NovelToon NovelToon
Sebuah Harapan

Sebuah Harapan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:373.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: irwan dan iga



Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon irwan dan iga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih Kedatangan Mertua

Aku ndak sekuat yang mami bayangkan, tapi aku harus kuat demi biji kecambah ku mi, batin ku,tapi kenapa perut ku terasa mual mencium aroma makanan yang terhidang di meja makan.

"hhooooooeeeekkkk? aku menutup mulut ku dengan berlari kecil menuju kamar mandi yang berada di kamar ku

" hhooooeeeekkkk, hhoooooeeeeekkkkk? kenapa semangkin mual,ada seseorang yang memijit tengkuk ku, terlihat dari kaca wastafel, ternyata mami mas irwan, suatu hal yang ndak mungkin mas irwan memijit tengkuk ku, pada hal aku sudah mual tapi mas irwan merasa kalau biji kecambah ini bukan anak nya.

"mual banget ya ga? tanya mami mas irwan, aku menggelengkan kepala" sudah mendingan?

"sudah mi? jawab ku dengan membasuh wajah ku dengan air" mami makan saja, nanti kalau sudah siap aku akan berkumpul di ruang tamu?

"kamu gak papa kan mami tinggal?

"ndak mi, ndak? jawab ku dengan menggelengkan kepala, mami meninggalkan ku, untuk menghilangkan rasa lemas aku menuju ranjang untuk membaringkan tubuh ku, nafas ku terasa berat, berat memikirkan seberapa lama aku dan mas irwan bertahan dengan hubungan ini, pikiran ku melayang dan, pintu di ketuk

"masuk pintu ndak di kunci!! ternyata bi munah dengan membawa segelas susu dan air putih

" ini non susu nya di minum non? kata bi munah menyerah kan baki yang di atas nya ada segelas susu dan air putih

"kenapa bi munah repot repot?

"sudah menjadi tugas saya melayani non iga? ku ambil susu nya dan langsung ku minum sampai habis tanpa tersisa. setelah itu ku ambil air putih untuk meminum vitamin,

" makasih bi? kata ku

"sama sama non, saya tinggal dulu ya non? aku mengangguk kan kepala,ku baringkan kembali tubuh ku dan ndak sadar aku tertidur pulas, tanpa sepengetahuan ku mami mas irwan masuk ke kamar ku dan melihat ku yang sudah terlelap, mami tersenyum melihat ku dengan menggelengkan kepala, karena aku tertidur mami mas irwan keluar, mami mas irwan melihat ke ruang tamu, yang ada hanya tinggal papi mas irwan,

" bi,,, bi munah!! panggil mami mas irwan, dengan berlari kecil bi munah mendekati mami mas irwan

"ada apa nya?

"saya mau nanya?

"nanya, nanya apaan nya?

"eehh....? mami mas irwan bingung mau nanya dari mana

"kenapa nya?

"bi munah kan sudah beberapa hari ini tinggal dengan iga, menurut bi munah iga itu orang nya seperti apa? bi munah tersenyum atas pertanyaan mami mas irwan

"oh walah nyonya mau tanya gitu saja kenapa bingung nya? mami mas irwan tersenyum" non iga itu orang nya baik, sopan, ndak sombong, ramah nya, pokok nya yang baik nya?

"beneran itu bi?

"ngapain juga saya bohong nya, satu lagi nya ndak pernah nyuruh nyuruh saya nya?

" berarti iga itu benar benar menantu idaman saya ya bi?

"benar nya, besok pagi nyonya lihat sendiri, non iga itu selalu bangun jam 04.30 nya?

"beneran bi?

" benar nya?

"kalau begitu besok saya akan bangun duluan sebelum iga bangun bi? begitu semangat nya mami mas irwan mencari tau tentang diri ku, bi munah tersenyum. seperti biasa aku bangun pagi, dan membantu bi munah dan aku ndak melihat kalau mami mas irwan mengintai apa saja yang aku lakukan.

"non iga mau ngapain? tanya bi munah yang melihat aku mengambil panci" biar bi munah saja non?

"ndak papa bi, aku hanya ingin minum teh?

" ya sudah biar bi munah yang buatin non?

"ndak usah bi, bi munah kerjakan saja yang lain, lagian cuma teh bi? kata ku dengan memegang punggung bi munah, mami mas irwan tersenyum, dan berjalan ke arah ku

"mami sudah bangun?

