NovelToon NovelToon
Meraih Cinta CEO Dingin

Meraih Cinta CEO Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Pengganti / CEO Amnesia
Popularitas:37.6k
Nilai: 5
Nama Author: Triple.1

Cinta seperti angin. Datang tiba-tiba tanpa permisi. Cinta bagaikan penyihir yang memiliki kekuatan dahsyat. Menarik dua hati yang berbeda menjadi satu.

Ellery Anka (Anka), seorang gadis remaja yang baru mengenal cinta. Beruntungnya, cinta yang ingin dia raih menyambut cintanya dengan ramah. Harvin Nolan (Harvin), seorang CEO yang terkenal dingin dengan siapa pun. Kehangatannya hanya untuk Anka.

Namun, kebahagiaan Anka tidak berlangsung lama. Tanpa disengaja, Anka mengetahui rahasia kekasihnya yang membuat perasaan Anka perih dan hancur.

Disaat Anka dirundung kesedihan, masa lalu Harvin hadir. Menyusup dan meretakkan kehidupan asmara mereka.


Mengapa dulu Harvin melabuhkan cintanya pada Anka yang merupakan gadis biasa saja?
Apakah Harvin akan kembali pada masa lalunya?
Berhasilkah Anka meraih kembali cinta CEO dingin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triple.1, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21. Keluar Provinsi.

Anka terdiam sesaat di dalam pelukan seseorang yang tidak dikenalnya. Pria itu memeluk erat tubuhnya seperti sudah lama merindukan dirinya. Tak bisa Anka pungkiri, ada desiran aneh di dalam hatinya. Ada rasa nyaman dan aman di dalam pelukan pria itu.

Saat pria itu mengecup puncak kepalanya, Anka langsung mendorong tubuh pria itu hingga pelukan mereka terlepas. Pria itu terlihat kecewa saat Anka menolaknya.

"Siapa anda?" tanya Anka bingung sambil menatap pria itu. Anka merasa tidak asing dengan wajah pria itu. Akan tetapi, sangat sulit bagi Anka untuk mengingatnya. Kepala Anka kembali berdenyut setiap kali dia berusaha mengingat sesuatu yang belum pernah mampir di ingatannya.

Harvin ingin menjawab pertanyaan Anka. Mengingat kondisi mereka saat ini masih berada di wilayah musuh, Harvin memutuskan membujuk Anka untuk pergi ke tempat yang aman lebih dulu.

"Aku akan menjelaskannya nanti," ucap Harvin. "Sebaiknya kita segera pergi dari sini," timpal pria tampan itu.

Anka bergeming. Dia bingung harus percaya pada ucapan si pria atau tidak. Malam sudah larut, sangat tidak aman baginya untuk berjalan sendiri. Meski rencana awalnya seperti itu, Anka tidak menyangka suasana malam disekitar mansion Elvan sangat suram dan mencekam. Sangat mudah dilakukan saat masih dalam pikiran dan rencana. Namun, saat dia terperangkap dalam pelukan seorang pria asing, Anka menyadari bahwa rencananya sangat buruk.

"Nona," suara seorang pria yang tidak asing di telinga Anka membuat gadis itu bergeming. Samar-samar bayangan pria dengan suara seperti itu hadir di ingatannya.

"Maaf menyela anda, tuan."

Harvin mengangguk pelan. Dia tahu bahwa Noah berniat untuk membantunya. Meski perasaan pria itu sedih karena Anka tidak mengenalinya.

"Anda No--" Anka merasa kenal dengan pria itu. Buktinya dia hampir menyebut nama Noah, meski terhenti. Anka memegangi kepalanya yang tiba-tiba pusing. Pandangannya mulai kabur.

Beruntung Harvin sigap memegangi tubuh Anka yang merosot ke bawah. Gadis itu pingsan di dalam pelukan Harvin.

