Kevin adalah seorang aktor terbaik namun suatu kecelakaan mobil menimpanya dan membuatnya terperangkap di dunia asing yang tidak ia kenal.
ia pergi ke zaman kuno dan menjadi seorang kaisar yang memimpin tiga negri sekali gus mampukah ia kembali ke dunianya.
dan bagaimanakah caranya memimpin suatu kerajaan tanpa memiliki pengalaman apa pun ikuti kisanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Viony Chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps : 21 PERPISAHAN
Akhirnya mereka pun segera kembali ke kerajaan es setelah memastikan bahwa negri es telah kembali damai seperti semula berkat Bantuan Kaisar Han Yuan yang telah berhasil menghilangkan bola api raksasa itu.
Kini semua penduduk negri es terlihat tenang karna semua masalah telah di selesaikan.
waktu pun terus berlalu dan mereka pun telah sampai di istana es untuk beristirahat.
Raja Es Feng Xio segera menghampiri mereka yang baru saja tiba dari pertempuran itu ia berkata " Yang mulia apakah semuanya telah baik - baik saja...apakah anda terluka yang mulia kaisar Han Yuan." sambil membungkuk dan memberi hormat kepadanya.
Pangeran Es Feng Ri Yu pun berkata " Ayah...semuanya baik - baik saja negri kita telah kembali damai seperti sedia kala berkata bantuan Sang Dewa." sambil menjelaskannya kepada ayahandanya Raja Feng Xio.
Raja Feng Xio berkata " Sang Dewa...siapa yang kau maksud putra ku...?" sambil terlihat bingung dengan apa yang di ucapkan oleh putranya itu.
Pangeran Es Ri Yu pun berkata " tentu saja yang mulia Kaisar Han Yuan....ayah dia adalah jelmaan dari leluhur kita dewi es.
Sang Dewi telah mewariskan seluruh kekuatannya kepada beliau dan ia juga mengangkat beliau sebagai Dewa pelindung negri kita dari generasi selanjutnya bisa di bilang ia adalah putra angkat sang dewi. Lihatlah lambang teratai es di dahinya itu adalah pemberian sang dewi mulai saat ini dia adalah dewa pelindung negri kita ayahanda." sambil menjelaskannya kepada sang raja.
Raja Feng Xio pun berkata " Jadi...! ramalan itu benar bahwa sang dewa pelindung akan terlahir kembali di dunia ini...jika memang benar izinkanlah kami untuk bersujud di hadapan anda yang mulia Dewa es." sambil bertekuk lutut di hadapannya dan di ikuti oleh seluruh rakyat negri es itu.
Semua orang pun bertekuk lulut di hadapannya dan mengucapkan terima kasih kepadanya karna telah membantu mengembalikan negri mereka yang damai.
mereka semua berkata " Hormat kepada Sang Dewa pelindung negri." sambil bertekuk lutut di hadapannya.
Namun Kaisar Han Yuan tidak ingin di perilakukan seperti ini. Karna itu tidak layak baginya ia tahu bahwa dia hanya manusia biasa yang beruntung mendapatkan warisan dari sang dewi. baginya semua ini karna sang dewi yang baik hati.
Kaisar Han Yuan pun berkata " Bangunlah...aku tidak ingin melihat kalian seperti ini aku hanya membantu membebaskan kalian dari belenggu iblis itu teman - teman aku hanyalah manusia biasa bukanlah seorang dewa. ini semua berkat bantuan sang dewi sendiri yang telah membantu ku untuk membebaskan kalian dari belenggu itu. Mulai sekarang negri kalian sudah kembali damai seperti sedia kala dan aku telah membuat sumber energi baru bagi negri kalian dan sumber energi itu bersifat abadi dan tidak ada yang bisa menyentuhnya lagi. sekarang tugas ku telah selesai dan aku harus kembali ke kerajaan teratai hari ini aku harap kalian dapat hidup dengan baik setelah ini semoga tuhan selalu melindungi kalian para saudara dan saudari ku." sambil terlihat lega karna ia telah berhasil menyelamatkan suku es yang terakhir itu.
