NovelToon NovelToon
Ruang Hati Untuk Karin

Ruang Hati Untuk Karin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami
Popularitas:21k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Sequel Pelabuhan Hati

Bagi orang lain Karin adalah si antagonis untuk kehidupan kakaknya, namun siapa sangka di balik sikap yang dia tunjukkan selama ini dia menyimpan banyak luk. Di tambah dengan malam kelam yang terjadi adanya akibat ulah sahabat-sahabatnya, hidup Karin sejak hari itu berubah total.

Sementara itu Aiden sengaja datang ke Indonesia untuk mencari perempuan yang membuatnya selalu dalam rasa bersalah sejak malam itu. Namun siapa yang menyangka jika dirinya tak perlu bersusah payah untuk menemukan perempuan tersebut. Lalu apakah ada ruang untuk Karin di hati Aiden? Atau dia melakukannya hanya karena sebuah rasa bersalah?

“Selalu ada ruang untukmu di hatiku,” Aiden

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21# Mantan tunangan kamu tuh!

Tiga tahun kemudian

Ting tong... Ting tong

Suara bel terus berbunyi hingga beberapa kali, membuat seorang anak kecil merasa kesal karena acara bermainnya menjadi terganggu.

“Ciapa cih belicik kali. Ndak copan cekali ganggu Pian belmain,” kesal anak laki-laki usia tiga tahun.

Ting tong... Ting tong

Bel pintu rumah kembali berbunyi, Alvian kembali di buat kesal karenanya. Bocah itu bangkit dari karpet lantai tempatnya sedang bermain, dia keluar kamar dan mencari keberadaan mbak yang biasa membantu mamanya membersihkan rumah.

Alvian lari ke dapur, benar saja asisten rumah tangganya ada di sana.

“Mbak Cultiyem,” panggil Alvian, namun yang di panggil tidak kunjung menyahut di karenakan sedang asik berdendang sambil mencuci piring. “Benal Cultiyem ini,” Alvian lantas menarik kursi mendekat kearah sang asisten rumah tangga, dengan susah payah bocah tiga tahun tersebut naik keatas kursi.

Alvian langsung mengambil headset yang menempel di telinga sang asisten rumah tangga. “Mbak Cultiyem goyang domblet,” pekiknya.

“Copot...eh copot,” kaget asisten rumah tangga yang bernama Nanik tersebut.

“Den Alvian bikin mbak kaget, nanti kalau jantungan gimana hayo? Mbak Nanik kan jadi gak bisa ngapel abang satpam komplek,” ucapnya.

“Dacal mbak Cultiyem. Itu ada yang belicik tekan-tekan bel,”

“Nanik den bukan Culti, Surti atau Iyem. Ada aja ini den ganteng,” Nanik kemudian mencuci tangannya sebelum melihat siapa yang datang bertamu.

Nanik berjalan keluar dapur, dia meninggalkan Alvian yang masih ada diatas kursi.

“Ndak benel ini Cultiyem. Mbak Cultiyem... Pian tulunin dali kulci dulu ini!” pekiknya.

Nanik yang sudah keluar dari dapur langsung menepuk keningnya. “Walah! Den ganteng ketinggalan, lebih bahaya dia dari pada nenek rempong ini.” Nanik lari balik ke dapur untuk membantu Alvian turun. “Hehe maaf, den. Mbak lupa,” ucapnya.

“Kecelingan goyang domblet cih. Makanya mbak Culti lupa,” ocehnya.

Nanik hanya terkekeh mendengar ocehan anak majikannya tersebut, dia menggandeng bocah tiga tahun tersebut untuk ke depan. Mereka berdua melihat siapa yang bertamu tapi tidak sabaran menunggu si pemilik rumah membukakan pintu.

Baru saja Nanik membuka pintu, dia sudah kena semprot si tamu karena lama membuka pintu.

“Lama sekali membuka pintunya? Kamu tidak tahu siapa aku?”

“Memangnya citu ciapa? Ondel-ondel atau boneka mampang yang gelak-gelak ke kanan dan ke kili?” bukan Nanik, melainkan Alvian yang bertanya.

“Kamu!” tunjuk wanita seumuran Karin tersebut, Nanik sampai menahan tawanya. Terlebih mendengar Alvian menyebut tamu tersebut ondel-ondel dan boneka mampang. “Aku Nala, tamu nenekmu. Sekaligus tunangan papamu,” lanjutnya.

