NovelToon NovelToon
The Finisher

The Finisher

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Identitas Tersembunyi / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / TKP / Dendam Kesumat / Misteri / Tamat
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Vardan alzumi

Budi, seorang CEO yang dikenal ramah dan sopan, harus menghadapi kenyataan pahit ketika putri kecilnya menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan oleh seorang predator anak. Tragedi ini mengubah Budi sepenuhnya. Di tengah keputusasaannya, muncul seseorang yang menyebut dirinya Jack the Finisher menawarkan bantuan untuk menculik pelaku kejahatan yang telah merenggut nyawa putrinya. Meskipun diliputi keraguan, Budi akhirnya menyetujui tawaran tersebut. Sejak saat itu, Budi memulai perjalanan kelamnya, berubah dari seorang ayah yang berduka menjadi predator bagi para psikopat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vardan alzumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Seorang pria berjalan santai menyusuri koridor rumah sakit. Di tangan kanannya tergenggam karangan bunga, sementara tangan kirinya menenteng parcel buah.

Raut wajahnya datar, nyaris tanpa ekspresi. Anehnya, langkahnya semakin melambat. Namun, saat melihat bangku panjang di koridor, ia justru mempercepat jalannya.

Kini, ketegangan terlihat jelas di wajahnya. Napasnya memburu, bahkan butiran keringat mulai membasahi kulitnya. Ia terduduk di bangku itu, bagai pelari maraton yang baru saja mencapai garis akhir.

Koridor tampak sepi. Para dokter dan suster agaknya sedang sibuk di tempat masing-masing, atau mungkin koridor itu memang jarang dilalui orang.

Pria itu meletakkan karangan bunga dan parcel buah di sampingnya. Kepalanya tertunduk, raut wajahnya kini berubah sendu.

Kenangan masa kecilnya kembali menyeruak. Perceraian kedua orang tuanya, lalu ibunya yang sering memukulinya tanpa alasan jelas, hingga tubuhnya lebam di mana-mana.

Ia juga mengingat dengan jelas saat ibunya hampir saja merenggut nyawanya dengan tusukan benda tajam. Padahal, kesalahannya hanya lupa mematikan keran air hingga kamar mandi banjir.

Sebenarnya, ia memahami mengapa ibunya menjadi seperti itu. Perselingkuhan ayahnya membuat ibunya depresi. Setelah bercerai, sang ibu melampiaskan kekecewaannya padanya.

Bertahun-tahun tinggal bersama ibunya, tak satu hari pun ia lewati tanpa cercaan dan pukulan. Hal itu membentuk dirinya yang kini dewasa menjadi sosok pendendam, terutama terhadap ibunya.

Sambil menguatkan hati, ia bangkit dari duduknya dan melanjutkan langkah menuju kamar pasien VIP.

Tiba di depan kamar VIP itu, ia kembali terpaku. Sudah setahun ibunya terbaring akibat stroke, tubuhnya tak bergerak, bicaranya pun tak mampu. Hanya pupil matanya yang sesekali bergerak.

Ia membuka pintu kamar. Suara mesin penyokong kehidupan menyambutnya. Perlahan, ia membuka tirai jendela. Cahaya lembut menerpa wajah ibunya yang terpejam. Suara gesekan tirai membangunkannya, perlahan matanya terbuka.

"Selamat malam, Bu. Aku datang," ucap pria itu perlahan.

Ia meletakkan barang bawaannya di meja samping tempat tidur. Lalu, menarik kursi dan duduk di sisi ibunya yang terbaring lemah.

Berbagai selang terhubung ke tubuh renta itu.

"Apa kabar, Bu? Maaf, aku baru menjengukmu. Pekerjaan membuatku sangat sibuk tahun ini, Bu." Tak ada respons, hanya suara mesin pendukung kehidupan yang menyahuti pria itu.

"Tapi, sesempatnya aku meluangkan waktu, walau aku sangat membencimu. Aku juga berusaha agar Ibu mendapatkan perawatan terbaik," ujarnya datar.

Pria itu bangkit dan mendekatkan wajahnya ke wajah ibunya. Lalu, berbicara sambil tersenyum sinis dan berbisik di telinga ibunya.

"Tapi, entah mengapa, aku juga lebih bahagia melihat keadaanmu yang seperti ini. Perbuatanmu dulu sedang dibalas oleh Tuhan. Dan aku tidak akan membiarkanmu mati oleh penyakitmu sendiri..."

Beep beep beep...

Mesin pengontrol detak jantung tiba-tiba berbunyi lebih cepat.

"Santai, dong, Bu. Jangan marah dulu. Aku bawa bunga, lho, buat Ibu. Aku juga bawa buah. Baik, kan, aku, Bu?"

Pria itu meraih ponsel dari saku celananya.

"Oh, ya. Aku punya kabar gembira buat Ibu. Kau tahu, kan, Bu, selama ini pengantinku banyak? Itu sebagai bukti kalau aku ini bukan lelaki introvert seperti yang Ibu katakan. Kau juga sering mencercaku dan mendoakanku agar tidak mendapat jodoh karena aku laki-laki buruk yang tidak pantas mendapatkan wanita. Tapi, sekarang lihat, Bu. Aku punya calon baru..." ucap panjang pria itu sambil menyodorkan layar ponsel ke wajah ibunya.

Seketika itu juga mata sang ibu terbelalak. Pupil matanya bergerak liar, seperti sebelumnya. Anaknya itu datang hanya untuk memamerkan calon pengantinnya dan foto istri-istrinya yang ia simpan di dalam lemarinya.

1
Rahma Amma
next
Hendri Yani
kapankah karma tuk Juda datang...serem amat
®️ed 🔱hite: makasih B 5 nya. 🙏🙏🙏. sebentar lagi 😊
total 1 replies
Anyelir
Semangat kak, jangan lupa mampir ya
®️ed 🔱hite: thanks
total 1 replies
Sia A
Gilakkkkk/Toasted/
Sia A: Sama-sama, Thor/Sneer//Smile/
total 2 replies
Sia A
Bunuh saja Ryan. Memang pantes
Sia A
Aduh gimana nasib Lastri ya
Sia A
Pedvil yaaaa kau/Skull/
Sia A
Hayo lohhhh, dah di bilang lari/Sweat//Panic/
Sia A
Ohh Ryan namanya/Left Bah!//Skull/
Sia A
waduhh, masuk ke kebun orang nihhh. Run Lastri Runnn/Toasted/
Sia A
Jangan mau lastri/Gosh/
Sia A
Cepet banget dah, udah dianggap adek ajaa/Chuckle/
Sia A
Kasihan... Pasti dia merasa sangat kecewa/Cry/
Sia A
Tipe recording, ya Thor

maaf koreksi dikit
Teteh Lia
karena per bab na, tidak terlalu panjang. maaf kalau saya baca na terlalu cepat. 🙏
Teteh Lia: ya memang, nda tau, Red.
total 8 replies
IHS🇲🇨🇲🇨
lanjut red
IHS🇲🇨🇲🇨
ko jadi novel romance red?
DeZigur
culas amat ni cewe
DeZigur
bner emang musang rawa🤣
DeZigur
ah mentang2 chief 😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!