Grace adalah gadis yang bisa di bilang liar namun masih punya etika dan sopan santun..dia juga masih bisa menjaga diri nya meski pergaulan nya liar namun dia masih punya batasan..dia berasal dari keluarga yang terpandang namun bersahaja.
Suatu hari saat dia dan saudara nya pulang dari restoran,dia menuju club' malam untuk merayakan kebebasan saudara nya sendirian..dia tak sengaja meminum minuman yang di khusus kan untuk seseorang namun karena tidak tau akhirnya dia pun meminum nya...
Seseorang yang di tuju pun ikut meminum sisa nya juga dan tanpa kedua nya sadari ternyata minuman itu telah di beri obat..
Apakah yang akan terjadi pada kedua nya....
Masih di keluarga Wilson Grace Story.
Bagaimana kah kisah mereka stay tune di lapak ane ye pemirsa.😘😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alina Aprilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep_21..Suasana Baru
Berjam-jam mereka mengudara kini akhirnya mereka telah sampai di negara B..Negara yang akan menjadi saksi sejarah kesembuhan Grace.
"Semoga dengan suasana baru kau bisa kembali seperti dulu ka..kami menyayangi mu Grace" batin Gerald sambil menggendong Grace keluar dari pesawat di bantu Willy.
Mereka menuju mobil dimana sudah Rey siapkan agar keluarga Willy saudara angkat nya itu tidak perlu susah-susah menyetop taksi atau memesan grab.
Rey juga telah menyiapkan sebuah mansion dimana nanti mansion itu lah yang akan menjadi saksi dimana Grace keponakan nya akan sembuh dan menjalani terapi demi terapi.
Rey menyiapkan segala sesuatu nya dengan sangat teliti..dia juga pernah mengalami hal itu dulu sewaktu Laura istri tercinta nya mengalami hal seperti Grace yaitu depresi..kasus tidak semua sama namun sama-sama kehilangan anak.
Beda nya Grace belum menikah dan menjadi korban obat laknat hingga stress dengan tekanan rasa bersalah nya sendiri..sedangkan Laura istri nya karena kehilangan anak pertama mereka karena ulah Hellen ibu angkat Laura.
Sampai lah keluarga Willy di mansion yang Rey siapkan..Willy bahkan geleng-geleng kepala melihat betapa mewah mansion di depan nya itu.
Dia hanya membutuhkan rumah sederhana bukan mansion mewah..ya tuhan Rey memang kadang berlebihan dengan keluarga nya tapi itu lah Rey dengan segala kurang dan lebih nya.
"Ge baringkan Grace di kamar bawah saja..jangan sampai dia di lantai dua karena nanti kita susah untuk mengecek keadaan nya" saran Vallery pada Gerald putra bungsu nya.
"Iya mom" balas Gerald lalu menuruti perintah ibu nya.
Vallery membukakan pintu kamar bawah untuk Gerald bisa masuk dan merebahkan tubuh Grace di ranjang nya..Gerald keluar untuk ke kamar nya juga yang berada di sebelah kamar Grace.
Sementara Vallery,dia menemani Grace sebentar dan mengganti pakaian putri sulung nya agar lebih nyaman.
"Mommy sayang sama kamu nak..cepat lah sembuh dan berikan senyuman manis mu lagi..mommy merindukan mu Grace" kata Vallery sambil membenarkan selimut du tubuh Grace setelah menggantikan pakaian Grace.
Vallery mematikan lampu kamar Grace dan menyalakan lampu tidur lalu dia keluar menuju kamar nya di lantai dua..dia menemukan Willy yang baru saja selesai membersihkan diri.
"Apa Grace tidak terbangun sayang?" tanya Willy merengkuh Vallery mesra.
"Tidak sayang..dia masih terpengaruh obat bius nya..aku mandi dulu ya" balas Vallery dengan wajah sendu nya dan Willy memahami perasaan Vallery.
"Mandilah..setelah itu segeralah tidur aku tau kau benar-benar lelah lahir dan batin..percaya lah kita akan melihat Grace tersenyum lagi" kata Willy memeluk Vallery sejenak lalu mengusap air mata istri nya yang sudah mengalir deras.
#
#
"Kenapa sepi sekali..kemana semua orang?" gumam seorang pria yang baru saja sampai di sebuah hunian yang terbilang cukup besar namun kosong.
Pria itu mendekati pintu masuk dan mengetuk nya namun tak ada jawaban..tak ada pelayan atau penjaga gerbang yang bisa dia tanyai.
"Kemana mereka..apa sudah pindah lagi shitt..aku benar-benar kalah selangkah..berjuang lah Max..kau past bisa menemukan Grace lagi" ujar nya bertekad untuk bisa menemukan Grace lagi.
Max pergi dari rumah Willy yang sudah kosong itu..dia menuju mobil nya namun belum sempat mobil nya melaju tampak dua pria tampan menghadang mobil nya dan menyebabkan dia tidak bisa kemana-mana.
"Turun" titah salah seorang pria tampan itu sambil menatap tajam ke arah Max.