Update Selasa,Kamis + Sabtu pukul 16.00 waktu Indonesia Barat
Yang Xi Xi hantu cantik yang terpikat pada pandangan pertama kali pada seorang pemuda yang datang ke pemakaman untuk mengunjungi makam yang bersebelahan dengan makamnya.
Sejak saat itu ia ingin mencari dan berdekatan dengan pemuda yang membuatnya jatuh cinta dengan berbagai cara unik di lakukannya untuk mendapatkan cinta pemuda yang bernama Chen Sheng atau biasa dipanggil Aseng.
Bagaimana kisahnya? Mari ikuti di novel horor kedua ku.. Jangan lupa untuk favorit, like, vote, rate 5,komen and share.. TERIMAKASIH 🙏💕
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Violetta Slyterin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20.
William Hung dan Billy Wu memandangi anggota baru di dalam keluarga mereka di apartemen yang di tempati oleh mereka berdua bersama dengan Yang Xi Xi, Felicia dan Leticia begitu ia dan Billy baru saja kembali dari liburan musim semi di daerah mereka masing-masing.
"Hai, perkenalkan dia adalah Jerry Long teman baru kita yang baru saja lahir menjadi hantu baru belum ada satu hari. " kata Yang Xi Xi dengan sikap santai memperkenalkan teman barunya kepada kedua sosok hantu pria temannya yang lain.
"Jerry, mereka berdua adalah William Hung sang hantu narsis dan di sebelahnya itu adalah Billy Wu sang hantu manis sedunia arwah. " kata Felicia tersenyum kepada Jerry Long.
"Hai, salam kenal dari ku Jerry Long dan semoga kita bisa berteman dengan baik dan hangat satu sama lainnya " kata Jerry Long melambaikan tangannya kepada William Hung dan Billy Wu.
"Iya, selamat datang dan silakan kau pilih kamar tidur untuk mu tempati di rumah apartemen ini. " kata William Hung dan Billy Wu bersamaan.
"Terimakasih atas sambutan hangat dari kalian berdua untuk ku. " kata Jerry Long yang tangan kanannya menyeret kopernya ke arah kamar di bagian barat dan melewati kedua teman barunya yang berdiri di depan lorong ke arah kamar tidur khusus untuknya.
"Kenapa kalian tidak menghubungi kami dahulu sebelum kalian membawa orang baru ke rumah kita? " tanya William Hung manyun.
"Iya, dia benar sekali. Aku jadi heran dengan isi otak kalian bertiga. " kata Billy Wu mengernyit.
"Hmm, karena kami merasa kasihan terhadap dia yang meninggal dunia karena bernasib sial di hari raya awal musim semi di desa leluhur Long di kota Chongqing sehingga kami tak sempat untuk menghubungi kalian. " kata Felicia yang membuka kulkas di dapur untuk mengambil satu kaleng minuman softdrink dan meminumnya.
"Iya, di sana kami juga sibuk dengan membantu orang yang terlibat kasus hantu kakek tua yang akhirnya di bantu oleh Xi Xi untuk menyelesaikan masalahnya agar si kakek bisa pergi ke alam akhirat dengan tenang. " kata Leticia yang telah menjatuhkan dirinya di sofa sambil mengambil remot TV dan menonton film kesukaannya.
"Begitukah? Apa yang di jawab mereka berdua itu benar apa adanya, Xi Xi? " tanya Wiliam Hung yang melihat Yang Xi Xi diam saja.
"Iya, benar. Aku jadi mencemaskan Aseng yang sangat aku rindukan itu. " jawab Yang Xi Xi nada lesu sambil masuk ke kamarnya sendiri.
"Aseng? Apakah masalah hantu Jerry Long ada hubungannya dengan Aseng? " tanya Billy Wu ingin tahu kepada Felicia dan Leticia.
"Iya, begini Jerry Long meninggal dunia karena dia di cekik hantu penasaran sepupunya dan juga tunangan Aseng yang merupakan sahabat satu asrama Yang Xi Xi dan mereka juga terlibat kasus meninggalnya kakek kandung Ase dan adik sepupu Ase. " jawab Felicia sambil minum softdrink nya.
"Oh.. " gumam William Hung yang tatapannya itu terarah pada pintu kamar Yang Xi Xi yang tertutup rapat.
