NovelToon NovelToon
Akhir Cinta Apoteker Cantik

Akhir Cinta Apoteker Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa
Popularitas:16.7k
Nilai: 5
Nama Author: INRUMIDITAH

Alisha, seorang gadis cantik berumur dua puluh empat tahun. Alisha seorang yatim piatu. Kedua orang tuanya meninggal pada saat Alisha berumur dua tahun. Alisha dirawat oleh paman dan bibinya.

Paman dan bibinya Alisha, mempunyai seorang anak perempuan yang bernama Amalia. Amalia tidak menyukai apapun tentang Alisha. Bahkan, terkadang Amalia mengerjai Alisha.

Suatu hari, Amalia menyuruh teman laki-lakinya untuk mengambil sesuatu yang paling berharga bagi Alisha, yaitu keperawanannya.

Akankah Alisha berakhir ditangan pria itu? Ataukah ada seseorang yang menolongnya? Mari, cari tahu takdir Alisha!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INRUMIDITAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alisha diculik

Sore hari. Citra dan Desi telah lebih dahulu pulang. Sementara Alisha, ia sedang berdiri dipinggir jalan menunggu papanya yang sebentar lagi akan datang menjemputnya. Papa kok belum datang ya? batin Alisha.

Tiba-tiba ada sebuah mobil berhenti didepan Alisha, lalu ada seseorang yang berpakaian serba hitam dan juga bermasker hitam yang keluar dari mobil itu.

Belum sempat Alisha bertanya siapa orang itu, Alisha sudah dibekap mulutnya. Alisha perlahan hilang kesadarannya. Seseorang yang berpakaian serba hitam itu, langsung membawa Alisha masuk kedalam mobil. Mobil itu pun langsung melaju dengan kencang.

Pada saat itu, keadaan sekitar sedang sepi. Jadi, tak ada yang melihat kejadian Alisha diculik. Beberapa saat kemudian, mobil Wisnu telah sampai didepan apotek. Wisnu menunggu sejenak, karena tak ada tanda-tanda keberadaan Alisha, Wisnu pun turun dari mobilnya. Wisnu menghampiri teman Alisha yang sedang berjaga di apotek tersebut.

"Permisi, apa Alisha masih disini?" tanya Wisnu.

"Alisha? Saya tadi lihat dia sedang berdiri dipinggir jalan. Lalu, saya masuk kedalam untuk mengambil obat, saat saya kedepan Alisha sudah tidak ada, Om," jelas teman kerja Alisha.

"Ya sudah, terima kasih ya. Saya permisi dulu." Wisnu pergi meninggalkan apotek.

Wisnu mencoba menghubungi ponsel Alisha, tapi tak ada jawaban. Dimana kamu, Sha? batin Wisnu cemas.

Wisnu memutuskan untuk pergi ke kontrakan Citra. Sesampainya disana, Wisnu langsung turun dari mobilnya. Ia berjalan menuju teras, dan langsung mengetuk pintu.

Tok ... tok ... tok ....

"Assalamu'alaikum," ucap Wisnu.

"Wa'alaikum salam," ucap Citra setelah membuka pintu.

"Ada apa ya, Om?" tanya Citra.

"Apakah Alisha berada disini?" tanya Wisnu.

"Alisha? Tidak, Om. Apakah dia tidak ada, waktu tadi dijemput?" tanya Citra balik.

"Alisha tidak ada disana tadi. Ya sudah, Om pergi cari Alisha dulu ya, wassalamu'alaikum." Wisnu pergi meninggalkan kontrakan Citra.

"Ada siapa, Cit?" tanya Desi yang baru saja keluar dari kamar mandi.

"Papanya Alisha. Kata papanya Alisha tadi, Alisha tidak ada didepan apotek, padahal dia belum dijemput papanya," jelas Citra.

"Lo, kok bisa? Kemana dia ya? Coba aku hubungi ponselnya." Citra menghubungi ponsel Alisha, namun tak ada jawaban.

"Gimana?" tanya Desi.

