Pada suatu hari ada seorang pria yang sedang Depresi karena ia Sering kali ditolak lamaran kerjanya,namun saat dia berjalan ada seorang anak kecil bermain ditengah jalan lalu ia berlari untuk menyelamatkan anak kecil tersebut,Namun sayang nya pria itu tidak selamat karena dia tidak sempat untuk menghindari tapi dia telah berhasil menyelamatkan anak kecil tersebut dan dikabarkan pria itu telah tewas,namun sebuah keajaiban muncul padanya dia masih hidup tapi pria itu hidup dunia yang berbeda dan dipenuhi dengan penyihir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suhandi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebencian Yang Kuat
Higo melihat waja Ajax yang sangat marah dan juga Higo melihat Ajax sudah memakai mode Iblis, Ketua Elf pun terkejut melihat perubahan Ajax yang sama dengan Higo.
"Ohh.... pahlawan sudah datang ya!" ucap Higo sambil menahan serangan Ajax
"Ajax kenapa wujudmu sama sepertinya?" tanya Ketua Elf
"Tenang saja, Meskipun wujud kami sama namun, hati kami berbeda duduklah dan beristirahatlah disana, Biar aku saja yang mengurus orang ini!" ucap Ajax dengan tatapan yang menyeramkan pada Higo
Kemudian Higo pun bergerak mundur untuk mempersiapkan dirinya pertarung melawan Ajax!
"Baiklah jika kau ingin bertarung melawanku akan aku layani!" ucap Higo sambil mengeluarkan pedang yang terbuat dari sihir ruang
Setelah itu mereka pun sama-sama bergerak dengan cepat dan beraduan pedang antara pedang Iblis dan sihir ruang.
Kemudian mereka saling mengadukan pedangnya dengan cepat bukan hanya itu saja Higo pun menendang Ajax namun, Ajax berhasil menahannya pada saat itu juga mereka beradu pedang dan juga saling beradu tendangan dan juga pertahanan.
Mereka terus saling beradu pedang dengan penuh gaya, Kemudian Ajax mengeluar sihir kegelapannya dan memberikan tebasan kepada Higo.
"Yami mahō:Burakkusurasshu" ucap Ajax sambil memberikan tebasan dari jarak jauh
*sring*
Higo dengan mudahnya ia menangkis serangan itu menggunakan sihir ruangnya dan membuat tebasan hitam itu menjadi dua.
Kemudian Higo kembali menuju kearah Ajax dengan kecepatan tinggi menggunakan sihir anginnya, Lalu Higo pun menebas Ajax namun, Ajax berhasil menahannya dengan mudah.
Kemudian aduan pedang pun terjadi lagi, lalu pada saat Ajax ingin menebas Higo, Higo berhasil menghindarinya dengan berpindah menggunakan sihir ruangnya, Tiba-tiba Higo berada dibelakang Ajax dan langsung menebas tubuh Ajax, mengetahui hal itu Ketua Elf pun langsung melindungi Ajax dan terkena serangan Higo sehingga Ketua elf pun terjatuh ketanah dengan tubuh bercucuran darah.
Melihat itu Ajax pun terkejut dan langsung marah kepada Higo.
"kurang ajar!" teriak marah Ajax
Kebencian Ajax pun mulai memuncak dan tiba-tiba tubuh Ajax berubah hampir seperti sosok Iblis dan juga pedangnya pun berubah, pertahan pedang Ajax menjadi luas dan juga pedangnya sedikit lebih panjang dari pada sebelumnya.
"Hahaha....inilah yang ingin aku lihat darimu, Sepertinya, kau telah mencapai potensi yang cukup jauh tapi kau tet-!" ucap Higo yang tiba-tiba berhenti karena terkena tebasan dibagian tangannya
Higo pun terkejut melihat hal itu entah bagaimana caranya Ajax bisa secepat itu memutuskan tangan Higo.
"Sialan!" teriak Higo
Kemudian Higo menyerang Ajax dengan membabi-buta menggunakan sihir ruang yang ia bentuk menjadi seperti bola namun, semua serangan itu berhasil dihindari dengan mudah oleh Ajax, lalu Ajax pun telah menghampiri Higo lalu memberikan tebasan dari jarak dekat.
Sehingga dada Higo bercucuran darah dan Higo pun menahan rasa sakit itu namun, Ajax dengan wujud seperti itu tetap menyerang Higo dengan cara menendangnya, Sehingga membuat Higo terpental ketanah dan membuat tanah itu hancur.
Kemudian dari atas, Ajax bersiap menembak Higo dengan bola sihir kegelapan dari tangannya.
"Berakhir sudah!" ucap Ajax yang penuh amarah
Kemudian Ajax pun melancarkan serangan itu mengarah kepada Higo namun, sayang serangan Ajax tidak mengenai Higo karena Higo berhasil menghindari serangan itu dengan cara berpindah tempat dengan sihir ruangnya.
Higo berpindah tempat dibelakang Ajax yang sedang berdiri diudara kemudian Higo menyerang Ajax dengan menebas Ajax dari belakang namun, Ajax mengetahui hal itu dan berhasil ditahan dengan satu jari.
Sontak Higo pun terkejut melihat itu dan Higo pun berkata dalam hati.
