NovelToon NovelToon
My Magnificent Doll

My Magnificent Doll

Status: tamat
Genre:Model / Cinta Beda Dunia / Cinta Seiring Waktu / Time Travel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:54.1k
Nilai: 5
Nama Author: ruby kejora

Mark Elton seorang keturunan dari keluarga pelukis ternama. Meskipun ia suka melukis gadis cantik namun dia lama tak mempunyai kekasih. Hingga suatu ketika ia pun melukis gadis imajinatif nya dan membuat patung lilin berdasarkan lukisan nya. Suatu malam manekin miliknya itu hidup.

Panggil saja manekinnya itu Fiona. Bagaimana kehidupan Mark setelah manekin miliknya itu hidup? Apakah mereka aka bisa bersama? Dan siapakah sebenarnya Fiona?

Simak saja langsung di sini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ruby kejora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 21 Populer

Tepat satu bulan berlalu dan hari ini juga adalah hari pertama bagi Fiona untuk menerima gajinya. Sore hari Mark datang menjemputnya.

“Tuan Mark jangan pergi dulu ada sesuatu yang ingin kusampaikan padamu.” tuan Jimmy membuat langkah pria itu tertahan.

“Ya, tuan Jimmy ?” Mark berbalik sembari menaruh Fiona yang sedang di bawanya.

“Ini gaji manekin anda selama satu bulan.”

“Terimaksih, tuan Jimmy.” Mark menerima amplop putih dari pemilik butik tersebut.

“Satu hal lagi yang ingin kusampaikan padamu. Omzet penjualan di butik ini meningkat setelah adanya Fiona.” jelas tuan Jimmy yang membuat Mark terkejut namun ikut senang mendengarnya.

“Semoga kedepannya Fiona bisa membawa keberuntungan lebih banyak pada butik ini.” Mark menanggapi sambil tersenyum lebar kemudian berpamitan.

Pria itu segera masuk ke mobilnya dan melanjutkan mobil menuju ke rumah.

“Ini hasil kerjamu selama satu bulan.” Mark menyerahkan amplop putih dari tuan Jimmy tadi pada Fiona yang sudah berwujud manusia.

“Ah.... aku punya gaji sendiri.” pekik Fiona dengan riang karena ia tetap bisa menghasilkan uang dalam wujud manekin. “Tuan Bagaimana jika malam ini aku akan mentraktir mu ? Anggap saja ini sebagai ganti anda mengantar dan menjemputku setiap hari.”

“Ku rasa kau harus memakai sendiri gaji pertamamu itu karena aku juga sudah mempunyai gaji sendiri dari semua hasil lukisanku.” Mark menolak dengan tegas. Terang saja ia tak ingin dicap sebagai orang yang suka memanfaatkan dan itu satu hal yang tak pantas baginya.

Satu bulan berlalu dan jumlah pengunjung dari hari ke hari di butik Grimme Shine semakin meningkat dan keuntungan mereka menembus 50% dengan cepat.

Tak hanya itu saja ternyata Fiona pun menjadi populer meski ia hanyalah sebuah patung lilin.

“Aku mau lihat katalognya dulu sebelum pergi ke G.S.” Seorang wanita berniat melihat baju dari katalog dan ketika di sana tinggal membelinya saja karena, semakin padatnya butik itu saat ini.

Ya, karena G.M semakin terkenal maka ia pun membuat katalog semua jenis pakaian sesuai request dari pengunjung butik.

“Aku juga mau melihat baju apa yang dikenakan oleh Fiona.” bahkan para customer di sana pun sudah terbiasa memanggil patung lilin itu dengan nama aslinya. “Baju yang dikenakannya bagus mungkin itu juga cocok denganku.”

Bahkan kini Mark pun tak malu keluar membawa Fiona saat ia berada di tempat umum ataupun tempat keramaian lainnya.

“Kita makan di sini.” Mark berada di sebuah pusat perbelanjaan tepatnya di sebuah food court. “Kau tunggu sebentar dan aku tak akan lama.” Seperti biasa pria itu tetap mengajaknya ngobrol meskipun dalam wujud patung lilin Fiona tak bisa meresponnya.

Mark memesan menu dan meninggalkan Fiona sendiri di sana.

“Astaga itu kan Fiona.” seorang pengunjung wanita lain langsung mengenali sosok patung lilin yang terkenal tersebut.

Tiga orang wanita yang ada di food court itu menghampiri Fiona dan berfoto bersmanya.

“Anda pasti tuan Mark, pemilik Fiona.” ucap orang wanita saat kembali ke tempat duduknya.

“Ya, nona.” secara tak langsung pun pria itu ikut terkenal juga.

“Terinkasih sudah mengizinkan kami berfoto dengan Fiona.” ucap wanita lain setelah berfoto lagi dengan Fiona dan Mark mengizinkannya.

“Sama-smaa.”

Setelah tiga wanita tadi pergi Mark kembali duduk di tempatnya. “Untung saja kau mengenakan pakaian cantik hari ini. Aku tak mengira sekarang kau menjadi populer seperti seorang model.”

Fiona minta bisa merespon namun bisa mendengar hanya tersenyum dalam hati. “Akhirnya aku bisa mewujudkan impianku dulu untuk menjadi seorang model.

1
@Buwako Edelweiss@@
ceritafantasi yg seru bagus. bah kan sangat bagus. masuk jiwa
🌻Ruby Kejora: Terimkasih kak, comment dari kk sangat berarti bagi ku.
Baca kisah selanjutnya ya kak mengenai kisah cinta werewolf 😊
total 1 replies
$uRa
salam...baca ahh
aladin
Wah bakalan tenar nih nanti
penggila bola
Waouh.... Pas hoki
penggila bola
Lanjut seruuuu
Amber Kiss❤️
Sukses
Amber Kiss❤️
❤️❤️❤️❤️
Amber Kiss❤️
Yah pikiran Memangnya utama dan kesampingkan yang lainnya dulu
Amber Kiss❤️
Good
Instruktur senam
Parah bgt nih sampe menguping
diana🇮🇩🇮🇩
Selera Mu bagus para fans Mark
diana🇮🇩🇮🇩
Masa iri dg temannya sndri
diana🇮🇩🇮🇩
Lanjut kk
shasya
Mungkin qm butuh belaian cinta mark
shasya
Wah makin seru aja ke sni
bakpau endol
Bilang z suka
bakpau endol
Brani engga dy ketemu mark
jasmine
Ada tokoh baru ni baru muncul dah kejam
jasmine
Pasti polisi tetap bisa menemukan nanti elvis
rubah manis
Oh tanda² itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!