NovelToon NovelToon
Jaka Srenggi

Jaka Srenggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Iblis
Popularitas:604
Nilai: 5
Nama Author: MartimbulSiregar

kematian membuat dia hancur, namun kematian orang yang disayang juga yang membuat dirinya bangkit.

Berjuang dan bertarung menjadi jalan hidupnya yang baru, jalan hidup menuju keabadian. Anak polos yang menjadi harapan bagi semua manusia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MartimbulSiregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Dunia persilatan saat ini sedang dalam masa genting nya, para golongan hitam semakin gencar ingin menguasai seluruh dunia persilatan, itu di sebabkan raja pedang yang selama ini jadi momok menakutkan bagi golongan hitam sudah menghilang tanpa kabar.

Hilangnya raja pedang membuat geliat para golongan hitam semakin tak tertahan, mereka merasa jika raja pedang telah meninggal dan mereka tak memiliki lagi penghalang untuk menguasai dunia persilatan.

Golongan putih yang awalnya merasa nyaman dengan keberadaan raja pedang mulai merasakan dampak ketidakadaan nya raja pedang, golongan putih yang dulu bergantung pada raja pedang seperti kehilangan orang yang dapat di andalkan lagi.

Itulah salah satu kelemahan golongan putih, mereka terlalu santai saat merasa memiliki orang yang akan membela dan menjaga mereka.

Berbeda dengan golongan hitam yang terus memperkuat diri, mereka bertujuan untuk menguasai seluruh dunia dan membentuk sebuah kelompok rahasia, kelompok rahasia itu bernama Lorong Lima.

Lorong Lima memiliki lima ketua dari empat mata penjuru dan satu dari pusat. ke lima nya merupakan dedengkot di wilayah masing masing.

"topeng hitam dari Utara"

"topeng merah dari selatan"

"topeng biru dari barat"

"topeng hijau dari timur"

"topeng perak di pusat"

Dari kelima ketua itu topeng perak merupakan ketua dari mereka, topeng perak merupakan orang terkuat dari golongan hitam.

Lorong Lima saat ini sedang melakukan pertemuan, seperti biasa lima ketua dari lorong Lima selalu bertemu di pusat atau di tengah, di tempat nya topeng perak.

Topeng perak selalu hidup sendiri, tak memiliki istri ataupun anak, bahkan dia tak memiliki seorang murid sebagai penerus ilmu Kanuragan nya.

"kabar apa sekarang yang kalian bawa??" Topeng perak mulai bicara.

Ke empat ketua lain saling pandang dan tak ingin bicara duluan.

"Kenapa kalian diam??" tanya topeng perak dan mengeluarkan tekanan yang sangat kuat, ke empat ketua dari lorong Lima menelan ludah karena merasakan tekanan yang di miliki oleh topeng perak semakin kuat.

"Vida yang di miliki nya semakin kuat saja" gumam topeng merah dalam hati nya, pemikiran yang sama juga di miliki para ketua bertopeng yang lain.

"kami akan mulai bergerak untuk menguasai wilayah Utara" ucap topeng hitam.

"hanya perguruan mawar yang menurut ku akan menahan kami"

"dan aku yakin aku bisa memusnahkan perguruan itu" topeng hitam yang mulai bicara lebih dulu.

"bagus, dengan tak ada nya raja pedang maka aku yakin langkah mu itu tak akan terbendung"

"jika bisa lanjutkan untuk menguasai kerajaan Mekar Sari topeng hitam"

"menguasai kerajaan??"

"tapi ketua..."

"tak perlu berpikir banyak, dengan menguasai kerajaan itu maka golongan hitam akan semakin kuat"

"dan kau bisa menjadi penguasa di sana"

Topeng hitam berpikir cukup lama.

"aku dan anak buah ku akan mencoba nya ketua"

"aku juga akan berusaha melaksanakan perintah ketua" ucap topeng hitam.

"topeng hitam, kau nanti jangan langsung pulang, aku ingin bicara dengan mu"

Wajah topeng hitam kaget, karena topeng perak jarang ingin bicara dengan nya.

"ba..baik ketua" topeng hitam gugup menjawab perkataan topeng hitam.

Seperti topeng hitam para ketua yang lain juga mengutarakan semua rencana mereka, seperti biasa topeng perak memberikan perintah baru, perintah untuk menguasai sebuah kerajaan untuk memperkuat keberadaan golongan hitam.

