NovelToon NovelToon
Suami Jalur Perjodohan

Suami Jalur Perjodohan

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Perjodohan / Janda / Pernikahan Kilat / Teen Angst / Tamat
Popularitas:69.8k
Nilai: 5
Nama Author: windanor

Setelah sepeninggal mendiang suaminya dan berstatus menjadi janda muda. Khaliza memilih untuk tidak kembali menikah seumur hidupnya karna kesetiaan dan cintanya pada sang suami, Danu.

Lamaran beberapa pria selalu dia tolak. Namun kali ini, Khaliza tidak bisa berkutik ketika sang Ayah dengan tegas dan memaksanya menikah dengan Fariz, anak dari sahabat Ayahnya yang baru saja pulang dari kota.

Apakah pertahanan hati Khaliza untuk tidak kembali jatuh cinta akan roboh setelah di satukan dalam ikatan pernikahan dengan Fariz. Pria yang memperlakukan dirinya begitu lembut dengan segala perhatian yang pria itu berikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon windanor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 21: Anggota baru

...Allah memberikan sesuatu yang kau butuhkan bukan yang kau inginkan. Karna dia tahu apa yang terbaik untukmu. Jangan pernah menyalahkan takdir yang terkadang tidak berpihak padamu....

"Padahal Liza janda, bekas orang!" Aisyah blak-blakan mengatakan itu membuat Fariz langsung memberikan kilatan tajam yang tersirat amarah pada wanita itu.

Aisyah meneguk ludahnya kasar dan langsung menundukkan kepalanya kala Fariz menatap menusuk padanya. Padahal yang Ia katakan memang sebuah fakta.

"Pakaianmu tidak sesuai dengan sikap dan ucapan yang keluar dari mulutmu," desis Fariz menatap sengit pada Aisyah.

Suami mana yang rela istrinya di jelek-jelekan meski itu memang sebuah kebenaran. Dan cara Aisyah mengatakan tentang istrinya seperti merendahkan.

"Ta-tapi itu memang sebuah fakta, Liza memang bekas pria lain!" Aisyah memberanikan diri membalas ucapan Fariz walaupun dalam hati Ia sangat takut.

"Berhenti mengatakan itu!" bentak Fariz dengan wajah yang tampak memerah dan emosi yang sudah di ubun-ubun."Kamu terlalu terpaku pada masa lalu istriku dan menganggap masa lalu Liza sebuah kesalahan besar. Kamu harus ingat, setiap kata-kata buruk yang kamu ucapkan pada istriku akan berbalik padamu!"

Aisyah memalingkan wajahnya dan diam merespon ucapan Fariz. Mulutnya tiba-tiba terbungkam dengan hati yang perih melihat bagaimana Fariz memberikan pembelaan pada Liza.

"Kalian sedang apa?" tanya Liza yang berjalan menghampiri keduanya.

Fariz langsung mengubah ekpresi wajahnya yang semula penuh emosi kini terlihat berbinar menatap istrinya.

"Tidak apa-apa, Sayang. Sudah membeli minumannya?" Fariz balik bertanya.

Liza mengangguk seraya memperlihatkan es boba yang baru saja Ia beli.

Sedangkan Aisyah mengepalkan kedua tangannya dan menggeram penuh emosi serta cemburu. Seharusnya Ia yang berada di posisi Liza sekarang.

"Aisyah kenapa ada di sini, ingin membeli minuman sepertiku juga?" Liza menatap Aisyah yang memberikan tatapan yang menyiratkan sesuatu.

"Tidak!" Aisyah membalas dengan ketus membuat Liza mengernyitkan keningnya, heran.

"Sekarang naik motor, Sayang. Jangan pedulikan dia," timpal Fariz dan Aisyah menggeram kesal.

Dengan patuh Liza naik ke jok motor. Wanita itu menatap Aisyah yang memandangnya sinis.

"Mas, Aisyah kenapa tadi? Kenapa dia terlihat marah denganku?" tanya Liza sedikit mengeraskan suaranya dari kebisingan mesin motor yang melaju dengan kecepatan sedang.

"Tidak usah memikirkan hal yang tidak penting!" balas Fariz seadanya. Liza menghela napas pelan dengan respon suaminya. Ia yakin pasti ada sesuatu, rasa penasaran ini membuat Ia kepikiran.

"Kita tidak pulang ke rumah umi?" tanya Liza kala Fariz membelokkan motornya ke jalan lain.

Pria itu melirik sekilas istrinya dari kaca spion motor." Kita ke rumah orang tuamu dulu. Ada sesuatu yang ingin Mas bicarakan."

"Bicara apa?"

"Nanti kamu akan tahu." Fariz mengusap lembut tangan Liza yang melingkar di pinggangnya.

Kini, motor yang Fariz kendarai sudah sampai di depan pekarangan rumah Muhsin. Liza lebih turun dari motor.

"Ayo kita masuk." Fariz mengenggam tangan Liza dan menariknya lembut.

"Assalamu'alaikum!" Suara keras Fariz membuat sepasang suami istri yang tengah duduk santai di depan televisi menyahut dan menatap ke arah pintu masuk yang menampilkan sosok Fariz dan Liza.

"Waalaikumsalam..." Syarifah bangkit dari tempat duduknya dan berjalan ke arah keduanya." Bunda kira kalian tidak ke sini lagi..." ucap Syarifah seraya memeluk Liza.

"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan," ucap Fariz, membuat Muhsin maupun Syarifah menatap dengan penuh penasaran.

"Kamu ingin membicarakan apa, Riz? Semuanya baik-baik saja, kan?" Entah mengapa Syarifah takut hal yang ingin dibicarakan adalah kabar yang tidak mengenakan.

