NovelToon NovelToon
Cinta Di Atas Kontrak

Cinta Di Atas Kontrak

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:12.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Keke

Kevin adalah anak dari seorang pengusaha terkenal, memiliki sifat dingin karena ia pernah disakiti oleh tunangannya. Ia lari dari kejaran gengster suruhan lawan bisnisnya yang menculiknya. Kevin yang menahan luka tusuk akibat percobaan melarikan dirinya, mempertemukannya dengan perempuan yang sederhana bernama Putri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Keke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harum manis

"Lepaskan aku.. orang-orang pada liat" Putri mencubit tangan Kevin yang sedang memegang pipinya.

"Itu hukumanmu, jangan lihat laki-laki lain, sekalipun itu Ajin. Aku tidak suka"

"Kamu cemburu" Putri tertawa menutup mulutnya

"Ya.. aku memang pencemburu. Apalagi itu dari perempuan yang aku suka"

Kemudian ia melepaskan tangannya dari pipi Putri dan menariknya jalan.

Putri mengenang omongan Kevin.

Apalagi dari perempuan yang aku suka. Apa maksudnya. Putri mencari jawaban itu. Tidak mungkin seorang Kevin yang kaya raya, menyukai dirinya yang sangat berbeda 360 derajat.

"Ayo cepat jalan, aku bilang aku sangat lapar. Aku ingin makan masakanmu"

"Bukannya bos tadi sudah makan burger? Masih lapar?" tanya Putri heran.

"Bawel. Pantas saja adikmu bilang kau ini bawel. Memang sangat bawel. Tapi aku suka kalau kau bawelin"

Entah itu suatu kegombalan atau kenyataan, bagi Putri, ia merasa kesal.

Sampai di rumah, ia membereskan belanjaannya itu.

"Kulkas ini sudah penuh" ia terduduk di depan kulkas itu, Ia bingung harus menyusun bagaimana lagi.

Kulkas yang ada itu memang sangat kecil. Seukuran yang punya rumah, mungil dan minimalis.

Lemari di dapur pun penuh dengan belanjaan.

"Sudah ku bilang, jangan membeli semuanya. Sekarang, aku sendiri yang kerepotan. Bagaimana ini?" Ia melihat masih ada 5 kantong besar berisi bahan makanan yang belum disusunnya.

"Put.. " ucap Kevin pelan.

"Tumben, biasanya berteriak. Biarkan saja" ia masih membereskan belanjaan itu.

"Kenapa ia tidak bersuara? Apa pingsan karena menahan lapar?" tanyanya.

Barang itu ia biarkan tertata rapi masih di dalam kantong belanjaan itu. Sekarang, ruko lantai atas itu sudah rapi kembali.

Ia melihat Kevin yang berbaring di atas sofa depan tv.

"Bos, sudah malam. Pulanglah"

Tapi tidak ada jawaban dari Kevin.

Putri menggoyangkan tubuh Kevin.

"Hah.. dia demam. Perasaan tadi dia baik-baik saja"

"Bos.. badanmu panas. Kau mau pulang atau tinggal di sini?" tapi Kevin tidak menjawab.

Ajin yang menunggu di sofa lantai bawah, nyaris tertidur.

"Pak sekretaris, sepertinya bos demam. Apa dia harus dibawa pulang. Kita gendong dia ke mobil saja ya"

Ajin terdiam.

Di rumahnya pun dia sendiri. Ajin berpikir, pasti tidak ada yang akan menjaga bosnya.

"Aku serahkan bos padamu ya, dia tidak ada yang mengurus. Aku akan pulang mengambil obatnya dan beberapa bajunya." ucap Ajin berlalu.

Putri bingung harus apa, dan ia langsung naik ke atas. Keringat Kevin keluar sangat banyak.

"Bos.., Bagaimana ini? Kemana pak Sekretaris, lama sekali." Putri memegang kening Kevin, dan berjalan mondar mandir, ia takut terjadi apa-apa.

"Putri... Putri..." panggilnya.

Putri langsung duduk di sebelah Kevin.

"Ya Bos, kita harus ke rumah sakit saja ya."

Tangan Kevin memberi isyarat "tidak"

Putri makin bingung.

Putri memberanikan diri untuk kedua kalinya membuka pakaian Kevin yang sudah basah akibat keringat.

"Maaf, bos"

Kemudian ia memakaikan kain untuk menutupi tubuh Kevin yang sangat indah.

Berulang kali ia melihat jam di tangannya, dan mengompres kepala Kevin.

"Nona, aku datang, tolong buka pintunya." suara Ajin.

Putri turun, Ajin tidak sendiri, ia datang bersama dokter Harun.

Dokter Harun memeriksa keadaan Kevin.

"Makan apa dia tadi?" tanya dokter itu.

Putri mengingat. Selama mereka mengantri belanjaan, Putri melihat Kevin makan burger, dan es krim. Dan harum manis.

"Naaaahhh... Harum manis. Walau sudah seperti ini, dia masih tidak bisa makan sembarang. Sudah kularang, tapi.. Radangnya kumat. Beri dia air putih yang banyak. Dan kalau dia bisa bangun, dia harus makan obat ini." dokter Harun memberikan obat yang sudah dibawanya.

1
Yuyu Sriwachyuni
👍👍👍👍👍👍👍👍
Yuyu Sriwachyuni
org tua kok ga sakit hati,anak udh di hianati malah di suruh terima lg...gila...
Yuyu Sriwachyuni
harus nya rani bercermin...dia gak jauh beda sama putri...
Yuyu Sriwachyuni
yg nyulik kevin gak diusut ya thor?
rika
kalo loe masih jj bikin putri nangis,gue santet online loe Thor😤😠
rika
hajar put,jangan dikasih kendor...biar ga ada pelakor...gue benci pelakor
Nurwahida Muliadi
Extra Part nya Thor😁😁
Asih salon Salon
cerita nya bagus
Asih salon Salon
cerita nya bagus
Inca Nisa
happy ending☺☺☺
Keke: wow.. terima kasih sudah sampai akhir cerita. Jangan lupa mampir di karya lainku ya. Aku baru buat judul baru ini. Aku tunggu di sana ya🤗
total 1 replies
Susi Novirawati
jd penasan, lnjuuuuut
Nuraeniy352
sebenar'y putri egois mentingin perasaan sendri cuma karena ktakutan'y yg belom kebukti menyiksa suami,,cevin'y yg terus mengalah
Mis Nia
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Mis Nia
jadi terharu.......aku..
Bulis Ksp
Setuju banget!!!!!!
heldina togatorop
wau jahat bgt mertuannya, pdhl dia dulu org susah.
heldina togatorop
eh.....ternyata dulu mertuanya org susah
masa rani lupa sama masa lalunya
heldina togatorop
so sweet
heldina togatorop
janfan rindu
heldina togatorop
wkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!