NovelToon NovelToon
I LOVE YOU, BULE

I LOVE YOU, BULE

Status: tamat
Genre:CEO / Romansa / Diam-Diam Cinta / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:644.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nona Fi

Sosok gadis manja dan ceria berubah menjadi gadis yang bersikap sangat dingin saat ayah yang begitu dia sayangi menyakiti hati ibunda tercinta. Ara menjadi gadis yang dewasa, bertanggung jawab pada keluarga dan sangat menyayangi keluarganya. Itu sebabnya Ara berusaha melakukan apapun untuk membahagiakan ibu dan kedua adiknya, termasuk menjadi wanita simpanan dari seorang bule tajir.

Seorang Bule yang Ara sendiri tidak tahu siapa namanya, karena yang Ara tahu hanya nama panggilan pria itu, yaitu Al.
"Jangan tanya namaku! Dan jangan mencoba mencari tahu siapa aku! Hubungan antara kita hanya sebatas ranjang, selebihnya aku tidak mengenalmu dan kau tidak mengenalku."

Ucapan bule tajir itu saat dulu membuat kesepakatan dengan Ara, menjadi hal yang selalu Ara ingat untuk membentengi hatinya.

Bagaimana kelanjutan kisah Ara?
Masukan buku ini ke rak baca kalian, ikuti ceritanya dan dukung selalu authornya. Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Fi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bule 21

"Siapa kalian?" tanya Ara panik dengan ketakutan.

Orang-orang yang baru saja datang itu memiliki badan yang besar, bahkan beberapa orang bertato dan memakai tindik. Tubuh Ara gemeteran, saat orang-orang itu menerobos masuk ke salonnya.

"Kami sedang mencari seseorang, apa kamu pernah melihatnya?" tanya salah seorang pria berkepala gundul mendekati Ara sambil memberikan sebuah foto.

Ara memekik lirih, reflek dia menoleh ke arah bawah meja tempat persembunyian pelanggan rese-nya tadi. Itu memang benar, foto yang terpampang di depannya adalah orang tersebut.

"Tidak, memangnya kenapa?" Bukannya mengatakan yang sebenarnya, Ara malah menghindar dan menyembunyikan. Wanita itu memejamkan mata sekilas, karena baginya lidahnya itu sulit untuk diatur.

'Padahal jika dipikir-pikir, dia`kan bisa mengatakan jika orang itu berada di salam salonnya saat ini?'

Entah apa yang terjadi di pikiran Ara, dia sendiri tidak tahu mengapa malah berkata berbohong.

"Benarkah, coba teliti sekali lagi," pinta pria gundul itu sambil menggoyangkan foto.

Ara menggeleng, sekali lagi dia menjawab, "Aku tidak pernah bertemu dengannya. Memangnya ada apa?"

Pria gundul itu tak menjawab pertanyaan Ara, sebaliknya dia berkata, "Baiklah kalau begitu. Maaf telah mengganggu kenyamanan Anda, Nona. Kami permisi dulu, jika kamu melihatnya tolong hubungi kami."

Ara hanya melongo saat sebuah kartu nama diserahkan begitu saja pada tangannya. Dia tak bisa berkata apa-apa, saat orang-orang menyeramkan itu mulai pergi dari salonnya.

Di tengah-tengah kebingungan Ara, Saka tiba-tiba muncul. Dengan cepat dia menutup pintu salon, bahkan menguncinya. Tak segan untuk menutup gorden agar pemandangan di dalam salon tertutup. Napasnya tampak terengah, masih terlihat begitu panik.

Ara yang melihat itu segera mendekat, dan langsung mencekal tangan Saka. "Siapa kamu sebenarnya? Kenapa orang-orang itu mencarimu? Apa kamu maling? Apa uang yang kamu berikan untuk membooking tempatku adalah hasil rampokan?" tanya Ara beruntun.

Saka mendesah kasar. "Bukan ... kamu salah paham," ucapnya gugup.

"Lalu apa? Jika kamu tak mengatakan yang sebenarnya, aku akan menelpon orang tadi untuk memberitahu jika kamu ada di sini!" kata Ara mengancam.

Saka mengembuskan napas kasar, sambil mengacak-acak rambutnya frustasi. Setelahnya, dia menarik tangan Ara tiba-tiba dan kenggengammbya erat. "Jangan laporkan aku pada mereka, aku tak mau kembali."

"Penjelasan yang kurang logis!" kata Ara dengan wajah datar.

Saka akhirnya terpaksa menceritakan, jika dia sebenarnya kabur dari rumah akibat akan dikirim ke luar negeri. Orang-orang yang mencarinya tadi adalah anak buah ayahnya.

