Cerita ini saya sajikan atas pemikiran saya. dan cerita ini menceritakan. Pernikahan seorang gadis berusia 17 tahun menikahi CEO yang dingin dan kejam. Apakah pernikahan dan percintaan mereka akan terus berjalan. Terus baca cerita ini yah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kittin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tambah Sayang
HAY TEMAN-TEMANKU. APA KABARNYA? SELALU SEHAT YAH. BTW TERIMA KASIH YANG SUDAH MAMPIR KE NOVEL AKU. AKU CUMAN MAU KASIH TAU, AKU MEMBUAT NOVEL BARU YANG BERJUDUL DI GAMBAR DIBAWAH INI.
******JANGAN LUPA MAMPIR YAH TEMAN-TEMANKU RAMEIN JUGA LAPAK SEBELAH PUNYA KU. SEMOGA KALIAN SUKA YAH DENGAN NOVEL-NOVEL INSPIRASI KU".
TERIMAKASIH******
Milla mencium pipi Varell yang secara tiba-tiba membuat Varell terkejut sedangkan Milla pipi Milla merah merona dan malu akhirnya dia turun dengan cepat. Dan Milla melambaikan tangannya ke Varell dan dibalas dengan lirik kan saja hingga akhirnya mobil Varell tidak terlihat lagi oleh Milla.
****
Keesokan harinya
Pagi yang cerah dan terang memenuhi ruang kamar Milla yang membuat Milla terbangun.
"Hmm segarnya cuaca pagi ini" ujar Milla.
Milla mengingat setiap kejadian waktu seharian bersama Varell kemarin membuat Milla tersenyum sendiri disaat dia memberanikan diri untuk mencium pipi Varell duluan saat sebelum Varell pulang.
"Ah Mil apa yang lo pikirin sih, ayo buruan mandi udah siang" ujar Milla membatalkan halusinasi nya tadi.
Lima belas menit melakukan ritual mandi dan berpakaian seragam lengkap Milla segera turun untuk bertemu orangtuanya dan sarapan bersama.
"Pagi pa, ma" ujar Milla dengan senyum manisnya
"Eh anak papa sejak kapan kamu senyum terus seperti itu?" ujar Yoga
"Biasa pa anak muda. Mungkin dia lagi jatuh cinta sama Varell soalnya kan kemarin ninggalin mama seharian terus pergi sama Varell" ngadu Ika
"Ih mama gitu aja ngadu sama papa" ujar Milla. Yoga hanya tersenyum melihat interaksi kedua wanita yang sangat dia cinta dan sayangi ada didepannya.
"Papa bangga bahagia dan beruntung memiliki kalian di hidup papa" ujar Yoga
"Milla juga sangat sangat beruntung memeliki orangtua seperti mama dan papa yang selalu ada buat Milla saat Milla terjatuh dan bangkit" ujar Milla dan meneteskan air matanya terharu. Mereka pun berakhir pelukan dan sarapan.
"Ayo pa berangkat soalnya aku hari ini aja ujian sekolah" ujar Milla
"Kamu ada ujian sekolah dan tidak belajar?" ujar Ika
"Heheh aku lupa mah. Tenang tanpa belajar juga aku bisa mendapatkan nilai bagus" ujar Milla degan sombong dan percaya dirinya
"Oke mama pegang omongan kamu. Sampe nilai ujian kamu jelek siap-siap terima hukuman dari mama" ujar Ika dengan serius
"Siap ma. Kalo nilai ujian Milla bagus mama janji yah beliin Milla hadiah, yaitu handphone terbaru?" ujar Milla
"Iya.Mama janji" ujar Ika
"Sudah sudah hayo udah siang ini" ujar Yoga
Mereka pun pamit kepada Ika untuk berangkat.
****
Di kediaman Varell seprti biasa nya dingin. Keluarga Varell jarang sekali banyak bicara mereka berbicara hanya sekedarnya saja.
"pagi ma pa" ujar Varell yang baru turun dari kamarnya
"pagi sayang. sini sarapan dulu" ujar Winda
"Iya ma"
"papa mana?" tanya Varell
"Papa udah berangkat dari pagi karena akan ada meeting" ujar Winda
"Owh" ujar Varell
"Iya Btw besok adik kamu akan pulang dan melanjutkan studinya disini dan kaka kamu akan kesini untuk berliburan" ujar Winda
"Oke ma. Akhirnya nih rumah ga kosong dan sunyi lagi". ujar Varell
" Ma, Varell sudah selesai sarapannya, Varell berangkat dulu yah? " ujar Varell
"Iya sayang hati-hati"
"Siap ma".
Varell pun keluar rumah menuju garasi mobilnya yang sudah ada Martin di dalamnya. Setelah menempuh perjalanan Varell tiba di perusahaan WK
" Pagi Pak" seluruh karyawan pun membungkukkan badannya memberi hormat yang sopan untuk Varell. Dan Varell seperti biasanya dingin cuek dan tidak menanggapi setiap hormat dari karyawannya.
Varell masuk kedalam Life khusus hanya untuk dirinya saja tidak ada karyawan yang boleh memakainya. Life pun sampai pada tujuan nya yaitu lantai 20 dimana lantai yang paling tinggi untuk menempati ruang kerjanya.
*****
{Nb: Apa yang terjadi yah?}
Salam dari Milla Dan Varell
jadi ga nyambung gini...... masa harus nunggu Mila pulang🤦♀️
kan bisa dirumah ataw ditempat pribadi yang sepi🤦♀️ apalagi rencana pembunuhan.........
ajak jalan ke sebelum balik ke Inggris.bener bener ga ada action nya sama sekali
diglenditin diam ajah