NovelToon NovelToon
Rahasia Suami-ku

Rahasia Suami-ku

Status: tamat
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:71.4k
Nilai: 5
Nama Author: janda#hot

Memiliki suami yang penyayang dan pengertian merupakan suatu anugerah yang patut di syukuri oleh setiap wanita, suami yang bertanggung jawab dan selalu jujur tentang apa pun. namun sayang semuanya sirna ketika sang suami menyembunyikan suatu rahasia besar yang akan menghancurkan rumah tangga yang bahagia itu. akan kah rahasia itu terbongkar ataukah akan tetap tersembunyi dengan rapat? nantikan kelanjutannya yahh!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon janda#hot, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.21

"Lia! Apa ini ha? kenapa ada undangan sidang di kamar kita?" teriak Arga. Matanya membulat sempurna menatap undangan yang selama ini tidak terpikirkan olehnya. Arga membolak balikkan undangan di tangannya sambil menggeleng gelengkan kepalanya tak percaya dengan apa yang di lihat dan dibaca olehnya.

"Kamu menggugat aku, Lia?" tanya Arga lagi yang masih tak percaya dengan apa yang di lihatnya.

"Apa undangannya kurang jelas, mas?" tanya Lia santai.

Lagi-lagi Arga menggelengkan kepalanya lalu melangkah dengan terburu-buru kearah istrinya.

"Apa maksud kamu ha? Apa yang kamu lakukan?" ucap Arga sambil menarik lengan Lia dengan kasar namun dengan cepat Lia melepaskan cengkraman suaminya itu.

"Surat undangan itu kurasa udah cukup jelas, mas. Aku tak perlu menjelaskannya lagi bukan?" ucap Lia sinis.

"Haaa! Kamu sadar dengan apa yang kamu lakukan kan? Kamu sadar nggak apa arti dari undangan sidang ini bukan?" tanya Arga yang panik dan terkejut bahkan tak percaya jika istrinya itu melakukan hal itu dengan kesadaran penuh.

Dikucek matanya berulang kali lalu kembali membaca selembar kertas undangan di tangannya itu. Laki-laki itu masih saja tak percaya jika saat ini di tangannya sedang memegang selembar surat sidang dari pengadilan Agama.

"Liani! kamu benar-benar udah nggak waras!" ucap Arga sambil mengusap wajahnya dengan kasar.

Lia hanya tersenyum sinis melihat suaminya uring-uringan seperti itu.

Lagi-lagi Arga kembali berteriak kencang, mengguncang guncangkan bahu istrinya seperti orang kesurupan, matanya menyorot tajam kearah istrinya.

Kanya dan Aska serta bi Mirna berlari keluar dari kamar masing-masing karena mendengar teriakan keras dari Arga.

"Bi Mirna tolong ajak Aska jalan-jalan di taman dulu yah? Saya mau berbicara dengan papa dan tantenya dulu," ucap Lia pada bi Mirna.

"Baik non. Ayo nak ikut bibi, kita taman beli es krim yuk," ucap bi Mirna sambil menggandeng tangan Aska berjalan keluar dari rumah.

Setelah mereka keluar dari rumah, Lia segera mengajak Arga dan Kanya untu duduk di ruang keluarga. Mereka berdua tampak bingung dan salah tingkah di depan Lia.

"Jawab pertanyaan ku, Lia. Apa maksud dari undangan itu, hah?" tanya Arga lagi dengan mata berkaca-kaca berusaha meredam emosinya.

Lia tersenyum tipis mendengar pertanyaan dari suaminya dan Kanya pun masih tampak bingung mencoba mencerna sebenarnya apa yang sedang terjadi. Kanya bergantian menatap bolak balik kearah Arga dan Lia, berharap mendapat jawaban dari kedua pasangan suami istri itu.

"Kamu manager kan, mas? Masa nggak bisa baca apa isi dari undangan itu," jawab Lia asal.

"Apa maksud mu ingin bercerai dari ku, hah? Apa salahku sama kamu Lia?" tanya Arga penuh emosi.

Pertanyaan tersebut sontak membuat Lia tertawa, rupanya suaminya itu masih mencoba untuk bersandiwara meski tau jika istrinya sudah menggugat cerai dirinya.

"Kamu masih bertanya soal salahmu, mas? kamu sendiri yang jujur atau mau aku bantu jelasin?" tanya Lia santai namun dalam hati nya bergemuruh hebat ingin rasanya ia menampar wajah munafik dari suaminya itu.

"Lia! kamu jangan salahkan mas Arga yah? Kalau mau di salahkan, kamu salahkan aku aja!" ucap Kanya yang mulai tersedu sedu sambil menatap Arga dengan penuh cinta.

