NovelToon NovelToon
Nada Cinta Untuk Luna

Nada Cinta Untuk Luna

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cintapertama / Ibu Pengganti / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:710.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: moon

Patah hati terhebat adalah, mencintai seseorang yang sudah tak ada lagi di dunia ini.

Walau 10 tahun telah berlalu, faktanya hati Luna belum mampu merelakan kepergian Evan, kendati 6 tahun sudah ia menjalin kasih dengan Nathan.

Ketika Luna sudah berpasrah dengan takdir diri dan cintanya, semesta seolah kembali berhasil mengaduk perasaannya.

Tiba-tiba ia kembali di pertemukan dengan pria dengan wajah dan suara menyerupai Evan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#21 •

#21

Flashback 

“Nih… buat kamu.” 

Luna menatap box berwarna cerah yang baru saja Evan sodorkan kepadanya, “apa ini?” tanya gadis itu, sementara di sekitar mereka beberapa pasang mata tampak memperhatikan interaksi kedua sejoli yang baru beberapa hari resmi berpacaran. 

“Evan sampe belain ke puncak tuh, buat belinya,” Panji menimpali. 

“Cih … membuatku iri saja,” celetuk yang lainnya. 

Evan sedikit kesal dengan teman-temannya yang mulai usil mengganggu dengan cuitan mereka. “Haiisshh … pada bisa diam gak??!! ganggu aja.” 

Mendapat teguran dari Evan, teman-temannya justru bersorak, “huuuu yang lagi bucin.” 

Namun karena sedang berbunga-bunga bahagia, Evan tak menghiraukan ledekan temannya. 

“Aku buka sekarang ya?” tanya Luna. 

“Pake nanya lagi, ya buka lah, kan hadiah itu di beli, biar kamu lihat dan nikmati isinya."

Luna pun tersenyum, dengan cekatan kedua tangannya membuka hadiah dari sang kekasih, tapi senyuman di wajah Luna seketika redup kala melihat apa isinya. “Yaa… coklat, sini buat aku aja.”

Daniel yang baru bergabung di meja Evan dan Luna, tiba-tiba menyerobot coklat milik adiknya, lebih tepatnya pemberian Evan.

Plak!! 

Evan memukul punggung tangan Daniel dengan jemarinya.

“Eh … jangan dong, itu coklat premium, aku bahkan sengaja ke puncak demi membelinya, spesial buat adik kamu,” cegah Evan, sesumbar memamerkan perjuangannya membeli coklat tersebut. 

“Hei, Van, kamu tidak berniat mem*bunuh adikku kan??” 

“Mana ada orang kasih hadiah dengan maksud mem*bunuh?” wajah Evan bersungut-sungut kala menjawab pertanyaan Daniel.

“Tapi kalau Luna makan semua ini, bisa-bisa nyawanya tidak tertolong, Luna alergi coklat, Dodol!!” sembur Daniel. “Apa kamu belum pernah memberitahu Evan?” Daniel balik bertanya pada Luna. 

“Belum sempat,” jawab Luna dengan seringai di wajahnya. 

Dengan gemas Daniel menyapu wajah Luna dengan telapak tangannya, “kelewat bucin sih.”

“Apa yang dikatakan Daniel itu benar?” Evan segera bertanya pada sang kekasih. 

“Iya, aku belum sempat mengatakannya padamu.” 

“Sini, biar aku yang mewakili Luna, eh… pada mau coklat gak??” Daniel segera mengambil alih coklat tersebut dari hadapan Luna, bukan hanya itu, ia juga membagi-bagikan coklat tersebut pada teman-temannya yang kebetulan berada di kantin sekolah. 

Mendapat tawaran coklat premium, siapa yang tak menolak, segera saja coklat itu dihabiskan Daniel dan teman-teman mereka yang ada di sana. 

Sementara itu, Evan Hanya menatap Luna dengan rasa bersalah yang luar biasa, “maaf.”

“Jangan minta maaf, kami gak salah apa-apa.” 

“Tapi aku bahkan tak tahu kalau kamu alergi coklat.”

“Sudah kubilang tak apa-apa, aku sudah biasa begini, bahkan dulu ketika masih kecil, Daddy selalu membawakan aku bermacam-macam keju sepulang beliau dari Eropa. Karena Daddy tahu aku tidak akan makan oleh-oleh darinya jika berupa coklat.”

Luna menggenggam kedua tangan Evan, ketika kekasih hatinya tersebut masih berwajah muram. 