"Nggak ada jawaban, duh kemana si Alisha? Semoga nggak terjadi hal buruk padanya," ucap Citra cemas.

"Aamiin, semoga dia baik-baik saja." Desi juga ikut cemas dengan keberadaan Alisha yang sulit dihubungi ponselnya.

Disisi lain, Wisnu melajukan mobilnya ke tempat pemakaman umum. Mungkin saja, Alisha sedang mengunjungi makam paman atau orang tuanya. Wisnu turun dari mobilnya, ia berjalan menuju makam paman dan orang tua Alisha, tapi tak ada seorang pun disana.

Wisnu kembali masuk kedalam mobilnya. Kini, Wisnu melajukan mobilnya menuju ke tempat pemakaman umum tempat Dikta disemayamkan. Sesampainya disana, Wisnu langsung keluar dari mobilnya. Disana, Wisnu juga tak melihat satu orang pun.

Wisnu benar-benar khawatir, ia tak tahu lagi harus mencari Alisha dimana. Dikta, Papa sedang mencari keberadaan Alisha. Semoga saja Alisha segera ditemukan, Papa pergi dulu ya, Nak. Papa mau cari Alisha lagi, wassalamu'alaikum, gumam Wisnu sambil memegang makam Dikta.

Wisnu kembali masuk kedalam mobilnya. Wisnu benar-benar tak tahu lagi harus kemana. Beberapa saat kemudian, Wisnu memutuskan untuk kembali ke rumahnya.

Dalam perjalanan, Wisnu mengendarai dengan pikiran keputusasaan. Bagaimana nanti jika Sonya tahu, seperti apa reaksinya nanti. Ya Allah, tolong kami. Tolong pertemukan Alisha kepada kami, batin Wisnu.

Sepuluh menit kemudian, mobil Wisnu telah sampai di halaman rumahnya. Wisnu memparkirkan mobilnya. Wisnu keluar dari mobil, dan berjalan lesu masuk ke rumah.

"Assalamu'alaikum," ucap Wisnu lesu.

"Wa'alaikum salam, dimana Alisha, Pa?" tanya Sonya.

Wisnu terdiam sejenak. "Hmm, itu Ma. Alisha tidak ada didepan apotek waktu papa jemput dia. Papa juga sudah mencari dia di kontrakan Citra, makam paman dan orang tuanya. Papa juga mencarinya ke makam Dikta, tapi papa nggak menemukan Alisha disana, Ma." Wisnu berusaha menjelaskan kepada Sonya.

Sonya yang saat itu sedang minum, tak terasa menjatuhkan gelas yang ia pegang. "Ma, kita cari Alisha lagi. Pasti Alisha ketemu." Wisnu memeluk erat istrinya, ia menuntun Sonya agar duduk di sofa.

"Kita ke kantor polisi sekarang!" ucap Sonya.

"Tapi, Ma, ini belum ada 1X24 jam. Mereka tidak akan menerima laporan kita," ucap Wisnu pelan.

"Terus kita harus bagaimana? Kalau terjadi hal buruk pada Alisha bagaimana? Mama nggak mau kehilangan anak lagi," ucap Sonya sambil terisak.

"Nggak, Ma. Alisha pasti ketemu," ucap Wisnu mencoba menenangkan istrinya.

"Begini saja, Papa akan coba hubungi teman papa, dia seorang polisi. Semoga saja, dia bisa membantu kita menemukan Alisha." Wisnu mengeluarkan ponselnya dan menghubungi teman polisinya itu.

Setelah panggilan telepon terhubung, Wisnu langsung menceritakan tentang anak perempuannya yang hilang. Wisnu menceritakan kronologi waktu dan tempat yang Alisha kunjungi terakhir kalinya.

Wisnu juga mengirimkan foto Alisha kepada teman polisinya itu. Semoga saja mereka bisa membantu, batin Wisnu setelah panggilan telepon berakhir.

"Gimana, Pa? Apa teman polisi papa bisa membantu?" tanya Sonya.