Tanpa aba-aba, Noah segera membuka pintu mobil bagian penumpang untuk tuannya. Noah segera berlari setengah putaran menuju pintu mobil bagian kemudi. Mereka harus segera pergi dari sana selagi ada waktu. Dua mobil berisi pengawal tetap mengikuti mobil Harvin. Sedangkan tiga mobil pengawal lainnya tetap tinggal untuk berjaga-jaga.

"Tuan, apa langsung kembali ke mansion?" tanya Noah sambil menjalankan laju mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata. Berhubung jalanan saat ini sangat sepi tidak ada salahnya dia sedikit mengebut.

"Jangan!" seru Harvin. "Segera ke bandara. Aku akan membawa Anka keluar dari provinsi ini." Harvin menatap lekat wajah Anka yang masih setia terpejam. Saat ini dia menikmati memangku Anka di dalam pelukannya.

"Baik tuan. Saya akan segera mempersiapkan pesawat jet pribadi anda."

Noah segera menghubungi pilot pesawat jet pribadi tuannya. Dia meminta agar dia dan asistennya segera bersiap-siap untuk melakukan penerbangan kurang lebih empat puluh lima menit lagi. Noah memutuskan panggilan setelah memberi perintah pada pilot.

"Semuanya terkendali tuan," lapor Noah.

"Bagus," jawab Harvin. "Oh ya, Noah! Minta dokter pribadiku untuk ke bandara. Aku ingin dia memberi suntikan obat bius dengan kadar wajar untuk Anka. Aku tidak ingin gagal membawanya pergi."

"Baik tuan."

Noah segera menghubungi dokter pribadi tuannya. Pria itu sebenarnya tidak enak menganggu seseorang saat waktu istirahat. Apalagi hampir tengah malam begini. Tapi, mau bagaimana lagi. Setiap orang yang bekerja dengan tuannya harus selalu siap sedia.

Perjalanan menuju bandara tidak memakan waktu lama. Harvin sengaja tidak menyadarkan Anka. Dia tidak ingin gadis itu histeris jika dia tahu rencananya. Sesampainya di bandara, pesawat jet lengkap dengan pengemudi dan pelayan telah siap. Begitu pula dengan dokter Andrew.

Mereka dengan sigap menjalankan peran masing-masing. Anka yang tadinya hampir siuman, kembali memejamkan kedua matanya. Harvin puas melihat kinerja dokter pribadinya.

"Noah, berikan bonus pada mereka semua!"

"Baik tuan," jawab Noah sambil memundurkan langkahnya.

"Kau mau kemana?" tanya Harvin.

"Pulang tuan," jawab Noah tanpa pikir panjang.

"Siapa yang menyuruhmu pulang?" tanya Harvin sambil membenarkan selimut Anka. Pria posesif itu tidak membiarkan pengawal atau siapa pun menggendong Anka atau melayaninya. Harvin melakukan semuanya sendiri, termasuk melayani Anka.

"Bukannya tuan akan lepas landas sebentar lagi?" Noah mulai bingung dengan tuannya.

"Kau tetap ikut denganku."

"Apa tuan?"

"Duduk!" perintah Harvin. "Jika kau tidak ingin terpelanting," Harvin menimpali ucapannya.

Noah tidak bisa mengelak lagi. Pria itu langsung duduk di bagian belakang. Alamak! Auto lembur aku! Nasib-nasib. Noah mengasihani nasibnya sendiri dalam hati. Mana berani dia mengutarakan keluar rasa sedih di hatinya. Bisa-bisa gajinya dipotong atau hilang statusnya sebagai asisten pribadi.

"Hmm, tuan. Ngomong-ngomong kita kemana?" tanya Noah karena dia sendiri tidak tahu kemana tujuan mereka.

"Ah, aku lupa memberitahumu!" seru Harvin. "Kita akan ke pulau Borneo. Tepatnya west Borneo (Kalimantan Barat)."

"Oh!" seru Noah. "Apa tuan? Kalimantan Barat?" Noah baru sadar jika akan terbang tengah malam begini hanya untuk ke pulau Kalimantan. Untuk kotanya tidak usah diragukan lagi. Noah sudah tahu kita tujuan mereka. Sepertinya tuannya sengaja ke sana untuk tujuan tertentu.

