Note : Ini sequel dari novel my boss my sweet husband dan menikahi pria cacat demi ayah yang digabungkan dalam satu cerita. Disarankan membaca cerita sebelumnya agar terhubung dengan alur ceritanya 😊
Perjuangan Seorang gadis cantik yang mengejar cinta pria impiannya sejak kecil, pernikahan yang tidak disebut sebagai pernikahan melainkan sebuah kesepakatan dan tantangan bagi keduanya.
"Setelah menikah aku ingin tinggal berdua saja bersama alya sebagai orang biasa. Tidak ada kemewahan, mobil, kamar ber AC apalagi harta yang banyak. Aku ingin dia menjadi istri yang mandiri dan dapat mengatur keuangan yang pas pasan untuk rumah tangga kami. Hidup sederhana di sebuah kontrakan kecil. Semua itu akan berjalan selama 6 bulan, jika dia gagal melewati ujian ini maka aku akan langsung menceraikan nya"Ucap alvin menjelaskan persyaratan yang ia ingin alya lakukan.
"Kau bilang 6 bulan kak? dengarkan aku baik baik. 3 bulan, dalam 3 bulan jika aku tidak bisa membuatmu jatuh cinta padaku maka aku akan pergi meninggalkanmu dengan surat gugatan cerai"Ucap alya lagi dengan berderai air mata.
Akankah Alya berhasil mendapatkan cinta suaminya alvin??
Jangan lupa like,komen dan vote✨
Follow Instagram @Alfianaaa05_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ALVIN Vs ALYA
Dengan mini dress berwana hitam mereka brand terkenal channel itu alya pergi ke restoran dimana keluarganya dan keluarga alvin sudah janjian makam malam bersama. Tak lupa tas merek mendunia LV turut ia bawa sebagai pelengkap penampilannya. Bukan karena pamer atau sejenisnya tapi karena memang Alya suka dengan perpaduan antara keduanya.
"Bagaimana penampilanku?"Tanya alya pada sang mamah. Kini keduanya sedang berada di toilet restoran.
"Kamu cantik sayang"Jawab aulia.
Penampilan Alya 😍😍
"Ya udah ayo mah nanti kita terlambat"Ajak alya menarik tangan sang mamah untuk kembali ke papahnya yang sedang menunggu.
Ketika mereka berdua kembali ternyata keluarga alvin belum datang, alya duduk di sebelah kursi kosong yang sudah ia siapkan untuk alvin nantinya.
"Selamat malam semuanya"Sapa vina yang datang bersama aditya sambil bergandengan tangan.
"Malam tuan dan nyonya brawijaya"Balas Aulia mempersilahkan keduanya duduk.
Alya celingak-celinguk mencari keberadaan alvin yang tak kunjung terlihat, vina memperhatikan gerak gerik gadis cantik di depannya ini dan dia tahu bahwa saat ini alya sedang mencari alvin.
"Alya, tadi alvin bilang kamu di tunggu di parkiran"Ucap vina karena memang saat ini Alvin sedang berada di parkiran dan berpesan untuk alya menemuinya disana.
"benarkah tante?"Tanya alya ragu.
"Iya nak, pergilah"Saut aditya.
"Mah, pah aku kesana dulu ya"Ucap alya diangguki orang tuanya.
Alya pergi ke parkiran, mobil Mercedes Benz berwarna putih yang terparkir di tengah antara mobil pengunjung restoran yang lain, sosok pria tampan berpakaian rumahan
menatap alya dengan tatapan menyidik dari dalam mobil.
Penampilan Alvin😙😙
"Masuk saja"Tutur alvin pada alya ketika gadis itu baru mau mengucapkan sesuatu.
Alya masuk ke dalam mobil dan duduk di sebelah alvin, tidak ada pembicaraan dari keduanya sampai akhirnya alvin berdehem mencarikan suasana.
"Ada apa kak?"Tanya alya membuka pembicaraan.
"Kau tahu soal perjodohan kita kan?"Tanya alvin dingin.
"Iya"Jawab alya singkat.
"Apa kau menerima perjodohan ini?"Tanya alvin serius.
"Tentu saja, kau sudah tahu bagaimana perasaanku terhadapmu sejak kecil"Jawab alya tak kalah serius.
"Bagaimana jika aku menolak?"Tanya Alvin lagi membuat alya menatapnya tak percaya.
"Aku akan buat kau menerimanya kak"Jawab Alya yakin.
"Aku menolak dengan tegas perjodohan ini"Ucap alvin penuh penekanan.
"Maaf kak, aku akan tetap memaksa mu untuk menerimanya. Tidak peduli bagaimana pendapatmu tentangku, mungkin saja kau menganggap aku wanita murahan karena mengejar dirimu aku tidak peduli"Balas alya tegas.
"Aku tetap menolaknya"
"Dan aku tetap memaksanya, karena selain karena perasaanku padamu, seseorang juga mendorongku untuk tetap memperjuangkan apa yang selama ini aku pertahankan"
"Mamahku kan?"Tanya alvin dibalas anggukan oleh alya.
"Jika keluargamu saja mendukungku mana mungkin aku menolak"Alya berkata dengan penuh penekanan kemudian keluar.
"Kita lihat siapa yang menang" Gumam alvin menatap punggung Alya.
Tak beberapa lama alya keluar, alvin juga ikut keluar untuk menghampiri keluarga nya.
"Kalian sudah berbincang?"Tanya aulia.
"Sudah mah"Jawab alya melirik alvin yang tidak bergeming di sebelahnya.
"Ya sudah ayo kita makan"Ajak adrian kemudian memanggil pelayan untuk memesan makanan.
