggang Zita dan bersembunyi disana.

Zita yang mulai jengah itu pun menepikan motornya ke tepi jalan. Motor itu sudah berhenti namun Bizal masih tidak merubah posisi nya. "Singkirin tangan lo, ini udah berhenti!"

Bersambung....

...****************...

...----------------...

1
Little Peony
Semangat selalu thor 🌻
Little Peony
Like like like
Little Peony
Halooo Thor salam kenal dari Crushed by CEO ya 🌻🌻🌻🌻
Pink Panther
12 like mendarat👍
likeback ke Who is He ya, dah UP😄💕
Pink Panther
5 like👍
likeback ke Who is He ya, dah UP😄💕
Pink Panther
10 like👍
likeback ke Who is He ya, dah UP😄💕

dan minta tolong komen di sana ya, sebagai absen aja sih hehe, makasih😅
Pink Panther
10 like👍
kutunggu likebacknya di karyaku Who is He? dah UP lho😄💕

Saling dukung yah🌹
My
Semangat 💛😉
My
seru
My
bagus
My
keren
My
jempol
My
suka
My
Like
My
Mampir disini 😉💛
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
baca ni dlu ya😘👌
Pink Panther
5 like👍
kutunggu likebacknya di Who is He? dah UP juga lho😄💕
Othor Santai Maksimal❤🖤
hai kk, aku hadir untuk mendukungmu

ditungu feedback nya ya😘😘
Kayuni"
Dunia kita berbeda dengan ketentuan Nasib menunggu 😍
🌻Ruby Kejora
D tgu next eps nya
Sukses slu
Salam dr
JANJI SUCI
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!