"Suruh mereka duduk dulu, Bun. Jangan langsung di tanya seperti itu," ucap Muhsin geleng-geleng kepala dengan sikap sang istri.

Syarifah mengajak keduanya duduk di sofa panjang yang mengarah ke televisi.

"Langsung ke intinya saja, Riz," ucap Syarifah kala Fariz hendak membuka suara.

Semua orang yang ada di sana tampak penasaran dan tak sabaran dengan hal yang ingin Fariz bicarakan.

"Aku ingin mengabarkan kalau...," Fariz menjeda ucapannya dan menatap semua wajah yang menunggu kelanjutan ucapannya."Liza hamil."

Syarifah membekap mulutnya mendengar itu, sementara Muhsin tersenyum lebar dengan binar kebahagiaan di wajahnya.

Liza terlihat melongo tak percaya mendengar kabar bahagia tersebut. Wanita itu terdiam seperkian detik.

"A-aku hamil?" Liza menatap Fariz berkaca-kaca.

"Iya, Sayang. Sekarang kamu akan menjadi ibu dari anakku," balas Fariz setelahnya memeluk Liza yang tidak bisa menahan tangis kebahagiaan bercampur haru.

Ia tidak menyangka akan mendapatkan kejutan tak terduga ini. Ia kira akan sangat sulit untuk kembali mengandung.

Semua orang yang ada di sana diselimuti kebahagiaan yang begitu besar. Kehadiran nyawa kecil yang akan menjadi anggota baru dari keluarga mereka.

"Alhamdulillah, akhirnya anak Bunda hamil." Syarifah memeluk Liza yang masih dengan tangisannya.

"Akhirnya calon cucu pertama Ayah akan segera hadir," timpal Muhsin yang di balas kekehan ringan oleh Fariz.

"Kamu harus sehati-hati mungkin menjaga kandungan kamu, Liza," ucap Syarifah setelah menguraikan pelukannya.

"Iya, Bunda. Aku akan menjaganya dengan baik."

_____________

Hei girl! Terima kasih sudah mampir

Dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan memberikan like dan komen.

See you di part selanjutnya:)

1
Setya
Skrg itu janda semakin ke depan, banyak kok tetanggaku yg perjaka dapet janda itupun banyak gak cuma 1 soalnnya mereka lebih fres dr perawan, dan ada pula yg janda beranak 1 ataupun 2 dapet perjaka 😁😁
deden nasrudin
cerita nya bagus banget suka sekali 😘 😘😘😘
Khazanava: Terimakasih banyak, kak😍😍😍
total 1 replies
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
9th gua menjanda, banyak fitnah di luaran sana Ahhh...pura² budeg saja dihiraukan akan bikin sakit hati ( buat bodoh saja ) toh apa yg mereka ucapakan tidaklah benar 😄
Syarifah
alhamdulillah☺☺☺☺☺☺
nonsk2711
aihhhhh...kak Win nackal nih ngeprank kita jd malu 🙈...umi Fariz bnr" krg bersyukur ya di ksh menantu yg baik mlh pgn punya mantu lg 🤦
Syarifah
aduhhh thorrr kirain
Ita Rosita
oalah kirain liza.... mana d part sebelumnya dah nangis bombay eh d prank......
Aisyah farhana
ehhh tak kirain anu hihihiii
Nasya Princs
tuh kan kena prank kak win.kemaren sih dah feeling kalau bukan liza sih.untung belum nyumbang nangis nih mata😁
Nasya Princs: hehehe udah ngamuk belum kak,
total 4 replies
Ita Rosita
part ini buat aq mewek......
Aisyah farhana
Koo Liza nya d buat ga ada berati yg jadi judul itu Fariz bukan Liza
nonsk2711
salah satu hrs mengalah n akhirnya Lisa yg di matikan,scr Lisa bkn nya pu ya thor atau nti author menghadirkan lg sosok wanita yg mirip Lisa,entahlah!!
Syarifah
lahhh kok meninggal
Syarifah
semangat liza semangat fariz
nonsk2711
sperti nya author mo menggiring crt ini membuat poligami nih 🤭,klo Lisa menggugurkan kandungan nya mo tdk mo otomatis Faris di suruh nikah lg tanpa menceraikan Lisa atau bs jd ibunya Faris suruh menceraikan Lisa,klo pun opsi ke 2 Lisa mempertahankan otomatis khilangan Lisa slm nya tp nasib n takdir di tangan author 😄😄...dilema bhkn jd bumerang itu pastinya.
Dewi_fatmawati
sono bilang sama mbok mu fariz.. jadi manusia NGOTAK sedikit, coba di putar balik, BAPAK mu suruh nikah lagi, terima gak mbok mu itu.. 😒😒😒
Syarifah
sedih amat thorr
nonsk2711
benar dugaanku Lisa mengidap kanker,dilema hrs memilih klopun Lisa memilih anak nya kemungkinan dy yg lewat tp klo Lisa yg di pertahankan ya hrs khilangan anak nya,ada kemungkinan jg ada acr poligami,ahhhh ga bgd dh lbh baik klo umi nya Faris keukeuh mo nikahin Faris dgn Aisyah lbh baik Lisa mundur aja,ini pemikiranku lho thor 🙏🤭
Aisyah farhana
semangat Liza yakinlah pasti nanti Kaka othor kasih jalan terbaik heheheeeee keep fighting bee strong
nonsk2711
mgkn Liza mengidam penyakit kanker rahim atau penyakit yg hrs menggugurkan kandungan nya,atau bs jd memilih di antara satu nya krn Lisa ga trs trg sm suami nya,bkln ada poligami atau Lisa yg pamit mundur ya.Di lht dr tdk sukanya umi nya Faris smakin kuat untuk menjodohkn lg Fariz n Aisyah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!