"Memangnya kenapa? Kau tidak suka?" tanya Harvin tanpa menoleh ke belakang.

"Su-suka. Hanya saja, tadinya aku pikir kita akan ke luar negeri," jawab Noah.

"Claudia pasti bisa menebaknya jika aku keluar negeri."

Jawaban tuannya ada benarnya tapi dibalik itu ada sebuah alasan yang bisa Noah tebak. Kita lihat saja nanti tuan.

Keesokan paginya, Anka bangun dalam keadaan segar. Sudah lama dia tidak merasakan tidur nyenyak. Udara pagi terasa lebih hangat dari biasanya. Selain itu, suara berisik di pagi hari membuat gadis cantik itu memaksa kedua matanya untuk terbuka.

Anka menghirup napas dalam-dalam. Membiarkan oksigen masuk untuk mengisi oksigen di paru-parunya. Suara berisik itu sangat bermacam-macam dengan bahasa yang belum pernah di dengar oleh Anka.

"Selamat pagi nona," seorang wanita paruh baya memasuki kamarnya.

"Selamat pagi Bu," jawab Anka sopan.

"Panggil bibi saja non," jawab bi Emma. "Saya ditugasi untuk merawat nona selama berada di sini," timpal bi Emma.

Anka teringat dengan bi Ijah. Jika diperhatikan, mereka berdua hampir seusia. Perawakan mereka juga sama-sama baik. Tiba-tiba perasaan rindu dan khawatir menyergap Anka. Dia khawatir tentang keadaan BI Ijah dan rindu akan perhatiannya.

"Panggil Anka saja bi," ucap Anka sambil tersenyum.

"ih, jangan! Tetap nona saja ya non," bujuk bi Emma.

"Terserah bibi saja," jawab Emma sambil tersenyum.

"ih, si enon. Udah cantik, ramah, murah senyum pula," goda bi Emma.

"Bibi bisa aja. Oh iya, ini saya di mana bi?" tanya Anka.

"Nanti tuan Harvin yang jelaskan," jawab bi Emma. "Sekarang non mandi dulu, ganti pakaian. Kata tuan, non dari tadi malam tidur terus dari bandara," tutur bi Emma.

Anka hampir saja lupa dengan Harvin. Dia pikir pria itu sudah pergi entah kemana. Nyatanya, masih berada di sekitar dia. Tak ingin berlama-lama. Anka mengikuti perintah bi Emma. Dia segera menuju kamar mandi yang berukuran kecil, hanya muat untuk satu lima orang jika dikumpulkan menjadi satu.

Selama membersihkan diri, Anka bertanya-tanya dalam hati tentang keberadaannya saat ini. Gadis cantik itu juga memikirkan Harvin. Pria itu sama sekali tidak ada di dalam ingatannya.

* * *

"Anka!" panggil Harvin saat melihat kepala Anka yang tertunduk semenjak gadis itu turun dari lantai dua.

"Ya," jawab Anka singkat.

"Apa tidak sakit makan seperti itu?" tanya Harvin lembut.

Anka hanya menggeleng. Gadis itu masih betah dengan posisinya saat ini. Dia merasa aman dari tatapan Harvin yang tak berhenti menatapnya dari tangga hingga duduk di meja makan.

"Permisi, tuan! Maaf mengganggu anda," ucap Noah.

"Ada apa Noah?" tanya Harvin bingung.

"Ada beberapa warga kampung sini yang datang."

"Mengapa mereka datang sepagi ini?"

Noah diam beberapa saat. Dia mencoba mencari kata-kata yang tepat agar dapat merangkai kalimat dengan baik dan benar.

"Katakan saja ada apa?" desak Harvin.

Noah menarik napas pelan dan berkata, "Mereka menanyakan status anda dan nona Anka."

"Mengapa mereka harus tahu mengenai status ku?" Harvin menatap tajam Noah.