"Bagaimana bisa dia menahan dengan satu jari saja" ucap Higo dalam hati
Ajax dengan wujud setengah Iblisnya menatap Higo dengan penuh kebencian sehingga membuat tubuh Higo dan kekuatan Iblis yang Higo pakai hilang konsentrasi.
"Tubuhku bergetar?, dan juga kekuatan Iblis ku mulai memudar?, Apa-apaan dia ini hanya dengan tatapannya saja dia sudah bisa membuatku begini!" ucap Higo dalam hati
...****************...
Disamping itu Naora dan juga Hanami yang baru saja datang dan melihat kondisi Ketua Elf yang sekarang.
"Ketua Elf!" teriak Naora
Mereka berdua pun menghampiri Ketua Elf yang sedang sekarat.
"Bertahanlah, Hanami cepat gunakan sihirmu untuk menyembuhkan lukanya!" teriak khawatir Naora
"Ba-baik" ucap Hanami
Hanami pun mulai menyembuhkan Ketua Elf dengan menggunakan sihir bunga penyembuhan.
"Lukanya cukup parah, untuk bisa menyembuhkan luka ini membutuhkan waktu lama!" ucap Hanami
"Tetap lah fokus Hanami!" ucap Naora
"Ba-baik" ucap Hanami
Kemudian Ketua Elf pun mulai membuka mulutnya dan mengucapkan kata-kata terakhirnya.
"Jangan membuang-buang manamu nak, lebih baik kau membantu temanmu yang berada diatas sana!" ucap Ketua Elf
"Jangan banyak bicara, kami akan menyelamatkanmu!" ucap Naora
"Percuma....saja....a...ku....sudah....tidak....bisa.... diselamatkan." ucap Ketua Elf
Ketua Elf mengambil batu roh sihirnya dan memberikannya pada Naora.
"Ambillah....ini....jangan....sampai....Higo.... memiliki....ini!" ucap Ketua Elf
Kemudian Ketua Elf pun pergi untuk selamanya, Naora dan Hanami hanya bisa menangis melihat Ketua elf yang telah wafat.
"Jangan mati!" teriak Naora
Teriakan Naora pun terdengar oleh Higo dari kejauhan dan Higo pun melihat kearah suara itu dan Higo pun mulai senang dan berani berkata didepan Ajax dengan wujud setengah Iblis.
"Hahaha.... Akhirnya Pak tau itu telah mati aku merasa puas dengan kematiannya!" ucap Higo
Tiba-tiba Ajax mengarah tangannya dan jari Ajax bersiap untuk menyentil kepala Higo.
"Apa yang akan kau lakukan?, Kau kira aku ini anak kecil hah?" ucap Higo
Kemudian Ajax pun menyentil bagian dahi Higo dan Higo pun terhempas muter-muter diudara dan pada akhirnya Higo pun terjatuh dengan posisi kelapa dibawah kaki diatas.
Lalu Higo pun kembali bangkit dan ingin menyerang Ajax namun, Ajax sudah lebih dulu berada didepannya dan langsung memukul wajah Higo sehingga Higo terhempas ke beberapa bangunan.
Lalu kemudian, Higo bergerak dan menghampiri Ajax dan langsung memukulnya dan pukulan itu membuat Ajax terpental cukup jauh, Kemudian mereka pun saling bergerak dan beradu pedang kembali.
Namun, Higo kalah telah saat beradu pedang dengan Ajax dan Ajax pun menebas tangan Higo yang satunya, kini yang tersisa hanya kaki dan anggota badan seperti kepala dan lainnya kecuali kedua tangan Higo.
Kemudian Ajax terbang dan menghampiri Higo lalu mencabak kepala Higo lalu membawa Higo terbang keatas dan turun kembali dengan kecepatan tinggi, Sehingga membuat tanah menjadi hancur berantakan.
Ajax menurunkan Higo tepat didepan Naora dan Hanami yang sedang menjada jasad Ketua Elf, Sontak Naora pun terkejut melihat wujud Ajax yang begitu menyeramkan dari pada Zantoru.
"Ajax?" ucap Naora dengan rauk wajah yang ketakutan
Kemudian Ajax memukuli Higo berkali-kali sehingga Higo tidak bisa bergerak lagi.
*bruak* *bruak* *bruak*
Hanami yang melihat itu pun merasa ketakutan dengan Ajax.
Kemudian Ajax pun mengeluarkan sihir kegelapannya dari tanduknya dan sihir kegelapan itu berbentuk bola yang cukup besar, Ajax berniat menghabisi Higo dengan cara sadis.
Tanpa basa-basi Ajax pun melancarkan bola hitam itu dengan jarak yang sangat dekat dan terjadi sebuah ledakan besar ditempat itu.
*Duar*
Untungnya Sora datang menyelamatkan Naora dan Hanami dan juga jasad Ketua Elf dengan cara berteleport menggunakan sihir petirnya.
"Hampir saja!" ucap Sora
"Sora!" ucap Naora
"Sora apakah kau melihatnya?" tanya Hanami
"Iya....aku melihatnya, dia seperti bukan Ajax yang kita kenal lagi dia seperti Iblis yang haus darah dan dipenuhi kebencian" ucap Sora dengan tatap yang serius
Kemudian Ajax mengaum seperti monster dengan sangat keras.
"Uargggg.....arrrggh!" ngauman Ajax
...****************...
Episode 21 Bersambung....