Nanik mengerutkan dahinya saat perempuan yang bernama Nala tersebut mengatakan kalau dia adalah tunangan papanya Alvian. Ini perempuan sa rav atau bagaimana sih? Pak Aiden kan sudah menikah, tidak mungkin dia selingkuh dari bu Karin kan? Amit-amit deh.

Alvian memiringkan wajahnya, bocah tiga tahun itu sedang berusaha mencerna ucapan Nala. “Ooo...Cumala tunangan papa Aiden? Tunangan itu cejenis cimol atau telul gulung?” pertanyaan Alvian membuat Nanik hampir saja mengeluarkan tawa, asisten rumah tangga Karin tersebut langsung menutup mulutnya menahan tawa.

“Bukan Cumala tapi Nala! Aunty ini calon istri sekaligus calon mama baru kamu,” ucap Nala dengan percaya diri.

Alvian terkejut. “Ekhee. Pian cudah ada mama Kalin, ndak pelu mama balu. Cumala calah lumah kali,” Alvian tiba-tiba berkacak pinggang. “Kemalin nenek lombeng, cekalang datang Cumala. Papa ini ndak pintal cekali cali mama cama cali teman, ndak cepelti Pian yang punya mama Kalin cama onty Lhea. Macih ada kakak Aletha...ihihi,"

Wajah Nala sudah merah padam, namun dia berusaha menahannya. Dia sudah mendapatkan hati mamanya Aiden yang bernama Ayu yang juga tinggal di sana akhir-akhir ini. Tujuan Nala selanjutnya adalah Alvian untuk dia bisa menggantikan posisi Karin.

Nala adalah mantan tunangan Aiden, dulu dia pergi meninggalkan Aiden tanpa pamit.  Entah punya tujuan apa setelah bertahun-tahun justru perempuan itu kembali di saat Aiden sudah berumah tangga.

Nala begitu yakin kalau Aiden masih mencintainya setelah mendengarkan cerita dari Ayu mamanya Aiden, dia menceritakan tentang awal mula Aiden bisa menikah dengan Karin. Dari sana lah Nala meyakini kalau Aiden terpaksa menikahi Karin karena tanggung jawab, dan parahnya Ayu mendukung Nala untuk kembali pada Aiden karena papanya Nala adalah pemegang saham terbesar perusahaan milik suami Ayu yang baru.

“Siapa yang datang, mbak Nanik?” perempuan cantik dengan hijab bergo berwarna peach terlihat menghampiri mereka yang masih berdiam di depan itu.

Nanik dan Alvian menoleh ke belakang. “Katanya teman nenek Ayu, bu Karin. Nala,” jawab Nanik.

“Mama...” Alvian langsung berbalik dan lari kearah sang mama, Karin langsung merentangkan ke dua tangannya menyambut putranya tersebut. “Di cana ada Cumala, mama. Pian takut, mata na melotot becal-becal. Cepelti ondel-ondel yang kita lihat waktu libulan itu,” oceh Alvian.

“Sumala?” Karin mengerutkan dahinya, Alvian mengangguk. Dia lantas berbisik pada sang mama. “Cumala bilang mau jadi mama na Pian. Ndak mau Pian puna mama lain, mama Pian kan mama Kalin. Pacti Cumala teman nenek lombeng,”

Karin hanya bisa menggeleng setiap kali putranya memanggil neneknya seperti itu, padahal dia sudah memberitahu Alvian. Tapi tetap saja dia masih memanggil Ayu dengan sebutan nenek rombeng yang cerewet dan suka marah-marah.

Karin lantas menghampiri Nanik yang masih belum mengijinkan Nala masuk, terlihat kedua perempuan itu tengah berdebat.

“Kalau aku sudah jadi nyonya disini, kamu orang pertama yang aku pecat. Lihat saja nanti!” ancam Nala pada Nanik.

Nanik hanya merotasi bola matanya malas. “Silahkan halu. Mana mungkin pak Aiden mau sama Sumala,” ucapnya tepat di depan Nala.

“Kamu!”

“Tamunya suruh masuk dulu, mbak!” pinta Karin saat melihat Nala.

Nala masuk ke dalam rumah, dia duduk di ruang tamu. Begitupun dengan Karin yang duduk sambil memangku Alvian, putranya tersebut sepertinya sudah mulai mengantuk dan Karin harus segera membawa Alvian ke kamar untuk tidur siang.

“Ada perlu apa mbak datang ke mari?” tanya Karin dengan nada biasa.

“Mama Ayu memintaku ke mari, di mana dia?”