Raja Feng Xio pun berkata " Yang mulia kami berhutang budi kepada mu...jika suatu saat nanti kau membutuhkan bantuan kami jangan segan - segan untuk menghubungi kami dan kami akan selalu mendukung mu dalam keadaan apa pun. Yang mulia terimalah pedang pusaka milik suku kami ini. Sebagai tanda terima kasih kami kepada mu yang telah melindungi negri ini dari kehancuran kau adalah pahlawan kami." sambil menyerahkan pedang pusaka itu kepada sang kaisar.
Kaisar Han Yuan pun melirik ke arah sang adik putri Yong'er dan meminta pendapatnya apakah ia harus menerima pedang pusaka itu atau tidak dengan kedipan mata.
Sang adik pun menerima kode itu dan mengangukan kepalanya pertanda bahwa sang kakak harus menerima pemberian mereka.
Kaisar Han Yuan pun berkata " Baiklah...saya akan menerimanya yang mulia raja es. Terima kasih banyak atas semuanya." sambil menerima pedang pusaka itu dari tangan sang raja.
Dan tak lama kemudian pedang itu pun memancarkan cahaya putih dan mengubahnya menjadi dewa pelindung negri lambang teratai emas di dahinya pun kembali bersinar dan menyatu dengan pedang pusaka itu.
Dan terbentuklah sebuah mahkota sihir di keningnya dan menambah ketampanan parasnya. Kini ia resmi menjadi Dewa pelindung negri es yang di hormati semua orang. Melihat semua itu para peri es pun tunduk kepadanya dan berkata " hormat kepada sang dewa." sambil tetap membungkuk di hadapannya sebelum dia memerintahkan mereka untuk bangun.
Kaisar Han Yuan pun berkata " bangunlah...terima kasih atas semuanya kami undur diri, yang mulia raja es dan pangeran es." Raja Es Feng Xio pun berkata " Negri ini akan selalu menjadi milik anda Dewa... kami akan menunggu anda kembali suatu saat nanti semoga anda baik - baik saja di sana." sambil memberi hormat kepadanya.
Kaisar Han Yuan pun berkata " terima kasih yang mulia...Adik Oi...mari kita pergi dan kembali ke Dinasti teratai." sambil tersenyum manis di hadapannya.
Putri Oi Yong Er pun berkata " baik kakak Han...Pangeran aku pergi dulu sampai jumpa..." sambil menatapnya dengan penuh cinta dan membuat sang kakak tersenyum melihat tingkah laku adik perempuannya itu.
ia tahu bahwa sang adik dan pangeran es Ri Yu saling jatuh cinta. Dan ia ingin menikahkan mereka berdua suatu hari nanti.
Kaisar Han Yuan pun berkata dalam hati " hem...dasar wanita jaman sekarang pura - pura gak suka pada hal cinta. baiklah adik ku sayang kakak akan menikahkan mu dengan sang pangeran suatu hari nanti dan kau harus menyetujuinya nanti..." sambil tertawa kecil.
Lalu Sang adik pun berkata " kakak apa yang kau tertawakan...?" sambil terlihat kesal namun malu - malu kucing.
Kaisar Han Yuan Berkata " Oh...tidak...di mana Lulu adik mu." sambil mencoba menyebunyikan rencananya dari sang adik.
Lulu pun datang dan berkata " Aku di sini ayah..." sambil terbang di hadapannya.
Kaisar Han Yuan pun berkata " dari mana saja kamu ini peri kecil...? Waktunya kita pulang oke." sambil memberitahukan kepada Lulu sang peri kecil bahwa mereka akan segera kembali ke sekte teratai.
Akhirnya itu menjadi hari perpisahan bagi mereka Sang Kaisar harus kembali ke istananya sebelum gelap dan kembali memulai aktifitasnya sebagai pemimpin dari seluruh negri .
Tanpa terasa waktu telah lama berlalu semenjak mereka pergi dari gerbang istana es dan menyusuri gunung dan sungai yang menjadi perbatasan bagi wilayah mereka berdua. Dinasti teratai masih berada cukup jauh dari wilayah perbatasan negri es itu dan mereka terpaksa bermalam di hutan.
katanya aktor🤭