Evan melepaskan genggaman tangan Luna, kemudian berganti dirinya yang menggenggam tangan mungil namun menyimpan kekuatan luar biasa tersebut. “Baiklah, mulai hari ini aku pun tidak akan menelan apapun yang berbahan dasar coklat, semuanya tanpa terkecuali.”

“Tak perlu begitu, aku sudah biasa berbeda dari saudara-saudaraku.”

“Ish … bukan begitu alasannya.”

“ … “ 

“Jika suatu saat aku memakan coklat, kemudian lupa, lalu sesudahnya kita berciuman, apa yang akan terjadi padamu?”

“Mungkin aku akan segera sesak nafas, lalu pingsan," jawab Luna. 

“Tapi, sayang, bisa jadi orang-orang akan mengira, bahwa aku baru saja menghisap jiwamu,” imbuh Evan jenaka. 

Mau tak mau Luna pun tertawa lepas mendengarnya. 

Memang benar, setelah kejadian itu, Evan tak pernah lagi memakan coklat. Ia pun menganggap bahwa dirinya juga memiliki alergi cokelat, demi berempati pada sang kekasih. 

Flashback end.

… 

“Mike… Sayang… “ suara keras tiba-tiba menggema ke seisi ruangan, siapa lagi pemilik suara tersebut jika bukan Valerie. Ia kerap bersikap demikian, bahkan seperti kebiasaan, karena merasa bahwa dirinya lah calon Nyonya di rumah besar milik Mike. 

“Mbak Yuli, dimana Mike?” Tanya Valerie pada Mbak Yuli yang baru saja turun dari lantai atas.

“Maaf, Nona, saya tidak tahu, silahkan tanyakan pada Nyonya, dimanakah Tuan berada saat ini.”

“Heh!!! Kamu lupa aku adalah calon Nyonya di rumah ini? kenapa kamu memanggilku Nona? sementara memanggil dia dengan sebutan Nyonya?” tanya Valerie, ia bahkan dengan arogan menunjuk Luna dengan jari telunjuknya. 

Tak tahan menghadapi kearoganan Valerie, Luna pun beranjak. “Mama…”

Tenang sayang, mama gak papa, “Mike ada di kamar, mungkin sebentar lagi akan turun.” 

“Baiklah aku akan menyusulnya.” 

Valerie melangkah menghampiri tangga, tapi Luna pun bergeser hingga tubuhnya menghalangi pergerakan Valerie. 

Mendapati Luna berdiri di hadapannya, Valeri pun semakin kesal, semalam ia sudah kesal karena Mike mengingkari janjinya. Dan sekarang ia pun dibuat kesal dengan sikap Luna. “Minggir!!” perintahnya. 

“Maaf, tapi sebaiknya kamu menunggu di sini sampai Mike turun.” 

“Cih … siapa kamu?” Tanya Valerie, ia tak terima dengan sikap Luna yang berani menghalangi langkahnya. 

“Aku? istrinya,” jawab Luna santai sembari menunjukkan cincin kawin yang ada di jemarinya. 

Melihat Luna memamerkan cincin kawinnya, membuat Valerie kembali menatap kalung cantik yang masih bertengger di leher Luna. Valerie merasa iri karena Mike membelikan kalung secantik itu untuk Luna, padahal pernikahan mereka hanya pura-pura.

Karena itulah kemarin ia sengaja berulah agar Mike membujuknya, dan seperti yang sudah-sudah, Valerie akan memanfaatkan saat itu untuk meminta Mike membelikan apa yang ia inginkan. Kebetulan saat ini ia ingin kalung seperti yang Mike belikan untuk Luna, kalung itu sungguh sempurna di mata Valerie. 

“Sombong sekali, padahal Mike hanya berpura-pura saja demi Pelangi.” 

Luna terdiam tak bisa menjawab, karena memang seperti itulah kondisi pernikahannya. “Aku tahu itu, kamu tak perlu mengulangnya.”

Merasa diatas angin, Valerie pun mendekat, “Ingat, dia bukan Evan kekasihmu, tapi dia adalah Mike kekasihku, asal kamu tahu, Mike sangat mencintaiku,” bisik Valerie, membuat Luna hanya bisa mengepalkan tangan menahan rasa marah yang kian menyesakkan. 

“Mau apa kamu? Pagi pagi sudah kesini?” Tiba-tiba suara Mike terdengar, pria itu sudah terlihat segar usai mandi dan mengatasi rasa sakitnya. 