"Tolong, aku ingin hidup di sini. Aku tidak mau tinggal di luar negeri dan menjalani kehidupan ketat," kata Saka meminta tolong penuh permohonan.

Hal ini membuat Ara terkekeh. "Kamu baru saja mengancamku tadi, sekarang kini kamu meminta tolong? Tch!" decaknya penuh sindiran.

"Aku akan melakukan apapun yang kamu mau, asalkan kamu tak mengatakan keberadaanku pada orang-orang tadi," tutur Saka mendesak.

"Apapun?" tanya Ara mengangkat sebelah alisnya, sedang memastikan.

"Ya," jawab Saka mengangguk cepat.

"Kalau begitu kamu harus bekerja menjadi satpam di salon mulai besok. Pak Tama izin tidak masuk kerja akibat ulahmu yang membuatnya babak belur," ungkap Ara dengan tegas.

"Apa tidak ada yang lain?" tanya Saka dengan wajah yang dibuat memelas. "Bagaimana bisa putra seorang konglomerat bekerja di salon, dan lagi bisa-bisanya kamu mempekerjakan-ku menjadi satpam."

"Kalau tidak mau, ya sudah!" ketus Ara, lalu mulai mengeluarkan telepon sambil melihat kartu nama yang masih dipegangnya sejak tadi. 

Hal ini membuat Saka menjadi panik, dengan cepat merebut telepon Ara. "Baiklah, baiklah ... kamu menang!" decaknya dengan kesal. 

Ara tersenyum puas mendengarnya, akhirnya dia bisa memberikan pelajaran pada pelanggannya yang rese itu. Disaat Ara baru saja akan membicarakan tentang syarat dan ketentuan pada pria itu, tiba-tiba teleponnya berdering dengan nyaring. 

Tangan Ara reflek menyahut teleponnya, dan dia menatap Saka dengan wajah kesal. Sebelum akhirnya dia tersenyum dengan girang, tatkala melihat nama Al terpampang di layar teleponnya. Tak menyia-nyiakan waktu, Ara dengan cepat mengangkatnya dan langsung berpaling pergi dari sana, suaranya begitu lembut saat menyambut sapaan Al dari seberang.

Jelas sekali sangat berbeda saat dia berhadapan dengan Saka, yang selalu berkata dengan nada lantang terkesan berteriak. 

"Halo, Al." 

1
Muhamad Nur
WTO
Linda Liddia
Ada resikonya ara & kamu harus siap menghadapi resikonya siapin mental utk menghadapi keluarganya si Al
Linda Liddia
iiiggghhh kenapa si lo kepo bgt sm kehidupan ara parah amad lo sherly secara ara aja gak kepo sm kehidupan lo
1n4
up part 2
JR Rhna
sedikit sekali dialog/perbualan
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝘼𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya. trmksh🙏
total 1 replies
💗 AR Althafunisa 💗
Bagus ceritanya 👍
💗 AR Althafunisa 💗
Awalan yang bagus dan menyesakkan 😬
Tendri Aastendri
lanjut
Ids Manurung
terlalu berbelit-belit ceritany thor dan diulang2
Airen Tan
sepertinya mafia seh secara dia ngg mau di lihat orang lain kebersamaannya dengan ara takur du ketahui musuh dan bisa mencelakai ara
Tira Aneri
suukaa
Muna Junaidi
Hadirr thor
Evy
Astaga Ara... cinta boleh saja...tapi jangan bodoh gitu.seharusnya diakhiri saja hubungan itu..yang ada hanya rasa sakit yang kau rasakan..jika benar2 Al cinta kamu.suatu saat jika kau menghilang dia pasti akan mencari mu..
Evy
Apa tidak jenuh menjalani kehidupan yang penuh dengan gelimang dosa... walaupun cinta tapi setidaknya gunakan akal sehat mu Ara...harta didapat tapi tak punya harga diri...
Evy
Ini sudah tindakan kriminal...bisa dilaporkan ke polisi.. semoga polisinya juga tidak disogok...
Evy
Begitu takut dan khawatir jika sampai ada yang melihat dirinya...apakah Al anak seorang presiden di negaranya atau pimpinan Mafiakah...
Evy
jika punya sifat iri dengki... tanpa disadari itu menyakiti diri sendiri...
Evy
walaupun tidak mencintai ibunya tapi setidaknya anak anak kandungnya tidak ditelantarkan...
Yani Kustiti
Luar biasa
Sulis Tiana
kata gw sih kayanya mafia kalj iya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!