"Mereka sedang mengusahakannya," jawab Wisnu.

"Ya sudah, kita makan dulu. Nanti kita cari Alisha bersama-sama," ajak Sonya.

"Baik, Ma." Wisnu pun mengikuti Sonya menuju dapur untuk mengambil makan siang mereka.

*

*

*

Disisi lain. Alisha mulai sadar, ia merasa baru bangun dari tidur panjang. Alisha melihat sekeliling, ia berada di sebuah kamar besar. Alisha terkejut saat melihat banyak fotonya yang tertempel di dinding.

Dimana aku? Kenapa ada banyak fotoku di dinding ? batin Alisha. Alisha mengambil ponsel miliknya, ponselnya terletak di atas meja tak jauh dari tempat ia tidur.

Alisha mengirim pesan kepada Alvin. Tak tahu mengapa, Alisha langsung mencari kontak Alvin diponselnya. Alisha meminta tolong kepada Alvin dipesan yang ia kirim. Alisha langsung menghapus riwayat pesan yang ia kirim kepada Alvin.

Alisha merasa dirinya sedang diculik, ia takut jika ketahuan mengirim pesan untuk meminta bantuan. Ya Allah, hamba minta pertolongan kepada-Mu. Tolong hamba, batin Alisha sambil terisak.

Tiba-tiba, terdengar pegangan pintu yang bergerak. Alisha langsung menghapus air matanya, ia langsung merebahkan tubuhnya, ia berpura-pura tidur saat itu.

Terdengar langkah kaki pelan yang menghampiri Alisha. Alisha merasa jika ada seseorang yang duduk tak jauh dari tempat ia berbaring. Siapa dia? Apa dia akan menyakitiku? batin Alisha ketakutan.

Seseorang itu berdiri dari tempat duduknya, lalu berjalan keluar dari ruangan itu. Terdengar suara pintu yang ditutup, Alisha sedikit merasa lega karena orang yang menculiknya telah pergi. Tubuh Alisha gemetar, ia benar-benar takut jika orang yang menculiknya akan berbuat jahat kepadanya.

1
𝕱𝖗𝖔𝖒 𝖙𝖍𝖊 𝖗𝖎𝖛𝖊𝖗 𝖙𝖔 𝖙𝖍𝖊 𝖘𝖊𝖆
menjadi yatim piatu di usia semuda itu, kasihan Alisha
Dehan
selamat alisha dan dikta
Dehan
alhamdulillah.. akhirnyaaaa
Dehan
dikta selalu ada disaat alisha sedih
Dehan
dikta juga baik kok.. ayo sha buka hati untuk dikta
Dehan
sudah aku favoritin karyanya kak.. bagus ceritanya
Dehan
hallo kak inru.. aku mampir kesini, lanjut baca novelmu selanjutnya
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Makin Seru Kk
Salut ama sikap Alisha
Perjuangan Ucup mampir
Authophille09
citra adalah aku ketika mendengar gratisan🤣
Inru: 😅😅😅😅..
total 1 replies
Star
Cepat sembuh, Alisha.
Nenie desu
sudah aq favoritkan kak bagus
Inru: Terima kasih banyak..
total 1 replies
Dewi
Moga aja Amalia mengakui kejahatannya, dia menuai apa yang dia tanam
Dewi
Untungnya pria itu datang tepat waktu, jago beladiri juga
TK
👍
TK
bunga semangat untuk Thor 🌷👍✍️
Rini Antika
innalillahi..kasihan baru jg nikah
Authophille09
karya yang sangat luar biasa😍
Authophille09
holla kak Inru, aku mampir nih👋 udh sekalian d favorite kan juga biar ga ketinggalan notifnya🤭 yuk mampir juga di karya ku dengan judul "janji Aksara"
Inru: Oke, Terima kasih
total 1 replies
Rini Antika
baru jg menikah, kok udah ketembak aja 😢
Rini Antika
si Elena kebawa Kak, 🤭
Rini Antika: yg aku komen Kak d Bab Resepsi Pernikahan
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!