Yang Xi Xi tidak berada di kamarnya karena Yang Xi Xi sudah melayang ke gedung asrama putra untuk menunggu Aseng yang telah diketahuinya akan kembali ke kota Shanghai pada esok pagi.
"Xi Xi.. " panggil Liu Dan melambaikan tangannya kepada Yang Xi Xi dari halaman depan gedung asrama.
"Dan Dan, ada apa kau memanggil ku? " tanya Yang Xi Xi melayang turun ke depan Liu Dan.
"Aku mau minta angpao darimu karena aku kan usianya jauh lebih muda darimu.. " jawab Liu Dan tanpa dosa kepada Yang Xi Xi.
"Ada ya manusia minta angpao kepada hantu? " tanya Yang Xi Xi memalingkan wajahnya.
"Ada, yaitu aku yang pertama. " jawab Liu Dan di depannya.
"Ahh, baiklah. Ini aku berikan angpao untuk mu. Sekarang kamu ceritakan tentang liburan musim semi di rumah leluhur Liu di desa kecil di kota Jiangsu? " Yang Xi Xi memerhatikan sahabatnya dengan baik sesudah ia benar-benar beri angpao kepada Liu Dan dengan jumlah yang besar untuk Liu Dan membuka usaha di kota Shanghai.
"Aku akan membawa Liana pergi dari rumah itu apapun caranya pokoknya Liana tidak bisa untuk terus menerus tinggal di rumah itu. " jawab Liu Dan muram.
"Hmm, Liu Dan sebaiknya kamu kembali ke desa mu sekarang juga karena aku melihat Liana mu sedang mencarimu usai Liu Fung ingin mencekik mati dirinya karena cemburu buta usai Liu Fung mengetahui bahwa Liana hamil anakmu dan untungnya Achiu hantu pelayan Liu Fung telah datang menyelamatkan Liana." kata Yang Xi Xi dengan wajahnya begitu serius sekali kepada Liu Dan.
"Ahhhh! Baiklah.. Aku segera pergi ke desa ku.. " kata Liu Dan segera berlari ke tepi jalan untuk menyetop mobil taxi.
"Tunggu, aku akan ikut pergi bersamamu ke desa mu. " kata Yang Xi Xi menembus masuk ke dalam mobil taxi dan duduk di samping Liu Dan.
Dan, begitu mereka berdua tiba di desa. Mereka melihat Liana berlari ke arah sungai kecil di belakang rumah leluhur Liu dan wanita muda itu tersungkur masuk ke dalam air sungai.
"Ahh! Tidakk.. Liana..! " teriak Liu Dan yang telah meloncat ke sungai untuk menyelamatkan Liana namun arus sungai yang amat deras dan juga dalam membuat Liu Dan kesulitan untuk bawa Liana ke permukaan air sungai.
Yang Xi Xi cepat masuk ke dalam air sungai lalu mengangkat keduanya ke tepi sungai sehingga keduanya berhasil di selamatkan oleh Yang Xi Xi dengan sigap.
"Dan Dan, cepatlah kamu bawa Liana pergi dari sini dengan taxi yang sudah menunggumu di depan pintu desa. " kata Yang Xi Xi dengan nada tergesa-gesa kepada Liu Dan.
"Lalu bagaimana dengan mu? " tanya Liu Dan yang melihat segerombolan hantu teman Liu Fung mulai berdatangan kepada mereka di tepi sungai.
"Jangan cemaskan aku, cepat pergilah dari sini.. " jawab Yang Xi Xi lebih serius lagi.
"Baik, Xi Xi..Berhati-hatilah terhadap mereka.. " kata Liu Dan yang cepat menggendong Liana dan meninggalkan desa di tengah-tengah gelap gulita di malam hari itu.
Yang Xi Xi melemparkan batu -batu yang telah di runtuhkan olehnya ke arah segerombolan hantu teman-teman Liu Fung yang mendatanginya dan ia membuat para hantu itu tertimpa batu -batu lemparan nya hingga ia bisa melarikan diri dari segerombolan hantu itu sebelum para hantu itu membebaskan diri mereka dari tumpukan batu -batu lemparan Yang Xi Xi.
"Sialan.. Hantu perempuan itu membantu Liu Dan membawa kabur Liana istri dari Tuan Muda Liu Fung.. " kata beberapa hantu itu nada geram dengan ulah Yang Xi Xi.
Bersambung!!
baru sempat mampir, maklum lah sibuk diluar nyari kehidupan....🙏🙏🙏