"untuk golongan putih, kalian jangan memusnahkan semuanya"

"kita harus buat mereka hidup dalam ketakutan"

"mereka harus merasakan apa yang kita rasakan sewaktu raja pedang membela mereka" ucap topeng perak.

"baik ketua, kami hanya akan membunuh para ketua perguruan silat yang memiliki kemampuan tinggi" ucap topeng hijau.

"dan jika kalian mendapatkan kesulitan jangan sungkan meminta bantuan pada ketua yang lain"

"atau kalian pun boleh meminta bantuan pada ku"

"iya kami paham ketua"

"satu lagi, jika raja pedang telah tewas, itu artinya pedang ungu miliknya pasti akan menjadi incaran dunia persilatan"

"aku ingin kalian mencari kabar tentang kabar pedang itu"

"jika kita memiliki pedang itu maka di pastikan golongan putih dan dunia persilatan akan berada di kaki kita"

Ke empat ketua lima lorong bertatapan.

"kenapa??"

"aku tak menginginkan pedang itu, jika salah satu dari kalian nanti menginginkan nya, kalian cukup bertarung untuk menentukan pemiliknya"

"aku tak berminat"

"pedang Iblis ku ini sudah cukup menjaga ku" ucap topeng perak dan menunjukkan pedang yang bergagang tengkorak kecil.

"ingat, jangan sampai kalian berkhianat"

"iya ketua, kami tak akan berani untuk berkhianat"

"baik, pertemuan ini berakhir"

"kalian boleh pergi selain topeng hitam"

"aku ingin bicara sebentar dengan diri nya"

Tanpa berani menjawab dan membantah ketiga ketua dari lorong Lima pergi meninggalkan ruang pertemuan.

Topeng perak berjalan mengambil minuman dan menuangkan pada cangkir milik topeng hitam.

"ketua, tak perlu repot repot" ucap topeng hitam.

"aku tak repot, dan ini rumah ku"

"sudah sepantas nya aku menjamu tamu ku" jawab topeng perak dengan suara serak nya.

"mari minum topeng hitam" ajak topeng perak menawarkan.

Dengan sangat berat hati topeng hitam meminum habis minuman yang di berikan oleh topeng perak.

"ini arak sudah bertahun di simpan topeng perak"

"aku meminum nya jika bersama seseorang yang menurut ku salah satu yang terbaik di dunia persilatan"

"Dan menurut ku kau salah satu yang terbaik saat ini" puji topeng perak.

"terima kasih pujian mu ketua" kata topeng hitam merasa besar kepala karena pujian dari topeng perak.

Topeng perak dan topeng hitam sejenak menikmati minuman itu sambil menikmati indahnya malam hari. kedua nya diam tak berbicara.

"sudah berapa lama kita hidup ya topeng hitam??" tanya topeng perak.

"aku sudah tak tahu ketua, kenapa ketua menanyakan itu??" topeng hitam balik bertanya.

"aku sudah mulai bosan di dunia ini topeng hitam, tak ada yang membuat ku bersemangat"

"dulu aku bersemangat karena raja pedang masih hidup dan aku memiliki seorang saingan"

"tapi setelah menghilang nya raja pedang, aku merasa tak memiliki semangat lagi"

"aku harap jika aku menghilang kau yang akan menggantikan aku memimpin lorong Lima"

Topeng hitam memilih untuk diam, tapi dalam hati nya bersorak sangat bahagia.

"topeng hitam, apa kabar itu benar??"

"kalau itu benar, kau sungguh ceroboh topeng hitam"

"kabar apa ketua??" tanya topeng hitam tak mengerti.

"kabar hilang nya kitab pedang seribu??"

"apa itu benar??"

"iya ketua, itu sangat benar"

Topeng hitam akhirnya tahu tujuan topeng perak menahan nya, ternyata untuk mengetahui kabar kebenaran hilang nya kitab pedang seribu.

"kau sungguh ceroboh, kitab itu salah satu kitab terbaik yang ada di dunia persilatan"

"apa pun cara nya kau harus kembali menemukan nya" kata topeng perak dan memberi tekanan yang sangat kuat dari pada biasa nya.

Keringat membanjiri tubuh topeng hitam karena tekanan itu sangat lah kuat.

"ba... baik ketua..."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!