Si gadis imut yang dicintai banyak orang
Ikuti kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jennie cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab Dua Puluh Satu
Suara mungil milik Abel menarik atensi semua orang di tempat itu. Abel muncul di balik punggung tegap Axel.
"Xel, dia?" Ujar Ziko yang tidak bisa melanjutkan ucapannya.
"My daughter"
"Xel, serius? Dia putri kamu?" Tanya Rion.
"Yes. Abel sini nak! Sekarang Abel kenalan sama mereka ya" Ujar Axel.
"Hai uncle, Hai aunty, Hay Abang Abang. Nama Abel itu Abela Queenza. Umur Abel dua belas tahun dan sekarang Abel sudah kelas XI" Abel memperkenalkan diri layaknya disekolahnya dulu.
Semua orang masih terpaku pada gadis mungil itu. Tiba tiba suara tengil Devaro mengagetkan mereka.
"Aaaa gemes banget. Ya Allah lucu banget. Ihhh masih balita. Astaghfirullahaladzim kemasan saset. ukurannya mini banget. Ya Allah Adek......" Belum sempat Varo menyelesaikan kata katanya ia merasakan jeweran keras di telinganya.
"Aduh, aduh, duh sakit Oma" Ucapnya meringis. Ia ingin protes pada Helena karena mengganggu acara perkenalannya dengan sang adik tapi ia urungkan karena melihat ekspresi sang Oma yang seakan ingin menerkamnya.
"Kamu apakan Princess Oma Varo? Jangan di tarik pipinya, nanti sakit" Ucap Helena sambil menatap Varo tajam.
"Uncle Sebenarnya ini ada apa sih?, aku bingun" Ujar Nathan.
"Uncel harus jelasin Sekaran!" Ucap Leo dengan ekspresi dingin khasnya.
"Aunty Aluna itu istri Uncle, kami menikah saat kalian masih sangat kecil. Dan waktu itu aunty Aluna pergi dari rumah saat sedang mengandung Abel"
"Jadi ini beneran adik ku? Adik perempuan ku?" Tanya Zio dengan raut bahagia.
"Iya" Jawab Axel.
Leo mulai mendekati Abel, ia mengangkat tubuh mungil itu untuk duduk di pangkuannya.
"Daddy" Cicit Abel takut.
"Kenapa Hem?" Tanya Leo datar.
"Abel takut" Ucap Abel pelan.
Leo tersenyum tipis melihat betapa menggemaskan adil kecil itu.
"Jangan takut, Abang ngak bakal jahatin kamu" Ujar Leo lembut.
Semua orang disana melihat interaksi itu dengan cengo. Ternyata seorang Leo bisa berbicara lembut juga. Tapi mereka bersyukur semoga dengan kehadiran abel, Leo dan lainnya betah berada di rumah.
Abel menatap wajah tampan abangnya.
"Abangnya Abel" Ujar Abel dengan senyum lebarnya.
Leo tersenyum lebar saat kata abang keluar dari bibir adiknya. Leo langsung mendekap tubuh adiknya. Ia begitu senang mempunyai adik perempuan yang dulu begitu ia idamkan.
"Welcome home Princess" Ucap Leo mengecup dua pipi bulat Abel.
"Abang gantian dong, kita juga mau kenalan sama Adek" Ujar Zio.
Dengan terpaksa Leo menurunkan Abel dari pangkuannya dan membiarkan Abel di tarik oleh Zio.
"Hai Princess. Panggil Abang, bang Zio ya" Ujar Zio.
"Iya bang Zio" Jawab Abel dengan tersenyum.
"Aduh imut banget sih Adeknya Abang" Ujar Zio sembari mengecup dua pipi milik Abel.
"Nah, kalo Abang Abel boleh panggil bang Nathan. Welcome home Princess" Ujar Nathan lalu memeluk dan mengecup pipi tembem milik Abel.
"Makasih Abang Nathan"
"Ok, udah semua kan sekarang giliran Varo" Ujar Devaro.
"Lah tadi kamu udah kan, sekarang giliran kami lah" Ucap Viona.
" Tadi belum selesai Mom, diganggu sama Oma" Ujar Varo tanpa dosa. Sementara Helena hanya menatap Varo jengah.
"Ya udah cepetan ish"
"Iya sabar Mom"
"Hai Abel, kenalin Abang namanya Abang Varo. Abang adalah Abangnya Abel yang paling ganteng" Ujar Varo memeluk Abel gemas dan mencium pipi Abel.
"Princess tau ngak bang Varo itu disekolah jago..."
"Hay sayang, ya ampun ponakannya aunty imut banget. Abel panggilnya aunty Viona ya" Ujar Viona yang langung mengambil alih Abel dari Devaro yang pastinya akan mengoceh tidak ada habisnya itu. Sementara Devaro kembali merasa kesal karena acara perkenalannya dengan sang adik lagi lagi di ganggu.
"Tadi Oma, sekarang Mommy" Batinnya kesal.
"Hay aunty"
"Ya ampun gemesin banget sih" Mengecup pipi abel.
"Oh iya, ini suaminya aunty. Abel panggil uncel Ziko ya" Viona memperkenalkan suaminya.
"Hay uncel Ziko" Sapa Abel.
"Hay juga pretty girl, welcome home ya Princess" Ziko mengecup kedua pipi Abel.
"Hay ,Princess panggilannya aunty Nathalie ya. Semoga betah disini" Ujar Nathalie juga mengecup pipi tembem Abel.
Abel menoleh ke satu orang yang tersisa.
"Hay nak, Abel panggil uncle Rion ya" Ujar Rion juga ikut memberi kecupan.
Sementara Aluna begitu terharu karena keluarga suaminya begitu menyayangi putrinya.
"Ok sekarang perkenalannya selesai, waktunya makan. Princessnya Opa pasti sudah lapar" Ujar Reymond.
Dan makan malam di keluarga Davidson pun di mulai.
Ayo hjar aja mom,biar tu ulat bulu kapok....udh slah bkannya mkir,mlh msih mau jhatin orng....bkn ksl aja....
sklian lmpar k kndang singa atw k klam buaya....
lnjt kk....gms bgt sm abel..
ksih visual dong....