"Sungguh kak, kau membuatku semakin semangat untuk berjuang mendapatkan cinta darimu" Batin Alya.
"Tante, kenapa vika tidak ikut?"Tanya alya.
"Dia tidak mau menggangu kalian katanya"Jawab vina.
Setelah makan malam, kedua keluarga itu berpisah untuk pulang ke rumah masing-masing. Alya dan alvin tidak saling berbicara selama makan malam tadi membuat orang tua mereka saling melihat.
"Baiklah tuan dan nyonya dierja, kami duluan semoga kita bisa makan malam lagi. Sampai jumpa"Ucap aditya.
"Sampai jumpa"Balas adrian.
***
Keesokan harinya alya sudah mulai masuk kampus, di dekat gerbang kampus alya berdiri sambil membawa buku pelajaran menunggu kedatangan alisha yang sudah biasa terlambat itu.
"Selamat pagi princess Alya"Sapa alisha dengan senyuman.
"Pagi juga ratu terlambat"Balas alya tersenyum terpaksa.
"Hehehe, maklum lah semalam kan ada konser bebep aku"Ujar alya yang semalam bergadang streaming konser boyband Korea.
"Udah lah ayo cepetan hari ini hari pertama aku ngampus, ya kali telat"Ajak alya menarik tangan alisha.
Mereka berdua masuk ke dalam kelas management ekonomi, tak lama mereka masuk dosen juga ikut masuk. Keduanya menghela nafas karena hampir saja mereka terlambat di jam dosen yang terkenal killer itu.
"Masih beruntung"Ucap Alisha ketika alya meliriknya sinis.
"Awas besok terlambat lagi"Sarkas alya menunjuk alisha dengan pulpen.
"Beres"Balas alisha santai mengacungkan jempol nya.
"Kalian berdua"Tiba tiba suara dosen membuat alya dan alisha melotot.
"Iy...,iya pak?"Tanya alisha gemetar.
"Apa kalian mendengarkan saya disini?"Tanya dosen itu tegas.
"Dengar pak"Jawab alisha.
"Apa temanmu itu gagu sampai kau terus yang menjawab?"Tanya dosen menunjuk alya.
"Maaf pak"Ucap alya menunduk.
"Hargai orang yang ada di depan, jangan sibuk sendiri karena kalian tidak tahu bagaimana rasanya jika di cuekin ketika kita sedang berbicara"Jelas si dosen bernama Ilham.
"Baik pak, kami minta maaf"Ucap alisha dan alya.
Dan dosen melanjutkan penjelasan pelajarannya, cukup lama mereka mendengarkan penjelasan guru akhirnya jam sudah habis namun sebelum keluar dosen killer itu memberi para mahasiswa nya tugas.
"Observasi kantor kantor yang kalian ketahui setelah itu Kalian buat laporan dari hasil observasi dalam bentuk makalah. kumpulkan dalam 1 Minggu"Ucap si dosen kemudian pergi begitu saja sebelum mendengar protes dari muridnya.
"Astaga kenapa guru itu kejam sekali, masa 1 minggu untuk mengobservasi dan membuat laporannya"Ucap alisha lemas menjatuhkan kepalanya di meja.
"Sudahlah, besok kita ke kantor kakakmu saja kan dekat juga dari sini"Saran alya.
"Boleh tuh"Saut alisha menyetujui.
"Tapi apakah kakakmu tidak keberatan?"Tanya alya mengingat bagaimana sifat alvin itu.
"Tenang saja, kakakku sangat mementingkan pendidikan. Jika untuk tugas selain kantornya ia juga bisa membantu mengerjakan nya"Jawab alisha mengenal kakaknya.
"Kakakmu itu umurnya kan masih muda, apa dia hanya sekolah sampai SMK saja?"Tanya alya.
"Dia sudah menyelesaikan semester pertamanya dulu di LA, rencananya sih mau lanjut di Indonesia tapi sekarang kan dia sedang sibuk bekerja mungkin dia akan menundanya"Jawab alisha menjelaskan.
"Tidak usah di lanjutkan juga tidak masalah,toh dari pendidikan semester pertamanya saja dia bisa menjadi seorang pengusaha muda tersukses"Tutur alya.
"Tersukses membuat temanku ini berbunga-bunga"Ledek alisha sambil merangkul alya.
"Kau setuju jika aku menjadi kakak ipar mu?"Tanya Alya menaikan alisnya.
"Tentu saja, setidaknya aku tidak perlu menghormati mu kan kau temanku dan aku juga bisa memintamu membantu mengerjakan tugasku"Jawab alisha bercanda.
"Dasar adik ipar kurang ajar!!!!"Teriak alya bertolak pinggang.
"Hahahhaha"Tawa alisha sambil memegangi perutnya.
"Sudahlah ayo kita pulang, besok pagi aku akan datang ke rumahmu dan kita pergi bersama ke kantor"Ucap Alya berjalan meninggalkan alisha.
"Pakai pakaian kantoran ya biar kelihatan cantik kita"Tutur alisha diangguki oleh alya.
GUYSSS MAU TANYA, KALO SEMISALNYA AKU PINDAH LAPAK BOLEH GAK NIH???😌😌
BERSAMBUNG.......
author nya keren.
tapi kalau author maunya varo sama hana ya gpp terserah author aja tapi kalau varo sama hana, tiana sama siapa dong thor
saran saya Thor kalo mau bikin cerita,dipikir dulu dan koreksi ulang cerita yg kita buat sebelumnya,supaya ceritanya bisa nyambung🙏