Melihat kedatangan sang kekasih, wajah Valerie berubah drastis, “sayang … apa kamu lupa, semalam kamu tak mendatangiku sesuai janjimu. Lihat, kantung mataku punya kantung mata karena aku tak bisa tidur,” Valeri menunjukkan kedua kantung matanya yang menurut Mike tidak ada bedanya dari hari-hari biasa. Tapi memang begitulah laki-laki 😮‍💨. 

“Ku lihat tak ada bedanya.” 

“Ish kamu, benar-benar tidak perhatian,” sungut Valerie. 

Mike menyingkirkan lengan Valerie yang kian erat memeluk lengannya, “Aku harus berangkat kerja, acara lusa malam tak bisa ditunda karena undangan sudah terlanjur disebar.” 

“Yaaa … kan aku ingin pergi ke suatu tempat bersamamu, sebagai ganti karena semalam kamu mengingkari janji.” 

“Lain kali saja, dan untuk semalam aku minta maaf, karena aku ketiduran.” 

“Baiklah, aku hanya akan menemanimu sarapan,” Valerie kembali memeluk Lengan Mike guna mengajaknya duduk di meja makan.

“Kau saja yang sarapan, aku akan sarapan di kantor.” Mike kembali menolak ajakan Valerie. “Jika kamu masih ingin menjadi istriku, maka mulailah kembali dekat dengan Pelangi,” pinta Mike yang membuat Valerie tak suka. 

“Kamu masih ingin menjadi istriku, kan?” Tanya Mike, namun pandangannya sengaja melirik ke arah Luna. Mike bermaksud memancing amarah Luna, karena Ia masih kesal dengan ulah sang istri pagi tadi, tak menyangka pula jika istrinya memiliki kemampuan bela diri yang tak bisa dianggap remeh. 

“Baiklah, aku akan di rumah saja bersama Pelangi dan Luna.” 

“Oh, Iya … Lusa malam, bersiaplah untuk acara peluncuran produk baru," cetus Mike, yang disambut Valerie dengan wajah berbinar. Dimana ada pesta, disitulah saatnya ia berbelanja barang-barang baru demi menunjang penampilannya. 

“Baiklah, aku pastikan tak akan membuatmu malu … ” jawab Valerie senang. 

“Bukan kamu, Tapi Luna….”

1
Meriam Tehupelasury
🥰
Anonim
Mba’ moon kok bisa plat mobil BL jadi ingat kampung, blm lagi ada ikan kayu
moon: pemanis cerita aja kak /Grin/

sebenarnya itu dibaca B Luna Alexandra. mobil yang akan di hadiahkan nathan ke Luna, tapi keburu di suruh putus sama mama melinda🙊
total 1 replies
Sri Widjiastuti
dibikin mati aja Thor, kecelakaan pesawat🤣🤣
Sri Widjiastuti
obat dr si emak dokter nya tuh.. sukurin
Sri Widjiastuti
akhirnya... dr meyriska ni kaya nya si dalang yg merubah evan menjadi mike
Sri Widjiastuti
sombong nya?? gimana klo sdh tau gimana di val val??
Jingga Pelangi
luar biasa sekali otak cerdas mu bisa bikin byak novel yg superrr bagus dari nama tokoh ,tokoh y alur y..keren semua klop
moon: alhamdulillah, terima kasih atas support dan atensinya, kak. /Whimper/
total 1 replies
Jingga Pelangi
subhanallah kereeen bgtt semua cerita mu torrr
Nur Maidah
good cerita yg alurnya bikin gemes dan penuh teka teki , belum2 sdh mewek
Fani Tsao
semua kubc thr kren bngt
Nadhira💦
Nah...itu jgn2 si evan amnesia
Nadhira💦
ceritanya menarik ... lanjut baca
Nilovar Beik
gak sabar nunggu Valerie kena azabnya othor
Nilovar Beik
berarti memang Evan ya
moon: betul, kak.
tapi dalam kemasan yang hilang ingatan🤭
total 1 replies
Sopi Yani
sangat menarik
fatin Rahman
30/8/2025
Ari Carla
aku baca lara berselimut
baru runut ke semua nya
MSIT
🥰🥰🫰🫰
Hilda Naning
🤗🤗🤩🤩... semua rasa tumpah setiap mbaca karya moon, kisah yg benar"memainkan emosi ada bahagia tangis haru dll... semua karya moon terbaik menurut ku. tak berbelit "sambung menyambung tertata rapih episode pereepisode... 😍😍
moon: alhamdulillah jika berkenan,

terima kasih atas support dan atensinya, kak 😍😍/Whimper//Whimper/
total 1 replies
Shaisusy
Thor, apa judul cerita cita dari darren dan aya?
moon: istri rahasia sang aktor
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!