"sudah, seperti yang kamu lihat?

"mami mau teh?

"boleh, tapi mami gak suka teh yang terlalu manis? dengan tersenyum aku mengangguk kan kepala, hanya butuh waktu lima menit teh sudah selesai, aku memberikan segelas teh manis kepada mami mas irwan, aku dan mami mas irwan tertawa,

" yok kita duduk di meja makan?

"ayok,,,,? jawab ku" bi aku tinggal ya?

"iya non? aku dan mami mas irwan duduk di meja makan

"hari ini kamu ijin aja gak usah masuk kantor?

"tapi mi,,?

"kenapa? kamu takut gaji kamu kena potong? jangan takut nanti mami yang berbicara dengan irwan?

"ndak usah mi, ndak perlu? kata pelan" saya akan ijin hari ini? mami mas irwan tersenyum kamu memang mantu yang penurut ga.

"mami belum begitu mengenal keluarga kamu ga, kalau boleh tau bapak sama ibu kamu itu kerja nya apa ga? aku terbatuk mendengar pertanyaan mami mas irwan

"bapak ku hanya buruh pemetik daun teh mi, sementara ibu ku hanya buruh cuci pintu ke pintu mi, sementara ketiga adik ku masih membutuhkan biaya untuk kuliah dan sekolah mi?

"berarti tiap bulan kamu ngirim buat mereka dong? tanya mami, aku mengangguk kan kepala,hal yang gak pernah aku ketahui kalau menantu ku begitu pekerja keras, batin mami

"ntar kalau kandungan kamu sudah empat bulan kita buat acara di rumah ini ya ga? kata mami dengan memegang perut ku" terus kamu undang semua teman kantor kamu?

"ndak usah mi, ndak usah? kata ku dengan gugup

"kenapa?

" ndak ada mi?

"jangan bohong sama mami?

" benar mi, aku ndak bohong mi? jawab ku menyakinkan mami mas irwan, tapi mami mas irwan memandang ku, karena mami mas irwan ndak bisa di bohongi.

"terserah kamu aja?

"makasih mi? kata ku dengan memegang tangan mami mas irwan.

"ya udah mami ke kamar dulu ya? pamit mami

" iya mi?

bagaimana mungkin ketika acara empat bulanan ngundang teman sekantor, pasti semuanya akan tau kalau aku adalah istri nya mas irwan bos mereka, dan mereka akan terkejut kalau ternyata yang memperkosa aku mas irwan bos mereka, bagaimana dengan mbak winda, apa reaksi nya mbak winda ketika tau kalau aku ternyata adalah istri pacar nya, mungkin masalah nya akan tambah rumit,tapi harus sampai kapan aku harus seperti ini, mungkin ada waktu nya dan aku harus bersabar sampai semua nya tiba, aku akan merasakan indah pada waktu nya, itupun kalau terjadi kalau ndak aku akan merasakan yang nama nya single parent, aku bisa merasakan bagaimana rasa nya punya anak tapi ndak ada suami, siapa yang akan menjadi teman ku mengadu kalau aku punya masalah, harus kah aku mengadu pada ibu dan bapak ku, itu ndak mungkin sementara bapak dan ibu ku memikirkan ketiga anak nya sudah begitu sulit, harus kah aku juga akan menjadi beban ibu dan bapak ku.

1
Rachma Sweet
akhirnya iga bahagia juga
Aisyah Aisyah
lanjut
Aisyah Aisyah
suami gak punya pendirian
Aisyah Aisyah
😩😩😩😩😩😩
Aisyah Aisyah
😖😖😖😖😖😖
Aisyah Aisyah
jadi males baca nya tapi penasaran
Aisyah Aisyah
jadi males baca nya tapi penasaran
Aisyah Aisyah
jadi males baca nya tapi penasaran
Aisyah Aisyah
jadi males baca nya tapi penasaran
Aisyah Aisyah
kenapa di pertahan kan ga
Aisyah Aisyah
penasaran
Aisyah Aisyah
semangat thor
Aisyah Aisyah
suka
Aisyah Aisyah
lanjut dong thor
Aisyah Aisyah
alhmdlh ada yang perduli sama iga
Aisyah Aisyah
balas ga
Aisyah Aisyah
lanjut
Aisyah Aisyah
lama bgt up nya thor
Aisyah Aisyah
pengen nampol winda
Aisyah Aisyah
ada gak sih di kehidupan nyata istri seperti iga?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!