Karin menoleh pada Nanik. “Tolong panggilkan mama Ayu ya, mbak!” pinta Karin diangguki Nanik. Perempuan muda seusia Alya tersebut mengangguk, dia kemudian memanggilkan Ayu.

Tidak lama kemudian Ayu keluar. “Nala, sayang. Akhirnya kamu datang,” Ayu dengan heboh memeluk Nala, Karin tersenyum tipis melihat itu. Diam-diam dia mengeluarkan ponsel dan memotretnya.

Take a picture 📷

“Mantan tunangan kamu tuh!”

Karin mengirim pesan pada Aiden.

Baik Nala maupun Karin belum pernah bertemu, tapi Karin sudah pernah mendengar cerita tentang Nala dari mama mertuanya. Hampir setiap hari Ayu selalu memanas-manasi Karin dengan terus membahas nama Nala, tapi Karin tidak terlalu perduli dengan ocehan ibu mertunya tersebut.

Hingga hari itu Nala datang, hari di mana kerikil-kerikil kecil mulai mewarnai kehidupan keluarga kecil Aiden dan Karin.

1
Nur Asiatun
Alhamdulillah,semoga kebahagian terus hadir...semangat untuk Author 💪💪
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semoga di mudah urusan,taubatan nasuha ya ibu ayu
a yulaela_fa(Ayu Anfi): aamiin... smg happy end
total 1 replies
partini
lah bukan karena nala 100% situ ya juga andil,,ibu ga tau diri sih anda ini pergi lama anak udah sukses nongol lagi
a yulaela_fa(Ayu Anfi): datang krn ada maunya sih mama ayu... bknny mmperbaiki tp malah menjadi. akhrnya kena hkmn jg 🤭.
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Penyesalan yang datangnya terlambat. Kalau sudah terjadi baru ada sesal
a yulaela_fa(Ayu Anfi): hu um kk... semua ndak bs diulang, klo udh begini aja pd bingungkan mau minta maaf.. mama ayu emang rada2 wkwk
total 1 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah,semangat terus thor
Nur Asiatun: Alhamdulillah...semoga Allah permudahkan segala urusan
total 3 replies
muthia
semoga Alvian segera pulih 🙏
partini
lampir satunya Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): aman kak. dia g bs kmn2, ada mbak nanik sm bodyguard mama indah yg jagain. biar ndak kabur 🤭
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Baru Nala yang kena. Mama Ayu apa nih karmanya? dari keluarga besannya ✔️ apalagi dari anak kandungnya ✔️😤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): ada pastinya. mrk bakal dpt hukuman🤭
total 3 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah... semangat terus Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kakak... ❤️❤️❤️
total 1 replies
muthia
jgn biarkan sumala berhasil menghancurkan keluarga Karin Aiden 🙏
muthia: ❤❤❤❤❤❤❤
total 2 replies
Niken Dwi Handayani
Othor yang baik hati, bisa ditambah up nya ga sich? 🤭 nanggung amat ini😤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🫣🤣🤣... msh proses review sprtny kk. blm lolos, dtgg saja ya.
total 1 replies
muthia
Aamiin🤲
muthia
❤❤❤❤❤❤❤
In
wah.. langsung jadi dedeknya Vian...
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭🤭 plg2 bawa oleh2 adek buat vian
total 1 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah... sudah kenal semua Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭 pokoknya terimksh untuk dkgnnnya ❤️❤️
total 1 replies
muthia
maaf jarang buka hp soalnya lg pulkam 🙏❤
muthia: ❤❤❤❤❤❤❤❤❤🙏🙏🙏🙏🙏
total 2 replies
Niken Dwi Handayani
Hiiiii.. gregetan banget sama sumala dan Mak Lampir 😤😤
partini
dah sat set lah Aiden ga usah di ulur lagi go cari rumah baru ayo Yo lelet
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭 lg nyari rmh biara sumala g bs kesana
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Serba salah Karin dibuat nya atas kerandoman Alvian 😩
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wwkwk... serba slh mo marahin tp yg kshnide vian itu baby mochi, nala pasti jg tdk terima. ngasih th vian jg g bs keras hrs lmbutsoalnya msh bocil. mmg disini aiden yg pny peran pntg
total 1 replies
partini
aihhh tuan rumah kaya yg ngontrak yg ngontrak ga punya otak 🤦
a yulaela_fa(Ayu Anfi): emg mrk pgn nguasain rmh it sm aiden
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!