"Apa-apaan kamu, Kanya? Kita melakukan semuanya dengan cinta lagi pula kita berdua sudah sah di mata agama bukan sedang berzina. Kalau kamu mau menyalahkan seseorang, cukup aku aja yang kamu salahkan jangan Kanya! Karena Kanya hanya menuruti kemauanku saja. Oke aku mengaku selama ini memang sudah salah membohongi kamu. Aku dan Kanya sudah menikah siri!" ucap Arga tanpa rasa bersalah.

Mereka berdua saling membela dan melindungi satu sama lain, membuat dara Lia seolah mendidih. Sebegitu cintanya mereka berdua hingga bisa saling menjaga seperti itu. Lia pun bertanya tanya dalam hatinya "apa kah semua ini berarti dirinya tak di cintai lagi oleh suaminya itu? Atau bahkan selama ini suaminya tak menganggap dirinya ada?"

"Mereka bilang sudah menikah siri, kapan? Kenapa juga aku tak di kasih tau? Apa mereka takut jika aku tak akan merestui," tanya Lia dalam hatinya lagi.

"Kapan kamu menikah? Kenapa nggak bilang sama aku? Dan kenapa harus bersandiwara seolah olah kalian berdua tidak ada hubungan yang spesial, hah?" tanya Lia.

"Aku sudah menikah dengan Kanya dari enam bulan yang lalu, yank. Itu semua aku lakukan juga untuk kebahagian kita berdua," ucap Arga yang masih mencoba membela dirinya.

"Kebagian kita berdua? Jelas-jelas itu cuma untuk kebahagian kalian berdua saja! Kalian berdua itu manusia yang nggak punya mata yah, Kalian buta seolah-olah tak bisa melihat ada orang yang kalian sakiti dan hancurkan perasaannya!" ucap Lia murka melihat sikap suaminya yang seolah tak punya dosa.

"Dan kamu Kanya! kenapa kamu harus memilih mas Arga? Yang notabene nya adalah suami dari sahabatmu sendiri! sudah jelas dia suami dari sahabatmu masih kamu embat juga?! Apa kamu nggak malu apa, hah!. Apa kamu nggak tertarik sama laki-laki bujang di luar sana? Tiap ku tanya tentang kekasih mu selalu kamu jawab masih ingin membalas pengorbananku dan almarhum ibuku, apa penglihatan balasan mu untuk ku, hah!" ucap Lia menggebu gebu.

"Maaf kan aku Lia!" ucap Kanya sambil terus menangis.

"Kanya nggak salah, yank! Aku yang salah, jadi kamu maafkanlah dia. Jangan merusak hubungan persahabatan kalian berdua. Kamu terimalah Kanya sebagai madumu, aku yakin kita akan sangat bahagia kedepannya," ucap Arga santai.

1
Rosita Tumbelaka
Enak bangeet yaa cerai suami istri kayak gini ... cukup Ucap talak langsung pisah...
Khairul Azam
satu kata bego lia, dr sms nya aja udah mencurigakan masih aja mikir positif
Abinawa Akunbaru89
aq sdh pernah baca novel ni entah dimana
murni l.toruan
Karma tidak semanis kurma bro, terimalah nasib buruk diselingkuhi dengan bos Kanya...kamu terima aja Kanya adalah...cur
murni l.toruan
nga usah sok sholat subuh loh manusia licik n dajjal. Rumah dibuat tempat zina tidak ada berkahnya
cinta semu
Arga plin-plan ,, egois juga ...dah g layak buat jadi suami ...mending jadikan patung aja ..biar hati & jiwa Arga diam di tempat 😂😂
sunaryati jarum
Jika Lia mau kembali ke ke Arga berarti siap untuk di sakiti,tuh lihat Kanya digituin sama anak kecil suda iba,hati plin- plsan seperti kamu tidak dapat orang yang benar-benar mencintaimu seperti Lia.
sunaryati jarum
Enak saja sudah khianat mau kembali, jangan mau Lia
Ariany Sudjana
dasar laki-laki mokondo kamu Arga, kamu dengan pedenya bilang Lia harus kembali sama kamu? kamu masih waras Arga?
new user
D tunggu next part
new user
Semangat thor, d tunggu next up
Haikal Faqih
lama ya upnya sdh lama nunggu paling 1 episode yg keluar
janda#hot: maaf yah kakak kalau update nya lama🙏
total 1 replies
new user
Mending sama yg lain aj dah
sunaryati jarum
Jika Lia mau menerima lagi Bram , benar - benar wanita murahan,apapun alasan Bram meninggalkan kamu,tapi kamu telah merusak rumah tangga Kanya,Lia.Walau kau pernah disakiti tapi juga menyakiti wanita lain
sunaryati jarum
Up rutin Thoor
new user
Semangat thor d tunggu next up
new user
D tunggu next up
sutiasih kasih
nasibmu Arga...
demi jalang murahan.... dan jga nafsumu... km rela khilangan rumah yg nyata😅😅😅
new user
D tunggu next up
Ara putri
keren ceritanya.
jika berkenan kita saling dukung yuk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!