"Ka-karena bagi warga masyarakat di kampung ini tidak baik bagi seorang pria dan wanita berada di satu atap yang sama jika status mereka belum resmi menjadi suami istri," jelas Noah.

Brak!

Harvin menggebrak meja hingga membuat Noah terkejut. Anka dan bi Emma yang berada di sana juga tak kalah terkejut.

"Berani-beraninya mereka," geram Harvin.

1
Fitri
Assalamualaikum... mbak akhirny up jg uda lama jg ngak nonggol., sekalian promo cerita yg baru.... insya Allah ikut nyimak ceritamu yg baru, Anka yg kocak uda baikan m harvin, m suami jgn lama2 marahnya... belajar jd istri sholeha... 👍👍🌹🌹🌹
Fitri
Assalamualaikum... kapan up lg mbak, kangenn nie kisah anka lanjutin dong.... 😌😌😌🙏🙏🙏
Fitri
Assalamualaikum... alhmdulilah anka si pembuat lucu sudah sadar, dan mengingat harvin... senang lihat mereka bersatu🌹🌹🌹👫👫
Ellery
up thor... makin seru n penasaran
Fitri
Assalamualaikum.. mudah2an cepat pulih y mbak author ingatan anka... kasihan kan suaminy harvin.... buat hubungan mereka hangat lg thor... 🙏🙏🙏🙏
Fitri
Assalamualaikum iiisss mbak cepetan dong pulihkan ingatan anka, gemez y lihat anka tambah isengny godain liza... up lg y thor... cepetan ketemu m damar... mana tahu ingatann anka pulih... 🤔🤔🤔
As Cempreng tikttok @adeas50
Met ulang tahun author .. moga karyanya makin banyak🥰🥰🥰😍😍😍😍
Triple.1: Amin yarabbal alamin... makasih kakak...😘😘... kakak juga semangat nulisnya 🥰🥰🥰
total 1 replies
Fitri
Assalamualaikum... sehat mbak, wk.. wkkk ada2 aja y anka thor... bikin sakit perut lihat kekonyolanny... lanjut thor yg bnyk upny y....!!! 😄😄😄
As Cempreng tikttok @adeas50
semangat thor ceritanya nagih😍😍
Triple.1: Makasih kakak...😘😘😘
total 1 replies
Fitri
Assalamualaikum., semoga tambah bnyak pengermany cerita ini bagus koq, karena anka tokoh utamany selalu menghidupkan) cerita ini... yg rada2 bar2 lucu mengemaskn... lanjut y thor d tunggu kelanjutannya !!!!
Triple.1: waalaikumsalam kak... amin yarabbal alamin... makasih banyak kak atas Dao dan dukungannya ...🥰🥰🥰
total 1 replies
Triple.1
waalaikumsalam kak... terimakasih selalu mendukung karya Thor...
Lulu
Bikin emosi trun naik ceritanya. seru Thor...
Fitri
Assalamualaikum, iiis sadis...

banget nie evan, tapi seru si ceritany lanjut terus thour....!!!
richmaid
Ceritanya penuh lika-liku percintaan. Ditambah kekonyolan persahabatan.Semakin penasaran dengan kelanjutannya.
Fitri
Assalamualaikum... y ampun anka, mu menghindar mala d kerjain m Noah... baik baik m Noah thor hanya untuk kebahagian seorang harvin rela de... kepalanya benjol, 😁😁😁😁😁😁
Fitri
Assalamualaikum... wk.. wk.. wk.. pasti ulah harvin y thor, tambah asyik aja bacanya... up lg y... d tunggu kelucuanny dan bar2ny anka, oke👍👍👍👍
Fitri
Assalamualaikum, bagus koq ceritany apalagi anka lucu dan kocak, semoga k depannya lebih bagus lg ceritany dan semakin kocak aja ceritany😄😄😄😄😄😄
Triple.1: waalaikumsalam...sampe lupa balas salam...🤭
total 2 replies
EYN
Oke. Next...
Semangat ✊
Ocean Na Vinli
kak ku kirim sekuntum bunga buat kakak 😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!